Tag: Super League 2025/26

  • Malut United rekrut kuartet talenta muda

    Malut United rekrut kuartet talenta muda

    Ligapedianews.com Ternate – Malut United mengumumkan kuartet talenta muda yakni duo gelandang Ridho Syuhada dan juga Tri Setiawan, pemain sayap Taufik Rustam, kemudian kiper Mohamed Kemal Zahir Fazya sebagai rekrutan teranyar merekan menyongsong musim baru BRI Super League 2025/26.

    "Mereka datang untuk menguatkan kedalaman skuad Malut United. Manajemen berharap Ridho, Tri, Taufik, kemudian Fazya dapat memberikan sumbangan yang dimaksud baik," kata COO Malut United, Willem D. Nanlohy dihubungi dari Ternate, Maluku Utara, Kamis.

    Keempat talenta muda yang berusia kurang dari 22 tahun itu diperkenalkan ke rakyat secara bersamaan pada Kamis.

    Ridho serta Tri menyusul dua seniornya di dalam PSIS Semarang yang tersebut lebih tinggi dulu diumumkan, yaitu Septian David Maulana juga Riyan Ardiansyah. Musim lalu, Ridho lalu Tri menjadi pilar utama Laskar Mahesa Jenar.

    Total 32 laga dimainkan Ridho dengan catatan 26 pada antaranya tampil sebagai starter lalu menorehkan 2 gol dan juga 1 assist. Sementara Tri, melakoni 22 laga sejak menit awal dari total 29 pertandingan dengan koleksi 2 gol kemudian 1 assist.

    Keduanya meneruskan cerita perjalanan dalam Bumi Kie Raha dengan mengusung misi untuk mewujudkan target Malut United meraih hasil yang digunakan lebih tinggi baik.

    "Saya sangat antusias menjalani karier sama-sama Malut United. Saya ingin tumbuh serta membantu regu mencapai tujuan," ujar Ridho.

    Senada dengan Ridho, Tri menyatakan siap untuk memberikan yang tersebut terbaik bagi Malut United juga publik Maluku Utara.

    Antusiasme tinggi turut ditunjukkan Taufik ketika mengungkapkan kesan pertamanya usai bergabung dengan Malut United. Menurut putra asli Ternate ini, tak ada yang mana lebih banyak membanggakan jika dibandingkan membela klub tanah kelahirannya sendiri.

    "Bisa menguatkan klub jika tanah kelahiran sendiri adalah suatu kebanggaan bagi saya dan juga keluarga. Saya akan menjawab kepercayaan ini dengan kerja keras di dalam lapangan," katanya.

    Bersama Malut United, Taufik menapaki jejak pertama mentas pada kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebelumnya, winger berusia 20 tahun itu baru menguatkan dua klub Kejuaraan 2, yakni Persikad Depok (2023-2024) kemudian FC Bekasi City (2024-2025).

    Sementara Fazya mengaku tidak ada gentar menghadapi statusnya sebagai pemain termuda dalam skuad Laskar Kie Raha dengan usia 16 tahun. Ia justru bertekad untuk terus meningkatkan kapasitas diri di tempat bawah arahan para seniornya.

    Kedatangan kuartet talenta muda yang dimaksud memproduksi Malut United sejauh ini telah terjadi mengumumkan perekrutan sembilan pemain lokal baru, pasca sebelumnya menggaet Septian David Maulana, Riyan Ardiansyah, Angga Saputro, Abduh Lestaluhu, juga Riswan Lauhin.

    Selain itu, Malut United juga sudah pernah mengontrak empat pemain asing yakni gelandang Vinicius "Vico" Duarte, kiper Alan Jose Bernardon, gelandang serang Tyronne Del Pino, serta penyerang Ciro Alves.

    Malut United dijadwalkan membuka musim mereka pada Super League 2025/26 dengan bertandang ke markas Dewa United pada Hari Sabtu 9 Agustus 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Malut United tambah lagi duo eks Persib

    Malut United tambah lagi duo eks Persib

    Ligapedianews.com Ternate – Malut United kembali menambah dua eks pemain Persib Bandung, David da Silva juga Gustavo Franca, sebagai rekrutan anyar merekan menyongsong bergulirnya BRI Super League 2025/26.

    COO Malut United di pengumuman perkenalan Da Silva kemudian Franca di tempat Ternate, Kamis, meyakini keduanya dapat berkontribusi besar untuk Laskar Kie Raha mengingat mereka itu datang menghadirkan ambisi dan juga mental juara.

    Da Silva juga Franca menyusul dua eks skuad juara Persib lainnya, Ciro Alves juga Tyronne del Pino, yang dimaksud telah lebih banyak dulu bergabung dan juga diinformasikan oleh Malut United. Kedua pemain Brasil itu melakukan penandatanganan kontrak berdurasi dua tahun dengan Malut United.

    Da Silva berambisi untuk membantu Malut United meraih gelar kejuaraan juara, setelahnya dua musim terakhir membantu Persib jadi yang tersebut terbaik di tempat kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

    "Saya berharap sanggup meraih kesuksesan dengan Malut United. Selama semua pihak dalam kelompok saling membantu, jalan menuju peringkat juara akan semakin dekat," kata pemain yang dua musim terakhir berstatus pemain tersubur dalam liga itu.

    "Penting bagi kami untuk bekerja keras di setiap kesempatan. Tentu persaingan akan semakin ketat. Tapi, jikalau kita percaya, saya yakin impian itu dapat menjadi kenyataan," ujar Da Silva menambahkan.

    Hal senada disampaikan Franca yang mana mengaku antusias dengan visi besar Malut United serta bertekad untuk berjuang mewujudkannya.

    "Saya bangga menjadi bagian keluarga besar ini. Malut United mempunyai target yang mana menjanjikan juga saya ingin membantu menjadikannya kenyataan," kata bek berpostur 188 cm tersebut.

    Da Silva tiba di area Gelora Kie Raha menghadirkan modal koleksi 74 gol lalu 18 assist dari 113 kali penampilan bersatu Persib. Sedangkan Franca menjadi pilihan utama pada jantung pertahanan Persib lewat catatan 36 penampilan pada waktu merekan menjadi juara musim lalu.

    Kedatangan Da Silva dan juga Franca menyebabkan Malut United secara resmi telah lama mengumumkan perekrutan 13 pemain baru.

    Malut United dijadwalkan membuka musim mereka di tempat Super League 2025/26 dengan bertandang ke markas Dewa United pada Hari Sabtu 9 Agustus 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sultan HB X tegaskan Maguwoharjo mampu dipakai semua tim, termasuk PSIM

    Sultan HB X tegaskan Maguwoharjo mampu dipakai semua tim, termasuk PSIM

    Ligapedianews.com Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa Stadion Maguwoharjo di tempat Kota Sleman dapat digunakan oleh semua regu sepak bola, termasuk PSIM Yogyakarta.

    Hal itu disampaikan Sultan HB X di tempat Kepatihan, Yogyakarta, Kamis, merespons belum kunjung adanya kepastian stadion itu sebagai kandang sementara PSIM untuk BRI Super League 2025/26.

    "Ya, kan terserah pemerintah tempat (Sleman). Masak semua bangun stadion belaka untuk rakyatnya sendiri. Sleman kan bagian dari DIY, ya kan, kan tidak gratis. Masak disewa sejenis yang lain boleh dari luar Jogja, malah dengan PSIM nggak bisa. Kan enggak ada logika," ujar Sultan.

    Menurut Sultan, tidaklah seharusnya pemanfaatan stadion dibatasi berdasarkan wilayah administratif.

    Ia mengatakan stadion yang digunakan dibiayai dengan anggaran publik, termasuk APBN, semestinya dimanfaatkan untuk kepentingan umum, tidak eksklusif hanya sekali untuk warga kabupaten tertentu.

    "Masak (misalkan) di dalam Stadion Mandala Krida yang boleh semata-mata kota (PSIM), kan tidak begitu. Itu kan untuk kepentingan publik," ucap Raja Keraton Yogyakarta itu.

    Sultan menambahkan, pemakaian stadion tidaklah perlu menjadi persoalan selama proses sewa dijalankan secara resmi serta transparan.

    "Wong tidak ada gratis, kalau gratis ya, itu masalahnya lain, gitu," tambahnya.

    Sultan juga menilai tak masuk akal jikalau stadion boleh disewa oleh pihak dari luar tempat DIY, namun untuk klub dari Pusat Kota Yogyakarta justru ditolak.

    "Ya, sebetulnya siapapun mau berjuang pada sana, dari Papua sejenis mana pun mau berkompetisi kan juga boleh. Masak dari Yogyakarta enggak boleh, dari Perkotaan enggak boleh. Kan enggak logis. Terlalu cupet (sempit) pola pikirnya," kata dia.

    Untuk itu, Sultan memacu adanya komunikasi antara eksekutif Daerah Sleman dengan pihak-pihak terkait agar permasalahan segera dituntaskan secara musyawarah.

    "Ya, itu kan terserah, makanya saya minta rembugan serupa Pak Bupati. Ya, aneh. (Misal) Mau ke Bantul enggak boleh. Emang anggarannya semata-mata begitu? Kan enggak. Itu ada, kan juga ada anggaran APBN," tutur Ngarsa Dalem sapaan Sultan HB X.

    Sementara itu, Kepala Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengakui bahwa pihaknya telah terjadi menerima permohonan dari Manajemen PSIM untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo, sebagaimana telah lama menjadi titah dari Gubernur DIY.

    Namun, ia menyampaikan permohonan itu masih membutuhkan beberapa jumlah prasyarat yang harus dipenuhi oleh manajemen PSIM, khususnya menyangkut komunikasi dengan suporter lokal Sleman serta jaminan keamanan.

    "Saya kasih PR manajemen PSIM untuk mengantisipasi, yang tersebut selama ini kan memang sebenarnya ada perbedaan antara suporter PSIM lalu suporter PSS, kan ada gap komunikasi, lah. Nah, itu saya minta diselesaikan," ujar Harda.

    PSIM bermain pada Super League 2025/26 setelahnya menjadi juara Turnamen 2 Indonesia pada musim lalu. Namun hingga kini, klub belum mempunyai kepastian mengenai stadion kandang untuk kompetisi mendatang.

    Adapun Stadion Maguwoharjo yang berlokasi dalam Kota Sleman selama ini menjadi markas dari PSS Sleman, klub kebanggaan warga Sleman yang dijuluki Super Elja.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.