Tag: PSIM

  • Menpora mengakses Super League 2025/2026 dalam GBT Surabaya

    Menpora mengakses Super League 2025/2026 dalam GBT Surabaya

    ligapedianews.com Surabaya – Menteri Pemuda dan juga Olahraga Dito Ariotedjo melakukan seremoni penendangan bola pertama yang menandakan dimulainya kompetisi BRI Super League 2025/2026 dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Hari Jumat malam.

    Sebelum melakukan penendangan bola, puluhan penari menampilkan tarian Eksotika Jawa Timur, yakni pertunjukan seni dan juga budaya yang digunakan menampilkan kekayaan tarian tradisional seperti Tari Remo hingga Tari Jejer Gandrung.

    Selain itu, para penari juga memperagakan aksi Dika 'Aura Farming', yang mana merebak di tempat lomba pacu jalur. Selain itu, penabuh drum T.R.I.A.D dan juga Mahadewa Ikmal Tobing juga turut mengisi instrumen musik bersatu perkusi dari Bonek.

    Setelah Menpora melakukan penendangan bola, laga antara Persebaya dan juga PSIM dengan segera dimulai oleh wasit selama Riau, Rio Putra Permana.

    Pekan perdana Super League musim 2025/2026 dimulai pada hari terakhir pekan dan juga sekaligus menandakan kembali bergulirnya kompetisi sepak bola Indonesia.

    Pekan perdana Super League dimulai oleh pertandingan Borneo FC menjamu Bhayangkara FC di area Stadion Segiri, Samarinda, pukul 15.30 WIB.

    Sementara itu, kompetisi Super League 2025/2026 akan resmi dibuka dengan laga antara Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta.

    Selanjutnya juara bertahan Persib Bandung dijadwalkan akan memulai perjalanan dia pada kompetisi Super League 2025/2026 dengan menjamu Semen Padang di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Hari Sabtu (9/8) pukul 15.30 WIB.

    Pekan perdana juga akan menyajikan laga antara penghuni papan menghadapi klasemen akhir Turnamen 1 2024/2025 yang digunakan mempertemukan Dewa United menghadapi Malut United di dalam Stadion Banten International Stadium, Serang, Hari Sabtu (9/8) pukul 19.00 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM berharap bawa pulang tiga poin pada laga pembuka lawan Persebaya

    PSIM berharap bawa pulang tiga poin pada laga pembuka lawan Persebaya

    https://ligapedianews.com/ DKI Jakarta – Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel berharap timnya mengakibatkan pulang tiga poin pada laga pembuka Super League melawan Persebaya Surabaya dalam Stadion Gelora bung Tomo, Hari Jumat (8/8) pukul 19.00 WIB.

    Hal ini dikatakan pembimbing dengan syarat Belanda itu pasca timnya melakoni laga uji coba terakhir melawan PS Barito Putera yang mana dijalankan secara tertutup di tempat Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul pada Jumat.

    “Tentu saja, saya berharap kami menang,” kata Van Gastel, dikutipkan dari laman resmi klub, Sabtu.

    Meski berharap menang, Van Gastel juga menyadari pada laga nanti akan berjalan sulit bagi Laskar Mataram. “Tetapi, ini akan menjadi pertandingan yang tersebut sulit bagi kami di pertandingan pertama dalam liga. Saya bukan sabar, saya menyukai atmosfernya,” ungkap Van Gastel.

    Mantan asisten ahli Giovanni van Bronckhorst itu lalu mengungkapkan tujuan utama laga uji coba melawan Barito adalah untuk meratakan menit bermain bagi seluruh pemain dan juga tentunya menajamkan skema permainan.

    “Tujuan kita bermain di dalam laga uji coba ini adalah untuk menyamakan menit bermain,” kata dia.

    “Pemain yang tersebut dirasa kurang lalu kemarin-kemarin belum mendapatkan jatah bermain, kami utamakan main hari ini,” tambah Van Gastel.

    Saat disinggung mengenai komposisi pemain, instruktur 53 tahun itu kembali menegaskan bahwa tak ada istilah pasukan inti atau cadangan. Sama seperti uji coba melawan PSIS Semarang sebelumnya, ia memberikan kesempatan yang sejenis terhadap setiap pemain untuk menunjukkan performa terbaik.

    Menurutnya, performa setiap pemain akan terus dipantau untuk menentukan susunan pemain terbaik di tempat laga perdana liga. “Jadi, saya tiada akan menyatakan bahwa para pemain yang digunakan bermain pada laga uji coba melawan Barito adalah para pemain pengganti,” tegas dia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sultan HB X tegaskan Maguwoharjo mampu dipakai semua tim, termasuk PSIM

    Sultan HB X tegaskan Maguwoharjo mampu dipakai semua tim, termasuk PSIM

    Ligapedianews.com Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa Stadion Maguwoharjo di tempat Kota Sleman dapat digunakan oleh semua regu sepak bola, termasuk PSIM Yogyakarta.

    Hal itu disampaikan Sultan HB X di tempat Kepatihan, Yogyakarta, Kamis, merespons belum kunjung adanya kepastian stadion itu sebagai kandang sementara PSIM untuk BRI Super League 2025/26.

    "Ya, kan terserah pemerintah tempat (Sleman). Masak semua bangun stadion belaka untuk rakyatnya sendiri. Sleman kan bagian dari DIY, ya kan, kan tidak gratis. Masak disewa sejenis yang lain boleh dari luar Jogja, malah dengan PSIM nggak bisa. Kan enggak ada logika," ujar Sultan.

    Menurut Sultan, tidaklah seharusnya pemanfaatan stadion dibatasi berdasarkan wilayah administratif.

