
Rumah-rumah yang dimaksud rusak terkena banjir bandang, dekat bantaran sungai di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. (REUTERS/Stringer)
Banjir bandang yang digunakan muncul di wilayah Padang, Sumatera Barat, menghanyutkan kayu gelondongan. Pemandangan ini menjadi sorotan umum mengingat jumlahnya yang mana begitu banyak. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Kayu gelondongan berserakan pada sepanjang pantai pascabanjir bandang. Tumpukan ini bermetamorfosis menjadi bukti kuatnya terjangan air yang digunakan menghadirkan material dari kawasan hulu hingga pesisir. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Material kayu yang mana terbawa arus banjir bandang lalu sekarang memenuhi garis pantai. Pemandangan ini menunjukkan dampak nyata banjir bandang beberapa hari terakhir pada Padang. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Agam, Sumatera Barat, mencatatkan total orang yang terdampar tewas dampak banjir lalu longsor dalam area itu mencapai 86 orang. BPBD Agam juga mengutarakan ada 88 warga yang mana pada waktu ini belum ditemukan. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Adapun pencarian 88 individu yang terjebak dilanjutkan pagi ini dengan melibatkan BPBD Agam, Basarnas Padang, TNI, Lantamal II Padang, Polri, Damkar Agam, Pol PP Agam, Dinas Sosial Agam, Palang Merah Indonesian (PMI) Agam, Tim Siaga Bencana (KSB), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan juga lainnya. (REUTERS/Willy Kurniawan)



