otomotif

Honda tarik hampir 100.000 kendaraan akibat peluang kesulitan airbag

Ibukota Indonesia (ANTARA) – Honda dikabarkan melakukan pengunduran kembali (recall) terhadap 98.892 kendaraan dari 13 lini model Honda dan juga Acura pada Amerika Serikat akibat kemungkinan permasalahan sensor airbag penumpang.

Dilaporkan Car and Driver pada Selasa waktu setempat, peluang kehancuran yang dimaksud ada pada sensor berat penumpang di kursi depan yang digunakan dapat menyebabkan airbag mengembang secara tidak ada semestinya pada waktu muncul kecelakaan.

Model yang tersebut terdampak meliputi Acura TLX, RDX, dan juga MDX, dan juga Honda Ridgeline, Pilot, Passport, Odyssey, Insight, HR-V, CR-V, Fit, Civic, lalu Accord.

Baca juga: Hyundai tarik Elentra Hybrid di Amerika Serikat akibat hambatan perangkat lunak

Adapun kendaraan yang digunakan masuk di kegiatan recall berasal dari tahun model 2016 hingga 2026.

Berdasarkan dokumen yang tersebut diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), kesulitan berasal dari kapasitor pada papan sirkuit sensor berat penumpang depan.

Komponen yang dimaksud berpotensi retak dan juga mengalami korsleting internal apabila terpapar kelembapan.

Baca juga: Label sertifikasi berat tiada terpasang, Tesla recall 14.575 Model Y

Jika kehancuran terjadi, airbag depan kemudian airbag lutut penumpang dapat mengembang meskipun kursi depan ditempati bayi di kursi khusus anak, anak-anak, atau penumpang bertubuh kecil yang mana berisiko mengalami cedera akibat tekanan penuh airbag.

Menurut dokumen recall, cacat yang disebutkan dipicu oleh pembaharuan material dasar yang mana digunakan pada papan sirkuit sensor.

Material ganti itu memungkinkan timbulnya tekanan tambahan pada papan sirkuit sehingga meningkatkan risiko retaknya kapasitor.

Baca juga: Tesla recall 218 ribu mobil akibat gangguan jiwa kamera belakang

Diketahui, recall terbaru ini merupakan perluasan dari kegiatan evakuasi yang digunakan sudah diberitahukan pada 2024.

NHTSA mengumumkan perluasan diwujudkan pasca ditemukan kesalahan pemasok di menghitung akhir masa produksi komponen bermasalah, pengaplikasian data yang mana tidak ada akurat untuk mengidentifikasi kendaraan terdampak, dan juga proses verifikasi yang dinilai kurang memadai.

Sebagai langkah perbaikan, diler Honda serta Acura akan mengganti sensor berat penumpang dengan komponen baru yang tersebut menggunakan material dasar asli juga telah terjadi dinyatakan bebas dari cacat tersebut.

Honda berencana mulai mengirimkan pemberitahuan untuk pemilik kendaraan yang tersebut terdampak melalui surat mulai 6 Juli 2026.

Baca juga: Hyundai tarik 3.445 mobil lantaran panel instrumen bermasalah

Baca juga: Hyundai Australia recall hampir 5.000 mobil listrik Kona lalu Ioniq

Related Articles