berita terbaru

Mario Lemos bidik target membesar setelahnya kembali dipercaya Persijap

Ibukota Indonesia – Instruktur Persijap Jepara Mario Lemos membidik target tambahan besar dibandingkan dengan musim sebelumnya setelahnya mendapatkan kepercayaan untuk menangani regu ke Super League musim 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu, Mario mengutarakan dirinya mencoba terus merawat semangat kemudian fokus pasukan pada mengejar target yang tersebut tambahan tinggi.

"Menyambut musim yang dimaksud baru, mari kita melangkah forward dengan penuh percaya diri, kekal fokus, bekerja keras, dan juga mengejar tujuan kita bersama-sama," ungkap Mario.

Sebelumnya Persijap Jepara memutuskan untuk memberikan perpanjang kontrak untuk Mario Lemos berkat keberhasilannya menghadirkan regu bertahan pada kasta tertinggi.

Persijap Jepara memutuskan untuk mempertahankan pembimbing yang tersebut telah lama mengerti karakter skuad kemudian budaya klub, Persijap berharap dapat meningkatkan performa juga bersaing tambahan kompetitif pada musim 2026/2027.

Sementara itu, Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat mengemukakan jikalau pihaknya sadar akan ada ekspektasi tinggi dari Laskar Kalinyamat musim depan.

Setelah mampu mempertahankan status dalam kasta tertinggi, umum Jepara tentu berharap Persijap tidak ada lagi sekadar berjuang menyavoid degradasi, tetapi juga mampu menunjukkan peningkatan prestasi yang tersebut lebih banyak signifikan.

"Kami mengerti bahwa ekspektasi terhadap Persijap musim depan tentu akan berbeda dibandingkan dengan musim ini. Jika tahun ini fokus utama adalah bertahan di Super League, maka ke depan harapan komunitas Jepara dan juga para pendukung tentu lebih tinggi besar dari sisi prestasi," jelas Iqbal.

"Namun kami percaya, untuk mencapai target yang lebih tinggi tinggi dibutuhkan rute yang mana berkelanjutan, stabilitas, juga kerja keras dari seluruh elemen tim," pungkasnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles