Tag: Rupst

  • Saratoga tebar dividen Rp200 miliar dari buku tahun 2024

    Saratoga tebar dividen Rp200 miliar dari buku tahun 2024

    Ligapedianews.com Ibukota – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (kode saham: SRTG) membagikan dividen sebesar Rp200 miliar atau Rp14,75 per lembar saham dari buku tahun 2024 untuk para pemegang saham.

    Keputusan ini disetujui di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan di area Jakarta, Rabu.

    "Keputusan ini mencerminkan komitmen Saratoga untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, didukung oleh kinerja portofolio yang mana solid juga arus kas yang tersebut kuat sepanjang 2024," kata Direktur Keuangan Saratoga Lany D Wong.

    Ia menjelaskan, di area sedang kondisi bursa yang mana dinamis, Saratoga mampu menjaga stabilitas portofolio penanaman modal juga likuiditas yang digunakan solid sepanjang tahun 2024.

    Perusahaan mencatatkan perolehan dividen dari portofolio penanaman modal sebesar Rp3,8 triliun, didukung oleh implementasi strategi pembangunan ekonomi yang digunakan disiplin, selektif, serta berfokus pada sektor-sektor strategis yang mana miliki perkembangan jangka panjang.

    “Sepanjang 2024, Saratoga berhasil mempertahankan struktur keuangan yang tersebut kuat lalu efisien, dalam membantu oleh kinerja positif dari perusahaan portofolio investasi. Hal ini memungkinkan kami untuk terus menjalankan strategi penanaman modal yang tersebut berfokus pada penciptaan nilai dan juga mampu memberikan hasil nyata terhadap para pemodal melalui pembagian dividen tunai,” kata Lany.

    Sementara, Direktur Penanaman Modal Saratoga Devin Wirawan menyampaikan bahwa Saratoga membuka ruang bagi perspektif baru guna memperkaya pengambilan langkah strategis serta menggalakkan pertumbuhan yang dimaksud berkelanjutan, sekaligus menegaskan perusahaan tetap saja adaptif lalu siap menjawab tantangan maupun kesempatan di area masa mendatang.

    Selain pembagian dividen, RUPST juga menyepakati inovasi susuan Dewan Komisaris Perseroan. Saratoga mengangkat Aria Kanaka dan juga Stephanus Harjanto T sebagai Komisaris Independen, menggantikan Anangga W Roosdiono juga Sidharta Utama.

    “Kami menyampaikan apresiasi untuk Dewan Komisaris yang telah dilakukan menyelesaikan masa jabatannya berhadapan dengan sumbangan kemudian dedikasinya pada membantu perkembangan Saratoga. Di pada waktu yang tersebut sama, kami juga menyambut peluncuran Dewan Komisaris baru yang dimaksud kami yakini akan menyebabkan perspektif kemudian pengalaman berharga untuk menguatkan arah strategis kami ke depan,” ungkap Devin.

    Devin mengatakan, tahun ini Organisasi akan datang terus melanjutkan langkah strategisnya untuk mengoptimalkan potensi perkembangan di dalam sektor-sektor strategis, seperti layanan kesehatan, infrastruktur digital, konsumen, dan juga energi terbarukan.

    Fokus ini sejalan dengan strategi jangka panjang Saratoga untuk memulai pembangunan portofolio yang tangguh dan juga menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

    “Kami terus mengawasi peluang perkembangan yang tersebut kuat di area sektor-sektor tersebut, lalu akan terus menerapkan pendekatan pembangunan ekonomi yang digunakan disiplin, selektif, serta responsif terhadap dinamika pangsa guna menjaga kualitas peningkatan portfolio serta memacu penciptaan nilai berkelanjutan,” katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Venteny raup laba Rp8,68 miliar pada 2024, pendapatan naik 66 persen

    Venteny raup laba Rp8,68 miliar pada 2024, pendapatan naik 66 persen

    Ligapedianews.com Ibukota – PT Venteny Fortuna International Tbk, emiten teknologi yang tersebut bergerak di area sektor pembiayaan, mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,68 miliar pada tahun buku 2024.

    Capaian yang dimaksud turut mencerminkan pertumbuhan pendapatan sebesar 66,81 persen secara tahunan (yoy), dari Rp181,97 miliar menjadi Rp303,54 miliar pada 2024.

    “2024 adalah tahun yang dimaksud penting bagi kami. Di sedang tantangan sektor ekonomi global, kami tetap saja fokus pada misi utama kami: menjadi mitra perkembangan UMKM kemudian karyawan pada Indonesia,” ujar Inisiator lalu Group direktur utama Venteny Jun Waide pada paparan umum usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di dalam Jakarta, Selasa.

    Kontribusi terbesar terhadap pendapatan datang dari layanan B2B financial service yang tersebut mencapai Rp104,06 miliar atau 34,28 persen dari total pendapatan.

    Layanan ini meningkat 34,34 persen dari tahun sebelumnya yang digunakan sebesar Rp77,46 miliar.

    Selain itu, peningkatan jumlah total pengguna Venteny Employee Super App juga menyokong pertumbuhan kinerja, menyumbang Rp113,35 miliar atau 37,34 persen terhadap pendapatan.

    Pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp86,12 miliar atau 28,37 persen.

    Memasuki 2025, perusahaan mencatatkan data peningkatan pesat pada kuartal I tahun ini, dengan pendapatan Rp81,28 miliar juga laba bersih Rp5,23 miliar, masing-masing berkembang 105,15 persen dan juga 62,34 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya.

    Hal ini mencerminkan respons positif bursa terhadap solusi finansial berbasis digital yang dimaksud ditawarkan, khususnya bagi sektor produktif lalu padat karya.

    "Kami berhasil menangkap prospek pangsa dengan menyediakan akses pembiayaan dan juga kegunaan kesejahteraan yang digunakan relevan bagi karyawan mitra korporat," lanjut Jun.

    Perseroan juga memperluas kemitraan strategis, termasuk dengan institusi perbankan seperti Bank MNC lalu Bank Mayapada, dan juga menggandeng dukungan pemerintah, dalam antaranya Dinas Koperasi serta UMKM Sumatera Selatan.

    Menurut Jun, kolaborasi semacam ini sejalan dengan berbagai kegiatan nasional seperti Pergerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), digitalisasi UMKM, serta perkembangan habitat ketenagakerjaan yang dimaksud inklusif.

    Melalui rencana RUPST 2025, pemegang saham menyetujui seluruh laporan juga memberikan pelunasan juga pembebasan tanggung jawab untuk jajaran direksi kemudian komisaris berhadapan dengan kinerja tahun buku 2024.

    Perseroan juga menyetujui pengangkatan Milokevin Wendiady sebagai Direktur yang dimaksud baru kemudian Katsuya Kitano sebagai Komisaris Utama.

    Lebih lanjut, Jun menegaskan pada 2025 Venteny akan terus meningkatkan kekuatan fondasi operasional dan juga memperluas kolaborasi lintas sektor, baik dengan perbankan, asosiasi industri, maupun instansi pemerintah.

    "Kami akan terus menyokong visi pemerintah pada menciptakan lingkungan UMKM yang mana tangguh juga meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pendekatan teknologi kemudian kolaborasi lintas sektor juga kami akan terus menghadirkan produk-produk unggulan baru," tutup Jun.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.