Tag: TNI

  • Sejarah HUT TNI 5 Oktober: Bermula dari BKR hingga TNI

    Sejarah HUT TNI 5 Oktober: Bermula dari BKR hingga TNI

    Ibukota – Setiap negara mempunyai pasukan yang bertugas menyimpan kedaulatan dari berubah-ubah ancaman, baik dari pada negeri maupun luar. Nusantara pun miliki Tentara Nasional Negara Indonesia (TNI), institusi yang perannya berubah menjadi garda terdepan pada melindungi keamanan juga keutuhan negara.

    Sebagai bentuk penghargaan melawan jasa lalu pengabdian TNI, setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) TNI. Tanggal ini berubah jadi penanda lahirnya institusi militer Negara Indonesia yang digunakan bermula dari masa awal kemerdekaan.

    Bermula sebagai Badan Ketenteraman Rakyat (BKR)

    Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesi belum sepenuhnya lepas dari ancaman kolonial.

    Panitia Persiapan Kemerdekaan Nusantara (PPKI) membentuk sebagian badan pada 22 Agustus 1945, salah satunya Badan Security Rakyat (BKR). Badan ini dibentuk sebagai wadah bagi para pejuang untuk merawat keamanan rakyat dalam berada dalam situasi genting pasca-proklamasi.

    Awalnya pada 19 Agustus 1945, PPKI berencana untuk membentuk Tentara Kebangsaan. Namun, tindakan yang disebutkan berubah serta dibentuk BKR yang dimaksud dipimpin Dr. Sutomo Sjahrir.

    Pembentukan Tentara Security Rakyat (TKR)

    Ancaman kembalinya Belanda menyebabkan pemerintah Indonesia wajib membentuk tentara nasional secara resmi. Keputusan yang dimaksud juga didukung dengan keinginan para anggota BKR.

    Hingga pada 5 Oktober 1945, Tentara Keselamatan Rakyat (TKR) resmi dibentuk kemudian menjadi momen dengan syarat usul peringatan serius HUT TNI.

    Sehari setelahnya pembentukan TKR, Presiden Soekarno mengangkat Suprijadi, tokoh pemberontakan PETA dalam Blitar, sebagai Menteri Security Rakyat sekaligus pemimpin tertinggi TKR. Namun, dikarenakan Suprijadi tiada pernah muncul, sikap yang disebutkan akhirnya digantikan.

    Dalam konferensi TKR di dalam Yogyakarta pada 12 November 1945, Kolonel Soedirman terpilih sebagai pemimpin tertinggi juga kemudian diangkat berubah jadi Panglima Besar TKR pada 18 Desember 1945.

    Perubahan TKR berubah jadi TRI

    Perjalanan organisasi militer Nusantara terus mengalami penataan. Pada 8 Januari 1946, Tentara Security Rakyat sempat berganti nama berubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat menghadapi Penetapan pemerintahan No. 2 tanggal 7 Januari 1946.

    Beberapa minggu kemudian, tepatnya 26 Januari 1946, pemerintah kembali menetapkan pembaharuan nama berubah jadi Tentara Republik Indonesi (TRI). Keputusan yang dimaksud berlandaskan dari sebuah maklumat di Penetapan otoritas No. 4/SD Tahun 1946.

    Langkah ini dilaksanakan agar susunan militer Tanah Air sesuai dengan standar internasional. pemerintahan juga membentuk Panitia Besar Penyelenggaraan Organisasi Tentara untuk menyempurnakan organisasi militer.

    Panitia yang disebutkan melaporkan hasil kerjanya pada 17 Mei 1946, meliputi rancangan serta bentuk Kementerian Defense kemudian Ketentaraan, peralihan dari TKR menjadi TRI, kekuatan kemudian organisasi, juga kedudukan laskar-laskar, barisan-barisan, serta badan perjuangan rakyat.

    Hasilnya, pada 25 Mei 1946, Presiden Soekarno melantik pejabat Markas Besar Umum serta Kementerian Pertahanan. Jenderal Soedirman bermetamorfosis menjadi delegasi dari semua yang tersebut dilantik dengan mengucapkan sumpah anggota pimpinan tentara.

    Lahirnya Tentara Nasional Tanah Air (TNI)

    Meskipun TRI sudah pernah berdiri, masih kerap terbentuk kesalahpahaman dengan badan perjuangan rakyat lainnya. Untuk mengatasi hambatan ini, pada 3 Juni 1947 Presiden Soekarno meresmikan penyatuan TRI dengan badan-badan perjuangan rakyat menjadi Tentara Nasional Indonesi (TNI).

    Jenderal Soedirman pun diangkat sebagai Kepala Pucuk Pimpinan TNI sama-sama beberapa jumlah tokoh militer lainnya, termasuk Letjen Oerip Sumohardjo, Komodor Suryadarma, juga Laksamana Muda Nazir. Sejak pada waktu itu, TNI mulai terorganisasi pada tiga matra: angkatan darat, angkatan laut, lalu angkatan udara.

    Perjalanan APRI bermetamorfosis menjadi ABRI

    Setelah Negara Indonesia bermetamorfosis menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) pada Desember 1949, TNI digabung dengan KNIL dan juga bermetamorfosis menjadi Angkatan Perang RIS (APRIS). Namun, setelahnya RIS dibubarkan pada 1950, organisasi ini berubah berubah menjadi Angkatan Perang Republik Indonesi (APRI).

    Untuk meningkatkan efektivitas, pada tahun 1962 APRI disatukan dengan Kepolisian Negara kemudian bermetamorfosis menjadi Angkatan Bersenjata Republik Negara Indonesia (ABRI).

    Namun, pada akhirnya penyatuan ini menyebabkan dinamika, teristimewa saat terjadi perkembangan Aksi 30 September/PKI. Kendati demikian, ABRI permanen mampu menjalankan perannya mempertahankan pertahanan juga keamanan negara.

    Kembali berubah menjadi TNI

    Peristiwa reformasi 1998 telah dilakukan menghadirkan pembaharuan besar, diantaranya pemisahan ABRI menjadi dua institusi yakni TNI serta Polri. Pada 1 April 1999, TNI resmi kembali berdiri sendiri sebagai kekuatan pertahanan negara.

    Sejak kelahirannya, TNI telah terjadi berperan sebagai tentara rakyat, tentara revolusi, hingga tentara nasional. Dalam periode 1945-1949, TNI pun menghadapi berubah-ubah ancaman, mulai dari pemberontakan pada negeri, seperti PKI Madiun dan juga Darul Islam, hingga agresi militer Belanda dengan persenjataan yang mana sangat lebih lanjut modern.

    Dengan perjalanan panjang tersebut, tanggal 5 Oktober bukanlah semata-mata sebagai perayaan HUT TNI, tetapi juga sebagai pengingat sejarah perjuangan kemudian penguatan komitmen TNI di merawat kedaulatan bangsa.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kumpulan ucapan HUT TNI ke-80, penuh rasa bangga juga hormat

    Kumpulan ucapan HUT TNI ke-80, penuh rasa bangga juga hormat

    Ibukota – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 2025 menjadi momen penuh makna bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Acara besar yang dimaksud diselenggarakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, ini tidak cuma sekadar perayaan seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan bagi para prajurit yang dimaksud telah dilakukan setia mengabdi untuk negeri.

    Selain mengambil bagian menyaksikan segera rangkaian acara HUT TNI ke-80 dalam Monas, rakyat juga bisa jadi menunjukkan rasa bangga kemudian terima kasih melalui ucapan selamat. Ucapan ini bisa jadi dibagikan terhadap keluarga, teman, pasangan, atau rekan kerja yang dimaksud berubah menjadi bagian dari keluarga besar TNI.

    Dengan kata-kata sederhana, masyarakat mampu menyampaikan doa, semangat, juga rasa hormat untuk para prajurit yang digunakan tanpa lelah mempertahankan keamanan, kedaulatan, dan juga kedamaian Indonesia. Ucapan selamat ini juga berubah jadi cara kecil namun bermakna untuk anggota TNI.

    Tak belaka itu, membagikan ucapan HUT TNI juga bisa jadi berubah jadi bentuk apresiasi juga rasa cinta tanah air. Ucapan ini dapat disampaikan melalui beraneka sistem media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, hingga X (Twitter), agar semangat nasionalisme semakin tersebar luas.

    Berikut rekomendasi 30 ucapan HUT TNI ke-80 tahun 2025 yang tersebut dapat Anda gunakan juga bagikan ke media sosial sebagai bentuk doa dan juga dukungan untuk para penjaga bangsa.

    Ucapan HUT TNI ke-80 tahun 2025

    1. Terima kasih menghadapi delapan dekade pengabdianmu untuk negeri ini. Dirgahayu TNI ke-80, semoga setiap saat jaya, kuat, kemudian berubah menjadi kebanggaan bangsa.
    2. Setiap peluh dan juga langkahmu adalah wujud cinta pada tanah air. Selamat 80 tahun TNI, teruslah berubah menjadi penjaga kedamaian lalu kebanggaan Indonesia.
    3. Doa terbaik untuk para prajurit negeri ini. Di darat, laut, lalu udara, semoga TNI terus-menerus dilindungi di menjalankan tugas menjaga Indonesia.
    4. Engkau adalah garda terdepan negeri ini. Di usia ke-80, semoga TNI terus berubah menjadi simbol keteguhan dan juga pengabdian sejati untuk bangsa.
    5. Dunia akan sunyi tanpa keberanianmu. Tetaplah berjuang, TNI-ku, semoga semangat lalu ketulusanmu terus menginspirasi generasi bangsa.
    6. Tentara bukanlah alat kekuasaan, melainkan penjaga kebenaran kemudian keadilan bangsa. Dirgahayu TNI ke-80!
    7. Selamat hari jadi ke-80 untuk TNI! Terima kasih melawan perjuangan juga pengorbanan yang dimaksud berubah menjadi harapan rakyat Indonesia.
    8. Engkau bukanlah sekadar tentara, tetapi prajurit yang mana rela berkorban demi tanah air tercinta. Jayalah setiap saat TNI dalam usia ke-80.
    9. Selamat HUT TNI ke-80! Terima kasih berhadapan dengan dedikasi tanpa pamrih pada menyimpan kedaulatan serta kehormatan bangsa ke darat, laut, lalu udara.
    10. Rakyat kemudian TNI adalah satu kesatuan. Dirgahayu TNI, semoga terus-menerus bersatu rakyat di setiap langkah perjuangan.
    11. Dirgahayu TNI! Tetaplah berubah menjadi benteng kokoh penjaga kedaulatan bangsa serta simbol keberanian rakyat Indonesia.
    12. Di usia ke-80 ini, semoga TNI semakin tangguh, solid, dan juga teguh merawat kedamaian negeri tercinta.
    13. Salam hormat setinggi langit untuk seluruh prajurit TNI yang dimaksud melindungi keamanan bangsa. Dirgahayu TNI!
    14. Selalu hadir untuk rakyat, melindungi dengan sepenuh hati. Dirgahayu TNI! semoga setia serta kuat selalu.
    15. Dirgahayu TNI! Pengorbananmu bermetamorfosis menjadi kekuatan bangsa, lalu setiap langkahmu adalah doa untuk negeri yang digunakan lebih besar baik.
    16. Tetaplah menjadi pelindung stabilitas Tanah Air yang tersebut berdaya dan juga damai. Selamat ulang tahun ke-80, TNI!
    17. Puluhan tahun mempertahankan negeri adalah bukti nyata cinta TNI terhadap Indonesia. Dirgahayu TNI, semoga permanen jaya!
    18. Dirgahayu TNI! Semoga terus mengakibatkan kedamaian, menyimpan persatuan, serta menebarkan semangat kebangsaan di seluruh penjuru negeri.
    19. Jayalah TNI! Wariskan semangat perjuangan kemudian keteguhanmu untuk generasi penerus bangsa.
    20. Delapan puluh tahun pengabdianmu adalah kisah kedewasaan serta keteguhan hati. Dirgahayu TNI, semoga semakin kuat melindungi negeri.
    21. Usia ke-80 berubah menjadi penanda perjalanan panjang penuh pengorbanan. Semoga kekompakan serta keberanian prajurit TNI tak pernah pudar.
    22. Delapan dekade bukanlah waktu yang dimaksud singkat. Terima kasih TNI melawan pengabdian tanpa henti untuk bangsa dan juga negara tercinta.
    23. Di usia yang dimaksud ke-80, TNI telah dilakukan menorehkan sejarah luar biasa pada mempertahankan Indonesia. Teruslah berjuang dengan sepenuh hati.
    24. Perayaan HUT ke-80 TNI bukanlah semata-mata milik prajurit, tapi seluruh rakyat Indonesia. Semoga sinergi TNI juga rakyat terus kokoh menjaga persatuan.
    25. Selamat ulang tahun ke-80 untuk seluruh anggota TNI di dalam seluruh Indonesia. Teruslah mengabdi dengan hati lalu semangat juang yang dimaksud tulus.
    26. Semangat patriotik lalu dedikasi kalian bermetamorfosis menjadi inspirasi bagi bangsa ini. Dirgahayu TNI ke-80, teruslah mempertahankan merah putih tetap berkibar.
    27. TNI adalah napas perjuangan bangsa. Jayalah setiap saat TNI, masih kokoh menghadapi tantangan zaman dengan setia terhadap negeri.
    28. Dirgahayu TNI! Pengorbananmu akan terus-menerus dikenang sebagai teladan abadi bagi bangsa yang mencintai kedamaian.
    29. Selamat HUT TNI ke-80! Teruslah membela rakyat, melindungi keutuhan NKRI, serta menguatkan pertahanan negeri tercinta.
    30. Di berada dalam bermacam tantangan zaman, semoga TNI setiap saat menjadi garda terdepan pada mempertahankan keamanan, kedamaian, juga ketahanan bangsa.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sosok Ferry Irwandi, ketua eksekutif Malaka Project yang mana dilaporkan regu siber TNI

