
Ibukota Indonesia – Pecatur IM Muhamad Lutfi Ali gagal ke puncak klasemen JAPFA FIDE Rated 2026 setelahnya bermain remis menghadapi IM Satria Duta Cahaya pada sesi ketujuh yang digunakan berlangsung pada Jakarta, Hari Senin (25/5).
Hasil remis ini menghasilkan Muhamad Lutfi Ali berada di urutan kedua membayangi GM Novendra Priasmoro dengan sejenis memperoleh 5,5 poin.
“Kalkulasi saya tadi kurang panjang, saya pikir Duta tiada sanggup mengejar, ternyata temponya pas sekali dengan rajanya dia," ujar Luthfi pada keterangan resmi, Selasa.
Persaingan ke papan berhadapan dengan pertandingan semakin ketat, mengingat ada empat pemain lain yang digunakan miliki perolehan 5,5 poin yang sama.
Secara berurutan dari sikap satu hingga lima terdapat pecatur GM Novendra Priasmoro (2408), Lutfi Ali, Satria Duta, GM Susanto Megaranto (2476) kemudian IM Tirta Chandra Purnama (2271).
Novendra masih berada di dalam sikap teratas walau bermain remis lawan IM Aditya Bagus Arfan (2370), sedangkan Susanto Megaranto berhasil mengalahkan Stevanky, kemudian Tirta Chandra menundukkan FM Zacky Dhia Ulhaq.
Sementara pada putaran kedelapan, Lutfi Ali akan bertemu seniornya, Susanto Megaranto, Duta lawan Novendra juga Tirta Chandra jumpa Aditya Bagus Arfan.
Pada kategori challenger JAPFA FIDE Rated 2026, muncul pembaharuan pimpinan klasemen sementara. Jika sehari sebelumnya Abraham Raja Ferdinand kokoh di dalam puncak, pada sesi ke-7 ini posisinya tergusur oleh Marrhuimawan Maximiliano.
Pecatur dengan elo rating 1887 tersebut, di dalam ronde ke-7 berhasil mengalahkan Raja Ferdinand yang tersebut membuatnya menanjak ke kedudukan teratas dengan raihan 6,5 poin. Hanya saja, urutan di bawahnya juga punya poin sama, yaitu Sudung Tampubolon yang digunakan di pertandingan lain menang menghadapi Eri Purnama.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



