
https://ligapedianews.com/ Ibukota – Mantan penyerang kelompok nasional sepak bola putri Jepang, Mana Iwabuchi, hadir segera di dalam Ibukota untuk memberikan pelatihan terhadap tambahan dari 100 pemain muda di kegiatan coaching clinic yang mana diselenggarakan MilkLife Soccer Challenge di tempat Pancoran Soccer Field, Minggu.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MilkLife Soccer Challenge juga The Pokémon Company sebagai bagian dari upaya menyokong pembinaan sepak bola putri usia dini di area Indonesia.
Para partisipan yang dimaksud mengikuti pelatihan berusia 8–12 tahun kemudian berasal dari Ibukota Indonesia dan juga Tangerang, termasuk para finalis dari penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge sebelumnya.
Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono mengungkapkan peluncuran figur kelas dunia seperti Iwabuchi diharapkan dapat memotivasi juga menginspirasi para pemain muda Indonesia.
“Ini merupakan kesempatan luar biasa bagi para pesepak bola putri muda untuk belajar segera dari sosok inspiratif serta berpengalaman. Kami berharap, pengalaman ini dapat menumbuhkan semangat mereka untuk terus mengalami perkembangan dan juga mencintai olahraga sepak bola,” ujar Teddy di keterangan tertulisnya.

Iwabuchi merupakan salah satu nama besar pada sepak bola putri dunia. Ia pernah membela sebagian klub top Eropa seperti Bayern Munich, Arsenal, serta Tottenham Hotspur. Ia juga menjadi bagian dari skuad Jepun yang dimaksud menjuarai Piala Bumi Wanita FIFA 2011, dan juga tampil pada Piala Asia juga Olimpiade.
Dalam sesi pelatihan, Iwabuchi membimbing dengan segera para kontestan melalui sebagian materi teknik dasar seperti dribbling, passing, ball control, kemudian shooting, yang mana dibagi pada empat pos pelatihan. Pertemuan dimulai dengan sesi pemanasan juga ice breaking, sebelum dilanjutkan ke pelatihan teknis lalu ditutup dengan mini kompetisi juga pembukaan meet and greet.
Baca juga: MilkLife Soccer Challenge bidik pesepak bola putri dalam 10 kota
Iwabuchi mengaku kagum dengan semangat kemudian antusiasme peserta. Ia optimistis sepak bola putri Indonesia memiliki peluang besar jikalau diberikan ruang untuk berkembang.
“Saya sangat senang mengamati semangat anak-anak pada mengikuti pelatihan ini. Jika mereka itu terus tekun lalu menikmati proses latihan, saya yakin mereka bisa jadi menjadi pemain hebat pada masa depan,” ujar Iwabuchi.
Peserta selama Tangerang, Aira Septiyani, mengaku antusias mengikuti pelatihan yang dimaksud menurutnya memberikan pengalaman baru serta menyenangkan.
“Senang sekali sanggup belajar dari pemain dunia seperti Kak Mana. Hal ini menimbulkan saya makin yakin dengan mimpi saya menjadi pesepak bola profesional,” ujar Aira.
Sementara itu, Andara Alisya dari Ibukota menyampaikan sosok Iwabuchi sangat menginspirasi. Ia berharap pelatihan semacam ini sanggup lebih besar banyak diselenggarakan agar semakin banyak pemain muda yang tersebut bisa jadi mendapatkan pengalaman serupa.
“Saya ingin seperti Kak Mana, bisa saja main di dalam Eropa. Semoga ada lagi kesempatan seperti ini agar kami mampu terus belajar,” kata Andara.
Melalui kegiatan ini, MilkLife Soccer Challenge menunjukkan komitmennya pada membantu pembinaan sepak bola putri sejak usia dini kemudian menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi generasi muda.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.