Tag: Voli

  • Bintang/Sofyan jaga asa voli pantai Tanah Air ke Olimpiade

    Bintang/Sofyan jaga asa voli pantai Tanah Air ke Olimpiade

    Ibukota Indonesia – Pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi mempertahankan asa Indonesi kembali tampil pada cabang olahraga voli pantai Olimpiade setelahnya meyakinkan tempat pada fase 16 besar AVC Beach Continental 2026 ke Shangluo, China.

    Bintang/Sofyan memasuki fase gugur dengan modal tiga kemenangan tanpa kehilangan satu set setelahnya menghentikan penyisihan sebagai juara Pul E, Kamis.

    "Bintang/Sofyan bermain sangat baik. Lawan Selandia Baru (Sam O'Dea/Ben O'Deadan), tiada boleh kendur. Gas terus, harus menang," kata pembimbing timnas voli pantai Negara Indonesia Slamet Mulyanto di penjelasan resmi, Kamis.

    Setiap pertandingan fase gugur berubah menjadi krusial bagi Indonesia oleh sebab itu hanya saja juara sektor putra AVC Beach Continental 2026 yang digunakan memperoleh satu kuota Olimpiade Los Angeles 2028 untuk Komite Olimpiade Nasionalnya.

    Indonesia terakhir kali mempunyai delegasi pada cabang voli pantai Olimpiade sewaktu disiplin yang disebutkan menjalani debut dalam Atlanta 1996.

    Ketika itu, Indonesi diwakili Mohamed Nurmufid/Markoji pada sektor putra juga Timy Yudhani Rahayu/Eta Kaize pada sektor putri. Setelah Atlanta, Tanah Air belum kembali tampil pada voli pantai Olimpiade.

    Dengan demikian, keberhasilan merebut kuota Los Angeles akan membuka jalan bagi voli pantai Negara Indonesia kembali ke panggung Olimpiade pasca 32 tahun.

    Bintang/Sofyan merawat potensi yang disebutkan setelahnya tampil tanpa cela selama fase penyisihan di Shangluo.

    Pada pertandingan penentuan juara pul, merekan mengalahkan pasangan Jepun Takumi Takahashi/Jumpei Ikeda 21-16, 21-15.

    Kemenangan yang disebutkan melengkapi dua hasil positif yang digunakan diperoleh sehari sebelumnya pada waktu Bintang/Sofyan menundukkan Wong Pui Lam/Chong Kei Loi dari Hong Kong 21-10, 21-12 dan juga Dmitriy Yakovlev/Abdulmajid Mokhammad dari Kazakhstan 21-17, 21-15.

    Tiga kemenangan itu menciptakan pasangan Nusantara mencatat kemenangan tanpa kehilangan set.

    Slamet mengutarakan tantangan berikutnya datang dari perwakilan Selandia Baru. Ia memohonkan Bintang/Sofyan mempertahankan permainan yang mana ditunjukkan selama fase penyisihan.

    Babak 16 besar dijadwalkan berlangsung hari terakhir pekan (4/9), dengan delapan tempat perempat final berubah jadi taruhan.

    AVC Beach Continental 2026 merupakan salah satu jalur kualifikasi voli pantai menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Juara putra serta putri kompetisi ke Shangluo akan mengamankan setiap satu kuota Olimpiade bagi negaranya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Megawati bawa Red Sparks paksakan laga kelima final Kejuaraan Voli Korea

    Megawati bawa Red Sparks paksakan laga kelima final Kejuaraan Voli Korea

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pemain bola voli selama Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi mengakibatkan Red Sparks meraih kemenangan dramatis menghadapi Pink Spiders pada leg keempat final Kompetisi Voli Korea Selatan (V-League), Minggu, serta memaksakan digelarnya laga kelima.

    Red Sparks berhasil mengatasi perlawanan sengit Pink Spiders dengan skor akhir 3-2 (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12) di laga yang berlangsung di area Chungmu Gymnasium, Daejeon.

    Kemenangan ini menghasilkan agregat menjadi imbang 2-2, sehingga memaksa digelarnya leg kelima untuk menentukan juara musim ini, pasca Megawati serta rekan-rekannya kalah pada pertandingan pertama dan juga kedua pada skema final best of five.

    Megawati, yang akrab dijuluki "Megatron" oleh penggemar, menjadi bintang lapangan dengan mencetak 38 poin sepanjang pertandingan kemudian menjadi penentu kemenangan Red Sparks lewat smes terakhirnya.

    Seusai memverifikasi kemenangan untuk timnya, Megawati melakukan sujud syukur sambil menangis lalu merangkul rekan-rekan timnya.

    "Terharu dengan perjuangan kita, kita bertahan sampai akhir. Senang aja dengan apa yang dimaksud kita lakukan dengan tim," kata Megawati seusai laga.

    Megawati dinobatkan sebagai MVP di laga keempat Final V-League yang disebutkan oleh stasiun televisi olahraga Korea Selatan SBS Sports. Pevoli dengan syarat Jember, Jawa Timur, ini menunjukkan performa luar biasa dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 47,4 persen, menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Red Sparks sekaligus top skor di laga tersebut.

    Meskipun dinobatkan sebagai pemain paling berpengaruh pada laga tersebut, Megawati mengumumkan hasil ini merupakan kerja sebanding pasukan bersatu rekan-rekannya.

    "Senang. Tapi aku juga punya teman-teman yang digunakan percaya sebanding aku, jadi aku lebih lanjut senang dengan hasil ini sama-sama tim," katanya.

    Dengan hasil ini, Red Sparks kemudian Pink Spiders akan kembali bertemu pada leg kelima yang digunakan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (8/4) di tempat Incheon, markas Pink Spiders.

    Pertandingan penentuan ini akan menjadi panggung bagi Megawati serta rekannya untuk membuktikan bahwa ia bisa saja mengantarkan Red Sparks meraih gelar kejuaraan juara pertama dia di 13 tahun terakhir.

  • Profil Rivan Nurmulki, Pevoli Indonesia Cetak Sejarah Tembus Playoff Turnamen Voli Negeri Sakura

    Profil Rivan Nurmulki, Pevoli Indonesia Cetak Sejarah Tembus Playoff Turnamen Voli Negeri Sakura

    Ligapedianews.com – Profil Rivan Nurmulki akan dibahas di dalam artikel ini. Dia adalah pevoli putra Indonesia yang sukses mencetak sejarah menembus playoff di tempat liga voli Jepang.

    Kabar positif datang dari pevoli putra Indonesia, Rivan Nurmulki, yang tersebut bermain bersatu Wolfdogs Nagoya di dalam Kompetisi Voli Negeri Sakura 2024-2025. Dia dengan timnya itu sudah ada menjamin satu tempat untuk lolos ke putaran playoff.

    Kepastian yang dimaksud didapat pasca Wolfdogs Nagoya meraih dua kemenangan melawan JTEKT Stings Aichi. Meski masih menyisakan beberapa orang laga, dua kemenangan sebelumnya telah cukup untuk menimbulkan Wolfdogs melaju ke sesi playoff.

    Profil Rivan Nurmulki

    Rivan Nurmulki merupakan salah seseorang pemain bola voli putra selama Indonesia. Lahir pada 16 Juli 1995 di tempat Merangin, Jambi, ia menjadi satu dari sedikit atlet voli terbaik Tanah Air yang tersebut berkarier di area luar negeri.

    Saat ini, Rivan menjadi bagian dari klub voli Negeri Sakura bernama Wolfdogs Nagoya. Berbasis pada Inazawa, Aichi, klub yang dimaksud saat ini bermain dalam kasta teratas liga voli profesional Jepun yang mana dikenal sebagai Japan SV.League.

    Melihat ke belakang, Rivan mulai bermain voli sejak remaja. Saat usianya menginjak 17 tahun, ia terpantau oleh pemandu bakat dari Surabaya Samator ketika berpartisipasi pada kompetisi Kapolda Cup Jambi.

    Rivan kemudian bergabung dengan Surabaya Bhayangkara Samator pada Proliga 2013. Bermain sebagai opposite spiker, kemampuannya terus terasah hingga membuatnya dilirik beberapa jumlah klub lain.

    Pada 2019, Rivan digaet klub Nakhon Ratchasima The Mall selama Thailand. Di sana, ia meraih beberapa prestasi termasuk menghadirkan klubnya itu juara.

