olahraga

NPCI sambut positif penerapan anggaran multiyears untuk pelatnas

Ibukota Indonesia – National Paralympic Committee Indonesi (NPCI) menyambut positif dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap penerapan skema anggaran multiyears (multi-tahun) untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Kebijakan yang disebutkan dinilai menjadi langkah strategis pada merawat kesinambungan pembinaan atlet menuju prestasi internasional.

Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto mengapresiasi dukungan yang tersebut diberikan Presiden Prabowo terhadap usulan Menteri Pemuda dan juga Olahraga (Menpora) Erick Thohir terkait anggaran multiyears untuk pelatnas. Menurutnya, keberlanjutan pendanaan bermetamorfosis menjadi salah satu faktor penting pada pembinaan atlet jangka panjang.

"Kita apresiasi sekali bapak Menpora Erick Thohir mengenai anggaran multiyears yang dimaksud mendapat dukungan dari bapak Prabowo Subianto. Karena memang benar salah satu kunci pembinaan jangka panjang adalah pelatnas yang dimaksud tak terputus," kata Rima di pernyataannya melalui NPC Nusantara yang mana diterima pada Selasa (23/6).

"Ketika anggarannya masih skema single year biasanya sampai bulan Desember, berikutnya pelatnasnya terputus ke awal tahun dikarenakan mengawaitu sampai ada anggaran lagi," lanjutnya.

Dukungan terhadap skema pendanaan multiyears disampaikan Presiden Prabowo pasca mendengarkan pemaparan Menpora Erick Thohir pada penghadapan di Hambalang, Jawa Barat, Hari Jumat (19/6).

Rima menyimpulkan kebijakan yang disebutkan merupakan langkah konkret pemerintah untuk membantu atlet meraih prestasi. Dengan pelatnas yang berjalan tanpa jeda, ahli dapat menyusun acara latihan secara berkelanjutan lalu terukur guna mencapai performa terbaik atlet.

"Dengan adanya pelatnas yang tanpa terputus, instruktur akan dengan enteng melakukan kegiatan agar para atlet mencapai performa puncaknya. Ketika pelatnas terputus, maka pembimbing akan kesulitan menentukan inisiatif para atlet untuk kembali ke performa terbaik," ujarnya.

NPC Indonesia juga berharap dukungan terhadap anggaran multiyears dapat diwujudkan melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).

Kehadiran regulasi yang disebutkan dinilai akan melengkapi Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Dalam DBON, pemerintah sudah pernah menetapkan beberapa jumlah cabang olahraga prioritas beserta target besar untuk menghadirkan Tanah Air masuk lima besar planet pada kompetisi Olimpiade dan juga Paralimpiade 2045.

Dukungan sejenis disampaikan Koordinator Manajer Para Atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto. Dia menganggap penerapan anggaran multiyears akan memberikan kepastian pada penyusunan kegiatan latihan serta persiapan atlet menghadapi bervariasi perlombaan internasional.

"Tentunya kebijakan yang dimaksud menguntungkan kami sebagai instruktur untuk menyusun kegiatan latihan, sehingga di mempersiapkan atlet untuk mengikuti seluruh rangkaian kompetisi menjadi lebih lanjut maksimal," ujar Purwo.

Menurut Purwo, Paralimpiade Los Angeles 2028 bermetamorfosis menjadi salah satu target utama para atletik Indonesia. Sebagai cabang olahraga prioritas pada DBON, para atletik diharapkan kembali berubah menjadi penyumbang medali bagi kontingen Merah Putih.

"Para atlet jadi terbantu dengan adanya skema anggaran multiyears ini agar terus sanggup mempersembahkan prestasi untuk Indonesia," tutupnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles