Tag: transjakarta

  • PRJ 2025 resmi digelar, ini rute Transjakarta & jam membuka Ibukota Fair

    PRJ 2025 resmi digelar, ini rute Transjakarta & jam membuka Ibukota Fair

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pekan Raya Ibukota Indonesia (PRJ) atau Ibukota Indonesia Fair Kemayoran 2025 resmi kembali diselenggarakan mulai 19 Juni hingga 13 Juli 2025 pada Ibukota International Expo (JIEXPO), Kemayoran, DKI Jakarta Pusat. Sebagai kompetisi pameran multiproduk terbesar pada Indonesia, PRJ 2025 menjadi salah satu destinasi utama rakyat di rangka memeriahkan HUT ke-498 DKI Jakarta.

    Event tahunan ini bukan hanya saja menjadi kompetisi penawaran ribuan hasil dari pelaku bidang besar hingga UMKM, tetapi juga menyuguhkan berbagai wahana hiburan, sajian kuliner Nusantara, hingga konser musik dari musisi-musisi ternama Tanah Air.

    Bagi warga yang ingin berkunjung tanpa mengakibatkan kendaraan pribadi, Transjakarta dapat menjadi pilihan transportasi umum yang tersebut praktis, ekonomis, lalu nyaman. PT Transjakarta telah terjadi bekerja sebanding dengan pihak JIEXPO untuk menyediakan empat rute khusus guna menunjang mobilitas pengunjung menuju lokasi acara.

    Berikut adalah rute Transjakarta menuju PRJ 2025:

    • Rute 1: PGC 1 – Halte Pintu 2 JIEXPO Kemayoran
    • Rute 2: Matraman Baru – JIEXPO Kemayoran
    • Rute 3: Pulo Gadung 1 – JIEXPO Kemayoran
    • Rute 2C: Balai Perkotaan – JIEXPO Kemayoran

    Dengan tarif tetap saja sebesar Rp3.500 per perjalanan, pengunjung dapat memanfaatkan layanan ini secara mudah dan juga terjangkau. Pembayaran diadakan menggunakan kartu uang elektronik seperti e-Money Mandiri, TapCash BNI, Brizzi BRI, maupun JakLingko.

    Jadwal operasional PRJ 2025
    PRJ 2025 dibuka untuk umum setiap hari selama lebih besar dari tiga pekan pelaksanaan. Berikut jam operasional resmi yang tersebut perlu diperhatikan pengunjung:

    • Senin–Kamis: Saat 15.00–22.30 WIB
    • Jumat: Saat 15.00–23.00 WIB
    • Sabtu, Minggu, dan juga Hari Libur Nasional: Jam 10.00–23.00 WIB

    Dengan kemudahan akses transportasi umum seperti Transjakarta, warga diharapkan dapat menikmati seluruh rangkaian acara Ibukota Fair Kemayoran 2025 secara lebih banyak nyaman serta efisien tanpa perlu menghadapi kemacetan atau keterbatasan lahan parkir di area sekitar area JIEXPO.

    Untuk informasi lebih banyak lanjut mengenai rute, jadwal, maupun tiket PRJ 2025, pengunjung dapat mengakses situs resmi Ibukota Indonesia Fair (www.jakartafair.co.id) atau melalui kanal resmi Transjakarta.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kasus penganiayaan kemudian rasisme di area DKI Jakarta Barat berakhir damai

    Kasus penganiayaan kemudian rasisme di area DKI Jakarta Barat berakhir damai

    Ligapedianews.com Ibukota – Kasus penganiayaan serta rasisme yang terjadi di tempat Halte Transjakarta Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Ibukota Barat, beberapa hari lalu, telah dilakukan berakhir damai pada Senin.

    Kedua belah pihak, baik korban kemudian pelaku, kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara, setuju menyelesaikan perkara itu melalui keadilan restoratif (restorative justice).

    "Senin pagi, korban datang ke Polsek juga akhirnya terjadi kesepakatan damai antara kedua belah pihak serta pelaku kita maaf. Korban juga sudah memaafkan," ucapannya untuk pers dalam Jakarta.

    Berdasarkan pemeriksaan, kata Aprino, pelaku berinisial JHP (69) mengaku sedang emosional juga terburu-buru menjemput bantuan sosial (bansos) ketika melancarkan aksi penganiayaan dan juga rasisme terhadap korban berinisial SL (22).

    "Dia (pelaku) merasa pada ketika itu dibilang belum sarapan, terus juga buru-buru mau mengambil bansos bulanan. Kemudian juga tertekan keperluan dunia usaha akibat belum bawa bayar kost sampai bulan ini," kata Aprino.

