
Ligapedianews.com DKI Jakarta – Pada hari pertama menjabat sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump secara langsung bergerak cepat dengan melakukan penandatanganan banyak perintah eksekutif yang mencerminkan prioritas utamanya untuk periode kedua pemerintahannya.
Langkah ini mempertegas komitmen Trump terhadap isu-isu yang menjadi fokus kampanyenya. Beragam kebijakan yang disampaikan mencakup sektor imigrasi, ekonomi, hingga energi, kemudian memicu berbagai tanggapan dari publik dan juga pengamat politik.
Kebijakan-kebijakan ini diharapkan tidaklah semata-mata mengatur ulang arah pemerintahan, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap tempat Amerika Serikat di tempat panggung global. Perintah eksekutif itu sendiri merupakan instruksi tercatat yang mana dikeluarkan presiden terhadap pemerintah federal lalu tidaklah memerlukan persetujuan dari Kongres (DPR lalu Senat).
Instruksi ini miliki kekuatan hukum yang digunakan setara dengan undang-undang, selama bukan bertentangan dengan Konstitusi, dan juga biasanya digunakan untuk mengimplementasikan kebijakan secara cepat di berbagai bidang.
Lantas, apa hanya perintah eksekutif yang digunakan telah dilakukan ditandatangani Trump di dalam hari pertamanya? Simak daftarnya berikut ini. Melansir berbagai sumber.
Daftar perintah eksekutif Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump
1. Mengembalikan nama Gunung McKinley.
2. Memperkuat penegakan hukum imigrasi.
3. Mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.
4. Menetapkan kartel sebagai organisasi teroris asing.
5. Mengakhiri perekrutan berbasis keberagaman, inklusi, kemudian kesetaraan di area pemerintahan federal.
6. Menangguhkan sementara penyewaan angin lepas pantai pada seluruh wilayah Landas Kontinen Luar.
7. Mencabut izin keamanan bergerak atau terkini milik mantan pejabat intelijen yang tersebut terlibat pada "koordinasi kebijakan pemerintah yang tersebut bukan pantas" dengan kampanye presiden Biden 2020 juga John R. Bolton.
8. Memberikan pengampunan untuk para perusuh 6 Januari.
9. Mengevaluasi kembali bantuan luar negeri Amerika Serikat.
10. Mendeklarasikan keadaan darurat energi nasional.
11. Memulihkan akuntabilitas bagi eksekutif senior karier.
12. Mendorong pengaplikasian arsitektur sipil federal yang tersebut estetis serta indah.
13. Mengembalikan hukuman terhenti di dalam Amerika Serikat.
14. Mengalihkan tambahan sejumlah air dari Delta Sacramento-San Joaquin ke wilayah lain pada California.
15. Memperketat pengamanan di tempat perbatasan Amerika Serikat.
16. Menghentikan penerapan otomatis kewarganegaraan Negeri Paman Sam bagi merek yang dimaksud lahir di dalam Amerika Serikat.
17. Menata ulang Proyek Penerimaan Pengungsi AS.
18. Menggunakan energi serta sumber daya alam Amerika yang mana terjangkau kemudian berkelanjutan.
19. Memperjelas peran militer pada melindungi perbatasan AS.
20. Mengutamakan kebijakan perdagangan "America First" yang menyokong pekerja, produsen, petani, peternak, wirausahawan, dan juga usaha lokal.
21. Menyelesaikan backlog izin keamanan pada Kantor Eksekutif Presiden.
22. Memulihkan akuntabilitas pada tempat yang tersebut mempengaruhi kebijakan di tenaga kerja federal.
23. Menarik Amerika Serikat dari Organisasi Aspek Kesehatan Planet (WHO).
24. Menunda larangan TikTok selama 75 hari.
25. Menempatkan Amerika di dalam sikap utama di perjanjian lingkungan internasional.
26. Memberikan bantuan harga jual darurat terhadap warga Amerika.
27. Membekukan perekrutan pegawai sipil federal, kecuali personel militer, keamanan nasional, atau penegakan hukum.
28. Menunda penerapan regulasi baru hingga selesai dilaksanakan peninjauan.
29. Memulihkan kebebasan berbicara serta menghentikan sensor yang mana diberlakukan pemerintah federal.
30. Membatalkan banyak perintah eksekutif dari pemerintahan Biden.
31. Menghapus acara keberagaman, kesetaraan, lalu inklusi (DEI) di struktur pemerintah federal.
32. Mengakui semata-mata dua jenis kelamin, yaitu laki-laki juga perempuan, pada kebijakan pemerintah federal.
33. Membentuk Departemen Efisiensi otoritas untuk memperkuat penyelenggaraan rencana presiden.
34. Menempatkan Amerika sebagai prioritas utama pada kebijakan luar negeri.
35. Melindungi warga negara Negeri Paman Sam dari ancaman teroris.
36. Menggunakan sumber daya alam, energi, dan juga makanan laut pada Alaska secara optimal.
37. Memastikan pelaksanaan undang-undang imigrasi sesuai aturan federal.
38. Menarik Amerika Serikat dari Perjanjian Paris tentang pembaharuan iklim.
39. Mendeklarasikan Keadaan Darurat Nasional di area perbatasan selatan Amerika Serikat.
40. Mengeluarkan Negeri Paman Sam dari kesepakatan pajak perusahaan global yang digunakan dirundingkan oleh pemerintahan Biden.
41. Menata ulang struktur Dewan Ketenteraman Nasional serta subkomitenya.