Tag: SEA Games 2025

  • SEA Games: mempererat tali persaudaraan lewat olahraga

    SEA Games: mempererat tali persaudaraan lewat olahraga

    Ibukota – Southeast Asian Games (SEA Games) ke-33 mulai diselenggarakan pada 9 hingga 20 Desember dengan Thailand sebagai tuan rumah.

    SEA Games merupakan kompetisi olahraga terbesar pada kawasan Asia Tenggara yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil.

    Diperuntukkan bagi para atlet negara ke kawasan ASEAN, SEA Games berada dalam bawah naungan Southeast Asian Games Federation (SEAGF) serta di pengawasan International Olympic Committee (IOC) juga Olympic Council of Asia (OCA).

    Sejarah SEA Games

    Pada awalnya, SEA Games dikenal dengan sebutan Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games).

    Gagasan mengenai SEAP Games pertama kali dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand, pada 1957. Ia memandang perlunya untuk mempererat tali persaudaraan antarnegara di Asia Tenggara melalui olahraga.

    Selain itu, Laung juga menginginkan turnamen olahraga se-Asia Tenggara mempunyai konsep yang dimaksud sama dengan Asian Games atau Olimpiade sehingga perkembangan olahraga dalam negara-negara ASEAN memiliki standar yang tersebut sama.

    Gagasan ini kemudian disampaikan untuk Dave Kitcher, pembimbing Asosiasi Atletik Thailand ketika itu. Pada 8-4 Februari 1958, Dave meneruskan juga mengkaji gagasan ini dengan perwakilan Kamboja kemudian Vietnam. Mereka turut memberikan dukungannya terhadap rencana ini.

    Pada 22 Februari 1958, diadakan pertarungan Komite Olimpiade Thailand yang dihadiri oleh ketiga negara yang dimaksud bersatu dengan Myanmar, Laos, juga Malaysia.

    Dalam perjumpaan itu , seluruh kontestan menghasilkan kembali kesepakatan untuk meluncurkan South East Peninsular Games (SEAP Games) pada Bangkok, Thailand, pada Desember 1958.

    Selain itu, mereka juga menyetujui untuk menyelenggarakan kompetisi yang dimaksud setiap dua tahun sekali, dan juga membentuk Komite Federasi SEAP Games.

    Dari di tempat ini ditetapkan bahwa Thailand, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Myanmar, lalu Laos sebagai negara penggagas SEAP Games.

    Pertama kali di dalam Bangkok

    Pada 12-17 Desember 1959, SEAP Games pertama kali diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

    Sayangnya, Kamboja tiada terlibat juga di SEAP Games pertama ini sehingga tempatnya digantikan oleh Singapura. Pada tahun yang sama, Singapura resmi masuk ke di keanggotaan SEAP Games.

    Pada SEAP Games ke-8, tepatnya tahun 1975, Komite Federasi memutuskan untuk menambahkan Indonesia, Brunei Darussalam, serta Filipina sebagai anggota baru, yang tersebut kemudian resmi bergabung pada 1977.

    Pada tahun yang sama, nama Federasi SEAP resmi diubah berubah jadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF). Perubahan ini disertai pula dengan pergantian nama SEAP Games menjadi SEA Games.

    Kemudian, Timor Leste berubah jadi negara Asia Tenggara yang terakhir bergabung dengan SEA Games pada 2003 sehingga menambah jumlah agregat kontestan menjadi 11 negara yang berpartisipasi hingga pada waktu ini.

    Daya tarik SEA Games

    Berbeda dengan cabang olahraga dalam Olimpiade yang tersebut bersifat tetap, SEA Games memberi keleluasaan bagi negara tuan rumah untuk menambahkan cabang olahraga lokal.

    Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi tuan rumah untuk memperkenalkan warisan budaya dan juga identitas negara mereka melalui kompetisi olahraga.

    Pada 2003, misalnya, Vietnam memperkenalkan balap becak lalu pencak silat sebagai cabang olahraga tambahan. Kemudian, Filipina memasukkan lari halang rintang pada SEA Games 2019. Selain itu, Kamboja juga pernah menampilkan seni bela diri tradisional mereka, yakni bokator, pada penyelenggaraan 2023.

    SEA Games 2025 mengadu 50 cabang olahraga. Thailand sebagai tuan rumah menyelenggarakan event multi-olahraga ini dalam tiga lokasi, yakni Bangkok, Provinsi Chonburi, lalu Provinsi Songkhla.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Klasemen Grup C SEA Games 2025: Indonesia peringkat kedua

    Klasemen Grup C SEA Games 2025: Indonesia peringkat kedua

    Ibukota Indonesia – Timnas Negara Indonesia menempati peringkat kedua Grup C klasemen sementara Grup C SEA Games 2025 cabang sepak bola putra pasca tertunduk dengan skor 0-1 dari Filipina di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin.

    Dikutip dari laman resmi SEA Games, Senin, Indonesi saat ini berada pada peringkat kedua klasemen sementara Grup C SEA Games 2025 tanpa mempunyai poin dari satu pertandingan.

    Pada pertandingan ini Tanah Air harus menelan kekalahan dari Filipina akibat gol semata wayang penyerang Otu Abang Banatao menjauhi berakhirnya sesi pertama.

    Hasil ini menciptakan Filipina meyakinkan diri lolos ke fase semifinal SEA Games 2025 dengan status juara Grup C pasca menyapu bersih dua kemenangan dari dua pertandingan.

    Di sisi lain, Indonesia masih harus berjuang untuk sanggup lolos ke semifinal SEA Games 2025 ketika menghadapi Myanmar pada pertandingan kedua Grup C pada Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Hari Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.

    Indonesia diwajibkan meraih kemenangan pada pertandingan ini untuk mempertahankan asa mereka itu lolos ke semifinal, sembari berharap hasil dari grup lain agar dapat melaju sebagai peringkat kedua terbaik.

    Berikut hasil Grup C SEA Games 2025:

    Myanmar 0 – 2 Filipina

    Filipina 1 – 0 Indonesia

    Jadwal lanjutan pertandingan Grup C SEA Games 2025:

    Jumat (12/12)

    Indonesia vs Myanmar 18.00 WIB

    Berikut klasemen sementara Grup C SEA Games 2025 cabang sepak bola putra, Hari Senin (8/12) pukul 20.30:

    No Negara Main SG Poin
    1 Filipina 2 3 6
    2 Indonesia 1 -1 0
    3 Myanmar 1 -2 0

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Indra Sjafri sesalkan lemparan ke pada yang berbuah gol Filipina

    Indra Sjafri sesalkan lemparan ke pada yang berbuah gol Filipina

    DKI Jakarta – Kepelatihan timnas Indonesi U22 Indra Sjafri menyesalkan bola lemparan ke di panjang yang berbuah gol ke gawang grup asuhannya, pada waktu timnas Nusantara kalah 0-1 dari Filipina pada pertandingan Grup C SEA Games 2025 pada Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin.

    Gol yang dimaksud diukir melalui sundulan Banatao Otu Abang pada menit ke-45+1 itu gagal dibalas para pemain Indonesia, untuk menciptakan timnas harus menelan kekalahan pada laga pengaktifan dalam SEA Games 2025.

    “Hasil yang tersebut kurang baik untuk kita serta ini betul-betul kita tadi memulai pertandingan sesi pertama, serta memang benar jujur kita bermain bukan sesuai dengan yang digunakan kita harapkan. Tetapi sangat disayangkan dalam akhir putaran pertama, ada throw in yang dimaksud direalisasikan oleh Filipina serta itu menyebabkan kita kebobolan,” kata Indra pada jumpa pers usai pertandingan, disitir dari rekaman audio.

    “Sangat disayangkan sekali bola throw in itu, serta berarti para pemain tak sesuai apa yang digunakan kemarin kita latih, untuk atlet siapa yang mana menjaga siapa.

    Setelah pertandingan berhadapan dengan Filipina, timnas Tanah Air U22 akan bermain berhadapan dengan Myanmar pada hari terakhir pekan (12/12). Kejayaan dapat mengamankan langkah Tanah Air ke semifinal, namun langkah merekan ke semifinal juga bergantung pada hasil-hasil pertandingan di dalam grup lain.

    Melihat peluang-peluang yang tersebut ada, Indra tambahan memilih untuk fokus pada regu asuhannya ketimbang memikirkan hasil-hasil pertandingan lain.

    “Saya mungkin saja lebih besar fokus bagaimana bisa saja mengungguli pertandingan lawan Myanmar. Karena memang benar kemenangan itu penting, jadi kita apakah hasil dari Vietnam dengan Malaya itu nanti, ya kita tidaklah bisa jadi mengatur itu pasti,” ujar sosok yang dimaksud menyebabkan timnas Indonesia memenangi medali emas pada SEA Games 2023 itu.

