Tag: Timnas U20 Indonesia

  • Kepelatihan puas timnas kalahkan Australia demi final Piala Asia U20

    Kepelatihan puas timnas kalahkan Australia demi final Piala Asia U20

    DKI Jakarta – Pembimbing kepala Timnas U20 Tanah Air Nova Arianto mengaku puas menghadapi kinerja timnya yang mengalahkan Australia 2-0 pada laga di dalam Laos, Minggu, sehingga lolos ke putaran final Piala Asia U20.

    “Kunci kesuksesan, pasti itu adalah kerja keras dari semua pemain, termasuk staf instruktur kemudian staf ofisial. Semuanya bekerja sama,” kata Nova pada platform PSSI setelahnya pertandingan, Akhir Pekan tentang kelanjutan Garuda Muda menuju final Piala Asia U20 di dalam China pada Maret 2027.

    Timnas U20 Indonesia mengalahkan Tim Kanguru lewat gol Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 kemudian Amar Brkic pada menit ke-90+3 pada laga terakhir sesi kualifikasi Grup H dalam Lao National Stadium KM16, Laos, Minggu.

    “Itu adalah kerja serupa pasukan sehingga kami bisa saja lolos," kata Nova.

    Pencapaian itu berubah jadi peluang kedua mantan pemain Timnas Senior Indonesia periode 2008-2010 itu mengantarkan regu kelompok umur Tanah Air ke Piala Asia. Pada 2025, Nova juga mengakibatkan timnas U17 lolos ke Piala Asia U17, bahkan menuju Piala Planet U17.

    “Saya sangat bersyukur akhirnya kami bisa jadi lolos ke Piala Asia. Saya juga sangat berterima kasih terhadap para pemain yang sudah ada bekerja luar biasa hari ini, di malam hari ini,” ujarnya.

    “(Hasil pertandingan) itu berubah menjadi hal yang dimaksud baik di tahapan mereka itu ke depan. Saya berharap para pemain sanggup lebih besar siap lagi untuk menghadapi Piala Asia,” katanya.

    Rasa syukur juga diungkapkan kapten Timnas U20 I Putu Panji Apriawan. Selain kerja keras, beliau mengemukakan kunci keberhasilan kelompok menembus Piala Asia U20 pada 2027 sebab kekompakan tim.

    “Kami menjalankan instruksi instruktur dengan baik. Semua pemain memiliki semangat yang mirip untuk memberikan hasil terbaik pada pertandingan hari ini,” kata bek sedang 18 tahun milik Bali United itu.

    Lebih lanjut, Putu Panji menyatakan fokus pasukan secara langsung ke panggung Piala Asia U20 2027.

    Piala Asia U20 itu merupakan jalur utama tim-tim Asia untuk mendapatkan tiket di Piala Global U20 2027 dalam Azerbaijan serta Uzbekistan. Empat grup teratas, atau yang digunakan menembus semifinal, akan lolos ke kompetisi sepak bola bumi untuk remaja tersebut.

    “Kami tentu ingin datang ke Piala Asia dengan persiapan yang digunakan tambahan matang lalu memberikan yang mana terbaik untuk Indonesia,” kata Putu Panji.

    Pada 2025, Indonesi yang mana diasuh Indra Sjafri berhenti pada putaran fase grup pasca menghuni peringkat ketiga Grup C dengan satu poin.

    Ketika itu, Tanah Air menelan kekalahan dari Iran lalu Uzbekistan, dan juga cuma berhasil menahan imbang Yaman tanpa gol.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Nova minta Indonesia perbaiki penyelesaian akhir ketika hadapi Australia

    Nova minta Indonesia perbaiki penyelesaian akhir ketika hadapi Australia

    Ibukota Indonesia – Kepelatihan Timnas U20 Indonesi Nova Arianto mengajukan permohonan anak-anak asuhannya memperbaiki penyelesaian akhir pada waktu menghadapi Australia pada pertandingan ketiga Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 ke Stadion Nasional, Vientiane, Akhir Pekan (6/9) pukul 16.00 waktu setempat.

    "Ya itu menjadi PR kami yang dimaksud harus kami perbaiki sebelum kami akan berjuang melawan Australia nanti," ujar Nova, disitir dari rilis resmi yang diterima dalam Jakarta, Jumat.

    Saat ini Indonesi berada di dalam peringkat pertama klasemen sementara Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 dengan torehan empat poin dari dua pertandingan, cuma unggul selisih gol dari Australia di tempat kedua.

    Keberhasilan Negara Indonesia menempati peringkat pertama klasemen sementara Grup H bukan terlepas dari kemenangan 3-0 yang dimaksud didapatkan melawan Laos, Kamis.

    Nova mengemukakan cukup puas dengan penampilan anak-anak asuhnya pada pertandingan menghadapi Laos, meskipun masih ada beberapa aspek yang tersebut perlu merekan perbaiki.

    Selanjutnya jelang menghadapi Australia, mantan ahli Timnas U17 Tanah Air itu mengaku cukup penasaran untuk bisa saja mengalahkan The Socceroos akibat sejauh ini belum bisa jadi melakukan hal tersebut.

    "Kalau dari saya sih saya cukup penasaran dengan Australia. Dari U17-U20 saya belum pernah menang dengan Australia. Jadi kami akan mencoba yang digunakan terbaik bertarung dengan Australia," ungkap Nova.

    Ia melanjutkan Indonesi penting memberikan kewaspadaan penuh sewaktu menghadapi Australia dikarenakan lawan mereka yang dimaksud dihuni oleh individu-individu berkualitas baik.

    "Secara kolektif timnya juga sangat baik dan juga itu yang kami antisipasi kemudian semoga pemain bisa jadi tampil baik saat bertarung dengan Australia," pungkasnya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dua pemain Persis Solo dipanggil seleksi Timnas U-20 Indonesi

    Dua pemain Persis Solo dipanggil seleksi Timnas U-20 Indonesi

    Ibukota Indonesia – Dua pemain Persis Solo U-20 yakni Abraham Pangkali dan juga Farel Amedio Nesta dipanggil seleksi Timnas U-20 Indonesia untuk mengikuti talent ID camp pada 2-5 Desember pada Garudayaksa Football Academy, Daerah Bekasi.

    Dikutip dari laman resmi klub, Selasa, Abraham Pangkali mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi Timnas U-20 lalu sempat terkejut dengan kabar ini, pemain dengan syarat Jayapura itu optimis sanggup tembus ke skuad Garuda Muda.

    "Saya pertama kaget pada saat mengawasi ada nama saya yang dikirim coach Rasiman. Awalnya tiada menyangka juga dipanggil, lalu kemungkinan besar nanti harus fokus biar bisa saja lolos sebagai hasil dari perjuangan yang sudah ada datang jauh-jauh ke Solo harus bikin bangga pemukim tua," ujar Abraham.

    Senada dengan Abraham, Farel Amedio Nesta juga mengucapkan syukur menghadapi panggilan seleksi Timnas U-20 ini dan juga sebagai bekal persiapan seleksi nanti, ia akan menjaga status fisiknya kemudian meningkatkan performa dengan melakukan latihan tambahan sendiri.

    Farel juga mengucapkan terima kasih terhadap regu kepelatihan Akademi Persis Solo lantaran tanpa peran juga bantuan semua pihak tak akan sanggup mendapatkan kesempatan seleksi Timnas.

    "Saya sempat kaget dapat kabar ini. Dan saya juga senang lantaran mendapatkan kesempatan seleksi Timnas U-20 untuk kali pertamanya. Lalu untuk persiapan besok, saya menyiapkan fisik kemudian mental juga latihan lebih besar keras lagi," jelas Farel.

    "Semoga saya dapat menjalani seleksi dengan lancar juga saya dapat memanfaatkan kesempatan ini juga resmi bergabung di final skuad Timnas U-20," tambah dia.

    Sementara itu, Direktur Teknik Akademi Persis Solo, Rasiman mengucapkan selamat untuk Abraham kemudian Farel berhadapan dengan panggilan seleksi Timnas U-20 ini.

    Dia memohonkan untuk dua pemain ini untuk memberikan penampilan terbaiknya agar bisa saja menembus skuad akhir Garuda Muda. Menurutnya, pemanggilan ini merupakan langkah awal yang dimaksud kuat bagi pemain muda untuk berkiprah ke Kejuaraan profesional.

    "Semoga merekan bisa saja masuk skuad akhir Garuda Muda. Karena pemanggilan seleksi ini artinya memang benar kalau bisa jadi menembus ke Timnas U20, kemungkinan besar pemain Akademi dapat masuk ke senior," jelas Rasiman.

    "Ini merupakan kebanggaan serta keberhasilan Akademi Persis pada melakukan pembinaan pemain yang mana tepat lalu pelaksanaan kegiatan pelatihan yang tersebut tepat. Karena per hari ini, kita sudah ada punya lima pemain pada Timnas, baik tiga warga di U17 juga dua penduduk dalam U-20," pungkasnya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.