
https://ligapedianews.com/ Ibukota – Layar AMOLED menjadi salah satu teknologi layar yang tersebut berbagai digunakan pada smartphone modern sebab mampu menampilkan warna yang tajam kemudian kontras yang digunakan mendalam.
Namun, dalam balik keunggulannya, layar AMOLED juga memiliki kelemahan, salah satunya adalah risiko burn-in. Tantangan ini terjadi ketika gambar statis yang ditampilkan terlalu lama meninggalkan bayangan permanen pada layar.
Agar layar AMOLED pada ponsel Anda tetap memperlihatkan awet dan juga bebas dari permasalahan burn-in, penting untuk merawatnya dengan tepat. Dengan melakukan beberapa cara simpel hingga kebiasaan penyelenggaraan sehari-hari bisa jadi membantu menunda usia layar lalu menjaga kualitas tampilan-nya tetap saja prima.
Simak berbagai tips berikut ini agar layar AMOLED perangkat Anda tetap memperlihatkan cerah pekat serta tahan lama tanpa khawatir burn-in, yang digunakan sudah dihimpun dari berbagai sumber.
Tips merawat layar AMOLED agar tidak burn-in
1. Kurangi tingkat kecerahan layar
Agar layar AMOLED tetap memperlihatkan awet, hindari pengaplikasian kecerahan layar yang dimaksud terlalu tinggi secara terus-menerus. Cahaya yang tersebut berlebihan dapat mempercepat penurunan kualitas panel organik pada layar, sehingga berpotensi mengakibatkan efek burn-in. Sebaiknya atur kecerahan layar ke tingkat yang digunakan cukup nyaman namun bukan berlebihan.
2. Rutin mengganti wallpaper
Tampilan wallpaper yang identik di waktu lama bisa jadi menyebabkan area layar tertentu bekerja lebih banyak keras dibandingkan bagian lainnya. Untuk menghurangi risiko burn-in, biasakan mengganti wallpaper secara berkala. Jika memungkinkan, gunakan wallpaper bergerak (live wallpaper) agar tampilan layar terus berubah juga piksel bukan terpaku pada gambar yang dimaksud sama.
3. Hindari membiarkan layar terlibat terlalu lama
Membiarkan tampilan statis seperti logo atau ikon navigasi menyala terus-menerus dapat menyebabkan sebagian piksel mengalami keausan lebih tinggi cepat. Oleh sebab itu, atur waktu meninggal layar otomatis agar layar tidak ada berpartisipasi pada waktu tiada digunakan.
4. Aktifkan mode gelap (Dark mode)
Salah satu kelebihan layar AMOLED adalah kemampuan menampilkan warna hitam dengan mematikan sebagian pikselnya. Dengan mengaktifkan mode gelap, pengaplikasian daya layar berkurang dan juga piksel hitam tidak ada bekerja, sehingga melanjutkan usia layar.
5. Manfaatkan ciri screen saver
Screen saver yang menampilkan gambar bergerak membantu mengurangi tampilan statis terlalu lama di dalam layar. Aktifkan ciri ini untuk menjaga seluruh area layar terus menampilkan konten yang mana berubah, sehingga menghurangi kemungkinan burn-in.
6. Jaga suhu layar masih stabil
Paparan suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, mampu mempercepat kecacatan pada panel AMOLED. Hindari meletakkan ponsel pada bawah sinar matahari secara langsung atau di area ruangan bersuhu rendah di waktu lama.
7. Gunakan aplikasi mobile anti burn-in
Saat ini tersedia berbagai perangkat lunak yang mana dapat membantu menjaga layar AMOLED masih sehat. Program ini biasanya bekerja dengan menggerakkan elemen layar secara berkala agar tidak ada ada tampilan yang dimaksud diam terlalu lama.
8. Lakukan perawatan layar secara berkala
Bersihkan layar secara rutin menggunakan kain microfiber yang lembut untuk menghindari debu atau kotoran yang dimaksud menempel. Hindari penyelenggaraan cairan pembersih keras yang mana dapat merusak permukaan layar. Selain itu, upayakan untuk tak terlalu rutin menempatkan ponsel di tempat bawah paparan cahaya matahari langsung.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



