berita terbaru

Johnny Jansen takjub dengan atmosfer sepak bola Indonesia

Ibukota – Pelatih kepala klub BRI Super League Bali United Johnny Jansen mengaku takjub dengan atmosfer sepak bola di negeri setelahnya semusim berada di Indonesia.

Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu, Jansen mengutarakan ia menyaksikan secara secara langsung bagaimana sepak bola menjadi bagian penting dari keberadaan komunitas di bermacam daerah.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu melanjutkan sejak kedatangannya pada Indonesia, dirinya meninjau gairah luar biasa yang dimiliki para pencinta sepak bola Tanah Air.

"Sepak bola dengan sejumlah gairah (passion). Itu sangat menyenangkan jikalau Anda mengawasi para penggemar, meninjau para pemain, saya suka itu. Gairahnya sangat bagus," ungkap Jansen.

Mantan instruktur klub Turnamen Belanda PEC Zwolle itu menyimpulkan atmosfer yang dimaksud menjadi salah satu alasan mengapa ia menikmati perjalanan kariernya dalam Indonesia.

Meski pada sedang bervariasi dinamika kompetisi, Jansen merasakan dukungan suporter memberikan warna tersendiri yang mana bukan terus-menerus ditemukan ke negara lain.

Mengenai perkembangan tim asuhannya selama satu musim terakhir di dalam bawah asuhannya, Jansen mengungkapkan Serdadu Tridatu menunjukkan kemajuan yang digunakan signifikan dibandingkan pada waktu awal kompetisi bergulir.

"Tapi sejujurnya saya sangat menyukainya jikalau mengamati tahapan grup kami, kami mengambil langkah besar ke depan. Jadi saya sangat senang dengan apa yang mana saya lihat," kata Jansen.

"Saya sangat senang bermain berkali-kali di Dipta (Stadion Kapten I Wayan Dipta) dengan fans yang digunakan luar biasa, hubungan yang mana baik dengan mereka," kata dia.

Pertama kali melatih ke Indonesia, Jansen dengan Bali United menyembunyikan kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan menempati peringkat delapan klasemen akhir dengan 51 poin dari 34 laga.

"Ya, ini tahun yang dimaksud baik, saya belajar berbagai dari sepak bola Indonesia dikarenakan sangat berbeda dengan apa yang saya alami ke Eropa. Saya belajar banyak dan juga senang mempunyai pengalaman ini," katanya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles