olahraga

Falcons ID bertekad bangkit setelahnya kalah poada laga pembuka MWI EWC

DKI Jakarta – Pemain Team Falcons ID Livia "Livii" Lemmuela menegaskan timnya akan bangkit setelahnya kalah 0-2 dari SAETA Esports pada laga pembuka Grup A MLBB Women's International (MWI) 2026 pada Esports World Cup (EWC) 2026, Paris, Prancis, Selasa.

"Meskipun tadi kalah, kami pasti akan belajar terus. Di qualifier kemarin kami juga sempat kalah, tapi kami bangkit dari kekalahan itu. Di EWC ini kami akan bangkit lagi," kata Livii pada wawancara virtual terhadap ANTARA setelahnya pertandingan.

Falcons ID harus mengakui keunggulan kelompok China itu yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Pada gim pertama, perwakilan Nusantara itu kesulitan mengembangkan permainan setelahnya terus berada dalam bawah tekanan lawan sejak fase awal.

SAETA Esports mampu mengontrol tempo permainan serta memaksimalkan setiap kesempatan untuk memperlebar keunggulan, sementara Falcons ID bukan mendapat kesempatan menghadirkan pertandingan ke fase late game.

Dominasi SAETA berlanjut pada gim kedua. Mereka kembali tampil disiplin pada rotasi juga eksekusi team fight sehingga menghentikan pertandingan dengan 2-0.

Meski mengawali kompetisi dengan kekalahan, Livii menafsirkan hasil yang disebutkan bermetamorfosis menjadi pelajaran berharga bagi grup yang dimaksud lolos ke MWI 2026 melalui sesi kualifikasi.

"Kami ingin memberikan yang digunakan terbaik dikarenakan kelompok ini benar-benar terbentuk dari nol. Kami sempat berjuang sangat keras, tetapi mampu menyeberangi kompetisi qualifier serta itu bermetamorfosis menjadi turning point bagi kelompok ini. Ke depannya kami akan berjuang lebih banyak keras lagi," ujar Livii.

Livii juga mengakui sejak awal timnya telah lama memprediksi SAETA Esports salah satu lawan terberat di Grup A, sama-sama Team Rey Young.

"Kami pernah scrim menghadapi mereka sebelumnya kemudian menurut kami merekan tim yang mana kuat, teristimewa oleh sebab itu ada Tan dari Indonesia," kata Livii.

Falcons ID masih miliki kesempatan untuk melanjutkan langkah ke MWI 2026 melalui pertandingan berikutnya pada fase grup berformat double elimination.

Livii berharap timnya dapat memanfaatkan pengalaman dari kekalahan yang disebutkan untuk tampil lebih tinggi baik pada laga selanjutnya.

"Kalau dapat kami akan berjuang mengalahkan semua kelompok serta bertemu Team Vitality di dalam final," ujar Livii.

Selanjutnya pada lower bracket putaran pertama, Team Falcons ID dijadwalkan bertemu grup Mongolia, Aurora Gaming, pada Rabu (15/7).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles