berita viral

Pasukan bola pemerintah Yaman kirim drone serang kedudukan Houthi

Istanbul – Pasukan sepak bola pemerintah Yaman pada Hari Sabtu mengemukakan telah terjadi melancarkan serangan drone yang digunakan presisi terhadap area kelompok Houthi dalam Provinsi Al-Dhale, Yaman barat daya dalam sedang meningkatnya ketegangan konflik pada negara Arab tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Pasukan bola Perisai Bangsa (Nation’s Shield Forces) tiada merinci area “serangan drone presisi” itu.

Mereka juga merilis rekaman video serangan yang tersebut memperlihatkan serangan udara berusaha mencapai sekelompok puluhan anggota Houthi.

Hingga kini, belum ada komentar segera dari pihak Houthi terkait pernyataan tersebut.

Peta penguasaan wilayah dalam Yaman sudah pernah berubah pada beberapa hari terakhir di berada dalam meningkatnya konfrontasi antara pasukan pemerintah serta Houthi sejak awal Juli 2026, pasca sempat mengalami masa tenang selama bertahun-tahun.

Menurut kelompok Houthi, mereka itu saat ini menguasai seluruh Provinsi Al-Hudaydah di dalam bagian barat. Hal yang disebutkan menyusul pergerakan mereka itu pada wilayah barat Provinsi Taiz juga merebut Perkotaan Mokha beserta pelabuhannya di dalam Laut Merah.

Kemajuan yang dimaksud juga menyebabkan Houthi mendekati Selat Bab El-Mandeb, salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.

Sementara itu, pasukan pemerintah telah lama meraih kemajuan ke Provinsi Al-Jawf, wilayah utara yang tersebut berbatasan dengan Arab Saudi, kemudian mendekati ibu kota provinsi tersebut, Al-Hazm.

Bentrokan juga masih berlangsung dalam sebagian front di Provinsi Marib, Al-Bayda, dan juga Al-Dhale.

Adapun Yaman sudah pernah dilanda konflik sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa lalu sebagian provinsi pada September 2014.

Koalisi Arab yang tersebut dipimpin Arab Saudi kemudian melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk menggalang pemerintah Yaman yang digunakan diakui secara internasional.

Sumber: Anadolu

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles