Tag: Yakob Sayuri

  • Sayuri bersaudara dipanggil timnas untuk Kualifikasi Piala Global

    Sayuri bersaudara dipanggil timnas untuk Kualifikasi Piala Global

    ligapedianews.com Ternate – Dua pemain Malut United, Yakob lalu Yance Sayuri, dipanggil untuk mengikuti pertemuan latihan pasukan nasional Indonesia guna persiapan menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia.

    "Saya bersyukur untuk Tuhan Yesus berhadapan dengan berkat perlindungan-Nya sehingga saya dijauhkan dari bahaya serta cedera. Saya juga berterima kasih untuk seluruh anggota kelompok Malut United sebab berkat kerja kerasnya saya dapat kembali dipanggil ke timnas Indonesia," kata pemain Malut United Yakob Sayuri dalam Ternate, Minggu.

    Pemain sayap berusia 27 tahun ini terakhir kali menguatkan Skuad Garuda pada turnamen yang tersebut sebanding yaitu ketika menghadapi Negeri Sakura (0-4) serta Arab Saudi (2-0) pada November 2024.

    Surat resmi PSSI terkait pemanggilan pemain ke timnas Indonesia diterima manajemen Malut United, Minggu.

    "Dengan ini disampaikan bahwa Tim Nasional Sepak Bola Indonesia akan menyelenggarakan Pemusatan Latihan dalam Bali sebagai persiapan menghadapi kompetisi lanjutan dari Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia Putaran 3 pada bulan Juni 2025. Oleh akibat itu, PSSI menghimbau terhadap Saudara Yakob Sayuri serta Saudara Yance Sayuri untuk turut dan juga pada kegiatan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia," demikian bunyi surat resmi PSSI bernomor 2216/AGB281/V-2025 tersebut.

    Yakob Sayuri pemilik nomor punggung 12 di area Malut United itu memohon dukungan serta doa dari keluarga besar Malut United di tempat mana pun berada agar mampu memberikan hasil terbaik untuk timnas Indonesia.

    Hal senada diungkapkan sang adik, Yance yang tersebut mengucapkan terima kasih terhadap seluruh jajaran regu Malut United melawan kerja samanya pada musim ini. Pemain jika Papua ini terakhir kali dipanggil pada November 2024, namun ia harus kembali lebih lanjut awal dari pemusatan latihan lantaran cedera.

    "Saya bersyukur untuk Tuhan Yesus akibat masih diberikan kesempatan untuk kembali ke timnas. Terima kasih juga untuk ahli dan juga seluruh sahabat di tempat Malut United akibat melawan kerja samanya akhirnya saya bisa saja dipanggil kembali," kata Yance.

    Berdasarkan surat resmi PSSI, pemusatan latihan timnas Indonesia akan dilakukan pada Bali mulai 25 Mei hingga 1 Juni.

    Skuad asuhan Patrick Kluivert itu dijadwalkan melakoni dua laga lanjutan Kualifikasi Piala Bumi 2026 Zona Asia melawan China di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, DKI Jakarta pada 5 Juni juga melawan Negeri Sakura pada Stadion Suita City, Osaka pada 10 Juni.

    Sementara itu, Pelatih Malut United Imran Nahumarury menilai, penampilan gemilang duo bersaudara Yakob lalu Yance Sayuri patut disyukuri dikarenakan mereka berdua terpilih menguatkan timnas.

    "Saya tahu Yance lalu Yakob, keduanya sangat senang berada di tempat Ternate juga keduanya telah terjadi resmi dipanggil timnas, ini pencapaian yang dimaksud sangat luar biasa," kata Imran.

  • Tiga langganan Timnas Indonesia yang dimaksud tak dipanggil ke skuad terbaru

    Tiga langganan Timnas Indonesia yang dimaksud tak dipanggil ke skuad terbaru

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – PSSI resmi mengumumkan daftar pemain Timnas Indonesia yang dimaksud dipanggil oleh ahli baru, Patrick Kluivert, untuk melanjutkan putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia Grup C.

    Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Australia kemudian Bahrain pada Maret mendatang. Meski sebagian besar skuad masih mempertahankan komposisi pemain sebelumnya, terdapat tiga nama langganan yang mana tidaklah dipanggil di skuad kali ini.

    Ketiga pemain yang disebutkan adalah Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, lalu Yakob Sayuri. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat ketiganya kerap menjadi andalan Timnas Indonesia di berbagai kejuaraan sebelumnya.

    1. Asnawi Mangkualam

    Bek berusia 25 tahun yang sebelumnya pernah menjadi kapten Timnas Indonesia ini tidaklah masuk pada daftar panggilan Kluivert meskipun tampil reguler di dalam klubnya, Port FC. Pemain yang tersebut terakhir kali membela Garuda di area turnamen Piala AFF Desember lalu ini telah terjadi tampil di 22 pertandingan liga dengan mencatatkan satu gol dan juga satu assist musim ini.

    2. Witan Sulaeman

    Witan Sulaeman, winger berusia 23 tahun, juga tak mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia. Saat ini, ia kesulitan mendapatkan tempat utama dalam Persija Jakarta. Dari 22 laga Kompetisi 1 musim ini, Witan hanya saja bermain sebagai starter di sembilan pertandingan. Penampilan terakhirnya sama-sama Timnas terjadi pada November tahun lalu, di dalam mana ia bermain selama 14 menit melawan Negeri Matahari Terbit juga semata-mata menjadi pemain cadangan ketika menghadapi Arab Saudi.

    3. Yakob Sayuri

    Pemain sayap Yakob Sayuri sebenarnya menunjukkan performa impresif sama-sama Malut United dalam Turnamen 1. Dari 21 pertandingan yang digunakan telah lama dijalaninya musim ini, ia berhasil mencetak enam gol kemudian enam assist.

    Ia terakhir kali tampil sama-sama Timnas Indonesia pada November lalu, bermain selama 62 menit melawan Negeri Matahari Terbit dan juga 11 menit pada waktu menghadapi Arab Saudi. Meski memiliki kontribusi signifikan di area klubnya, namanya tidaklah masuk di daftar panggilan Kluivert kali ini.

    Pemain baru di skuad

    Sebagai gantinya, Kluivert memasukkan beberapa nama baru ke di skuadnya. Salah satunya adalah striker Dewa United, Septian Bagaskara, yang tersebut telah lama mencetak tujuh gol juga satu assist di area Turnamen 1 musim ini. Selain itu, instruktur selama Belanda ini juga memanggil pemain keturunan baru, Ole Romeny, yang tersebut ketika ini bermain di tempat Oxford United serta sudah ada mencetak satu gol untuk klubnya.

    Berikut daftar 27 pemain yang tersebut dipanggil oleh Patrick Kluivert:

    Kiper:

    1. Maarten Paes (Dallas)
    2. Nadeo Argawinata (Borneo FC)
    3. Ernando Ari (Persebaya):

      Bek

    4. Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)
    5. Shayne Pattynama (KAS Eupen)
    6. Nathan Tjoe-A-On (Swansea City)
    7. Pratama Arhan (Bangkok United)
    8. Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos)
    9. Eliano Reinjders (PEC Zwolle)
    10. Kevin Diks (FC Copenhagen)
    11. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
    12. Jay Idzes (Venezia)
    13. Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers U-21)
    14. Mees Hilgers (FC Twente)
    15. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)
    16. Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim​​​​​​

    Gelandang

    1. Egy Maulana Vikri (Dewa United)
    2. Marselino Ferdinan (Oxford United)
    3. Ricky Kambuaya (Dewa United)
    4. Ivar Jenner (Jong FC Utrecht)
    5. Thom Haye (Almere City):

      Penyerang

    6. Ole Romeny (Oxford United)
    7. Ramadhan Sananta (Persis Solo)
    8. Hokky Caraka (PSS Sleman)
    9. Rafael Struick (Brisbane Roar)
    10. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)
    11. Septian Bagaskara (Dewa United)

    Pemain naturalisasi yang mana sedang diproses

    Selain itu, terdapat tiga pemain yang pada waktu ini masih di proses naturalisasi dan juga berpotensi meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia pada waktu dekat:

