
DKI Jakarta – Kontingen lari trail Indonesi menorehkan dua medali emas pada nomor vertical 7km Southeast Asian Trail Running Confederation (SEATRC) 2026.
Di nomor vertical 7km putra, Putra Aldio menjadi yang dimaksud tercepat setelahnya mencatatkan waktu 1 jam 3 menit 54 detik. Pelari dengan syarat DKI Jakarta ini mengungguli atlet Filipina Christone Dinawanao yang tersebut mencatatkan 1 jam 4 menit 14 detik lalu atlet Thailand Surachat Thaesi yang dimaksud mencatatkan waktu 1 jam 4 menit 46 detik.
Sedangkan pada nomor vertical 7km putri, Fitri bermetamorfosis menjadi yang mana tercepat dengan catatan waktu 1 jam 20 menit 59 detik. Atlet jika Sulawesi Selatan ini mengungguli atlet Kamboja Laurie Phai yang mengunci waktu 1 jam 22 menit 55 detik lalu atlet Thailand Pitchanan Mahachot dengan catatan 1 jam 23 menit 42 detik.
"Sebagai Ketua Kontingen, saya sangat berbangga melawan prestasi putra kemudian putri kita yang mana mendapatkan emas Vertical 7km, kita berikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Putra Aldio dan juga Fitri,” jelas Ketua Kontingen Nusantara pada SEATRC Donny Gahral Adian pada pernyataan resmi, Jumat.
"Harapan kami, pada kategori lain, kita bisa jadi dapatkan emas agar kita bisa saja bermetamorfosis menjadi juara umum,” tegas Donny yang tersebut juga Sekum PP ALTI.
Apresiasi diberikan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang digunakan mengkaji bahwa prestasi ini mampu memantik atlet lainnya untuk dapat tambahan berprestasi lagi.
"Semoga, atlet-atlet lari trail kebanggaan Negara Indonesia dapat kembali mempersembahkan prestasi pada nomor pertandingan selanjutnya,” ujar Marciano.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



