Tag: UMKM

  • PaDi UMKM komitmen terus menyokong perkembangan perusahaan UMKM

    PaDi UMKM komitmen terus menyokong perkembangan perusahaan UMKM

    DKI Jakarta – PaDi UMKM, solusi digital yang dimaksud dikembangkan PT Telkom sejak 2020 komitmen untuk terus mengupayakan pertumbuhan kegiatan bisnis usaha mikro kecil lalu menengah (UMKM) pada tanah air.

    EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa memaparkan PaDi UMKM mempertemukan UKM sebagai penjual lalu perusahaan swasta juga BUMN sebagai pembeli.

    "Marketplace B2B PaDi UMKM telah dilakukan berhasil membuka akses pangsa terhadap seluruh UKM yang ada di Tanah Air untuk terlibat segera pada pengadaan barang juga jasa," ucapannya pada keterangannya ke Jakarta, Kamis.

    Selain itu, PaDi UMKM juga berhasil mengakomodasi pengadaan-pengadaan dalam BUMN dan juga memberi kemudahan di mengkurasi vendor penyedia barang kemudian jasa yang dimaksud merekan butuhkan.

    Marketplace B2B PaDi UMKM menghadirkan keterbukaan informasi kemudian persaingan sehat walafiat dalam antara penjual sebagai calon vendor. Perusahaan swasta kemudian BUMN juga sanggup leluasa mencari komoditas dan juga jasa sesuai dengan spesifikasi kebutuhan, satu di antaranya anggaran serta kuantitasnya.

    "PaDi UMKM terus melakukan pembaharuan untuk terus berubah menjadi marketplace B2B terbaik bagi UKM sebagai penjual dan juga BUMN atau perusahaan swasta sebagai pembeli," ujarnya.

    Selain digitalisasi, tambahnya, PaDi juga memberikan edukasi kemudian pendampingan terhadap UKM untuk mengoptimalkan prospek mereka itu agar naik kelas.

    Berbagai kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan secara langsung pada ketercapaiannya, antara lain Business Matching serta Bazaar UMKM Nusantara yang mempertemukan UKM juga perusahaan swasta atau BUMN secara segera dan juga acara edukasi bagi UKM seperti PaDi Talks juga PaDi Academy.

    Terkait dukungan terhadap bidang usaha mikro, kecil dan juga menengah yang disebutkan menurut Komang, PaDi UMKM pada 2023 meraih penghargaan SME Enabler Through Digital of the Year pada Marketeers Editor Choice Award (MECA).

    MECA adalah penghargaan tahunan yang dimaksud diberikan oleh badan editor marketeers terhadap berubah-ubah brand yang tersebut berhasil melakukan terobosan kreatif dan juga inovatif pada pemasaran.

    PaDi UMKM berhasil secara signifikan meningkatkan jumlah agregat kegiatan pada pada wadah sejumlah 3.610 persen sejak 2020 sampai pada waktu ini. Begitu pula dengan perusahaan swasta kemudian BUMN sebagai pembeli yang tersebut naik mendadak lebih tinggi dari 4.000 persen.

    "Penghargaan yang kami terima berubah menjadi motivasi agar PaDi UMKM terus melakukan perubahan kedepannya," ujar pimpinan of PaDi UMKM Jimmy Karisma Ramadhan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • 36 pelaku UMK Batam terima dana bergulir Rp3,96 miliar sepanjang 2025

    36 pelaku UMK Batam terima dana bergulir Rp3,96 miliar sepanjang 2025

    Batam – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dana Bergulir Dinas Koperasi kemudian Usaha Mikro (Diskum) Daerah Perkotaan Batam, Kepulauan Riau, mencatatkan data sebanyak 36 pelaku usaha mikro dan juga koperasi (UMK) menerima pinjaman dana bergulir dengan total nilai mencapai Rp3,96 miliar sepanjang tahun 2025.

    Kepala UPTD Dana Bergulir Diskum Batam Zulfahri memaparkan hingga 31 Desember 2025 realisasi penyaluran dana bergulir tercatat sebesar Rp3.955.000.000 (Rp3,96 miliar).

    “Penyaluran dana bergulir sampai akhir Desember 2025 sebesar Rp3,96 miliar. Penerimanya terdiri dari 35 usaha mikro lalu 1 koperasi,” ujar Zulfahri ketika dihubungi di dalam Batam, Selasa.

    Ia mengakui realisasi penyaluran dana bergulir pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Pada 2024, Diskum Batam menyalurkan dana bergulir sebesar Rp5,55 miliar terhadap 58 pelaku bidang usaha mikro.

    Menurut Zulfahri, penurunan yang disebutkan bukanlah disebabkan minimnya sosialisasi.

    “Sosialisasi telah kita lakukan maksimal. Di setiap kelurahan juga sudah ada dipasang standing banner terkait informasi dana bergulir,” katanya.