    Pada musim 2021, Rivan hijrah ke Negeri Sakura dan juga bergabung sama-sama VC Nagano Tridents. Pengalaman di area sana semakin membuatnya berkembang.

    Beranjak dari Negeri Sakura, Rivan pulang ke Indonesia kemudian bergabung kembali dengan Surabaya BIN Samator pada Proliga 2023. Kemampuan kemudian pengalaman yang dimaksud dimiliki juga membuatnya turut mendapat panggilan dari kelompok nasional (Timnas) voli Indonesia.

    Rivan banyak membantu timnas meraih berbagai medali emas di dalam SEA Games pada tahun 2019, 2021, kemudian 2023. Selain itu, ia juga berpartisipasi pada Kejuaraan Voli Asia juga Asian Games.

  • Megawati Hangestri OTW 700 Poin, Pelatih Red Sparks Ngamuk pada Pinggir Lapangan

    Megawati Hangestri OTW 700 Poin, Pelatih Red Sparks Ngamuk pada Pinggir Lapangan

    Ligapedianews.com – Megawati Hangestri Pertiwi masih konsisten menempati sikap tiga besar top skor sementara Kompetisi Voli Putri Korea Selatan 2024-2025. Bintang Red Sparks itu pada waktu ini sudah ada mengemas 693 poin atau tinggal tujuh bilangan bulat menuju 700 poin.

    Posisi pertama serta kedua di daftar top skor sementara Turnamen Voli Putri Korea Selatan 2024-2025 ditempati Gyselle Silva dari GS Caltex dengan 789 poin. Disusul Viktoriia Danchak dari IBK Altos dengan 724 angka.

    Sementara Megawati Hangestri berada pada urutan ketiga dengan 693 poin. Ia cuma mampu menambah 12 hitungan pada waktu Red Sparks digulung Artificial Intelligence Peppers dengan skor 21-25, 23-25, kemudian 13-25.

    Kekalahan ini sekaligus meruntuhkan tren positif Red Force di area laga sebelumnya. Kekalahan ini juga menyebabkan Red Sparks semakin sulit melakukan konfirmasi kedudukan kedua di dalam klasemen akhir kompetisi.

    Mengutip laman sports.naver, Kamis (20/2/2025), Red Sparks pada waktu ini menempati kedudukan ketiga dengan raihan 55 poin dari 20 menang lalu sembilan kalah. Tempat pertama kemudian kedua ditempati Hungkuk (70 poin) lalu Hyundai E&C Hillstate W (57 poin)

    Media Korea Selatan, Sporki, mengatakan ahli Red Sparks Ko Hee Jin marah besar sebab hasil ini. Kemarahan sang ahli terlihat ketika regu melakukan time-out.

    Para pemain yang kembali ke bangku cadangan tak digubris oleh Ko Hee Jin. Pelatih berusia 44 tahun itu tak memberikan instruksi terhadap pemain seperti biasanya.

    Ko Hee Jin diam juga cuma memperhatikan. Usai pertandingan, Ko Hee Jin bahkan dengan segera masuk ke pada tanpa menyalami para pemain.

    Para pemain termasuk Megawati Hangestri pun tak melakukan peregangan pemulihan usai pertandingan. Ko Hee Jin menilai, pertandingan ini harus menjadi evaluasi besar bagi Megawati Hangestri cs.

    Ko Hee Jin tak menjelaskan kekurangan, namun jelas ada hal yang dimaksud perlu segera diperbaiki. “Penampilan kami tidaklah cukup baik. Saya pikir pertandingan ini adalah kesempatan untuk mengawasi ke belakang,” kata Ko Hee Jin disitir dari Sporki.

    Untuk laga selanjutnya, Red Sparks akan meghadapi GS Caltex pada Hari Sabtu (22/2/2025) mendatang. Diharapkan Megawati cs sanggup menghadirkan timnya kembali ke jalur kemenangan.