    1. Dean James (Go Ahead Eagles)
    2. Joey Pelupessy (Lommel SK)
    3. Emil Audero (Palermo)

    Skuad ini masih bersifat sementara juga kemungkinan besar akan mengalami inovasi seiring dengan perkembangan proses naturalisasi lalu tindakan akhir dari Patrick Kluivert. Keputusan untuk tidaklah memanggil Asnawi, Witan, kemudian Yakob tentu menjadi perbincangan di dalam kalangan penggemar sepak bola nasional. Kini, para pemain yang mana dipanggil miliki kesempatan untuk membuktikan diri di pertandingan melawan Australia dan juga Bahrain mendatang.

  • Malut United 2 Kali Seri dalam Awal Kompetisi 1, Imran Nahumarury Sebut Yakob juga Yance Sayuri Masih Perlu Waktu Adaptasi

    Malut United 2 Kali Seri dalam Awal Kompetisi 1, Imran Nahumarury Sebut Yakob juga Yance Sayuri Masih Perlu Waktu Adaptasi

    Jakarta – Pelatih Malut United, Imran Nahumarury, mengatakan Yance Sayuri juga Yakob Sayuri masih perlu waktu beradaptasi dengan skema tim.

    Malut United kembali mengamankan hasil imbang usai bermain tanpa gol menghadapi Persebaya Surabaya pada pertandingan kedua Kejuaraan 1 2024/2025 yang digunakan berlangsung di tempat Stadion Madya, Jakarta, hari terakhir pekan sore WIB, 16 Agustus. Pada laga perdana, mereka juga bermain 1-1 dengan Madura United.

    “Saya pikir pemain yang hebat itu pemain yang mana bisa jadi beradaptasi dengan semua sistem. Itu coba saya ungkapkan ke Yakob kemudian Yance Sayuri. Bahkan, kalau latihan pun juga saya mencoba mereka itu menggunakan tiga bek,” kata Pelatih Malut United, Imran Nahumarury di konferensi pers seusai laga.

    Mantan pemain timnas Indonesia yang yang dimaksud mengungkapkan bahwa Yance juga Yacob kerap memainkan peran baru dengan skema formasi yang mana berbeda di tempat latihan. Imran tak menangguhkan kemungkinan ke depan bisa jadi menggunakan beberapa formasi tidaklah belaka ke pada pakem 4-3-3, 4-2-3-1 atau juga 4-4-2 yang dimaksud sekarang kerap dimainkan.

    “Saya pikir itu yang digunakan paling penting bagi manusia pemain sebab tiap instruktur pasti punya taktik yang mana berbeda. Tapi, kalau mereka bisa jadi adaptasi dengan semua taktik pelatihnya, tentu dia akan terus berkembang,” ujar Imran.

    Imran menyatakan bahwa Yakob dan juga Yance akan terus meningkatkan performa lagi ke depannya akibat ketika ini masih pada proses adaptasi lantaran masuk ke pada skema permainan dan juga pasukan yang dimaksud baru.

    “Saya pikir kemudian percaya bahwa merekan (Yakob serta Yance) akan terus meninggikan performa lagi dikarenakan ini kelompok baru buat mereka. Lalu, teman-teman yang digunakan lain juga harus memahami mereka juga,” kata Imran.

    “Kita bisa saja lihat bagaimana mereka itu masih selalu dengan individual running. Tapi, butuh waktu untuk sanggup pemain memahami mereka, mereka memahami teman-temannya. Kompetisi masih panjang, tentu dia sanggup tambahan berprogres dari apa yang tersebut mereka telah lakukan di tempat sebelum-sebelumnya,” ujar mantan pembimbing PSIS Semarang tersebut.

    Dengan hasil imbang menghadapi Persebaya Surabaya, Laskar Kie Raha pada saat ini berada di tempat peringkat kesembilan klasemen sementara dengan mengamankan dua poin. Selanjutnya Malut United akan bertandang ke markas Persik Kediri pada pertandingan ketiga yang berlangsung pada Stadion Brawijaya, Kediri, 25 Agustus.