    Ia menafsirkan salah satu komponen yang tersebut mempengaruhi penurunan total penerima adalah persyaratan jaminan yang mana harus dipenuhi calon penerima.

    “Sesuai regulasi, agunan yang digunakan dapat digunakan dalam bentuk sertifikat rumah dan juga kendaraan roda empat dengan usia maksimal lima tahun. Tidak semua pelaku perniagaan mikro mempunyai sertifikat rumah atau kendaraan roda empat sebagai jaminan,” kata dia.

    Zulfahri menambahkan Kecamatan Sekupang bermetamorfosis menjadi wilayah dengan jumlah keseluruhan penerima dana bergulir terbanyak pada 2025.

    “Mayoritas pelaku usaha yang digunakan menerima bantuan permodalan ini juga sudah menjalankan usaha rata-rata ke melawan satu tahun, jadi tidak yang digunakan betul-betul baru,” kata dia.

    Ia menjelaskan melalui inisiatif dana bergulir, pelaku perniagaan mikro dapat mengakses pinjaman hingga Rp150 juta, sementara koperasi dapat memperoleh pembiayaan maksimal Rp300 jt dengan jangka waktu pinjaman hingga lima tahun.

    Pelaku usaha juga berpeluang mengajukan kembali pinjaman pasca pelunasan serta dinyatakan lancar.

    Untuk tahun 2026, Diskum Batam menyiapkan anggaran dana bergulir sebesar Rp11 miliar yang bersumber dari sisa lebih tinggi pembiayaan anggaran (SiLPA) dan juga perkiraan pengembalian pokok pinjaman.

    “Strateginya terus melalui sosialisasi agar semakin berbagai UMK yang tersebut bisa saja mengakses dana bergulir ini,” tutup Zulfahri.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dukung Kreator juga UMKM, Shopee Hadirkan Pengalaman Belanja Baru

    Dukung Kreator juga UMKM, Shopee Hadirkan Pengalaman Belanja Baru

    Jakarta – Shopee menjalin kolaborasi strategis bersatu Meta di meluncurkan beragam fasilitas baru yang dimaksud memudahkan pengguna menemukan hasil pada Facebook dan juga melakukan pembelian secara langsung melalui Shopee.

    Kehadiran layanan ini bertujuan memberikan pendekatan yang mana lebih lanjut simpel untuk pemasaran afiliasi kemudian kemampuan untuk meningkatkan ciri Facebook Live dengan menambahkan Collaborative Ads.

    Head of Brand and Growth Marketing at Shopee, Peggy Zhu menuturkan, Shopee berjanji untuk terus menguatkan lingkungan perusahaan dan juga meningkatkan pengalaman belanja e-commerce. Sejalan dengan komitmen ini, Shopee senantiasa berupaya membantu brand serta penjual memperluas jangkauan mereka, sekaligus menciptakan prospek baru bagi para affiliate untuk tumbuh kemudian berkreasi.

    “Melalui kerjasama dengan Meta ini, kami memberikan kemudahan bagi kreator, brand, serta penjual untuk menghubungkan komunitas Facebook mereka dengan beragam hasil juga jaringan tepercaya milik Shopee,” ujar ia pada penjelasan tertulis, Awal Minggu (27/10/2025).

    Membuka Kesempatan Baru bagi Kreator lalu Penjual Melalui Kemitraan Afiliasi Facebook

    Kreator dengan akun affiliate dapat mengunjungi Kemitraan Afiliasi Facebook, one-stop portal yang tersebut memungkinkan dia untuk menautkan akun Facebook dengan akun affiliate mereka. Fitur ini memungkinkan kreator memilih komoditas yang tersebut relevan lalu menautkan tautan komoditas afiliasi secara dengan segera di pada konten Feed dan juga Reels mereka. Untuk itu, pembeli dapat menyentuh tautan yang disebutkan kemudian menyelesaikan pembelian secara langsung di web yang mana diberikan oleh affiliate.

    Asal tahu saja, Shopee adalah mitra pertama untuk inisiatif Kemitraan Afiliasi Facebook secara global, yang tersebut membuka jalan untuk memberdayakan kreator pada memonetisasi konten mereka, berinteraksi dengan audiens, dan juga menghubungkan brand kemudian penjual dengan pelanggan baru.

    Pada akhirnya, kreator juga mampu memperoleh beragam insentif melalui Proyek Afiliasi Shopee, seperti pendapatan komisi, sampel komoditas gratis, voucher bagi pelanggan, kemudian dukungan item sponsor.

    Lebih jauh, Shopee juga turut memberikan dukungan bagi affiliate dengan menyediakan akses ke bootcamp dan acara pelatihan yang mana membekali mereka dengan pengetahuan dan juga fasilitas untuk menciptakan konten yang dimaksud autentik dan juga menarik, membantu mereka itu memperluas jangkauan dan juga pendapatan.

