Tag: suzuki fronx

  • Mobil baru Suzuki Fronx resmi meluncur, biaya Rp250 jutaan

    Mobil baru Suzuki Fronx resmi meluncur, biaya Rp250 jutaan

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia (ANTARA) – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali meluncurkan model terbarunya, kali ini sebuah SUV ringkas yang tersebut salah satu variannya mengusung teknologi mild hybrid, yakni Suzuki Fronx, dengan harga jual mulai Rp250 jutaan.

    “Fronx bukanlah belaka mobil baru, tapi menandakan putaran baru kami di area Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT SIS Minoru Amano di tempat Jakarta, Rabu.

    Suzuki Fronx hadir pada beberapa varian, yakni GL seharga Rp259 jt MT (transmisi manual) juga Rp271 jt AT (transmisi otomatis), GX seharga Rp276 jt (MT) kemudian Rp293,3 jt (AT), juga GSX seharga Rp319,9 jt (AT).

    Baca juga: Penjualan mobil hybrid Suzuki tembus 51 persen pada April 2025

    Dengan penawaran dua jenis mesin, yakni bensin (ICE) dan juga mild hybrid (hibrida ringan), sikap nilai Fronx cukup menarik. Model bensin berada pada kisaran biaya kompetitornya Toyota Raize juga Daihatsu Rocky. Sedangkan versi hybrid-nya berada di dalam kisaran bawah low SUV.

    Untuk dapur pacu, Suzuki Fronx tersedia pada dua opsi. Khusus untuk tipe terendah GL, Fronx dibekali mesin 1.500 cc dengan transmisi manual 5-percepatan serta transmisi otomatis 4-percepatan. Sementara tipe GX lalu SGX disematkan mesin 1.500 cc mild hybrid bertransmisi otomatis 6-percepatan.

    Mesin pada Fronx tipe GL miliki tenaga maksimal hingga 104,7 PS / 6.000 rpm dan juga torsi maksimal 138 Nm / 4.400 rpm. Sedangkan mesin mild hybrid berkode K15C pada tipe GX dan juga SGX memiliki tenaga maksimal 100,6 PS / 6.000 rpm juga torsi maksimal 135 Nm / 4.400 rpm.

    Baca juga: Suzuki tawarkan mobil hybrid sesuai keinginan konsumen

    Mobil ini juga telah lama dilengkapi sederet fasilitas ADAS untuk membantu aspek keamanan, seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Autonomous Emergency Braking (DSBS II), Head Up Display, Lane Departure Prevention, Lane Departure Warning, kemudian Rear Cross Traffic Alert.

    Fitur ADAS lain yang tersebut ditawarkan Suzuki Fronx yakni 360 View Camera, Vehicle Swaying Warning, Blind Spot Monitor, High Beam Assist, kemudian Parking Sensor.

    “Fronx disematkan sistem keselamatan yang sangat lengkap, mulai dari airbag lengkap di dalam depan, samping kursi, curtain, serta sistem keselamatan dari kamera, sonar, HUD juga masih berbagai lagi. Fitur-fitur ini sudah ada diuji pada kondisi yang digunakan ditetapkan untuk menjamin keselamatan pengendara,” kata Direktur Pelaksana PT Suzuki Indomobil Motor Shodiq Wicaksono.

    Baca juga: PT SIS ikuti kebijakan pemerintah untuk insentif mobil hybrid

    Baca juga: Bersiap mengundurkan diri dari era ICE, Suzuki lakukan penghapusan model besar-besaran

  • Suzuki gelontorkan sedikitnya Rp1 triliun untuk kembangkan Fronx

    Suzuki gelontorkan sedikitnya Rp1 triliun untuk kembangkan Fronx

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia (ANTARA) – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) menggelontorkan penanaman modal sedikinya Rp1 triliun untuk mengembangkan model terbarunya, Suzuki Fronx, pada Indonesia.

    SUV ringkas yang tersebut hadir di varian bensin maupun mild hybrid ini pun telah terjadi dirakit secara lokal lalu mempunyai komposisi Derajat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tersebut disebut sekitar 60 persen.

    “Komponen belaka pembangunan ekonomi yang dimaksud telah lama kita keluarkan lebih banyak dari Rp1 triliun untuk pengadaan komponen (Fronx) untuk produksi, bukan semata-mata supplier tapi tentunya di dalam pabrik perlu ada investasi, sehingga bisa jadi dipastikan jumlahnya lebih banyak dari Rp1 triliun untuk mengembangkan Fronx,” ujar Direktur Pelaksana PT SIM Shodiq Wicaksono pada peluncuran Fronx pada Jakarta, Rabu.

    Baca juga: Mobil baru Suzuki Fronx resmi meluncur, harga jual Rp250 jutaan

    PT SIM mendapat kepercayaan dari Suzuki Motor Corporation (SMC) Japan untuk memproduksi Suzuki Fronx secara lokal di dalam Indonesia.

    Proses manufaktur keseluruhan model ini berlangsung di dalam prasarana Suzuki Cikarang Plant, Jawa Barat, yang mana sudah pernah memenuhi standar global dan juga didukung oleh berbagai pelaku lapangan usaha lokal.

    Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Minoru Amano menegaskan komitmen pembangunan ekonomi triliunan rupiah ini tak hanya saja diperuntukkan pengembangan komoditas yang memenuhi keperluan lingkungan ekonomi domestik serta global. Pabrik Suzuki di dalam Cikarang juga akan menjadi basis produksi serta ekspor Fronx dengan standar global.

    Baca juga: Wamenperin ajak Suzuki turut ambil andil di proyek mobnas

    Pabrik Cikarang sekarang mengoperasikan satu sif produksi untuk model Ertiga, XL7, kemudian Fronx, dengan kapasitas maksimum 108.000 unit per tahun.

    “Guna meningkatkan kontribusi bagi negara juga ekosistem sektor pada negeri, Suzuki juga menerapkan pemakaian local content melebihi batas Regulasi Kendaraan Rendah Emisi (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) yang digunakan sedang dijalankan Pemerintah,” kata Amano.

    Menariknya lagi, diperkenalkan Suzuki Fronx turut menjadi sarana alih pengetahuan bagi tenaga terampil lokal. Pengetahuan yang disebutkan meliputi ilmu lalu informasi terkait teknologi, keterampilan individu maupun organisasi, dan juga perilaku pada berkendara yang digunakan aman.

    ​​​​​​​Baca juga: Penjualan mobil hybrid Suzuki tembus 51 persen pada April 2025

  • Wamenperin ajak Suzuki turut ambil andil di proyek mobnas

    Wamenperin ajak Suzuki turut ambil andil di proyek mobnas

    ligapedianews.com DKI Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Industri (Wamenperin) Faisol Riza menghadirkan Suzuki Indonesia untuk turut mengambil andil pada proyek mobil nasional (mobnas) yang digunakan berada dalam digencarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    “Indonesia ingin miliki mobil Indonesia, saya kira PT Suzuki Indomobil Motor bisa jadi bergabung berpartisipasi pada menyokong acara bapak presiden menyiapkan full mobil Indonesia,” kata ia ketika mengunjungi peluncuran model terbaru Suzuki, yakni Fronx, pada Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, Fronx yang sudah miliki zat Derajat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen sejalan dengan visi mobnas yang digunakan dibuat dalam Indonesia. Suzuki dinilai miliki kapasitas yang digunakan mumpuni untuk memproduksi berbagai jenis kendaraan di dalam pada negeri.

    Baca juga: Pemerintah masih kaji skema untuk mobil nasional

    “Apalagi saya dengar Fronx punya TKDN kurang lebih tinggi 60 persen, ini suatu kebanggaan. Pada dasarnya dengan TKDN 60 persen ini boleh dibilang mobil atau kendaraan Fronx ini sebenarnya sudah ada diproduksi di dalam Indonesia,” Faisol menambahkan.

    Diketahui, Suzuki mengungkap Fronx sudah dirakit lokal di tempat prasarana perakitan Cikarang, Jawa Barat, lalu melibatkan sekitar 200 perusahaan pada negeri. Ini adalah mencakup penyedia materi baku sampai rangkaian aktivitas penunjang lainnya.

    Berbagai komponen kendaraan seperti mesin, bodi sampai jok mobil pada Suzuki Ertiga, XL7 juga Fronx diproduksi dalam pabrik Suzuki di area Cikarang.

    Baca juga: Menperin bocorkan akan datang ada mobil nasional baru

    Sebelumnya, Menteri Industri (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan hal yang mana senada, bahwa pemerintah berada dalam menggodok rencana untuk memulai pembangunan mobnas baru, bekerja serupa dengan pabrikan.

    Menperin menyatakan bahwa ada beberapa pabrikan otomotif yang tersebut telah dilakukan menyatakan kesiapannya untuk terlibat di proyek ini, salah satunya perusahaan kendaraan elektrifikasi Polytron. Namun hingga ketika ini belum ada kabar baik dari Polytron.

    Perjalanan Mobnas

    Industri otomotif nasional sudah pernah melalui perjalanan panjang di upaya mencapai kemandirian melalui acara Mobil Nasional (Mobnas).

    Sejak era 1970-an, Indonesia berupaya menciptakan Mobnas sebagai simbol kemandirian juga kebanggaan nasional. Proyek-proyek seperti Toyota Kijang, Timor, Bimantara, serta Esemka mencerminkan semangat nasionalisme kemudian keinginan untuk menurunkan ketergantungan pada barang impor.

    Baca juga: Akademisi UGM: Indonesia berpeluang wujudkan mobil nasional 

    MV3 Garuda Limousine alias Maung Pindad adalah Mobnas terbaru yang tersebut diproduksi PT Pindad (Persero). Sebuah SUV karya anak bangsa yang mana 70 persen komponennya merupakan produksi lokal.

    Mobil ini digunakan sebagai kendaraan dinas pelopor negara di Kabinet Merah Putih di area bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Sebagai gambaran, Negara Malaysia berhasil mengembangkan Proton sebagai Mobnas sejak 1985, dengan dukungan kuat dari pemerintahnya melalui proteksi bursa serta pembangunan ekonomi pada riset dan juga pengembangan teknologi.

    Sementara pada Februari lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan mobnas negaranya yakni mobil listrik Togg T10X untuk Presiden RI Prabowo Subianto sebagai hadiah sekaligus simbol persahabatan lalu hubungan erat antara Indonesia lalu Turki.

    Baca juga: Mobil listrik merek nasional, bukti bidang RI mampu bersaing global