
Ibukota – Juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Alex Pereira pindah ke Hollywood dengan peran akting besar pertamanya yang digunakan dipesan pada film berjudul Onslaught.
"The Hollywood Reporter pertama kali melaporkan berita casting film yang dimaksud dengan sumber tambahan yang mana mengonfirmasi casting Pereira ke MMA Fighting pada hari Kamis," demikian laporan MMA Fighting yang mana dikutipkan dari laman resmi di Jakarta, Jumat.
Film Onslaught disutradarai oleh Adam Wingard, yang mana juga berubah menjadi penanggung jawab film Godzilla vs Kong serta Godzilla x Kong: The New Empire.
Wingard akan mengarahkan Onslaught dengan naskah dari kolaborator lama Simon Barrett, yang baru-baru ini menulis skenario untuk film horor yang dipimpin Samara Weaving, Azrael. Film yang disebutkan diproduksi oleh A24, Lyrical Media, kemudian Ryder Picture Company.
Pereira diperkirakan akan membintangi dengan Adria Arjona (Hit Man) yang mana berperan sebagai individu ibu yang tersebut menggunakan rangkaian keterampilan tertentu untuk melindungi pendatang yang dicintainya pasca beliau bertabrakan dengan ancaman yang tersebut lolos dari pangkalan militer rahasia.
Jagoan olahraga tarung bebas itu akan memainkan peran sebagai karakter bernama The Butcher lalu ia diharapkan untuk menggabungkan beberapa keterampilan bertarungnya di peran utama proyek film tersebut.
Peran yang disebutkan adalah yang digunakan pertama bagi Pereira, yang tersebut dengan cepat berubah menjadi salah satu bintang terbesar di seluruh daftar UFC setelahnya ia menaklukkan divisi kelas menengah serta kelas berat ringan pada waktu singkat.
Dalam pertarungan terbaru, petarung jika Brazil itu mengalahkan Khalil Rountree Junioe di dalam UFC 307 yang digunakan merupakan kali ketiga mempertahankan gelarnya di dalam tahun 2024.
Setelah pertarungan tersebut, Pereira mengutarakan beliau miliki beberapa komitmen yang digunakan harus dipenuhi tetapi berharap untuk kembali beraksi pada awal tahun 2025.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



