
Ibukota – Tim nasional bola voli putra U-18 Indonesia menghajar Kirgizstan tiga set langsung, 25-23, 25-19, juga 25-13 pada pertandingan perebutan peringkat 9 hingga 12 AVC Boys U-18 Volleyball Championship 2026 yang dimaksud berlangsung pada Haikou Wuyuan River Gymnasium, China, Kamis.
Kemenangan itu membakar asa Muhamad Rizgi Maulana dan juga kawan-kawan untuk bertarung memperebutkan sikap kesembilan pada kejuaraan kategori junior tingkat Asia itu.
Pelatih timnas voli putra U-18 Indonesi Odyk Hermanto menyatakan kemenangan menghadapi Kirgizstan menunjukkan mental bermain para pemain sudah ada mulai terasah mengingat sebagian besar pemain baru pertama kali menjajal pertandingan internasional.
"Alhamdulillah, para pemain mampu meraih hasil maksimal ketika menghadapi Kirgizstan. Sejak awal, saya telah menyampaikan bahwa tim itu membutuhkan lebih banyak berbagai jam terbang kemudian persiapan yang digunakan panjang,” ujar Odyk pada pernyataan resmi PBVSI, yang diterima pada Jakarta, Kamis.
Menurut Odyk, secara strategi grup Garuda juga telah mulai menemukan tempo permainan yang digunakan sesuai dengan apa yang digunakan diharapkannya selama fase latihan. Mereka juga terlihat lebih banyak enak pada saat menjalankan pola yang mana sudah disiapkan.
“Kepercayaan diri menjadi modal penting. Ketika sudah ada menikmati permainan, mereka mampu menerapkan sistem bertahan juga menyerang dengan lebih besar baik,” kata Odyk.
Senada dengan Odyk, Manajer timnas voli putra U-18 Indonesi Loudry Maspaitella mengamati inovasi yang dimaksud cukup signifikan pada penampilan para pemain pada pertandingan itu.
Loudry memandang tim Merah Putih bukan lagi bermain pada status gugup seperti pada pertandingan sebelumnya. Selain itu, kemampuan teknik individu serta permainan kolektif Kirgizstan dinilai masih berada di dalam bawah Indonesia.
“Para pemain sudah ada tampil lebih besar tenang. Namun, masih berbagai kesalahan yang digunakan wajib berubah menjadi komponen evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” ujar Loudry.
Tim Tanah Air melindungi potensi untuk menangguhkan kejuaraan pada peringkat kesembilan. Laga selanjutnya akan menjadi ujian untuk meninjau konsistensi permainan regu pasca memperoleh kemenangan meyakinkan berhadapan dengan Kirgizstan.
Indonesia selanjutnya akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Arab Saudi dan juga Bahrain.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