    Sosok Ferry Irwandi, ketua eksekutif Malaka Project yang mana dilaporkan regu siber TNI

    Ligapedianews.com Ibukota – Nama Ferry Irwandi sedang menjadi perbincangan hangat dalam ruang umum usai disebut di hasil patroli siber Tentara Nasional Indonesia (TNI). Komandan Satuan Siber Markas Besar TNI (Dansatsiber Mabes TNI) Juinta Omboh Sembiring mengatakan pihaknya menemukan dugaan tindakan pidana yang melibatkan Ferry.

    Juinta bahkan menyambangi Polda Metro Jaya pada Hari Senin (8/9) untuk berkonsultasi terkait dugaan tindakan pidana tersebut. Menanggapi hal itu, Ferry Irwandi melalui kanal YouTube miliknya menyatakan belum menerima informasi resmi, namun menegaskan siap menghadapi proses hukum. Ia menekankan tak akan melarikan diri, tetap saja sanggup dihubungi, juga menyampaikan bahwa “ide tidak ada sanggup dibungkam oleh penjara.”

    Ferry Irwandi sendiri lahir pada 16 Desember 1991 di tempat Jambi dari keluarga Minangkabau. Ia berasal dari keluarga pendidik, dengan ayah yang mana berprofesi sebagai dosen hukum tata negara.

    Ferry menempuh lembaga pendidikan tinggi dalam Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) sebelum melanjutkan studi magister dalam University of Central Queensland, Australia. Meski berlatar belakang akuntansi juga keuangan, minat Ferry pada seni kemudian perfilman meningkat sejak duduk dalam bangku SMP. Saat kuliah, ia turut terlibat di tempat klub film pelajar bernama SCENE.

    Karier profesionalnya dimulai sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di area Kementerian Keuangan bidang hubungan masyarakat, dengan kedudukan sebagai videografer. Setelah mengabdi sekitar 10 tahun, ia memutuskan mengundurkan diri pada November 2022 untuk fokus menjadi kreator konten penuh waktu.

    Sejak 2010, Ferry mengatur kanal YouTube yang dimaksud menyajikan konten edukatif, kritis, lalu reflektif, mencakup isu politik, pendidikan, filsafat stoikisme, hingga hambatan sosial seperti penawaran judi online, praktik giveaway palsu, dan juga transparansi penghasilan influencer.

    Namanya mulai dikenal masyarakat secara luas pasca tampil di podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier pada April 2022. Sejak ketika itu, kanal YouTubenya berafiliasi dengan kegiatan tersebut.

    Ferry dikenal sebagai penganut filsafat Stoikisme sejak 2017. Opini ini kerap ia terapkan di konten dengan menekankan pentingnya ketenangan batin, kemandirian berpikir, juga menghadapi hidup secara rasional.

    Dalam keberadaan pribadi, Ferry menikah dengan Muthia Nadhira pada 2015 lalu sudah dikaruniai dua anak.

    Malaka Project

    Pada 2023, Ferry mendirikan Malaka Project, sebuah inisiatif sekolah digital dengan visi memperkuat Indonesia Emas 2045. Lingkungan ini resmi diresmikan pada 20 Oktober 2023 kemudian melibatkan beberapa jumlah tokoh muda dari berbagai latar belakang, antara lain Jerome Polin, Dea Anugrah, Cania Citta Irlanie, Angellie Nabila, Coki Pardede, Aurelia Vizal, Fathia Izzati, juga Rifky Adi Prakoso.

    Sebagai CEO, Ferry menempatkan Malaka Project sebagai wadah kolaborasi sekolah serta ruang diskusi kritis. Melalui akun Instagram resmi @malakaproject.id, mereka membuka kesempatan kerja mirip dengan kampus-kampus di area Indonesia dengan menawarkan kegiatan seperti monolog, talk show, permainan interaktif, hingga pertunjukan musik kemudian komedi.

    Selain itu, Malaka Project juga mengurus kanal YouTube yang mana menghadirkan podcast dengan narasumber berpengaruh, di area antaranya dr. Tirta, Felix Siauw, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hingga Tom Lembong.

    Kini, seiring dengan perbincangan umum melawan dugaan aksi pidana yang digunakan disampaikan Dansatsiber TNI, sosok Ferry Irwandi kembali menjadi sorotan. Ia menegaskan tetap memperlihatkan berikrar menjalani proses hukum sembari melanjutkan peran sebagai kreator konten kemudian penggerak lembaga pendidikan melalui Malaka Project.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rekrutmen Taruna TNI 2025 telah terjadi dibuka, cek link daftar kemudian syaratnya

    Rekrutmen Taruna TNI 2025 telah terjadi dibuka, cek link daftar kemudian syaratnya

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali membuka pintu kesempatan bagi generasi muda bangsa yang mana bercita-cita menjadi garda terdepan pertahanan negara sebagai Taruna Akademi TA 2025.

    Taruna Akademi (Akmil) adalah siswa yang mana menempuh sekolah militer di dalam bawah naungan Kementerian Perlindungan kemudian Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selama masa pendidikan, merek akan dilatih untuk menjadi calon perwira TNI Angkatan Darat (AD).

    Setelah menyelesaikan lembaga pendidikan yang tersebut setara dengan jenjang Diploma 4 (D4) atau Sarjana Terapan (S. Tr), para lulusan Taruna Akmil akan mendapatkan pangkat Letnan Dua (Letda) serta secara resmi dilantik sebagai perwira TNI AD.

