
Ligapedianews.com JAKARTA – Saif Ali Khan menerima enam luka tusuk, termasuk di tempat lehernya. Setelah menjalani operasi darurat di tempat Rumah Sakit Lilavati, kondisinya mulai membaik.
Dikutip Hindustan Times, seluruh keluarga Saif Ali Khan , istrinya, Kareena Kapoor kemudian kedua putra mereka, Jeh yang dimaksud berusia empat tahun dan juga Taimur delapan tahun, berada di dalam apartemen 12 lantai bersatu dengan lima pembantu rumah tangga mereka.
Dalam sebuah pernyataan untuk polisi, pengasuh Jeh, Eliyama Philip, menjadi orang yang digunakan pertama kali bertemu dengan penyerang bersenjata itu. Dia mengungkapkan bahwa pelaku memohonkan ganti merugikan sebesar ₹1 crore (Rp1,9 miliar).
“Penyusup itu tidaklah memaksa masuk atau membobol flat aktor tersebut, tetapi kemungkinan besar menyelinap masuk pada suatu ketika di tempat di malam hari hari dengan maksud untuk merampok,” kata pejabat polisi.
Rekaman kamera CCTV menunjukkan terdakwa penyerang, mengenakan syal merah serta mengakibatkan ransel, bergegas menuruni tangga dari lantai enam gedung Satguru Sharan. Namun, beberapa pertanyaan masih belum terjawab, yang mana menyebabkan perasaan khawatir tentang pelanggaran keamanan di tempat salah satu kawasan pemukiman paling aman di dalam Mumbai.
1. Bagaimana Penyerang masuk Kamar Anak-anak?
Meskipun penyerang dilaporkan menggunakan tangga darurat, masih belum jelas bagaimana merek bisa saja masuk ke rumah tanpa terdeteksi lalu masuk ke kamar anak-anak.
2. Penjaga Keamanan
Menurut beberapa laporan, petugas keamanan tidak ada meninjau adanya orang yang masuk tanpa izin. Apakah ini akibat kelalaian atau apakah penyusup memanfaatkan titik buta pada sistem pengawasan?
3. Keterlibatan Orang Dalam?
Polisi sedang memeriksa staf kemudian pekerja Saif Ali Khan yang dimaksud terlibat di renovasi yang mana sedang berlangsung. Penyidik sedang menyelidiki kemungkinan adanya orang dalam, dengan mempertimbangkan apakah seseorang dengan akses rutin dapat memfasilitasi serangan tersebut.
4. Apakah penyusup mengetahui tata letak gedung?
Pertanyaan muncul apakah penyerang mengetahui tata letak gedung atau miliki bantuan orang dalam, mengingat kemampuan merekan untuk bergerak bebas pada di gedung.
5. Bagaimana Pelaku Menghindari CCTV?
Sementara polisi telah dilakukan merilis rekaman kamera CCTV dari penyusup yang tersebut berjalan menuruni tangga, pihak berwenang sedang menyelidiki bagaimana penyerang menghindari deteksi oleh beberapa kamera lain, termasuk satu pada pintu masuk.