Tag: ukraina

  • Negeri Paman Sam ingin terobosan negosiasi peperangan negara Ukraina sebelum musim dingin

    Negeri Paman Sam ingin terobosan negosiasi peperangan negara Ukraina sebelum musim dingin

    Ibu Kota Rusia – Utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff kemudian Jared Kushner menyatakan untuk Volodymyr Zelenskyy pada Kiev bahwa Washington menginginkan terobosan pada negosiasi penyelesaian peperangan negeri Ukraina sebelum musim dingin.

    Mengutip sumber yang digunakan mengetahui hal tersebut, Axios pada Akhir Pekan melaporkan bahwa kedua utusan mengadakan dua perjumpaan pada Kiev dengan Zelensky kemudian para penasihatnya guna mendiskusikan proposal perdamaian negara Ukraina yang diperbarui.

    Penyiar negara Ukraina TSN baru-baru ini melaporkan bahwa bagian resmi dari negosiasi, yang dimaksud berlangsung di beberapa tahap, sudah pernah selesai. Pejabat lebih tinggi Inggris, Prancis, lalu Jerman juga dilaporkan mengambil bagian bergabung melalui tautan video.

    Sebelumnya pada Sabtu, Witkoff dan juga Kushner bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Pemimpin Rusia ke Kremlin yang tersebut berlangsung sekitar tiga jam.

    Selain Putin, turut hadir pada reuni yang disebutkan Penasihat Kremlin Yury Ushakov lalu pimpinan Dana Pengembangan Usaha Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev, yang digunakan juga merupakan perwakilan khusus presiden untuk penanaman modal kemudian kerja identik perekonomian dengan negara asing.

    Sumber: Sputnik

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Trump katakan tujuan KTT Alaska adalah gencatan senjata

    Trump katakan tujuan KTT Alaska adalah gencatan senjata

    LIgapedianews.com Washington – Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump, Rabu (13/8), menyatakan bahwa tujuan utama di pertemuan puncak pada Hari Jumat (15/8) dengan Presiden Rusia Vladimir Presiden Rusia adalah untuk mencapai gencatan senjata.

    Trump mengungkapkan hal yang disebutkan terhadap Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelenskyy lalu para pemimpin penting Eropa, menurut laporan Axios yang digunakan mengutip dua sumber.

    Selain gencatan senjata, kata Trump, konferensi puncak di area Alaska yang dimaksud juga bertujuan untuk “lebih memahami” prospek kesepakatan damai yang mana utuh, menurut laporan tersebut.

    Laporan itu menyatakan Zelenskyy mengingatkan Trump selama pertemuan virtual bahwa "Putin tak dapat dipercaya," mendesak tekanan lebih banyak lanjut terhadap Ibu Kota Rusia lalu menolak pengakuan hukum menghadapi wilayah yang digunakan diduduki Rusia.

    Trump dilaporkan mengungkapkan untuk para pemimpin bahwa ia tak dapat memutuskan kesulitan teritorial, mengutip sumber anonim yang tersebut mengetahui rapat tersebut.

    Tetapi Trump menyarankan pertukaran lahan kemungkinan besar menjadi bagian dari kesepakatan damai, dengan menyatakan bahwa diskusi semacam itu harus dilaksanakan antara Pemimpin Rusia serta Zelenskyy, menurut laporan itu.

    Menjelang konferensi Alaska dengan Putin, Trump mengunjungi konferensi virtual pada Rabu (13/8) sama-sama Zelenskyy lalu para pemimpin Eropa lainnya untuk mengoordinasikan pendekatan mereka.

    Pembicaraan Trump yang tersebut akan datang dengan Kepala Negara Rusia akan menjadi konferensi tatap muka pertama antara presiden Rusia lalu Negeri Paman Sam yang dimaksud sedang menjabat sejak Juni 2021, ketika Presiden Rusia bertemu Presiden Negeri Paman Sam ketika itu, Joe Biden, pada Jenewa, Swiss.

    Pertemuan itu juga akan menandai pertama kalinya pribadi presiden Rusia menginjakkan kaki di dalam tanah Alaska sejak Kekaisaran Rusia mengedarkan wilayah yang disebutkan untuk Amerika Serikat pada 1867.

    Sumber: Anadolu

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Hadapi ancaman Rusia, Eropa setuju perkuat kembali persenjataan

    Hadapi ancaman Rusia, Eropa setuju perkuat kembali persenjataan

    ligapedianews.com Tirana – Pertemuan puncak ke-6 Komunitas Politik Eropa pada Tirana, ibu kota Albania, berakhir pada hari terakhir pekan (16/5) dengan penekanan pada penguatan kembali persenjataan Eropa.