    Melalui kolaborasi ini, Shopee menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kegiatan ekonomi kreator yang mana sedang tumbuh pesat dan juga turut mengubah cara khalayak menemukan, berinteraksi, dan juga berbelanja secara online. Selain itu, kolaborasi ini juga menguatkan peluang Shopee pada memulai pembangunan habitat konten yang mana solid, dengan lebih besar dari 100 jt konten Shopee Live serta Shopee Video yang dimaksud dibuat oleh para affiliate pada tahun 2024 meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Afiliasi merupakan bagian penting dari kegiatan ekonomi digital pada waktu ini, yang tersebut turut membentuk cara khalayak menemukan dan juga mencari informasi hasil secara online. Melalui afiliasi, kami memperkaya pengalaman belanja lintas platform, sekaligus membuka tambahan sejumlah potensi bagi penjual juga brand untuk meraih kesuksesan,” terang Peggy Zhu.

    Kreator dengan syarat Thailand, Suparat, yang mana menyalurkan kecintaannya terhadap bonsai melalui halaman Facebook-nya, RakBonsai, mengemukakan bahwa ia mengetahui tentang Kemitraan Afiliasi Facebook dari Shopee.

    “Program ini sangat simpel digunakan, juga dilengkapi sistem yang tersebut dapat memproses unggahan dengan cepat kemudian lancar. Hanya pada waktu sekitar satu puluh hari, saya telah mengawasi penghasilan yang mana menjanjikan dari tautanproduk saya. Secara keseluruhan, tanggapan dari komunitas kreator juga sangat positif,” jelasnya.

    Program Kemitraan Afiliasi Facebook bersatu Shopee sekarang ini telah lama tersedia pada Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, Filipina, lalu Brasil.

    Meningkatkan Fitur Facebook Live dengan Proses Checkout yang tersebut Mulus di Shopee

    Brand dan juga penjual yang berfokus pada pelanggan online saat ini dapat memaksimalkan kegunaan layanan Facebook Live merek dengan menambahkan Collaborative Ads, yang digunakan menghadirkan cara lebih banyak enteng untuk menampilkan hasil dari katalog Shopee pada siaran langsung.

    Pembeli dapat mengklik item yang ditampilkan selama siaran secara langsung berlangsung, dan juga kemudian diarahkan untuk menyelesaikan pembelian dia di dalam Shopee. Brand serta penjual juga dapat menyematkan item dari katalog dia ke di siaran langsung, mengarahkan penonton ke Shopee untuk mengawasi informasi produk, ulasan, juga melakukan checkout dengan tambahan mudah.

    Shopee menjadi marketplace pertama yang mana terintegrasi dengan layanan beta ini, yang dimaksud ketika ini pada tahap uji coba di Thailand, Indonesia, Vietnam, Filipina, juga akan segera diresmikan di beberapa negara lainnya.

    “Melalui ciri terbaru ini, Meta menunjukkan bagaimana kami terus beradaptasi untuk menjawab pembaharuan perilaku konsumen yang digunakan berjalan pada kawasan ini. Dengan mengintegrasikan konten sosial melalui pemasaran afiliasi kemudian siaran langsung, kami menciptakan prospek bagi warga untuk menemukan lalu mengekspresikan minat mereka itu melalui pengalaman sosial yang digunakan lebih tinggi interaktif. Respon positif yang digunakan kami terima pada tahap awal integrasi dengan produk-produk dalam Shopee ini menegaskan kesamaan komitmen kami di membantu pengguna menemukan juga terhubung dengan hal yang tambahan bermakna,” ujar APAC Director of Monetisation, Meta, Damian Kim.

    Next Article Dari Hobi Jadi Ladang Rezeki, Simak Kisah Terwujud Owner Alasfotoprops

  • Menekraf apresiasi KAHMI peringkat pameran fesyen Muslim kembangkan ekraf

    Menekraf apresiasi KAHMI peringkat pameran fesyen Muslim kembangkan ekraf

    DKI Jakarta – Menteri Perekonomian Kreatif/Kepala Badan Kondisi Keuangan Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang dimaksud akan mengatur Asian Islamic Fashion and Art (AIFA) pada awal tahun 2025.

    "Kami menyampaikan apresiasi melawan upaya Asian Islamic Fashion and Art pada mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang mana merupakan fokus utama Presiden. Kami menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi agar acara Asian Islamic Fashion and Art dapat bermetamorfosis menjadi acara rutin," ujar Menekraf Riefky di keterangan pers yang diterima, Selasa.

    Dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Menekraf Riefky mengingatkan tentang pentingnya basis data demi keberlangsungan acara di dalam masa mendatang. Menekraf Riefky juga menyatakan keinginannya membantu acara ini mendapatkan dukungan untuk tumbuh berubah menjadi pilar sektor ekonomi kreatif.

    "Kami berharap data acara tercatat dengan baik, transaksinya, database-nya untuk acuan selanjutnya. Kami juga ingin membantu AIFA mendapatkan dukungan dan juga pembangunan ekonomi untuk tumbuh berubah menjadi pilar sektor ekonomi kreatif di dalam Indonesia, juga meningkatkan kerja mirip dengan pelaku bisnis Indonesi juga luar negeri," tambah Menekraf Riefky.

    Sementara itu Sekretaris Jenderal Majelis Nasional KAHMI Syamsul Qomar menyambut baik audiensi dengan Kemenekraf. Menurutnya, audiensi ini membuka potensi kolaborasi strategis untuk mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang fashion dan juga art.

    "Kami berharap melalui forum ini dapat meningkatkan kerja mirip tidaklah hanya sekali dengan pengusaha-pengusaha Nusantara berkaitan dengan fashion dan juga art tetapi juga dengan pengusaha-pengusaha dari luar negeri," ujar Syamsul.

    Menekraf didampingi Direktur Fesyen Kemenekraf Romi Astuti, Kasubdit Pemasaran Direktorat Pengembangunan Sistem Pemasaran dan juga Hubungan Kelembagaan Kemenekraf Aulia Chlorodiany.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • PaDi UMKM komitmen terus mendukung perkembangan industri UMKM

    PaDi UMKM komitmen terus mendukung perkembangan industri UMKM

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – PaDi UMKM, solusi digital yang mana dikembangkan PT Telkom sejak 2020 komitmen untuk terus memperkuat peningkatan industri bidang usaha mikro kecil juga menengah (UMKM) dalam tanah air.

    EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa mengungkapkan PaDi UMKM mempertemukan UKM sebagai penjual juga perusahaan swasta juga BUMN sebagai pembeli.

    "Marketplace B2B PaDi UMKM sudah pernah berhasil membuka akses pangsa terhadap seluruh UKM yang digunakan ada di tempat Indonesia untuk terlibat segera pada pengadaan barang dan juga jasa," ucapannya di keterangannya di tempat Jakarta, Kamis.

    Selain itu, PaDi UMKM juga berhasil mengakomodasi pengadaan-pengadaan di dalam BUMN dan juga memberi kemudahan pada mengkurasi vendor penyedia barang juga jasa yang tersebut dia butuhkan.

    Marketplace B2B PaDi UMKM menghadirkan keterbukaan informasi juga persaingan sehat pada antara penjual sebagai calon vendor. Perusahaan swasta kemudian BUMN juga sanggup leluasa mencari item kemudian jasa sesuai dengan spesifikasi kebutuhan, termasuk anggaran kemudian kuantitasnya.

    "PaDi UMKM terus melakukan pengembangan untuk terus menjadi marketplace B2B terbaik bagi UKM sebagai penjual serta BUMN atau perusahaan swasta sebagai pembeli," ujarnya.

    Selain digitalisasi, tambahnya, PaDi juga memberikan edukasi lalu pendampingan terhadap UKM untuk mengoptimalkan prospek merek agar naik kelas.

    Berbagai kegiatan dijalankan sebagai bentuk dukungan dengan segera pada ketercapaiannya, antara lain Business Matching dan juga Bazaar UMKM Indonesia yang digunakan mempertemukan UKM kemudian perusahaan swasta atau BUMN secara dengan segera juga inisiatif edukasi bagi UKM seperti PaDi Talks juga PaDi Academy.

    Terkait dukungan terhadap usaha mikro, kecil serta menengah yang disebutkan menurut Komang, PaDi UMKM pada 2023 meraih penghargaan SME Enabler Through Digital of the Year pada Marketeers Editor Choice Award (MECA).

    MECA adalah penghargaan tahunan yang mana diberikan oleh majelis editor marketeers untuk berbagai brand yang dimaksud berhasil melakukan terobosan kreatif juga inovatif pada pemasaran.

    PaDi UMKM berhasil secara signifikan meningkatkan jumlah keseluruhan kegiatan dalam di wadah sebanyak 3.610 persen sejak 2020 sampai ketika ini. Begitu pula dengan perusahaan swasta kemudian BUMN sebagai pembeli yang naik mendadak tambahan dari 4.000 persen.

    "Penghargaan yang dimaksud kami terima menjadi motivasi agar PaDi UMKM terus melakukan perubahan kedepannya," ujar ketua eksekutif of PaDi UMKM Jimmy Karisma Ramadhan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Venteny raup laba Rp8,68 miliar pada 2024, pendapatan naik 66 persen

    Venteny raup laba Rp8,68 miliar pada 2024, pendapatan naik 66 persen

    Ligapedianews.com Ibukota – PT Venteny Fortuna International Tbk, emiten teknologi yang tersebut bergerak di area sektor pembiayaan, mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,68 miliar pada tahun buku 2024.

    Capaian yang dimaksud turut mencerminkan pertumbuhan pendapatan sebesar 66,81 persen secara tahunan (yoy), dari Rp181,97 miliar menjadi Rp303,54 miliar pada 2024.

    “2024 adalah tahun yang dimaksud penting bagi kami. Di sedang tantangan sektor ekonomi global, kami tetap saja fokus pada misi utama kami: menjadi mitra perkembangan UMKM kemudian karyawan pada Indonesia,” ujar Inisiator lalu Group direktur utama Venteny Jun Waide pada paparan umum usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di dalam Jakarta, Selasa.

    Kontribusi terbesar terhadap pendapatan datang dari layanan B2B financial service yang tersebut mencapai Rp104,06 miliar atau 34,28 persen dari total pendapatan.

    Layanan ini meningkat 34,34 persen dari tahun sebelumnya yang digunakan sebesar Rp77,46 miliar.

    Selain itu, peningkatan jumlah total pengguna Venteny Employee Super App juga menyokong pertumbuhan kinerja, menyumbang Rp113,35 miliar atau 37,34 persen terhadap pendapatan.

    Pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp86,12 miliar atau 28,37 persen.

    Memasuki 2025, perusahaan mencatatkan data peningkatan pesat pada kuartal I tahun ini, dengan pendapatan Rp81,28 miliar juga laba bersih Rp5,23 miliar, masing-masing berkembang 105,15 persen dan juga 62,34 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya.

    Hal ini mencerminkan respons positif bursa terhadap solusi finansial berbasis digital yang dimaksud ditawarkan, khususnya bagi sektor produktif lalu padat karya.

    "Kami berhasil menangkap prospek pangsa dengan menyediakan akses pembiayaan dan juga kegunaan kesejahteraan yang digunakan relevan bagi karyawan mitra korporat," lanjut Jun.

    Perseroan juga memperluas kemitraan strategis, termasuk dengan institusi perbankan seperti Bank MNC lalu Bank Mayapada, dan juga menggandeng dukungan pemerintah, dalam antaranya Dinas Koperasi serta UMKM Sumatera Selatan.

    Menurut Jun, kolaborasi semacam ini sejalan dengan berbagai kegiatan nasional seperti Pergerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), digitalisasi UMKM, serta perkembangan habitat ketenagakerjaan yang dimaksud inklusif.

    Melalui rencana RUPST 2025, pemegang saham menyetujui seluruh laporan juga memberikan pelunasan juga pembebasan tanggung jawab untuk jajaran direksi kemudian komisaris berhadapan dengan kinerja tahun buku 2024.

    Perseroan juga menyetujui pengangkatan Milokevin Wendiady sebagai Direktur yang dimaksud baru kemudian Katsuya Kitano sebagai Komisaris Utama.

    Lebih lanjut, Jun menegaskan pada 2025 Venteny akan terus meningkatkan kekuatan fondasi operasional dan juga memperluas kolaborasi lintas sektor, baik dengan perbankan, asosiasi industri, maupun instansi pemerintah.

    "Kami akan terus menyokong visi pemerintah pada menciptakan lingkungan UMKM yang mana tangguh juga meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pendekatan teknologi kemudian kolaborasi lintas sektor juga kami akan terus menghadirkan produk-produk unggulan baru," tutup Jun.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Membangun kepemimpinan UMKM Indonesia pada ASEAN Vision 2045

    Membangun kepemimpinan UMKM Indonesia pada ASEAN Vision 2045

    Ligapedia.news ASEAN Vision 2045 tidak belaka tentang mimpi regional, tapi juga tentang bagaimana Indonesia mengamankan masa depan ekonominya lewat kekuatan akar rumput

    Jakarta – Ketika ASEAN mencanangkan ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015, banyak pelaku perniagaan mikro, kecil dan juga menengah (UMKM) pada kawasan ini yang digunakan memandangnya sebagai ancaman.

    Bayang-bayang komoditas asing yang lebih tinggi kompetitif, ketimpangan akses pasar, hingga regulasi yang dimaksud kompleks menimbulkan UMKM dihadapkan pada tantangan besar.

    Kini, satu dekade berselang, ASEAN berada dalam menyiapkan loncatan strategis baru melalui ASEAN Vision 2045. Visi ini memperluas arah integrasi perekonomian ke dimensi yang tersebut lebih banyak di yaitu perubahan fundamental digital, transisi hijau, kemudian keterhubungan kawasan yang tersebut tambahan erat.

    Namun, untuk Indonesia, tantangan sekaligus prospek terbesar adalah bagaimana menjadikan UMKM sebagai kekuatan kegiatan ekonomi regional yang tersebut mampu mengatur pangsa ASEAN dalam sedang kompetisi dan juga ketidakpastian global seperti konflik dagang.

    UMKM Indonesia bukanlah sekadar pelengkap dunia usaha nasional. Dengan partisipasi lebih lanjut dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto kemudian menerima 97 persen tenaga kerja nasional, UMKM adalah kekuatan utama.

    Namun, daya saing UMKM Indonesia di tempat tingkat regional masih belum optimal. Masih rendahnya literasi digital, keterbatasan pembaharuan produk, akses pembiayaan yang tersebut rumit, juga rendahnya keterhubungan ke pangsa ekspor menjadi hambatan yang belum terselesaikan secara sistemik.

    Data Sekretariat ASEAN menunjukkan, UMKM menyumbang sekitar 85 persen lapangan kerja serta 44,8 persen terhadap Barang Domestik Bruto (PDB) kawasan. Namun, hanya saja 20 persen UMKM yang digunakan telah dilakukan sepenuhnya mengadopsi teknologi digital, menurut laporan Google-Temasek-Bain 2023 (e-Conomy SEA 2023 Report).

    Di Indonesia sendiri, menurut data OJK (2023), 69,5 persen UMKM belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Rasio kredit untuk UMKM nasional baru mencapai 20,3 persen dengan tingkat kredit macet (NPL) sebesar 4,02 persen.

    Peluang strategis

    Melalui ASEAN Vision 2045, kawasan ini memiliki target terbentuknya digital single market, pada mana UMKM dari negara manapun sanggup memasarkan produknya ke seluruh ASEAN. Ini adalah adalah kesempatan besar, tapi juga tantangan besar, teristimewa bagi usaha mikro kemudian kecil yang masih terkendala infrastruktur digital serta literasi teknologi.

    ASEAN Vision 2045 membuka ruang yang dimaksud sangat luas bagi UMKM Indonesia untuk berkembang menjadi pemimpin lingkungan ekonomi kawasan, khususnya pada sektor dunia usaha kreatif, pertanian berbasis teknologi, kuliner lokal, serta hasil ramah lingkungan. Dengan kekayaan budaya kemudian keragaman sumber daya, Indonesia punya keunggulan diferensiatif yang dimaksud bukan dimiliki oleh negara anggota lainnya.

    Peluang semakin besar dengan adanya ASEAN Digital Economy Framework yang memungkinkan pelaku perniagaan Indonesia untuk menembus bursa ASEAN melalui e-commerce lintas negara. Produk-produk UMKM Indonesia yang tersebut khas serta berbasis lokal dapat tampil sebagai identitas unggulan ASEAN apabila ditopang dengan branding nasional lalu logistik digital yang dimaksud kuat.

    Meski demikian, ada tiga tantangan mendasar yang dimaksud masih harus dijawab secara kritis apabila UMKM Indonesia ingin menjadi pemimpin di dalam ASEAN.

    Pertama, rendahnya kemampuan pembaharuan kemudian adopsi teknologi. Banyak UMKM Indonesia belum siap masuk ke habitat digital oleh sebab itu kurangnya akses pelatihan juga pendampingan. Menurut laporan Google–Temasek–Bain (2023), cuma 20 persen UMKM yang dimaksud telah lama sepenuhnya go digital.

    Kedua, permasalahan legalitas juga administrasi. Masih berbagai pelaku UMKM yang digunakan belum mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, atau pemahaman dasar tentang prosedur keuangan. Hal ini ditegaskan pada Rencana Aksi Nasional UMKM 2020–2024 (KemenKopUKM), kemudian juga laporan OJK & BI (2022), yang mengatakan legalitas rendah sebagai penghambat utama akses keuangan formal.

    Ketiga, lemahnya orientasi ekspor. UMKM Indonesia masih dominan beroperasi untuk lingkungan ekonomi domestik. Padahal, lingkungan ekonomi ASEAN menyediakan prospek luar biasa jikalau strategi pemasaran serta akses bursa disiapkan dengan matang.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga lalu Kementerian Perdagangan pada 2023 menunjukkan bahwa kurang dari 15 persen UMKM Indonesia yang terlibat di ekspor.

    Pemerintah sebagai penggerak

    Pemerintah Indonesia perlu mengambil peran lebih lanjut aktif, bukanlah hanya saja sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penggerak perubahan struktural UMKM. Proyek seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus terus diperkuat dengan menyasar sektor produksi juga inovasi. Hingga Maret 2025, Rp44,73 triliun sudah disalurkan terhadap 788.237 debitur, namun tantangannya tidak cuma pada volume, tetapi juga efektivitas.

    Perlu dikembangkan model pelatihan terintegrasi lintas kementerian juga daerah. BLK Komunitas, politeknik vokasi, hingga inkubator industri harus menjadi simpul penguatan UMKM pada teknologi, pemasaran digital, serta ekspor.

    Pemerintah pusat kemudian area juga harus menyederhanakan prosedur dan juga regulasi agar bukan menjadi beban tambahan bagi UMKM.