    Kasus yang disebutkan bukan dilanjutkan ke tahap penuntutan ataupun ke persidangan.

    Aprino juga melakukan konfirmasi bahwa berdasarkan tes kejiwaan, pelaku tak di keadaan gangguan jiwa. Korban memaafkan pelaku akibat kondisinya yang sebatang kara kemudian telah renta.

    "Pelaku adalah sebatang kara, telah lansia. Jadi, tinggal Ibukota Indonesia sendiri serta bekerja di tempat salah satu gereja dalam Ibukota Indonesia Pusat," katanya.

    Pelaku ditangkap pada Hari Minggu (8/6) di tempat sebuah indekos kawasan Tanah Abang, Ibukota Indonesia Pusat, kemudian sekarang ini ini sudah pernah dibebaskan.

    "Kita telah lama komunikasikan dari pelaku sendiri mengakui kesalahannya serta juga meminta-minta maaf, telah lama memproduksi video juga dengan korban," kata Aprino.

    Sebelumnya, Kepolisian memburu pria pelaku penganiayaan dan juga penghinaan terhadap manusia wanita berinisial SL (22) pada halte bus Mal Taman Anggrek, Grogol Petamburan, DKI Jakarta Barat (Jakbar).

    Korban SL dipukul tangannya lalu diinjak kakinya oleh pelaku dalam pada bus Transjakarta. Lalu berlanjut di area pada halte dan juga setelahnya mengundurkan diri dari dari halte, korban diteriaki "teroris" oleh pelaku.

    "Kita sedang selidik pelaku. Gambar wajahnya sudah ada nampak pada video yang mana viral, tapi identitas pelaku belum kita kantongi," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara ketika dihubungi ANTARA dalam Jakarta, Hari Sabtu (31/5).

    Setelah perkembangan yang terjadi pada Kamis (29/5) sekitar pukul 07.24 WIB, kepo6lisian segera menghubungi korban agar segera menghasilkan laporan polisi.

    "Kemarin, hari terakhir pekan (30/5) itu korban telah menyebabkan laporan. Korban sendiri yang digunakan datang menimbulkan laporan. Jadi sekarang kita sedang selidiki," kata Aprino.

    Dalam video popular yang tersebut diunggah oleh akun Instagam @warga.jakbar, pelaku menggunakan baju lengan panjang berwarna putih, celana training dan juga alas kaki berwarna hitam juga memakai "tote bag" (tas jinjing) berwarna hijau.

    Pelaku menuruni tangga pergi dari halte bus Taman Anggrek sambil meneriaki pelaku dengan kata-kata "teroris"

  • Rayakan Ulang Tahun ke-22, D’Masiv Beli Hak Penamaan Halte TransJakarta

    Rayakan Ulang Tahun ke-22, D’Masiv Beli Hak Penamaan Halte TransJakarta

    Ligapedianews,com JAKARTA – D’Masiv merayakan ulang tahun ke-22 dia secara unik, yakni dengan membeli hak penamaan halte TransJakarta . Halte Petukangan Utara pada masa kini resmi berganti nama menjadi Petukangan D’MASIV, yang telah terlihat di dalam perangkat lunak TransJakarta lalu peta jalur resmi.

    Halte yang tersebut terletak pada kawasan Pesanggrahan, DKI Jakarta Selatan ini dapat dijumpai pada rute TransJakarta Puri Beta – Tegal Mampang. Hal Petukangan D’MASIV ini berjarak satu halte dari Puri Beta 2 yang digunakan berada pada Ciledug, Tangerang.

    Unggahan inovasi nama halte ini sibuk dibicarakan dalam media sosial. Di mana sejumlah warganet yang mana kaget lalu antusias mengabadikan momen di dalam Halte Petukangan D’MASIV tersebut.

    Dalam akun Instagram @TfJakarta, terlihat unggahan peta yang digunakan telah menunjukkan pembaharuan nama halte. “Meski kemacetan Kreo kerap memproduksi kita berantakan, tak karuan, juga tak berdaya, jangan menyerah dengan koridor 13 ya teman-teman,” bunyi keterangan unggahan yang dimaksud diambil Hari Senin (3/3/2025).

    Rayakan Ulang Tahun ke-22, D'Masiv Beli Hak Penamaan Halte TransJakarta

    Foto/X @RianEkkyP

    Vokalis D’Masiv, Rian Ekky, juga membagikan foto halte dengan neon box bertuliskan Petukangan D’MASIV di dalam media sosialnya. Dalam cuitannya di tempat X, pelantun Cinta Ini adalah Membunuhku itu menulis dengan nada bercanda.