    Daftar Top Angka Sementara Kejuaraan Voli Putri Korea Selatan 2024-2025

    1. Gyselle Silva (GS Caltex): 789
    2. Viktoriia Danchak (IBK Altos): 724
    3. Megawati Hangestri (Red Spark): 693
    4. Vanja Bukilic (Red Spark): 638
    5. Laetita Moma Bassoko (Hyundai Hillstate): 637
    6. Kim Yeon-koung (Pink Spider): 535
    7. Mereline Nikolova (Hi-Pass): 481
    8. Kang So-hwi (Hi-Pass): 431
    9. Taylor Fricano (AI Pepper): 423
    10. Park Jeong-ah (AI Pepper): 375

  • Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Industri Media Korea: Meriam Kembar

    Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Industri Media Korea: Meriam Kembar

    ligapedianews.com Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian dalam Kompetisi Voli Korea Selatan setelahnya tampil gemilang sama-sama Red Sparks. Industri Media Korea, Sports Chosun, bahkan memberikan julukan baru bagi Megawati kemudian tandemnya, Vanja Bukilic, sebagai “Twin Cannon” (Meriam Kembar) dikarenakan ketajaman serangan mereka di tempat lapangan.

    Julukan ini muncul pasca Red Sparks sukses mengalahkan IBK Altos dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-17, 25-22) pada laga yang berlangsung di tempat Gymnasium Chungmu, Daejeon, Rabu (12/2/2025).

    Megawati kemudian Bukilic tampil dominan di laga tersebut. Bukilic menjadi pencetak poin terbanyak dengan 23 angka, sementara Megawati menyumbangkan 16 poin, termasuk beberapa serangan penting di area set ketiga yang dimaksud mengunci kemenangan Red Sparks.

    Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Massa Korea: Meriam Kembar

    Berkat hasil ini, Red Sparks naik ke peringkat kedua klasemen sementara V-League 2024/2025, bahkan menggeser juara bertahan Suwon Hyundai E&C Hillstate.

    Tak hanya sekali itu, Megawati kemudian Bukilic pada masa kini berada di area empat besar daftar pencetak poin terbanyak di dalam liga. Megawati menempati kedudukan ketiga dengan 656 poin, sementara Bukilic berada di dalam peringkat keempat dengan 598 poin, melintasi perolehan Moma Bassoko.

    Media Korea menilai bahwa duet Megawati juga Bukilic mempunyai daya ledak tinggi yang mana menimbulkan lawan kesulitan menahan gempuran mereka.

    “Kekuatan Bukilic kemudian Mega seperti ‘Twin Cannon’ yang mana terlalu kuat untuk kelompok lawan,” tulis Sports Chosun.

    Baca Juga: Megawati Hangestri, Pemain Voli Putri Terbaik Planet 2025

    Julukan ini secara langsung mendapat sambutan positif dari para penggemar voli Korea yang mana mengakui kehebatan keduanya. Namun, Megawati kemudian Bukilic diharapkan tetap saja fokus lalu tiada terlena dengan pujian agar terus tampil maksimal hingga akhir musim.

    Red Sparks pada masa kini semakin percaya diri pada perburuan peringkat juara. Dengan performa impresif Megawati dan juga Bukilic, mampukah mereka itu mempertahankan peluang hingga akhir musim?

  • Waduh! Megawati Hangestri Terbentur Regulasi, Bagaimana Nasib sang Megatron di tempat Kompetisi Voli Korea?

    Waduh! Megawati Hangestri Terbentur Regulasi, Bagaimana Nasib sang Megatron di tempat Kompetisi Voli Korea?

    ligapedianews.com Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian di area Kejuaraan Voli Korea (V-League) berkat penampilan impresifnya dengan Red Sparks. Pemain yang digunakan dijuluki “Megatron” ini bahkan dianggap sebagai salah satu rekrutan kuota Asia terbaik musim ini. Namun, masa depannya di tempat Korea Selatan belum sepenuhnya jelas akibat regulasi KOVO (Korean Volleyball Federation) yang bisa saja memaksanya hengkang dari Red Sparks pada musim depan.

    Menurut aturan KOVO, pemain asing jika Asia tidaklah diperbolehkan membela klub yang digunakan mirip selama lebih besar dari tiga musim berturut-turut. Aturan ini mampu menjadi penghalang bagi Megawati jikalau Red Sparks ingin mempertahankannya lebih lanjut lama. Artinya, jikalau KOVO tak mengubah regulasi, Megawati harus mencari klub baru apabila ingin tetap saja bermain di tempat Korea Selatan atau menerima tantangan pada liga lain.

