olahraga

Vivian ungkap kunci Team Vitality hadapi status juara bertahan MWI EWC

Ibukota – Pemain Team Vitality Vivi "Vivian" Indrawaty mengutarakan timnya memilih fokus menjalani setiap pertandingan satu per satu dan juga menanggalkan predikat juara di upaya mempertahankan penghargaan MLBB Women's International (MWI) 2026.

Hal itu disampaikan sang kapten setelahnya pertandingan pembuka Team Vitality dalam MWI 2026 yang dimaksud berlangsung pada Esports World Cup (EWC) dalam Paris, Prancis, Selasa.

"Dari diri aku pribadi langkah dengan meninggalkan siapa saya juga fokus bermain bagaimana tindakan supaya bisa jadi menang," kata Vivian di wawancara virtual untuk ANTARA.

Menurut Vivian, pendekatan yang dimaksud membantu dirinya kekal berkonsentrasi pada jalannya pertandingan tanpa memikirkan ekspektasi besar yang dimaksud melekat terhadap Team Vitality sebagai juara bertahan.

Ia mengungkapkan persiapan kelompok menuju MWI 2026 pada dasarnya tidak ada banyak berubah dibandingkan musim lalu. Konsistensi pada berlatih serta memperbaiki kualitas permainan permanen menjadi fokus utama tim.

"Karena kita juara secara konsisten, kemungkinan besar kita melakukan semua hal yang digunakan serupa secara tegas juga, latihan terus, terus-menerus mempelajari semua meta serta semua hero, lalu bukan mau punya kelemahan dari role kita masing-masing," ujar Vivian.

Selain meningkatkan kemampuan individu, Team Vitality juga terus memulai pembangunan kepercayaan antarpemain agar tampil solid pada setiap pertandingan.

"Selalu saling percaya mirip tim, saling mau bekerja sama, kemudian sama-sama mau menang. Polanya masih sebanding seperti itu," kata Vivian.

Team Vitality mengawali langkah di dalam MWI 2026 dengan kemenangan 2-0 menghadapi delegasi Brasil MIBR.LOS pada laga pembuka Grup B.

Turnamen yang tersebut berlangsung pada Paris, Prancis, pada 14-18 Juli itu berubah menjadi edisi pertama yang tersebut menggunakan nama MLBB Women's International sebagai turnamen globus resmi MLBB putri.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles