
Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Cerpen juga novel merupakan bentuk karya sastra yang digunakan sama-sama bersifat naratif. Meskipun demikian, terdapat perbedaan yang cukup mencolok di area antara keduanya, teristimewa pada hal alur, panjang cerita, dan juga jumlah agregat tokoh yang mana terlibat.
Dalam cerpen maupun novel, pembaca memerlukan waktu untuk memahami karakter masing-masing tokoh agar bisa saja mengikuti alur cerita dengan baik. Salah satu perbedaan yang tersebut cukup mencolok adalah cara penyampaian cerita.
Cerpen umumnya dengan segera menuju inti cerita tanpa banyak pengantar, sedangkan novel cenderung lebih besar detail juga memerlukan tahapan pengenalan tokoh dan juga latar secara bertahap.
Selain itu, baik cerpen maupun novel tak belaka sekadar berisi rangkaian kata, tetapi juga memiliki unsur intrinsik (unsur dari pada cerita) lalu ekstrinsik (unsur yang digunakan berasal dari luar cerita). Untuk memahami lebih besar pada mengenai cerpen juga novel, berikut ini akan dijelaskan pengertian dan juga perbedaan keduanya.
Pengertian cerpen
Cerpen adalah singkatan dari kata cerita pendek yang berkaitan dengan salah satu bentuk karya sastra yang dimaksud berbentuk prosa fiksi maupun nonfiksi dengan gaya penulisan naratif. Umumnya, cerpen miliki batasan total kata yang mana tidaklah tambahan dari 10.000 kata juga cuma berfokus pada satu konflik utama yang tersebut dialami tokoh di cerita.
Dalam penulisannya, cerpen disajikan secara ringkas, padat, kemudian memiliki struktur yang lebih lanjut jelas. Gaya penyajian-nya pun bebas, disesuaikan dengan tema yang dimaksud diangkat, seperti keberadaan sosial, persahabatan, pengalaman cinta, hingga refleksi perjalanan hidup seseorang.
Dari segi sudut pandang, cerpen memberikan fleksibilitas bagi penulis pada menyajikan cerita, sehingga pembaca dapat menikmati juga memahami alur-nya di sekali waktu membaca. Beberapa cerpen juga dapat dikategorikan sebagai cerita sedang atau cerita panjang, tergantung pada gaya bahasa yang dimaksud digunakan dan juga kompleksitas narasi-nya.
Pengertian novel
Novel berasal dari bahasa Italia yaitu “Novella” yang tersebut miliki arti “Sebuah kisah atau cerita.” Karya sastra ini merupakan penulisan yang berisikan karangan dengan memiliki prosa panjang serta biasanya menceritakan keberadaan seseorang maupun pribadinya.
Untuk novel ditulis dengan nilai-nilai keberadaan akibat bersifat fiktif, sekaligus mempunyai alur dan juga latar yang digunakan beragam. Sehingga pada penulisan novel ini dituliskan sesuai keinginan penulis dengan mencakup permasalahan ataupun konflik yang tambahan kompleks.
Novel dapat ditulis dengan 35.000 kata lebih lanjut dengan menyajikan 100 halaman paling sedikit. Pada dasarnya novel dapat menginspirasi penulis dari keberadaan seseorang dikarenakan beberapa faktor lainnya, baik itu faktor sosial maupun faktor keluarga di hidup sehari-hari. Sehingga karakteristik watak yang digunakan ditulis di area novel miliki hal menonjol dari cerita yang disebutkan sebab sudah menggambarkan secara signifikan.
Perbedaan cerpen lalu novel
1. Tokoh
• Cerpen: Tokoh yang tersebut disajikan pada cerpen lebih lanjut sedikit lalu tiada se-kompleks novel.
• Novel: Tokoh yang tersebut diperankan di novel lebih tinggi sejumlah akibat miliki susunan cerita yang tersebut kompleks.
2. Jumlah kata
• Cerpen: Pada cerpen dibatasi kata pada penulisannya juga biasanya bukan akan lebih lanjut dari 10.000 kata.
• Novel: Untuk novel katanya lebih lanjut banyak dan juga bahkan dapat sampai 35.000 kata untuk dapat mencakup 100 halaman.
3. Tema
• Cerpen: Pengambilan tema cerpen lebih lanjut mudah dan juga cenderung mudah untuk ditebak dikarenakan mempunyai alur yang dimaksud singkat.
• Novel: Memiliki tema yang dimaksud lebih besar kompleks dari penulisannya mulai dari segi emosional, cerita yang mana sulit ditebak juga impresi dari alur tersebut.
4. Alur
• Cerpen: Cerpen mempunyai alur lebih tinggi singkat, padat juga jelas sebab latar yang mana dituliskan tambahan sempit.
• Novel: Untuk novel alur-nya lebih besar kompleks, rumit serta panjang sebab lebih banyak berbagai hal-hal yang mana dapat dijangkau dengan gaya penulisan tak terduga.
5. Watak
• Cerpen: Menyakitkan watak yang tersebut menonjol pada pemeran utama, untuk mengingat satu konflik yang dimaksud sudah disajikan.
• Novel: Pada novel wataknya seringkali muncul sangat beragam dengan beberapa porsi yang mana seimbang tergantung karakter lalu disajikan pada beberapa titik puncak.