    Dalam konferensi pers bersatu Utama Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen, PM Albania Edi Rama mengumumkan bahwa konferensi telah dilakukan memutuskan untuk membentuk regu koordinasi dalam bawah kepemimpinan Dewan Eropa.

    Denmark akan menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya.

    Rama menambahkan, sekarang tergantung para anggota untuk mengubah prospek komunitas, yang dimaksud mewakili 600 jt orang itu, menjadi hasil nyata yang digunakan positif.

    Sementara itu, Frederiksen menyatakan bahwa keamanan akan menjadi program utama rapat berikutnya.

    Dia menegaskan bahwa Rusia merupakan ancaman tidak ada hanya saja bagi Ukraina, tetapi juga bagi seluruh Eropa.

    "Oleh akibat itu, menguatkan kembali persenjataan Eropa adalah prioritas pertama kita. Pihak lain tak bisa saja membantu kita apabila kita tidaklah siap untuk saling membela," kata Frederiksen.

    Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan-perusahaan Eropa juga menghentikan impor energi dari Rusia.

    Sumber: Anadolu

  • Beijing minta Zelensky tak gegabah ungkap tentang warga China di dalam tanah Ukraina

    Beijing minta Zelensky tak gegabah ungkap tentang warga China di dalam tanah Ukraina

    Ligapedia.news Beijing – Kementerian Luar Negeri China memohonkan agar Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelensky tak secara gegabah menghasilkan serta menyebarkan pernyataan tentang keterlibatan warga negara Tiongkok pada konflik Ukraina.

    "Kami mengimbau pihak terkait harus benar juga bijaksana tentang peran China serta menahan diri untuk menghasilkan pernyataan yang tidak ada bertanggung jawab," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian pada konferensi pers di area Beijing pada Kamis (10/4).

    Pada Kamis (10/4), Presiden negeri Ukraina Volodymyr Zelensky pada media sosialnya X kembali mengunggah perihal warga negara China yang digunakan ditangkap pada tanah Ukraina lantaran menjadi tentara Rusia.

    Zelensky mengatakan ia mempunyai data akurat tentang lebih tinggi dari 150 warga negara China yang digunakan terlibat pada pertempuran melawan negara Ukraina oleh Rusia.

    Sebelumnya pada Selasa (8/4), Presiden negara Ukraina Volodymyr Zelensky melalui akun media sosial X menyatakan pasukannya menangkap dua warga negara China yang digunakan berperang untuk tentara Rusia dalam wilayah Donetsk, tanah Ukraina timur lengkap dengan dokumen identitas, termasuk kartu bank juga data pribadi mereka.

    "China tidaklah memulai krisis Ukraina, kemudian China juga tidak pihak yang terlibat di konflik tersebut. Kami dengan tegas menggalang serta secara berpartisipasi berupaya untuk penyelesaian krisis secara damai," tambah Lin Jian.

    Pemerintah China, ungkap Lin Jian, terus-menerus memohonkan warga negaranya agar menjauhkan diri dari wilayah konflik bersenjata.

    "Kami juga memohonkan warga negara China menghindari segala bentuk keterlibatan pada konflik bersenjata, lalu khususnya menghindari partisipasi pada operasi militer pihak mana pun," ungkap Lin Jian.

    Dalam akun sosial medianya, Zelensky menyatakan bahwa pasukan tanah Ukraina bertempur melawan enam tentara China serta menangkap dua di area antaranya sebagai tawanan lalu ada lebih lanjut sejumlah warga China di pasukan Rusia tersebut.

    Unggahan itu juga disertai dengan satu video yang mana memperlihatkan salah satu tawanan China yang digunakan diborgol, berbicara pada bahasa Mandarin, walaupun tiada disebutkan kapan video itu diambil.

    Selain pasukan selama China, tanah Ukraina sebelumnya menyatakan bahwa Korea Utara sudah pernah mengirim ribuan tentara untuk membantu Rusia. Sekitar 1.000 warga Korea Utara tewas ketika bertempur melawan negara Ukraina pada Kursk, kata pejabat Ukraina.

    China sejauh ini juga selalu menolak untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian ke tempat konflik Ukraina, bila perdamaian tercapai dalam sana.

    Rusia melancarkan invasi skala penuh ke tanah Ukraina pada 2022, dan juga Ibu Kota Rusia ketika ini menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina, sebagian besar di dalam timur.