    Bagi calon partisipan yang digunakan merupakan lulusan SMA/MA diperbolehkan untuk mengikuti rekrutmen Taruna Akademi TNI ini. Dengan aturan maksimal umur 22 tahun ketika inisiasi Dikma pada 1 Agustus 2025.

    Pendaftaran Taruna Akademi TNI TA 2025 sudah dibuka secara online melalui laman resmi http://rekrutmen-tni.mil.id, mulai 3 Maret sampai 17 April 2025. Selama proses penerimaan, para calon partisipan tidaklah dipungut biaya apapun.

    Setiap calon kontestan seleksi Taruna Akademi TNI semata-mata diperbolehkan mendaftar satu kali dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan terdaftar.

    Untuk selengkapnya, berikut adalah persyaratan lalu cara mendaftar rekrutmen Taruna Akademi TNI TA 2025.

    Persyaratan penerimaan calon Taruna Akademi TNI TA 2025

    • Warga Negara Indonesia Pria, tidak prajurit TNI/Polri/ PNS.
    • Beriman juga bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu Agama/penghayat kepercayaan).
    • Setia terhadap NKRI yang dimaksud berdasarkan Pancasila kemudian UUD 1945.
    • Sehat jasmani, rohani juga bebas narkoba dan juga tidaklah berkacamata.
    • Berumur paling tinggi 22 tahun ketika inisiasi Dikma 1 Agustus 2025.
    • Tinggi badan minimal pria 163 cm, dengan berat
    • Tidak bertato/bekas tato serta tiada bertindik/bekas tindik, kecuali yang dimaksud disebabkan oleh ketentuan agama atau Adat.
    • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dimaksud dikeluarkan oleh Polri.
    • Tidak berlaku Akte Lahir tunggal kemudian KK tunggal.
    • Belum pernah menikah lalu sanggup tidaklah menikah selama Dikma.
    • Tidak berlaku nilai remedial (bagi lulusan yang tersebut masih diberlakukan nilai UN), bagi lulusan dari Negara lain atau lembaga lembaga pendidikan dalam luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Dinas Pendidikan Daerah Perkotaan maupun Kabupaten.
    • Berijazah SMA/MA jurusan IPA/Kurikullum Merdeka.
    • Bagi yang belum mempunyai KTP dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA) atau surat keterangan.
    • Domisili minimal satu tahun semata-mata berlaku untuk calon di tempat tempat Papua.
    • Calon bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP).
    • Membawa Surat keterangan bebas narkoba kemudian surat kemampuan fisik dari rumah sakit.
    • Bersedia ditempatkan di area seluruh wilayah NKRI.
    • Memiliki Kartu BPJS juga dibawa ketika pelaksanaan test.
    • Mematuhi semua peraturan yang berlaku juga menerima segala resiko yang dimaksud ditimbulkan dari kelalaian maupun unsur kesengajaan dari diri sendiri

    Aspek penilaian penerimaan Taruna Akademi TNI 2025

    Para calon Taruna akan menjalani kumpulan tahapan penilaian yang meliputi:

    • Psikologi
    • Kesehatan (pemeriksaan kebugaran luar, dalam, postur dan juga jiwa)
    • Tes Kompetensi Dasar (TKD)
    • Jasmani (lari 12 menit, pull ups, sit ups, push up, shuttle run, kemudian renang 25 meter)
    • Litpers (tertulis kemudian wawancara)
    • Administrasi (pemeriksaan administrasi calon)

    Tata cara pendaftaran calon Taruna Akademi TNI TA 2025

    • Calon mendaftar secara online melalui internet dengan website: https://rekrutmen-tni.mil.id
    • Daftar ulang secara fisik ke tempat pendaftaran yang digunakan telah terjadi ditentukan dengan menunjukkan cetakan formulir pendaftaran (Validasi).
    • Membawa dokumen asli: Surat pendaftaran, Akte kelahiran, KTP, KK, SKCK, Ijazah SD s.d. SMA/MA,
    • hasil UN, transkrip nilai, Ijazah atau sertifikat pendukung lainnya, pas foto 4X6 hitam putih serta berwarna background merah sebanyak 20 lembar.
    • Membawa semua blangko yang digunakan dalam download pada ketika daftar online.
    • Wajib mengakibatkan surat keterangan sehat dan juga surat keterangan bebas narkoba dari rumah sakit dan juga melampirkan kartu BPJS.

    Lokasi pendaftaran

    • Panselinda Aceh: Ajendam Iskandar Muda, Lanal Sabang, Lanud Sultan Iskandar Muda
    • Panselinda Medan: Ajendam I/Bukit Barisan, Lantamal I Belawan, Lanud Soewondo
    • Panselinda Padang: Lantamal II Padang, Ajenrem 032/Wirabraja, Lanud Sutan Sjahrir
    • Panselinda Riau: Lanud Roesmin Nurjadin, Ajenrem 031/Wirabima, Lanal Dumai
    • Panselinda Tanjung Pinang: Lantamal IV Batam, Ajenrem 033/Wira Pratama, Lanud Hang Nadim
    • Panselinda Palembang: Ajendam II/Sriwijaya, Lanal Palembang, Lanud Sri Mulyono Herlambang
    • Panselinda Lampung: Ajenrem 043/Garuda Hitam, Lanal Lampung, Lanud Pangeran M Bunyamin
    • Panselinda Jakarta: Ajendam Jaya, Lantamal II Jakarta, Lanud Halim Utama Kusuma
    • Panselinda Bogor: Lanud Atang Sendjaja, Ajenrem 061/Suryakancana
    • Panselinda Bandung: Ajendam III/Siliwangi, Lanal Bandung, Lanud Husein Sastranegara
    • Panselinda Semarang: Ajendam IV/Diponegoro, Lanal Semarang
    • Panselinda Yogyakarta: Lanud Adi Sutjipto, Ajenrem 072/Pamungkas, Lanal Yogyakarta
    • Panselinda Surabaya: Ajenrem 084/Bhaskara Jaya, Lantamal V Surabaya, Lanud Muljono
    • Panselinda Malang: Lanud Abdulrachman Saleh, Ajenrem 083/Baladhika Jaya, Lanal Malang
    • Panselinda Pontianak: Ajendam XII/Tanjungpura, Lantamal XII/Pontianak, Lanud Supadio
    • Panselinda Banjarmasin: Ajenrem 101/Antasari, Lanal Banjarmasin, Lanud Sjamsudin Noor
    • Panselinda Balikpapan: Ajendam VI/Mulawarman, Lanal Balikpapan, Lanud Dhomber
    • Panselinda Bali & NTB: Ajendam IX/Udayana, Lanal Denpasar, Lanud I Gusti Ngurah Rai
    • Panselinda NTT: Lantamal VII Kupang, Ajenrem 161/Wira Sakti, Lanud Eltari
    • Panselinda Makassar: Ajendam XIV/Hasanuddin, Lantamal VI Makassar, Lanud Sultan Hasanuddin
    • Panselinda Manado: Ajendam XIII/Merdeka, Lantamal VIII/Manado, Lanud Sam Ratulangi
    • Panselinda Ambon: Ajendam XV/Pattimura, Lantamal IX Ambon, Lanud Pattimura
    • Panselinda Ternate: Ajenrem 152/Baabullah, Lanal Ternate
    • Panselinda Sorong: Lantamal XIV Sorong, Ajenrem 181/Praja Vira Tama
    • Panselinda Manokwari: Ajendam XVIII/Kasuari
    • Panselinda Biak: Lanud Manuhua, Ajenrem 173/Praja Vira Braja, Lanal Biak
    • Panselinda Jayapura: Ajendam XVII/Cendrawasih, Lantamal X Jyapura, Lanud Silas Papare
    • Panselinda Merauke: Lantamal XI Merauke, Ajenrem 174/Anim Ti Waninggap, Lanud Johannes Abraham Dimara