    Kebijakan ini menuai reaksi dari para penggemar voli di tempat Korea, khususnya pendukung Red Sparks. Banyak yang mana menilai aturan yang dimaksud merugikan klub, mengingat Megawati sudah menjadi salah satu pilar penting pada performa Red Sparks musim ini. Kehadirannya membantu kelompok meraih rangkaian kemenangan, membuatnya semakin dihargai oleh para penggemar.

    Megawati tak hanya saja menarik perhatian di area Korea, tetapi juga dalam Eropa. Beberapa klub voli Eropa mulai memantau perkembangannya, melihatnya sebagai prospek besar untuk direkrut. Menurut laporan dari @kei.network, salah satu klub voli putri dengan syarat Prancis telah terjadi mengirim perwakilannya ke Korea Selatan pada Januari lalu untuk mengamati secara langsung permainan Megawati. Bahkan, ahli klub Prancis, Alessandro Orifice, disebut-sebut hadir dengan segera untuk menilai performanya.

    Jika KOVO tetap saja memberlakukan regulasi yang digunakan membatasi pemain asing Asia, Megawati dapat melanjutkan kariernya pada liga voli Prancis atau kompetisi voli Eropa lainnya. Dengan performa yang dimaksud semakin matang, peluangnya untuk bersinar pada kancah internasional semakin terbuka lebar.

    Dalam pertandingan terbaru Red Sparks, perhatian rakyat juga tertuju pada perbandingan antara Megawati serta mantan kapten tim, Lee So-young. Lee yang dimaksud saat ini membela klub lain justru menuai kritik tajam dari penggemar dikarenakan performanya dianggap tiada sebanding dengan gajinya yang dimaksud tinggi.

    Sebaliknya, Megawati terus menunjukkan kualitasnya dengan sumbangan signifikan bagi Red Sparks. Hal ini membuatnya semakin diidolakan oleh para penggemar Red Sparks, menjadikannya bintang baru yang dimaksud menghadirkan harapan besar bagi tim.

    Masa depan Megawati di area Korea Selatan masih menjadi tanda tanya besar. Jika regulasi KOVO tiada berubah, Red Sparks harus melepasnya pasca tiga musim berturut-turut. Namun, dengan banyaknya klub Eropa yang dimaksud tertarik, Megawati memiliki kesempatan besar untuk meniti karier di area level yang dimaksud lebih besar tinggi.

    Apakah ia akan masih pada Korea atau menerima tantangan di tempat Eropa? Keputusan ini akan sangat menentukan perjalanan kariernya ke depan. Yang jelas, ke mana pun Megawati melangkah, ia akan tetap saja menjadi salah satu pemain voli terbaik yang mana pernah dimiliki Indonesia.

  • Prestasi serta Karier Sertu Aprilio Manganang: Dari Atlet Voli Nasional hingga Jadi Prajurit TNI yang digunakan Menginspirasi

    Prestasi serta Karier Sertu Aprilio Manganang: Dari Atlet Voli Nasional hingga Jadi Prajurit TNI yang digunakan Menginspirasi

    Ligapedianews.com – Prestasi lalu karier Sertu Aprilio Manganang : dari atlet bila voli hingga menjadi prajurit TNI yang digunakan menginspirasi sejumlah orang. Aprilio Manganang adalah sosok yang mana menarik perhatian rakyat Indonesia lantaran perjalanan hidupnya yang dimaksud luar biasa.

    Sosok Aprilio Manganang dahulu dikenal sebagai atlet voli nasional yang berprestasi. Kini ia memilih jalur berbeda sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Perjalanan hidupnya mencerminkan semangat perjuangan lalu metamorfosis luar biasa yang mana patut diacungi jempol.

    Awal Karier Aprilio Manganang pada Bumi Voli

    Aprilio Manganang pertama kali dikenal oleh rakyat sebagai orang atlet voli nasional. Lahir 27 April 1992 di tempat Minahasa, ia memulai kariernya di tempat dunia olahraga sejak usia muda ketika SMP.


    Keterampilannya pada voli menghadirkan Manganang ke level yang mana lebih tinggi tinggi. Ia dikenal sebagai salah satu pemain voli yang tersebut tangguh, bermain dengan semangat tinggi lalu kemampuan teknik yang dimaksud mumpuni. Puncak karier voli Manganang tercatat ketika ia menjadi bagian dari pasukan voli putri Indonesia.