    “Yang penting bagaimana kita mempersiapkan grup supaya bisa saja menang di dalam pertandingan kedua kita lawan Myanmar nanti,” katanya.

    Indra pun memberi sinyal bahwa timnas Negara Indonesia akan bermain lebih banyak menyerang ketika berhadapan dengan Myanmar.

    “Hal baik yang kemungkinan besar harus kita lanjutkan adalah bagaimana para pemain kita ke depan, lantaran kita butuh kemenangan, tentu kami akan mempersiapkan pemain dengan game plan yang mana tambahan menyerang,” ujar Indra.

    Indra pun memilih mengabaikan bervariasi pendapat sumbang mengenai penampilan timnas pada laga pertama di SEA Games edisi ini.

    “Pihak luar tentu bebas untuk mengomentari. Yang penting saya masih punya tanggung jawab untuk dapat di dalam pertandingan kedua nanti, kita dapat menangkan pertandingan lalu hasil tim lain yang digunakan bermain juga sanggup memberikan hal baik untuk kita,” katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Klasemen lengkap sepak bola putri SEA Games 2025: Nusantara runner-up

    Klasemen lengkap sepak bola putri SEA Games 2025: Nusantara runner-up

    Ibukota – Timnas putri Indonesi menempati runner-up klasemen sementara sepak bola putri Grup A SEA Games 2025 Thailand pasca meraih kemenangan 3-1 menghadapi Singapura ke Stadion Chonburi, Mingguan (7/12).

    Tiga gol kemenangan Negara Indonesia dicetak oleh Isa Warps, Claudia Scheunemann, dan juga Aulia Al-Mabruroh, pasca mereka tertinggal satu gol dari Singapura melalui gol Nur Farhanah.

    Kemenangan ini menyebabkan Garuda Pertiwi mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan juga untuk sementara berada di dalam tempat kedua klasemen sementara Grup A, di dalam bawah Thailand dengan koleksi poin yang dimaksud sama, namun memiliki selisih gol yang tersebut lebih tinggi baik.

    Singapura menghuni juru kunci dengan tanpa poin juga kepastian dua tim, juara dan juga runner-up grup, yang lolos ke fase semifinal akan ditentukan pada Rabu (12/10), dengan laga Thailand bertarung dengan Singapura pada pukul 18.30 WIB. Jika Singapura gagal menang, Thailand serta Indonesi akan lolos ke semifinal.

    Di Grup B, Myanmar memuncaki klasemen dengan enam poin setelahnya meraih dua kemenangan di dua laga yang digunakan telah dilakukan dijalani. Mereka mengalahkan Filipina 2-1 pada laga pertama lalu menang telak 3-0 melawan Malaysia.

    Di tempat kedua, Vietnam mengoleksi tiga poin setelahnya mengalahkan Negara Malaysia dengan skor telak 7-0. Filipina berhasil mengalahkan merek 0-1, namun Vietnam terus berhak menghuni runner-up akibat menang di selisih gol dari Filipina yang digunakan sama-sama mengoleksi tiga poin.

    Adapun, juru kunci klasemen Grup B dihuni oleh Tanah Melayu setelahnya mereka itu menelan dua kekalahan, dengan tanpa mencetak gol serta kebobolan 10 gol.

    Di laga terakhir, Filipina akan berperang melawan Malaysia, sementara Vietnam berhadapan dengan Myanmar. Dua pertandingan ini diselenggarakan pada Kamis (11/12) pukul 16.00 WIB.

    Semifinal sepak bola putri dijadwalkan pada Mingguan (14/12), sementara laga perebutan medali perunggu kemudian final akan berlangsung pada Rabu (17/12).

    Berikut klasemen lengkap sepak bola putri SEA Games 2025, Senin:

    Grup A

    No Negara Main Menang Seri Kalah Gol Kebobolan Selisih gol Poin
    1 Thailand 1 1 0 0 8 0 8 3
    2 Indonesia 2 1 0 1 3 9 -6 3
    3 Singapura 1 0 0 1 1 3 -2 0

    Grup B

    No Negara Main Menang Seri Kalah Gol Kebobolan Selisih gol Poin
    1 Myanmar 2 2 0 0 5 1 4 6
    2 Vietnam 2 1 0 1 7 1 6 3
    3 Filipina 2 1 0 1 2 2 0 3
    4 Malaysia 2 0 0 2 0 10 -10 0

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Timnas putri Nusantara diperkuat empat pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dalam SEA Games

    Timnas putri Nusantara diperkuat empat pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dalam SEA Games

    Ibukota Indonesia – Timnas putri Nusantara resmi mengumumkan 23 skuad final untuk mengikuti SEA Games 2025 Thailand yang dimaksud dimainkan bulan ini.

    Dari 23 pemain ini, instruktur timnas putri Akira Higashiyama menyertakan empat pemain diaspora, pada antaranya adalah Iris de Rouw (St. John’s University – Amerika Serikat), Emily Nahon (Arkansas University – Amerika Serikat), Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag – Belanda), serta Isa Warps (VFR Weyerbyen – Jerman).

    Jumlah ini menyusut dari delapan pemain warga negara yang tinggal di luar negeri yang digunakan tergabung di pemusatan latihan Garuda Pertiwi yang dimaksud terdiri di 36 pemain.

    Sebanyak 36 pemain ini melakoni dua laga FIFA Women’s Matchday pada pekan lalu, yaitu pada waktu menghadapi Nepal yang berakhir kemenangan 2-1 kemudian Taiwan yang mana berakhir kekalahan 0-5.

    Adapun, empat pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara yang tersebut tak dibawa oleh Akira adalah Isabel Kopp (Hera United – Belanda), Katarina Stalin (Kansas City Athletics – Amerika Serikat), Isabel Nottet (Hera United – Belanda), kemudian Estella Loupatty (Women Torres Calcio – Italia).

    “Pemanggilan ini merupakan hasil pertimbangan matang staf kepelatihan setelahnya menjalani dua jadwal persiapan panjang, termasuk rangkaian uji coba pada FIFA Matchday menghadapi Nepal juga China Taipei dalam akhir November lalu,” tulis laman resmi Kita Garuda, Selasa.

    “Evaluasi dari laga-laga yang disebutkan berubah jadi dasar pada menentukan komposisi terbaik yang mana dinilai mampu bersaing di dalam turnamen multievent terbesar kawasan Asia Tenggara itu,” tambah informasi resmi mereka.

    Meski tak diperkuat empat pemain diaspora, kekuatan Garuda Pertiwi ke SEA Game 2025 sanggup dikatakan masih diisi oleh atlet terbaik.

    Di belakang, ada tiga bek berpengalaman, yaitu Gea Yumanda, Safira Ika, Vivi Oktavia, kemudian Zahra Muzdalifah. Helsya Maeisyaroh, Rosdilah, kemudian Reva Oktavia masih berubah jadi andalan di dalam lini tengah.

    Sementara pada lini depan, Claudia Scheunemann yang digunakan merintis karier sama-sama FC Utrecht ke Belanda akan menjadi tumpuan mematikan. Bersama Claudia, ada juga pemain lincah Sheva Imut.

    Pada SEA Games 2025, Garuda Pertiwi tergabung ke Grup A sama-sama tuan rumah Thailand kemudian Singapura. Garuda Pertiwi akan memulai perjuangan menghadapi Thailand pada Kamis (4/12) pukul 18.30 WIB, tak lama kemudian berjumpa Singapura pada Mingguan (7/12) pukul 16.00 WIB.

    Sesuai format turnamen, dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke sesi semifinal yang dijadwalkan pada 14 Desember, sementara laga perebutan medali perunggu dan juga final akan berlangsung pada 17 Desember 2025.

    Berikut daftar 23 pemain Timnas Putri yang dimaksud dipanggil untuk SEA Games 2025 ke Thailand:

    Kiper: Alleana Ayu Arumy, Iris De Rouw, Shesilia Putri Desrina

    Bek: Emily Julia Frederica Nahon, Gea Yumanda, Jazlyn Kayla Firyal, Remini Chere Elisabeth Rumbewas, Safira Ika Putri Kartini, Vivi Oktavia Riski, Zahra Muzdalifah

    Gelandang: Felicia Victoria De Zeeuw, Helsya Maeisyaroh, Nafeeza Ayasha Nori, Reva Oktaviani, Rosdilah Siti Nurrohmah, Viny Silfianus Sunaryo

    Penyerang: Ajeng Sri Handayani, Aulia Al Mabruroh, Claudia Alexandra Scheunemann, Isa Guusje Warps, Ayunda Dwi Anggraini, Marsela Yuliana Awi, Sheva Imut Furyzcha.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Besok, timnas sepak bola putri Indonesia mulai bermain ke SEA Games

    Besok, timnas sepak bola putri Indonesia mulai bermain ke SEA Games

    DKI Jakarta – Timnas Indonesia akan mulai bermain ke cabang olahraga sepak bola putri SEA Games 2025 Thailand pada Kamis (4/12).

    Tim yang mana dilatih Akira Higashiyama ini tergabung ke Grup A dengan Thailand juga Singapura. Pada Kamis, Garuda Pertiwi akan membuka perjalanannya berhadapan dengan tuan rumah Thailand pukul 18.30 WIB.

    Untuk laga kedua, Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Singapura. Laga ini diselenggarakan pada Akhir Pekan (7/12) pukul 16.00 WIB. Dua pertandingan ini dimainkan di Stadion Chonburi.

    Laga pembuka akan berjalan berat bagi timnas putri. Karena selain menghadapi tuan rumah yang tersebut bermain di hadapan pendukung sendiri, secara kualitas, pada berhadapan dengan kertas Thailand juga lebih banyak unggul.

    Mereka adalah tim peringkat 53 globus FIFA, sementara Indonesi sangat di bawahnya, ke peringkat 106 dunia. Adapun, laga relatif mudah-mudahan akan dihadapi timnas putri kala berperang melawan Singapura yang dimaksud merupakan tim peringkat 149 dunia.

    Pelatih Akira sudah ada mengumumkan 23 pemain terbaiknya untuk SEA Games 2025. Dari 23 nama ini, timnas putri dihuni oleh empat pemain diaspora, yaitu Iris de Rouw (St. John’s University – Amerika Serikat), Emily Nahon (Arkansas University – Amerika Serikat), Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag – Belanda), juga Isa Warps (VFR Weyerbyen – Jerman).

    “Pemanggilan ini merupakan hasil pertimbangan matang staf kepelatihan pasca menjalani dua rencana persiapan panjang, di antaranya rangkaian uji coba pada FIFA Matchday menghadapi Nepal lalu China Taipei (Taiwan) di dalam akhir November lalu,” tulis laman resmi Kita Garuda, Selasa.

    Selain keempat nama pemain masyarakat migran itu, nama-nama berpenngalaman juga masih menghuni skuad ini, seperti Gea Yumanda, Safira Ika, Vivi Oktavia, Zahra Muzdalifah, Helsya Maeisyaroh, Rosdilah, Reva Oktavia, Sheva Imut, hingga Claudia Scheunemann yang tersebut sekarang berkarier bersatu FC Utrecht di Belanda.

    Jadwal timnas putri Nusantara pada Grup A SEA Games 2025:

    Kamis (4/12)

    Indonesia vs Thailand (18.30 WIB)

    Minggu (7/12)

    Indonesia vs Singapura (16.00 WIB).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Marselino Ferdinan batal perkuat Indonesia di SEA Games 2025

    Marselino Ferdinan batal perkuat Indonesia di SEA Games 2025

    Ibukota – Pembimbing timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri mengungkapkan Marselino Ferdinan batal bergabung dengan timnya untuk SEA Games 2025 Thailand sebab pemain Negeri Paman Sam Trencin (Slovakia) itu mengalami cedera hamstring.

    Sebagai gantinya, Indra memanggil pemain Persik Kediri Rifqi Ray Farandi. Rifqi sendiri akan terbang ke Thailand pada Rabu untuk bergabung skuad lainnya yang mana sudah ada berada ke sana sejak Hari Jumat pekan lalu.

    "Kami sudah ada mengomunikasikan dengan instruktur Amerika Serikat Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidaklah bisa saja dilepas klubnya sebab mengalami cedera hamstring. Untuk itu, kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung," kata Indra pada pernyataan resminya, Rabu.

    PSSI menulis bahwa Marselino sangat bersemangat dan juga ingin bermain dengan Garuda Muda di dalam SEA Games. Namun, dengan cedera yang dimaksud dialami tentu memproduksi dirinya batal bergabung dengan Ivar Jenner lalu kawan-kawan di dalam Thailand.

    Marselino sendiri adalah satu dari empat pemain yang digunakan bermain di luar negeri, yang menjadi skuad final pilihan Indra untuk SEA Games.

    Bersama mantan pemain Persebaya Surabaya itu, tiga nama pemain yang mana bermain pada luar negeri di skuad ini adalah Ivar Jenner (FC Utrecht), Dion Marxk (TOP Oss), dan juga Mauro Zijlstra (FC Volendam), dengan ketiga pemain ini sama-sama bermain di kompetisi sepak bola Belanda.