    Indonesia juga dapat mengambil peran utama di harmonisasi kebijakan UMKM lintas negara ASEAN, misalnya melalui standardisasi halal, sertifikasi hasil ramah lingkungan, serta konektivitas logistik. Hal ini akan menguatkan sikap UMKM Indonesia sebagai pelopor integrasi dunia usaha kawasan.

    Dengan segala keterbatasan yang mana ada, UMKM Indonesia masih memiliki modal besar untuk menjadi pemimpin bursa ASEAN. Karakter fleksibel, semangat bertahan di krisis, dan juga kreativitas berbasis lokal adalah kekuatan yang mana tak bisa jadi diremehkan. Yang dibutuhkan adalah keberpihakan yang digunakan nyata, sistem yang digunakan memudahkan, lalu kebijakan yang dimaksud progresif.

    ASEAN Vision 2045 tidak hanya sekali tentang mimpi regional, tapi juga tentang bagaimana Indonesia mengamankan masa depan ekonominya lewat kekuatan akar rumput: UMKM.

    Di berada dalam tantangan global seperti konflik dagang, UMKM bukan boleh menjadi korban pasif. Justru dari UMKM-lah, Indonesia bisa jadi merancang kepemimpinan kegiatan ekonomi kawasan yang tersebut inklusif juga berdaya saing.

    *) Rioberto Sidauruk adalah Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI, Pemerhati Kondisi Keuangan Kerakyatan, Vice President ASEAN Small Medium Entrepreneurship Partnership/ASMEP (2015)

  • UMKM Bandung bawa masakan Indonesia ke WEF 2025 dalam Swiss

    UMKM Bandung bawa masakan Indonesia ke WEF 2025 dalam Swiss

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Usaha Mikro Kecil kemudian Menengah (UMKM) jika Bandung Restu Mande berhasil mencuri perhatian dunia di dalam kompetisi World Economic Pertemuan (WEF) 2025 yang tersebut diselenggarakan pada Davos, Swiss dengan hasil unggulan mereka, rendang sapi kemudian keripik rendang telur.

    Business Development Director Restu Mande Utami Ichda Ramadhanty, mengungkapkan makanan yang tersebut disajikan di area Paviliun Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari pengunjung oleh sebab itu rasanya yang mana autentik.

    "Terus produknya tahan lama dan juga praktis juga, pengunjung jadi antusias untuk bawa pulang barang kami,” kata Utami pada keterangan pers yang tersebut diterima, Kamis.

    Selain menawarkan rasa autentik yang digunakan kaya akan bumbu rempah, Restu Mande mempunyai keunggulan lain dengan kepemilikan sertifikasi kualitas makanan yang lengkap, bahkan berhasil memenuhi standar juga sertifikasi Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat yang tersebut sangat sulit untuk didapat.

    Tak belaka itu, ia pun telah dilakukan mengantongi berbagai sertifikasi mulai dari sertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengawas Jalan keluar juga Makanan (BPOM), Good Manufacturing Practice Certified (GMP), dan juga Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) Certified.

    "Sekarang, ada empat produk-produk kami yang sudah ada sertifikasi FDA, yaitu bumbu rendang, bumbu ayam gulai, teri balado hijau, dan juga rendang jengkol. Selain dapat masuk ke pangsa Amerika, kami sanggup juga masuk ke lingkungan ekonomi negara lain yang menerima sertifikasi ini seperti Kanada, Selandia Baru, kemudian Jepang,” ungkap Utami.

    Sertifikasi lengkap ini jadi bekal utama untuk melakukan ekspansi ke lingkungan ekonomi internasional. Saat ini, produk-produk Restu Mande telah berhasil masuk ke pangsa Papua Nugini, Qatar, Australia, lalu Singapura.

    Perjalanan Utami hingga mampu ada pada tempat pada waktu ini bukan setiap saat mulus. Pandemi Wabah jadi tantangan terberat baginya sebab pendapatan rumah makan yang tersebut berada di dalam pusat Daerah Perkotaan Bandung (Jawa Barat) ini berkurang drastis. Namun, dengan memanfaatkan media pemesanan online seperti Grab, ia mampu untuk perlahan bangkit lalu justru berkembang melejit hingga 300 persen dari sebelum pandemi.

    Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia, mengatakan, Grab bangga telah terjadi menjadi bagian dari perjalanan Restu Mande, dari menyokong digitalisasi kegiatan bisnis hingga membantu mencapai peningkatan industri yang digunakan signifikan pada memperluas jangkauan distribusi dan juga konsumen, sehingga pendapatan menjadi berlipat ganda.

    "Keikutsertaan Restu Mande di dalam Paviliun Indonesia adalah bentuk komitmen kami pada memacu UMKM asli Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa pembaharuan lokal mampu bersaing di tempat pangsa global," katanya.