    Manganang turut mengharumkan nama Indonesia pada berbagai perlombaan internasional, termasuk di area SEA Games kemudian berbagai kompetisi lainnya. Keberhasilannya di tempat lapangan voli membuatnya mendapat tempat khusus dalam hati penggemar olahraga dalam Tanah Air.

    Perubahan Identitas Gender yang Menggemparkan

    Pada awalnya, Aprilio Manganang dikenal sebagai pribadi atlet perempuan. Namun, pada tahun 2021, Manganang menciptakan pengumuman yang dimaksud mengejutkan umum Indonesia.

    Manganang mengungkapkan bahwa dirinya telah lama menjalani proses identifikasi gender yang dimaksud lebih besar tepat. Setelah menjalani pemeriksaan medis dan juga tes genetika, terungkap bahwa ia sebenarnya adalah manusia pria, meskipun telah dilakukan hidup dengan identitas perempuan selama ini.

    Bcaa Juga: Siapa Saja Pebulu Tangkis Indonesia yang digunakan Melewati ke Final BWF Tour 2024?

    Pengakuan ini mendapat berbagai perhatian dan juga dukungan dari masyarakat, juga menggugah kesadaran akan pentingnya pengakuan dan juga pemahaman tentang identitas gender. Manganang tidak ada hanya sekali memperlihatkan keberanian di menghadapi kenyataan tentang identitas dirinya, tetapi juga menjadi simbol bagi mereka yang digunakan berjuang untuk pengakuan lalu pemahaman terhadap perbedaan gender.

    Beralih ke Global Militer

    Setelah mengungkapkan pembaharuan di identitasnya, Aprilio Manganang melangkah lebih tinggi sangat jauh lagi dengan memutuskan untuk bergabung dengan TNI. Keputusan ini juga mengejutkan berbagai orang, mengingat perjalanan kariernya yang dimaksud sukses sebagai atlet voli. Namun, Manganang merasa bahwa ia ingin melayani negara di kapasitas yang dimaksud berbeda, juga TNI menjadi pilihan tepat bagi dirinya.

    Pada tahun 2021, Manganang resmi menjadi anggota TNI dengan pangkat prajurit. Ia menjalani lembaga pendidikan militer kemudian mengikuti pelatihan untuk menjadi bagian dari kesatuan TNI. Transformasi ini menunjukkan tekad juga semangat yang digunakan luar biasa di menjalani hidup, meskipun harus beradaptasi dengan tantangan baru.

    Penghargaan serta Pengakuan

    Meskipun perjalanan karier Manganang telah lama berubah arah, ia tetap saja mendapat penghargaan menghadapi prestasi juga semangat juangnya. Selain prestasi sebagai atlet, keberaniannya pada mengungkapkan identitas gender lalu beralih ke dunia militer memberikan inspirasi bagi sejumlah orang. Manganang adalah contoh nyata bahwa pembaharuan di hidup dapat mengakibatkan seseorang pada jalur yang mana baru.

    Aprilio Manganang adalah sosok yang dimaksud luar biasa, dengan perjalanan hidup yang dimaksud penuh inspirasi. Dari individu atlet voli yang dimaksud dikenal berprestasi hingga akhirnya menjadi prajurit TNI, Manganang menunjukkan bahwa setiap individu memiliki prospek untuk berubah dan juga berkembang, bahkan ketika menghadapi tantangan yang dimaksud besar. Perjalanan hidupnya bukanlah hanya sekali tentang prestasi dalam dunia olahraga atau militer, tetapi juga tentang keberanian untuk menghadapi kenyataan serta menjalani hidup sesuai dengan identitas sejatinya. Manganang adalah simbol dari semangat juang kemudian keberagaman yang patut dihargai dan juga dicontoh oleh semua.

  • Jadwal SEA V League 2024 Hari Jumat 16 Agustus: Timnas Bola Voli Putra Indonesia Siap Hadapi Thailand di area Laga Pembuka

    Jadwal SEA V League 2024 Hari Jumat 16 Agustus: Timnas Bola Voli Putra Indonesia Siap Hadapi Thailand di area Laga Pembuka

    Jakarta –  Timnas Bola Voli Putra Indonesia siap menghadapi Thailand pada laga pembuka  SEA V League 2024 leg pertama yang berlangsung di area Ninoy Aquino Stadium, Manila, Filipina, Jumat, 16 Agustus 2024. 