    Marselino, yang dimaksud mempunyai 37 caps untuk timnas senior Indonesia, adalah pemain paling berpengalaman pada SEA Games oleh sebab itu ia pernah dua kali bermain pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini, yaitu pada edisi 2021 di dalam Vietnam kemudian 2023 pada Kamboja.

    Di SEA Games, misi mempertahankan medali emas Negara Indonesia dimulai dari di dalam Grup C berjuang melawan Filipina lalu Myanmar, dengan berjuang melawan Filipina tambahan dulu pada Hari Senin (8/12) pukul 18.00 WIB, kemudian Myanmar pada hari terakhir pekan (12/12) pukul 18.00 WIB. Dua pertandingan ini akan dimainkan di Stadion 700 Anniversary of Chiang Mai.

    "Saat ini, tim sudah ada melakukan latihan intensif di dalam Chiang Mai, Thailand. Kami terus fokus juga mematangkan persiapan kemudian strategi jelang melakoni laga perdana berhadapan dengan Filipina," kata Indra.

    "Terima kasih untuk PSSI yang dimaksud berupaya menjamin atlet abroad seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan juga Dion Markx yang tersebut mampu bergabung kemudian telah bergabung sama-sama Timnas U-22 dalam SEA Games 2025 ini kendati bukanlah kalender FIFA Matchday. Selain itu, terima kasih juga untuk I.League lalu klub-klub luar negeri yang mana telah membantu pada pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025," tukas pembimbing yang sukses menyebabkan Indonesi meraih emas di SEA Games 2023 tersebut.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lawan Thailand dalam laga pembuka, timnas putri Negara Indonesia sangat antusias

    Lawan Thailand dalam laga pembuka, timnas putri Negara Indonesia sangat antusias

    Ibukota Indonesia – Pembimbing timnas putri Indonesia, Akira Higashiyama, mengemukakan timnya sangat antusias menyambut Thailand sebagai laga pembuka cabang olahraga sepak bola putri SEA Games 2025 Thailand.

    Thailand, yang mana merupakan kelompok tuan rumah juga peringkat 53 dunia, akan dihadapi Tanah Air pada besok Kamis (4/12) pukul 18.30 Waktu Indonesia Barat ke Stadion Chonburi.

    “Kami sangat antusias untuk berpartisipasi pada kompetisi SEA Games 2025 ini. Terlebih dikarenakan besok kami akan berhadapan dengan Thailand,” kata Akira pada sesi jumpa pers pra-pertandingan, Rabu.

    Garuda Pertiwi diperkuat 23 pemain di dalam SEA Games 2025, yang tersebut empat dalam antaranya adalah pemain diaspora. Keempat pemain ini adalah Iris de Rouw (St. John’s University – Amerika Serikat), Emily Nahon (Arkansas University – Amerika Serikat), Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag – Belanda), serta Isa Warps (VFR Weyerbyen – Jerman).

    Selain keempat nama pemain warga negara yang tinggal di luar negeri itu, nama-nama berpengalaman juga masih menghuni skuad ini, seperti Gea Yumanda, Safira Ika, Vivi Oktavia Riski, Zahra Muzdalifah, Helsya Maeisyaroh, Sheva Imut, hingga Claudia Scheunemann yang dimaksud pada waktu ini berkarier pada Belanda bersatu FC Utrecht.

    Sementara itu, bek sedang Vivi menambahkan bahwa pasukan telah dilakukan siap bermain dalam SEA Games 2025 pasca menjalani persiapan intensif selama dua bulan terakhir, diantaranya mengatur pertandingan uji coba pada program FIFA Women’s Matchday berhadapan dengan Nepal serta Taiwan pekan lalu.

    Dari dua laga uji coba itu, Indonesi menang 2-1 menghadapi Nepal, sesudah itu menelan kekalahan telak 0-5 dari Taiwan.

    “Kami sudah ada menjalani persiapan selama kurang tambahan dua bulan. Sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana. Singapura lalu Thailand adalah pasukan yang digunakan kuat. Kami berharap bisa jadi memberikan yang terbaik,” ucap pemain dengan syarat Mengkubang, Bangka Belitung tersebut.

    Indonesia sendiri tergabung ke Grup A dengan Thailand lalu Singapura. Setelah berhadapan dengan Thailand, Garuda Pertiwi akan menghadapi Singapura pada Hari Minggu (7/12) pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat di dalam stadion yang dimaksud sama.

    Dengan belaka dua grup di dalam cabang olahraga ini, Garuda Pertiwi harus menghuni dua peringkat teratas fase grup untuk lolos ke fase gugur yang mana dimulai putaran semifinal.