    Restu Mande bukan hanya saja fokus pada keuntungan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi komunitas lokal dengan membuka potensi kerja bagi ibu rumah tangga tanpa meninggalkan peran dia di dalam rumah, dengan tawaran jam kerja yang tersebut fleksibel.

    Selain itu, Restu Mande juga bekerja serupa dengan petani lokal pada sekitar Bandung (Jawa Barat) untuk memverifikasi material baku berkualitas, seperti daging juga rempah-rempah, didapat dengan segera dari sumbernya. Dengan memutus mata rantai tengkulak kemudian membeli segera dari petani, tentu meningkatkan pendapatan petani sekaligus menegaskan kualitas komponen baku tetap saja terjaga.

    Ke depannya, Restu Mande berambisi untuk terus mengalami perkembangan serta mengenalkan cita rasa Indonesia di area kancah global. Usai mengikuti Paviliun Indonesia di area Davos, Swiss, dia berada dalam mempersiapkan persyaratan untuk sertifikasi EFSA (European Food Safety Authority) demi memperluas lingkungan ekonomi ke Eropa.

  • UMKM Binaan BRI, Minyak Telon Lokal Berhasil Ekspor ke Mancanegara

    UMKM Binaan BRI, Minyak Telon Lokal Berhasil Ekspor ke Mancanegara

    Ligapedia.news  – Pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan juga menengah (UMKM) terus diadakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk naik kelas kemudian memperluas akses pasar.

    UMKM binaan yang dimaksud berhasil bertambah dengan BRI adalah Habbie, brand minyak telon jika Yogyakarta yang dimaksud berdiri sejak 2019. Barang ini dikenal inovatif dengan ragam aroma yang dimaksud variatif dan juga modern. Habbie telah dilakukan meraih rekor MURI sebagai brand dengan varian aroma terbanyak di dalam dunia. Selain itu, Habbie juga terpilih menjadi salah satu dari Top 20 finalis Pengusaha Muda BRILiaN 2024, yaitu kegiatan inisiatif BRI untuk mencetak entrepreneur muda unggul yang tersebut siap berkontribusi bagi perekonomian nasional.

    Minyak Telon Lokal Binaan BRI

    “Dari tahun 2019, Habbie sudah terjual tambahan dari 2,5 jt botol. Pada BRI UMKM EXPO(RT) 2025 ini, kami mencatatkan perdagangan beratus-ratus botol dengan total omset hingga belasan jt rupiah. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan ketika pertama kali kami mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) di dalam tahun 2023,” ujarnya.

    Produk Habbie dipasarkan dengan kisaran nilai mulai dari Rp27.000 untuk Telon Roll On 10ml hingga Rp65.000 untuk Minyak Kayu Putih 100ml. Selain itu, Habbie juga meluncurkan item perawatan rambut untuk ibu dan juga bayi dan juga menghadirkan Sakura Origin, parfum terinspirasi aroma Telon Sakura Habbie dengan harga jual Rp149.000 untuk ukuran 50ml.

    Novita menuturkan bahwa partisipasi Habbie pada BRI UMKM EXPO(RT) 2025 diawali dari proses kurasi. Pengalaman mengikuti acara ini memberikan dampak signifikan, tiada cuma dari sisi penjualan, tetapi juga pada memperluas jejaring bisnis. Saat ini, Habbie masih fokus meningkatkan kekuatan bursa lokal serta memperluas jaringan toko offline. Meski rencana ekspansi ke luar negeri sudah ada masuk pada proyeksi bisnis, peluang lingkungan ekonomi minyak telon lalu kayu putih dalam pada negeri masih menjadi prioritas utama.

    “Harapan kami, BRI terus merangkul UMKM melalui pelatihan lalu kegiatan seperti ini oleh sebab itu dampaknya sangat terasa bagi kami. Semoga BRI dapat terus mempertahankan penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT), yang dimaksud sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan dan juga pasar,” tutupnya.

    Seperti diketahui, acara BRI UMKM EXPO(RT) 2025 menjadi salah satu wujud komitmen BRI di menyokong tambahan berbagai UMKM binaan BRI untuk go international. Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di area ICE BSD City tersebut, sukses dihadiri oleh lebih besar dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan kegiatan lebih besar dari Rp40 miliar kemudian berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai Mata Uang Dollar 90,6 jt atau sekitar Rp1,5 triliun.

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa penyelenggaraan UMKM EXPO(RT) yang disebutkan merupakan bagian dari strategi berkelanjutan BRI pada memacu UMKM Indonesia menjadi pemain global. “Keikutsertaan di pameran berskala internasional ini juga merupakan bentuk dukungan nyata BRI untuk menggerakkan pelaku bisnis UMKM untuk terus go global yang diharapkan dapat menggalakkan peningkatan ekonomi nasional melalui ekspor komoditas lokal,” ujar Hendy.


    Survei KG Media