    Penyanyi 38 tahun itu mengungkapkan bahwa grup band yang dimaksud digawanginya telah lama membeli halte, yang dinilainya lebih banyak masuk akal daripada menanti Manchester United menang.

    “22 tahun D’MASIV beli halte @PT_Transjakarta tambahan masuk akal ternyata dari pada nungguin MU menang,” tulis Rian.

    Respons warganet pun meriah, dengan sejumlah yang digunakan ingin berfoto di area halte dan juga berharap lagu-lagu grup musik jika Ibukota Indonesia itu seperti Jangan Menyerah diputar pada sana. Beberapa warganet juga mengaku sempat terkejut pada waktu mengawasi pembaharuan nama halte yang dimaksud secara langsung.

  • Keren, Band D’Masiv Diabadikan Jadi Nama Halte TransJakarta Petukangan

    Keren, Band D’Masiv Diabadikan Jadi Nama Halte TransJakarta Petukangan

    Ligapedianews,com JAKARTA – Rian Ekky Pradipta atau dikenal dengan Rian D’Masiv mengaku bangga menghadapi terwujudnya kolaborasi dengan TransJakarta. Pasalnya, nama grup band D’Masiv dibadikan menjadi nama halte.

    Band D’Masiv lalu TransJakarta berkolaborasi untuk memegang hak penamaan halte Petukangan Utara. Kini, halte yang dilalui rute Ciledug-Tegal Mampang yang dimaksud diganti menjadi Halte Petukangan D’MASIV, sejak Hari Senin (3/3/2025).

    “Jadi ya kita sangat bersyukur banget pada ulang tahun 22 tahun kemudian masih sanggup menghadiahi diri kita sendiri dengan hadiah yang dimaksud sangat spesial ya. Kita bahagianya adalah TransJakarta dapat percaya identik D’Masiv sebab ini mungkin saja pertama kali ya ada band yang mana melakukan naming rights gitu,” kata Rian di dalam Jakarta.

    Selain itu, Jalan Ciledug Raya mempunyai berbagai kenangan bagi seluruh personel D’Masiv. Mereka bertambah besar juga mencapai kesuksesan di tempat Ciledug, sebuah kota yang mana terletak di dalam perbatasan antara Tangerang kemudian Ibukota Indonesia Selatan.

    Keren, Band D'Masiv Diabadikan Jadi Nama Halte TransJakarta Petukangan

    “Buat D’Masiv, jalan Ciledug Raya tuh punya cerita yang digunakan gak akan pernah bisa saja kita lupain. Karena kita dulu berjuang dari minus itu di tempat jalan ini. Kita latihan pada sini, jadi kalau dulu tuh ada beberapa studio ya dalam Jalan Ciledug Raya itu pasti kita udah pernah latihan di tempat situ. Tapi memang sebenarnya yang tersebut paling kerap kita dulu latihan tuh dulu pada studio di area Petukangan,” ujar Rian.

    Rian dengan personel band D’Masiv lainnya mengaku bangga menjadi warga Ciledug. Terlebih, dia besar juga mencari uang dalam sana sebelum menjadi sebuah band ternama dalam Tanah Air. Sehingga setiap melalui jalan Petukangan dirinya terus-menerus teringat momen-momen perjuangan pada masa lalu.

    “Jadi memang sebenarnya jalan itu tuh memang sebenarnya kita selalu, kalau lewat situ tuh terus-menerus kayak flashback ya ke masa-masa di dalam mana kita berjuang. Makanya kita tak pernah malu untuk bilang kita tuh orang Ciledug. Sebenernya dalam Ciledug menyimpan banyak mutiara-mutiara yang tersebut mungkin saja dulu gak terlihat,” ungkapnya.

    Direktur Utama PT Transportasi DKI Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza mengaku senang melawan terciptanya kolaborasi senga D’Masiv. Menurutnya, grup band yang dimaksud memiliki visi yang tersebut sebanding dengan perusahaan yang digunakan memacu keberlanjutan.

    “Jadi D’Masiv bukan semata-mata menghibur tapi juga menginspirasi berbagai concern terhadap sosial ataupun juga lingkungan. Dan kami dalam TransJakarta juga punya ESG framework yang digunakan kita sebut dengan bersih, berdaya, bestari. Jadi kesamaan ini lalu juga untuk memacu public transport menjadi lifestyle yang digunakan menimbulkan kita mengkonkritkan pembicaraan-pembicaraan selama ini,” ucapnya.