    Laga semifinal akan dimainkan pada 14 Desember, berikutnya laga perebutan tempat ketiga lalu final dimainkan pada 17 Desember.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Timnas U22 siap lawan Filipina pada laga pembuka SEA Games 2025

    Timnas U22 siap lawan Filipina pada laga pembuka SEA Games 2025

    DKI Jakarta – Timnas U22 Indonesi siap tampil pada cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 ke Thailand, pasca ahli Indra Sjafri menyampaikan bahwa ke-23 pemain telah berkumpul.

    “Per hari ini, skuad kami telah lengkap, 23 pemain sesuai regulasi. Kami berada di training camp dan akan berpindah ke Chiang Mai pada tanggal 6 Desember. Para pemain siap berkompetisi pada laga pertama tanggal 8 Desember lalu laga kedua tanggal 12 Desember,” ujar Indra dikutipkan dari keterang PSSI pada Jakarta, Kamis.

    Di SEA Games 2025, timnas U22 Indonesia menempati Grup C sama-sama Myanmar lalu Filipina. Awalnya Garuda Muda dijadwalkan menjalani tiga pertandingan fase grup, termasuk berjuang melawan Singapura pada 5 Desember. Namun pasca Kamboja memutuskan mundur dari kompetisi, Singapura dipindahkan ke Grup A sehingga Indonesi pada saat ini cuma melakoni dua laga penyisihan.

    “Awalnya tiga pertandingan, tapi berubah berubah menjadi dua kali. Hal ini cukup positif bagi kami, satu di antaranya pembaharuan jadwal laga pertama dari tanggal 5 ke 8 Desember. Perubahan ini memberi ruang persiapan tambahan baik,” kata Indra.

    Pertandingan perdana Negara Indonesia U22 dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2025 menghadapi Filipina pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat pada Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai.

    Meski demikian, satu inovasi berjalan di komposisi pemain setelahnya gelandang Marselino Ferdinan (AS Trencin) dipastikan absen akibat cedera.

    Indra mengungkapkan telah terjadi berbicara dengan klub juga setuju untuk tidaklah memaksakan sang pemain tampil.

    “Kondisi terakhir Marselino cedera, kemudian kami memutuskan untuk memikirkan masa depannya. Kami setuju Marselino tiada bergabung juga lebih tinggi baik fokus pemulihan terlebih dahulu,” ujar dia.

    Sebagai pengganti, Indra memanggil Rifqi Ray (Persik Kediri) yang digunakan sudah ada mulai mengikuti pertemuan latihan. Rifqi pun melengkapi komposisi 23 pemain sesuai regulasi SEA Games 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Timnas putri Tanah Air kalah 0-8 dari Thailand pada laga pembuka

    Timnas putri Tanah Air kalah 0-8 dari Thailand pada laga pembuka

    Ibukota – Tim nasional putri Tanah Air kalah 0-8 dari tuan rumah Thailand, pada laga pembuka merekan di dalam Grup A cabang olahraga sepak bola putri SEA Games 2025 di dalam Stadion Chonburi, Kamis.

    Dikutip dari laman penyelenggara, Thailand membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui gol bunuh diri Nafeeza Nori.

    Setelah itu merekan melesakkan gol lewat Aupachai Pattaranan (21’), Silawan Intamee (27’), Saowalak Pengngam (44’), Jiraporn Mongkoldee (48’, 51’, 59’) serta Panittha Jeeratanapavibul (55’).

    Dengan kekalahan itu, Negara Indonesia ketika ini menghuni tempat ketiga atau terakhir pada klasemen sementara Grup A dengan nol poin. Sedangkan Thailand menguasai puncak klasemen dengan tiga poin.

    Tuan rumah Thailand memegang kendali permainan sejak awal. Tidak membutuhkan waktu lama, mereka kemudian membuka keunggulan pada menit kedelapan, akibat gol bunuh diri Nafeeza Nori.

    Dari situasi tendangan sudut, bola mengarah ke mulut gawang Indonesia, sebelum upaya menyapu bola yang tersebut dijalankan Nafeeza menciptakan bola membentur Gea dan juga masuk ke gawang sendiri. satu gol tanpa balas untuk Thailand.

    Setelah unggul satu gol, Thailand semakin percaya diri. Berulang kali pertahanan Nusantara dipaksa bekerja keras untuk menahan gempuran kubu tuan rumah, pada menit ke-17 kiper Iris De Rouw masih mampu menahan tembakan Jiraporn Mongkoldee.

    Namun gawang Nusantara kembali kemasukan pada menit ke-21. Gol ini kembali diawali dari situasi tendangan sudut, bola kemudian dapat disundul Sunisa Srangthaisong yang mampu dibuang kiper Indonesia.

    Pada situasi itu, De Rouw sebenarnya sedang dihalangi salah satu pemain Thailand, sehingga ia kesulitan mengantisipasi tendangan Aupachai Pattaranan. 2-0 untuk Thailand.

    Kiper Nusantara De Rouw sempat melakukan penyelamatan bagus untuk pada waktu ia mengundurkan diri dari dari sarangnya untuk menggagalkan upaya Saowalak Pengngam.

    Namun pada menit ke-27, gawang Negara Indonesia kembali kemasukan dari situasi tendangan sudut. Kiper De Rouw sebenarnya mampu menggagalkan sundulan Chatchawan, sebelum bola pantul disambar dengan keras oleh Silawan Intamee. 3-0 untuk Thailand.

    De Rouw kembali memperlihatkan kemampuannya ketika ia menggagalkan sepakan Pattaranan Aupachai, sebelum gawang Tanah Air kembali kemasukan pada menit ke-44. Kali ini gol Thailand disumbangkan oleh Saowalak Pengngam melalui sepakan jarak jauh. Angka 4-0 untuk keunggulan Thailand menangguhkan sesi pertama.

    Pada putaran kedua, pembimbing Akira Higashiyama memasukkan Remini Rumbewas dan juga Marsela Awi untuk menambah daya gedor Indonesia.

    Masuknya kedua pemain yang dimaksud belum memberi dampak signifikan bagi Indonesia. Justru Thailand yang digunakan mampu mencetak gol kelimanya pada menit ke-48. Diawali pelanggaran Sheva Imut dalam kotak terlarang, wasit kemudian menunjuk titik putih.

    Jiraporn yang mana berubah menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan sempurna pada waktu sepakannya ke sisi kanan bawah gawang Indonesia bukan dapat dihentikan kiper De Rouw. 5-0 untuk Thailand.

    Pada menit ke-51, giliran Remini Rumbewas yang mana melakukan pelanggaran terhadap Sunisa Srangthaisong di kotak terlarang yang dimaksud kembali menciptakan hadiah penalti untuk Thailand. Jiraporn kembali berubah menjadi algojo, serta kali ini sepakannya juga kembali bersarang ke gawang Indonesia. 6-0 untuk keunggulan Thailand.

    Hanya berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-55, Thailand kembali menambah pundi-pundi golnya. Diawali tendangan sudut, bola kemudian disambut sontekan Panittha Jeeratanapavibul yang digunakan lincah mencari ruang, lalu menghasilkan gawang Nusantara kembali kemasukan. 7-0 untuk Thailand.

    Gol penutup untuk melengkapi pesta Thailand tercipta pada menit ke-59. Pemain pengganti Taneekarn Dangda mengurangi tembakan keras yang dapat ditahan kiper De Rouw, namun bola pantul dapat dengan leluasa disambar Jiraporn untuk berubah jadi gol kedelapan Thailand.

    Indonesia mempunyai prospek terbaik pada menit ke-74 melalui tembakan pemain pengganti Aulia Mabruroh. Namun tembakannya dapat ditepis kiper Thailand Thichanan Sodchuen untuk menjamin kesucian gawang tuan rumah.

    Timnas putri Indonesia akan melakoni pertandingan keduanya di Grup A dengan menghadapi Singapura pada Mingguan (7/12) pada stadion yang sama.

    Pada cabang olahraga sepak bola putri, akibat belaka terdiri dari dua grup, cuma pasukan peringkat pertama lalu peringkat kedua yang tersebut berhak lolos ke semifinal.

    Daftar susunan 11 pertama kedua tim:

    Indonesia: Iris De Rouw, Gea Yumanda, Emily Julia Nahon, Nafeeza Nori, Felicia De Zeeuw, Reva Oktaviani, Claudia Scheunemann, Sheva Imut, Zahra Muzdalifah, Helsya Maesaroh, Riski Vivi Oktavia

    Thailand: Thichanan Sodchuen, Pitsamai Sornsai, Kanjanaporn Saenkhun, Panittha Jeeratanapavibul, Silawan Intamee, Pluemjai Sontisiwat, Jiraporn Mongkoldee, Chatchawan Rodthong, Sunisa Srangthaisong, Saowalak Pengngam, Pattaranan Aupachai.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.