    Kesiapan itu diungkapkan manajer tim, Zulfarshah juga pelatih, Victor Laiyan secara terpisah. Menurut Zulfarshah, regu yang mana dipimpinnya itu telah bertekad akan meraih kemenangan laga menghadapi Thailand.

    “Anak-anak sudah ada siap semuanya. Dan merek semua bertekad menang lawan Thailand,” kata dia. 

    Menurut mantan pevoli nasional ini, kondisi para pemain timnas ini di keadaan yang tersebut terbaik. “Kondisi anak-anak kondisi terbaik,” kata dia.

    Hal yang mana mirip dikatakan Victor Laiyan. Menurutnya, melawan Thailand pasukan asuhannya sudah ada siap. “Anak-anak sudah ada tahu kekuatan dari Thailand. Sehingga merekan yakin dapat menang,” kata dia.

    Seperti diketahui, Indonesia menjadi juara pada SEA V Leaguae dua tahun berturut-turut. SEA V League keempat ini akan dihadiri oleh empat yakni Indonesia, Thailand, Filipina, dan juga Vietnam. Pada tahun ini, selain berlangsung dalam Manila, Filipina, 16-18 Agustus 2024, juga akan berlangsung di dalam GOR Amongrogo, Yogyakarta, 23-25 Agustus 2024.

    Timnas Bola Voli Putra Indonesia berstatus juara bertahan dalam event ini. Mereka berambisi mempertahankan penghargaan tersebut.

    Jadwal SEA V League, Jumat, 16 Agustus 2024: 
    14.00 WIB: Indonesia-Thailand
    17.00 WIB: Filipina-Vietnam.

    Selanjutnya: Daftar pemain Timnas Bola Voli Putra Indonesia

    • 1
    • 2
    • Selanjutnya
  • Hasil SEA V League 2024: Timnas Bola Voli Putra Indonesia Kalah dari Thailand dalam Laga Pertama

    Hasil SEA V League 2024: Timnas Bola Voli Putra Indonesia Kalah dari Thailand dalam Laga Pertama

    Jakarta – Timnas bola voli putra Indonesia kalah 0-3 (21-25, 23-25, kemudian 20-25) dari Thailand pada pertandingan perdana SEA V League 2024 yang berlangsung pada Ninoy Aquino, Manila, Filipina, Jumat, 16 Agustus 2024.

    Kekalahan yang disebutkan merupakan yang perdama diderita regu voli putra Indonesia sejak pertandingan ini diselenggarakan pada 2023 silam. Di dua edisi sebelumnya, pasukan Indonesia selalu menuai kemenangan. Tim voli putra Indonesia bahkan menjadi juara pada 2023. 

    Saat melawan Thailand, pasukan Indonesia menurunkan Rendy Tamamilang, pemain yang mana baru dipanggil kembali masuk timnas voli Indonesia. Ia bahu-membahu dengan Dio Zulfikri, Yudha Mardiansyah, Hendra Kurniawan, Farham Halim, dan juga Agil Angga di dalam set pertama.

    Angga mencetak poin tertinggi pada pertandingan tersebut. Pemain yang mana membela Ibukota Bhayangkara Presisi ini mencetak 18 poin. 

    “Kita kurang bagus di tempat passing dan juga juga blok. Blok rutin bolong,” kata ahli timnas Indonesia Victor Laiyan, seperti diambil dari rilis PBVSI.

    “Kita perbaiki di dalam pertandingan berikutnya. Saya katakan ke anak-anak supaya main lepas cuma juga berikan yang tersebut terbaik untuk Indonesia. Kita telah berupaya.” 

    Pada pertandingan kedua, Sabtu, 17 Agustus 2024, Indonesia akan melawan Filipina.

    SEA V League 2024, yang tersebut merupakn seri keempat, dihadiri oleh empat negara yakni Indonesia, Thailand, Filipina, lalu Vietnam. Setelah pada Manila, Filipina, 16-18 Agustus, seri kedua akan berlangsung dalam GOR Amongrogo, Yogyakarta, 23-25 Agustus.