olahraga

Atlet panjat tebing bersyukur raih prestasi berkat dukungan pelatnas

DKI Jakarta – Atlet panjat tebing Negara Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi mengaku bersyukur dapat meraih prestasi pada Kejuaraan Global Panjat Tebing 2026 berkat dukungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dari pemerintah.

"Terima kasih saya ucapkan terhadap Bapak Presiden Prabowo kemudian Menpora yang dimaksud selama ini menggalang kami untuk menjalankan pelatnas serta try out agar kita dapat berprestasi," kata Desak Made Rita Kusuma Dewi di keterangan resmi Kementerian Pemuda dan juga Olahraga pada Jakarta, Selasa.

Desak Made baru semata meraih prestasi membanggakan di dalam turnamen World Climbing Series Chamonix 2026 di dalam Prancis dengan merebut emas ke nomor speed putri untuk regu Indonesia.

Perolehan itu sekaligus berubah menjadi gelar kejuaraan kedua secara beruntun dari atlet dengan syarat Bali itu pasca sebelumnya merebut emas di World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia pada pekan sebelumnya.

Desak Made mengemukakan bahwa dukungan pemerintah selama ini berubah menjadi motivasi dirinya serta atlet lainnya untuk berprestasi.

Senada dengan itu, atlet panjat tebing Veddriq Leonardo yang tersebut juga meraih emas nomor speed putra pada seri Chamonix menyampaikan terima kasih menghadapi dukungan pemerintah terhadap perkembangan olahraga Indonesia, khususnya bagi cabang panjat tebing untuk mengukir prestasi di dalam turnamen dunia.

Veddriq mengaku sangat bersyukur berhadapan dengan kemenangannya itu. Apalagi, perolehan emas kali ini merupakan prestasi pertamanya usai meraih medali emas ke Olimpiade Paris 2024.

Ia mengakui jeda waktu untuk kembali meraih prestasi cukup lama. Atlet dengan syarat Kalimantan Barat itu pun menyampaikan terima kasih pada seluruh penduduk Indonesia yang mana terus memberikan dukungan.

Veddriq juga berharap dukungan pemerintah terus diberikan agar olahraga Nusantara semakin forward lalu berprestasi di dalam panggung internasional.

Dalam event dalam Chamonix, Prancis, pasukan Nusantara mempersembahkan tiga medali. Dua medali emas dipersembahkan Desak lalu Veddriq, sedangkan Antasyafi Robby Al Hilm meraih perak di final sesama atlet Indonesi menghadapi Veddriq.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles