Tag: Timnas Thailand

  • Klasemen Grup A SEA Games 2025 usai Nusantara kalah 0-8 dari Thailand

    Klasemen Grup A SEA Games 2025 usai Nusantara kalah 0-8 dari Thailand

    Ibukota – Timnas putri Tanah Air menghuni kedudukan juru kunci atau peringkat ketiga klasemen sementara Grup A SEA Games 2025, pasca kalah telak 0-8 dari tuan rumah Thailand pada pertandingan pembuka mereka itu dalam Stadion Chonburi, Thailand, Kamis.

    Dikutip dari laman penyelenggara, gol-gol yang dimaksud disarangkan Nafeeza Nori (bunuh diri 8’), Aupachai Pattaranan (21’), Silawan Intamee (27’), Saowalak Pengngam (44’), Jiraporn Mongkoldee (48’, 51’, 59’), dan juga Panittha Jeeratanapavibul (55’), menjamin Thailand kokoh menguasai pucuk klasemen Grup A dengan koleksi tiga poin lalu selisih delapan gol.

    Sebaliknya, Tanah Air berada di sikap ketiga dengan nol poin dan juga minus delapan gol.

    Tim peringkat kedua, Singapura, belum mengakumulasi poin sejenis sekali, namun pada waktu ini unggul selisih gol menghadapi Indonesia.

    Pasukan Akira Higashiyama akan memainkan pertandingan keduanya, sekaligus laga fase grup terakhir mereka, dengan menghadapi Singapura pada Hari Minggu (7/12) di dalam Stadion Chonburi.

    Hanya juara grup lalu kelompok peringkat kedua yang berhak lolos ke semifinal

    Klasemen sementara Grup A sepak bola putri SEA Games 2025

    Nomor Negara Bermain Menang Seri Kalah Memasukkan gol Kemasukan gol Selisih gol Poin
    1 Thailand 1 1 0 0 8 0 8 3
    2 Singapura 0 0 0 0 0 0 0 0
    3 Indonesia 1 0 0 1 0 8 -8

    0

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Ligapedianews.com Link Live Streaming leg kedua final Piala AFF 2024 antara Thailand vs Vietnam akan segera dibagikan pada akhir artikel ini. Kompetisi penentuan juara yang dimaksud berlangsung pada Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) di malam hari WIB.

    Pada rapat leg pertama final Piala AFF 2024, Vietnam mengundurkan diri dari sebagai pemenang. Dua gol Nguyen Xuan Son mengakibatkan The Golden Star Warriors menang 2-1 berhadapan dengan Thailand.

    Xuan Son menambah perbendaharaan golnya menjadi tujuh dari empat laga yang mana telah lama dimainkannya pada Piala AFF 2024. Bagi Vietnam, ini merupakan kemenangan kandang pertama menghadapi Thailand pada 27 tahun.

    Ribuan orang bersuka cita di area jalan-jalan di tempat Phu Tho kemudian di dalam kota-kota lain di tempat seluruh negeri untuk merayakan kemenangan bersejarah ini. Maklum saja, Vietnam terakhir kali menang 3-0 dalam semifinal yang dimaksud berlangsung pada Hanoi pada 1998.

    Namun, lantaran tidaklah ada aturan gol tandang yang mana berlaku, pertandingan masih masih seimbang dengan Thailand yang sekarang akan bermain di area depan penonton yang dimaksud memadati stadion pada Akhir Pekan di malam hari dalam Bangkok. Tapi Vietnam tak sendirian. Penggemar merekan sudah ada memesan tiket untuk meninjau regu besutan Kim Sang-sik mengangkat trofi di dalam Negeri Gajah Perang.

    Ini menjadi final Piala AFF pertama yang tersebut diadakan pada Stadion Rajamangala sejak 2016 ketika 48.000 penggemar menyaksikan Siroch Chatthong mencetak dua gol ketika Thailand mengalahkan Indonesia untuk penghargaan kelima mereka. Akankah Thailand membalikkan keadaan dengan tiga gol juga menjadikannya penghargaan kedelapan yang mana memecahkan rekor? Atau akankah Vietnam muncul sebagai juara untuk ketiga kalinya di tempat Piala AFF?

    Hari ini dua pertanyaan yang dimaksud berisik di dalam pikiran penggemar Thailand lalu Vietnam akan terjawab, waktu malam nanti. Tentunya laga ini menjadi tontonan yang dimaksud menarik.

    Bagi yang ingin menyaksikan laga leg kedua final Piala AFF 2024 dapat menyaksikan secara live streaming di dalam RCTI+ kemudian Vision+.

    Berikut Link Live Streaming Thailand vs Vietnam

    RCTI+

    Tonton pada SINI

    Vision+

    Tonton pada SINI

  • Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Ligapedianews.com Mencetak gol di sebuah pertandingan sepak bola miliki makna yang digunakan sangat penting. Tapi apa jadinya apabila setiap gol penentu itu terjadi di dalam putaran kedua? Inilah yang mulai dibicarakan penggemar sepak bola di area Asia Tenggara tentang permainan Vietnam di dalam Piala AFF 2024.

    Siapa yang dimaksud menyangka, Vietnam begitu perkasa mendominasi papan skor di dalam putaran kedua hampir pada setiap pertandingan Piala AFF 2024. Fenomena mencetak gol di area putaran kedua ini bukanlah sekadar kebetulan, melainkan menjadi ciri khas permainan Vietnam yang tersebut begitu memukau.

    Dari 18 gol yang tersebut berhasil dicetak Vietnam sepanjang turnamen, 17 pada antaranya terjadi pada sesi kedua. Hanya satu gol yang tersebut lahir di tempat putaran pertama, itupun melalui titik putih melalui tendangan penalti Nguyen Xuan Son (45+1′) vs Singapura.

    Bcaa Juga: Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Statistik ini tentu semata sangat mencengangkan dan juga menciptakan lawan-lawannya, termasuk Thailand, dibuat frustrasi. Tim berjuluk Gajah Perang itu tampak kesulitan mengantisipasi gawangnya dari kebobolan.

    Pada leg pertama final Piala AFF 2024, pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son menjadi bintang dengan menjebol gawang Thailand sebanyak dua kali di dalam menit 59 lalu 73. Sementara Gajah Perang baru bisa jadi memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol yang dicetak Chalermsak pada menit 83.

    Nguyen Xuan Son ketika ini menduduki kedudukan teratas sebagai pencetak gol terbanyak di tempat Piala AFF 2024. Pemain naturalisasi Vietnam itu sudah ada membukukan tujuh gol pada empat laga yang mana telah dimainkannya.

    Enam gol dicetak Nguyen Xuan Son pada fase kedua. Sementara satu gol terjadi di area fase pertama. Ini adalah membuktikan betapa kejamnya pemain naturalisasi Vietnam pada waktu berada dalam depan gawang lawan.

    Akankah Thailand mampu menghentikan tradisi Vietnam serta Nguyen Xuan Son mencetak gol di dalam putaran kedua Piala AFF 2024? Saksikan pertandingan seru dari Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) waktu malam WIB, Live dalam GTV.

  • Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com Timnas Vietnam berhasil pergi dari sebagai juara Piala AFF 2024 pasca mengalahkan Thailand dengan agregat 5-3. Ini adalah merupakan penghargaan ketiga untuk The Golden Star Warriors di tempat pertandingan sepak bola bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara.

    Pada laga leg kedua final Piala AFF 2024 di dalam Stadion Rajamangala, Hari Minggu (5/1/2025) di malam hari WIB. Vietnam tampil cukup tenang. Tim besutan Kim Sang-sik melakukan strategi serangan balik untuk meredam serangan tuan rumah Thailand.

    Skema permainan ini terbilang efektif. Meskipun kalah pada penguasaan bola (23 persen berbanding 77 persen), namun Vietnam mampu membuka keran gol tambahan dulu di area fase pertama.

    Adalah Pham Tuan Hai, yang digunakan sukses mencatatkan namanya di dalam papan skor pada menit delapan usai memanfaatkan kesalahan pemain belakang Thailand. Pemain bernomor punggung 10 itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang tuan rumah.

    Ini merupakan kedua kalinya Vietnam mencetak gol di dalam fase pertama pada kompetisi Piala AFF 2024. Sejauh ini The Golden Star Warriors telah membukukan 18 gol sepanjang pertandingan berlangsung (2 gol di area sesi pertama, 16 gol di dalam sesi kedua).

    Thailand, yang tersebut tak mau dipermalukan pada depan pendukungnya terus mengurung pertahanan Vietnam. Petaka akhirnya datang di tempat menit 28 ketika Doan Ngoc Tan melakukan blunder.


    Bola liar yang disebutkan lantas disambar melalui tendangan keras Ben Davis dari luar kotak penalti. Tak berselang lama, bomber haus gol Vietnam, yakni Nguyen Xuan Son terpaksa ditandu meninggalkan lapangan usai mengalami cedera.

    Skor 1-1 bertahan hingga interval pertama usai. Di fase kedua, Thailand berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus menyamakan agregat 3-3 pasca tendangan keras Supachok Sarachat dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper Vietnam.

    Selang 10 menit kemudian, Thailand terpaksa bermain dengan 10 pemain setelahnya Weerathep Pomphan diusir wasit usai menerima kartu ikterus kedua. Keunggulan jumlah agregat pemain ini dimanfaatkan Vietnam untuk menambah gol.

    Tim tamu belaka membutuhkan waktu delapan menit untuk menjebol gawang Thailand untuk kedua kalinya. Gol kedua Vietnam terjadi usai Pansa Hembviboon salah pada mengantisipasi umpan crossing sehingga bola meluncur deras ke gawang sendiri.

    Di menit krusial, Nguyen Hai Long mencetak gol ketiga Vietnam sekaligus menjadi penutup pertandingan leg kedua final Piala AFF 2024. Vietnam akhirnya mengundurkan diri dari sebagai juara usai menang 3-2 atau unggul agregat 5-3 berhadapan dengan Thailand.

  • Daftar Juara Piala AFF: Thailand Dominasi, Timnas Indonesia Masih Berburu Gelar

    Daftar Juara Piala AFF: Thailand Dominasi, Timnas Indonesia Masih Berburu Gelar

    Ligapedianews.com Thailand menduduki kedudukan teratas di daftar juara Piala AFF . Tim berjuluk Gajah Perang ini telah terjadi menunjukkan dominasi yang dimaksud luar biasa dengan merebut juara dalam kejuaraan sepak bola paling bergengsi di dalam kawasan Asia Tenggara sebanyak tujuh kali.

    Sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1996, Thailand menempatkan posisinya pada urutan teratas sebagai pasukan paling sukses di sejarah kompetisi Piala AFF. Meskipun Thailand mendominasi, ada tiga negara yang digunakan berhasil mencatatkan namanya sebagai juara.

    Terbaru adalah Vietnam. Tim besutan Kim Sang-sik itu sukses merebut peringkat ketiga di dalam Piala AFF 2024 usai menumbangkan Thailand dengan skor 3-2 atau agregat 5-3 pada Stadion Rajamangala, Hari Minggu (5/1/2025) waktu malam WIB.

    Bagaimana dengan Timnas Indonesia?

    Timnas Indonesia kelihatannya masih belum mengakhiri kutukan juara di tempat Piala AFF. Skuad Garuda masih berburu peringkat di area kompetisi sepak bola paling bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara tersebut. Catatan terbaik Timnas Indonesia adalah runner up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020).

    Berikut Daftar Juara Piala AFF

    1. Thailand: 7 (1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, 2022)

    2. Singapura: 4 (1998, 2004, 2007, 2012)

    3. Vietnam: 3 (2008, 2018, serta 2024)

    4. Malaysia: 1 (2010)

  • Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    LIgapedianews.com Ibukota – Timnas Thailand sudah lama menjadi kekuatan dominan di dunia sepak bola Asia Tenggara. Keunggulan mereka tampak jelas dalam berbagai aspek, khususnya pada event Piala AFF.

    Hingga ketika ini, Thailand memegang rekor sebagai pasukan paling sukses di sejarah kompetisi tersebut. Mereka berhasil mengoleksi tujuh penghargaan juara, sebuah pencapaian yang digunakan sulit ditandingi oleh negara-negara lain di area kawasan ini.

    Mereka adalah juara bertahan di dua edisi terakhir juga hanya saja sekali gagal menyebabkan pulang trofi pada lima edisi terbaru, yakni pada 2018 ketika penghargaan yang dimaksud berhasil direbut oleh Vietnam.

    Dari total 14 edisi yang tersebut sudah ada berlangsung, Thailand tetap saja menjadi regu tersukses dengan koleksi tujuh gelar kejuaraan juara dalam kejuaraan yang mana dulu dikenal dengan nama Piala Tiger.

    Pada edisi ke-15 ini, Thailand akan memulai perjalanan mereka itu dalam Grup A. Tim Gajah Perang dijadwalkan melakoni dua laga kandang, yaitu melawan Negara Malaysia pada 14 Desember juga menghadapi Kamboja pada 20 Desember.

    Selain itu, merek juga akan menjalani dua pertandingan tandang, masing-masing melawan Timor Leste pada 8 Desember serta Singapura pada 17 Desember.

    Thailand telah terjadi merilis daftar 26 pemain yang dimaksud akan menguatkan pasukan merekan untuk Piala AFF 2024. Dari skuad ini, empat pemain bermain pada luar negeri, menambah kekuatan kelompok dengan pengalaman internasional mereka. Berikut adalah daftar lengkap pemain yang mana dipilih:

    Kiper

    • Korakot Phipatnadda (Rayong FC)
    • Kamphon Pathamarakkul (Ratchaburi FC)
    • Patiwat Khammai (True Bangkok United)

    Bek

    • Kritsada Nontharat (True Bangkok United)
    • James Burredford (Uthai Thani FC)
    • Jonathan Khemdee (Ratchaburi FC)
    • Chalermsak Aukkee (Port Authority FC)
    • Thitathorn Aksornsri (Uthai Thani FC)
    • Nicholas Mickelson (OB Odense, Denmark)
    • Pansa Hemviboon (Buriram United)
    • Suphanan Bureerat (Port Authority FC)
    • Saringkar Promsupa (Sukhothai FC)
    • Abhisit Soradha (Ratchaburi FC)

    Gelandang

    • Ben Davis (Uthai Thani FC)
    • Peeradon Chamrasamee (Port Authority FC)
    • Worachit Kanitsribampen (Port Authority FC)
    • William Wedercher (Uthai Thani FC)
    • Weerathep Pomphan (True Bangkok United)
    • Supachok Sarachat (Consadole Sapporo, Jepang)
    • Seksan Ratree (Buriram United)
    • Anan Yodsangwal (Lamphun Warriors)
    • Akaraphong Pumwisat (Lamphun Warriors)
    • Ekanit Panya (Urawa Red Diamonds, Jepang)

    Penyerang

    • Teerasak Phaimai (Port Authority FC)
    • Patrik Gustavsson (Nara Club, Jepang)
    • Suphanat Mueantha (Buriram United)

  • Semifinal Piala AFF U-19 2024 Australia vs Thailand Hari Sabtu Sore 27 Juli: Simak Komentar Pelatih Kedua Tim

    Semifinal Piala AFF U-19 2024 Australia vs Thailand Hari Sabtu Sore 27 Juli: Simak Komentar Pelatih Kedua Tim

    Jakarta – Laga Australia vs Thailand akan hadir pada putaran semifinal Piala AFF U-19 2024. Kedua regu akan berhadapan pada Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 27 Juli, mulai pukul 15.00 WIB.

    Pelatih Australia, Trevor Morgan, merasa beruntung telah mengamati permainan Thailand secara segera sebelum kedua kelompok bertemu. Ia hadir pada laga terakhir Thailand ketika imbang 1-1 melawan Malaysia, Kamis lalu.

    “Jadi untuk persiapan besok kita mempunyai latihan hari ini, kita beruntung kemarin sanggup menonton pertandingan Negara Malaysia lawan Thailand, itu adalah pertandingan yang digunakan bagus,” kata Trevor dalamjumpa pers pada Surabaya pada Jumat.

    Sementara itu, Pelatih Thailand U-19 Emerson Pereira mengungkapkan persiapan timnya sejauh ini berjalan cukup baik, meskipun hanya sekali memiliki satu hari jeda dari laga terakhir sebelum kembali bermain pada semifinal.

    Hari ini Thailand mengurungkan jadwal melakukan official training untuk fokus untuk pemulihan serta analisis kekuatan lawan sebelum menjalani laga semifinal. “Persiapan kami cuma recovery lalu video di malam hari ini dan juga mencoba memilih yang terbaik untuk dimainkan besok,” kata Emerson.

    Kedua regu total telah lima kali menjuarai Piala AFF U-19 sejak pertandingan ini mulai pada 2002.

    Kedua pembimbing tak menaruh target tinggi serta belaka menyatakan fokus membentuk regu sebelum menatap event bergengsi Piala Asia U-20 2025 pada Februari tahun depan.

    “Untuk kami ini adalah turnamen persiapan lalu pembelajaran. Untungnya kami mampu bermain melawan empat lawan berbeda, itu bagus. Tentu hanya semua pemain datang ke di lokasi ini untuk meraih kemenangan semua pertandingan serta kita mencoba hal itu memungkinkan bagi mereka,” kata Trevor.

    “Kompetisi ini sangat penting untuk mengembangkan para pemain, kami mempunyai kualifikasi bulan September, jadi kami perlu mengetahui pemain mana yang sanggup bermain di area level tinggi, level berbeda, lalu pasukan utama Thailand, jadi pengalaman yang digunakan bagus untuk pemain saya,” kata ia Emerson.

    Setelah laga Australia vs Thailand, semifinal Piala AFF U-19 2024 akan menghadirkan laga Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia, pada 19.30 WIB.

  • Timnas Thailand U-19 Berhasil ke Final Piala AFF U-19 2024 pasca Kalahkan Australia satu gol tanpa balas

    Timnas Thailand U-19 Berhasil ke Final Piala AFF U-19 2024 pasca Kalahkan Australia satu gol tanpa balas

    Jakarta – Timnas Thailand U-19 melaju ke final Piala AFF U-19 2024 atau ASEAN U-19 Boys Championship setelahnya mengalahkan Australia dengan skor satu-nol di area Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Hari Sabtu sore, 27 Juli.

    Pada menit-menit awal Thailand lebih banyak mendominasi bola namun belum mampu menembus pertahanan Australia yang dimaksud solid. Setelah menyeberangi menit ke-10, anak asuh Trevor Morgan mencoba membalikkan dominasi bola Thailand.

    Petaka Australia terjadi pada menit ke-14, gol bunuh diri tercipta dari Dylan Paul yang digunakan bermaksud melakukan backpass ke penjaga gawang Dylan Cullen, namun malah terlepas dari kakinya. Poin sementara berubah menjadi 1-0, kemenangan untuk Thailand.

    Australia terus menggempur pertahanan anak asuh Emerson Pereira itu, hingga Jake Najdovski dijatuhkan di tempat area kotak penalti Thailand oleh Jirapol Saelio lalu wasit menunjuk titik putih, pada menit ke-34.

    Namun, pasca wasit selama Tanah Melayu Rafran Joffri Ali meninjau tayangan ulang pada bantu Video Assistant Referee (VAR) pertama jika China Jing Jingyuan lalu VAR kedua Choi Hyun Jai dengan syarat Korea Selatan, kebijakan memberi tendangan penalti dibatalkan.

    Menjelang waktu normal fase pertama, Thailand terus memberikan perlawanan hingga mendapatkan kesempatan melalui tendangan-tendangan dari area kotak penalti Australia, namun tidaklah membuahkan hasil.

    Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor sementara masih 0-1, keunggulan untuk Thailand.

    Pada sesi kedua, Australia yang mana tertinggal satu bilangan segera menyerbu Thailand lewat umpan-umpan pendek yang tersebut dibangun dari pertahanan.

    Tiago Quintal mendapatkan potensi untuk Australia pada menit ke-52, namun tendangannya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Thailand Kittipong.

    Terpaksa pasukan yang dimaksud berjuluk Gajah Perang itu, harus berkompetisi dengan 10 orang oleh sebab itu pemainnya Rapeephat Padthaisong mendapatkan kartu merah setelahnya mengoleksi dua kartu jaundice akibat melanggar Jesse Dean Hoey pada menit ke-67.

    Bermain dengan 10 orang, Young Socceroos semakin meningkat daya serangnya. Terbukti pemain bernomor punggung 16 Zane Sam Helweh yang dimaksud menggantikan Jesse Dean Hoey akibat cedera, mampu menciptakan potensi pada menit ke-74 namun masih membentur tiang gawang Thailand.

    Thailand benar-benar dikepung oleh Australia, namun sesekali masih sanggup menyerang hingga mengancam gawang Dylan Cullen.

    Sebaliknya, Australia yang digunakan terus menerus mengurung pertahanan Kittipong lalu kawan-kawan belum mampu menyamakan kedudukan.

    Hingga wasit Rafran Joffri Ali dengan syarat Negara Malaysia meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor tetap saja sama, satu gol tanpa balas kemenangan untuk Thailand.

    Thailand akan mengantisipasi pemenang pertandingan antara Indonesia lawan Negara Malaysia yang dimaksud juga berlaga dalam stadion yang dimaksud sama, pukul 19.30 WIB.

    Begitu juga Australia akan menantang pasukan yang mana kalah antara Indonesia ataupun Malaya untuk berjuang di tempat perebutan tempat ketiga.

    Laga final Piala AFF U-19 akan berlangsung di area Stadion GBT Surabaya pada Awal Minggu (29/7), pukul 19.30 WIB.

    Susunan pemain kedua tim:

    Timnas Australia U-19: Dylan Peraic-Cullen (PG), Ben Ryan Van Dorssen, Ryley John Hollingdale, Marcus James Younis, Fabian Talladira, Tiago Quintal, Tyler Jordan Williams, Oliver Samuel Randazzo, Jake Najdovski (C), Dylan Paul Leonard, Jesse Dean Hoey.
    Pelatih: Trevor Morgan.

    Timnas Thailand U-19: Kittipong Bunmak (C) (PG), Pikanet Laohawiwat, Jhetsaphat Khuantanom, Singha Marasa, Rapeephat Padthaisong, Caelan Tanadon Ryan, Thanakrit Chotmuangpak, Piyawat Petra, Jirapol Saelio, Pitipong Wongbut, Phongsakon Sangkasopha.
    Pelatih: Emerson Pereira Da Silva.