    Ia mengatakan stadion yang digunakan dibiayai dengan anggaran publik, termasuk APBN, semestinya dimanfaatkan untuk kepentingan umum, tidak eksklusif hanya sekali untuk warga kabupaten tertentu.

    "Masak (misalkan) di dalam Stadion Mandala Krida yang boleh semata-mata kota (PSIM), kan tidak begitu. Itu kan untuk kepentingan publik," ucap Raja Keraton Yogyakarta itu.

    Sultan menambahkan, pemakaian stadion tidaklah perlu menjadi persoalan selama proses sewa dijalankan secara resmi serta transparan.

    "Wong tidak ada gratis, kalau gratis ya, itu masalahnya lain, gitu," tambahnya.

    Sultan juga menilai tak masuk akal jikalau stadion boleh disewa oleh pihak dari luar tempat DIY, namun untuk klub dari Pusat Kota Yogyakarta justru ditolak.

    "Ya, sebetulnya siapapun mau berjuang pada sana, dari Papua sejenis mana pun mau berkompetisi kan juga boleh. Masak dari Yogyakarta enggak boleh, dari Perkotaan enggak boleh. Kan enggak logis. Terlalu cupet (sempit) pola pikirnya," kata dia.

    Untuk itu, Sultan memacu adanya komunikasi antara eksekutif Daerah Sleman dengan pihak-pihak terkait agar permasalahan segera dituntaskan secara musyawarah.

    "Ya, itu kan terserah, makanya saya minta rembugan serupa Pak Bupati. Ya, aneh. (Misal) Mau ke Bantul enggak boleh. Emang anggarannya semata-mata begitu? Kan enggak. Itu ada, kan juga ada anggaran APBN," tutur Ngarsa Dalem sapaan Sultan HB X.

    Sementara itu, Kepala Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengakui bahwa pihaknya telah terjadi menerima permohonan dari Manajemen PSIM untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo, sebagaimana telah lama menjadi titah dari Gubernur DIY.

    Namun, ia menyampaikan permohonan itu masih membutuhkan beberapa jumlah prasyarat yang harus dipenuhi oleh manajemen PSIM, khususnya menyangkut komunikasi dengan suporter lokal Sleman serta jaminan keamanan.

    "Saya kasih PR manajemen PSIM untuk mengantisipasi, yang tersebut selama ini kan memang sebenarnya ada perbedaan antara suporter PSIM lalu suporter PSS, kan ada gap komunikasi, lah. Nah, itu saya minta diselesaikan," ujar Harda.

    PSIM bermain pada Super League 2025/26 setelahnya menjadi juara Turnamen 2 Indonesia pada musim lalu. Namun hingga kini, klub belum mempunyai kepastian mengenai stadion kandang untuk kompetisi mendatang.

    Adapun Stadion Maguwoharjo yang berlokasi dalam Kota Sleman selama ini menjadi markas dari PSS Sleman, klub kebanggaan warga Sleman yang dijuluki Super Elja.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kepala Kabupaten minta PSIM jajaki suporter PSS Sleman sebelum pakai Maguwoharjo

    Kepala Kabupaten minta PSIM jajaki suporter PSS Sleman sebelum pakai Maguwoharjo

    Ligapedianews.com Saya kasih ‘PR’ manajemen PSIM untuk mengantisipasi, yang selama ini kan memang sebenarnya ada perbedaan antara suporter PSIM dan juga suporter PSS, kan ada gap komunikasi, lah

    Yogyakarta – Pimpinan Daerah Sleman Harda Kiswaya memohonkan manajemen PSIM Yogyakarta segera menjalin komunikasi dengan suporter PSS Sleman sebelum menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang sementara selama kompetisi BRI Super League 2025/2026.

    "Saya kasih ‘PR’ manajemen PSIM untuk mengantisipasi, yang dimaksud selama ini kan memang sebenarnya ada perbedaan antara suporter PSIM lalu suporter PSS, kan ada gap komunikasi, lah. Nah, itu saya minta diselesaikan," ujar Harda pada waktu ditemui dalam kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis.

    Menurut Harda, permohonan dari manajemen PSIM terkait pengaplikasian stadion itu telah diterima sebagaimana arahan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X.

    Namun pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi lantaran masih mengawaitu beberapa orang ketentuan dipenuhi, khususnya terkait jaminan keamanan dan juga komunikasi dengan suporter PSS.

    Selain itu, Pimpinan Daerah Sleman juga mengajukan permohonan manajemen PSIM meninjau secara langsung seluruh prasarana dalam Stadion Maguwoharjo untuk mengantisipasi peluang kehancuran maupun kendala teknis lain apabila stadion digunakan bersama.

    "Saya minta cek semua infrastruktur stadion, biar tahu persis, kalau nanti ada hal yang digunakan tidaklah diinginkan terjadi. Sehingga nanti kalau ada kerusakan-kerusakan tentu, ya, kembali seperti semula. Kemudian dengan warga lingkungan lalu utamanya dengan suporter kami PSS, BCS lalu Slemania," jelasnya.

    Menurut Harda, permintaan itu sudah disampaikan lebih tinggi dari satu bulan lalu. Namun hingga pada waktu ini, pihak PSIM belum menyampaikan kembali perkembangan lanjutan terkait pemenuhan aturan tersebut.

    "Saya telah sampaikan, saya akan merekomendasi itu untuk izin PSIM kalau semuanya telah clear. Saya tetap saja menjalankan titah Dalem (Sultan HB X), untuk bisa jadi Maguwo dipakai. Tapi harus ada jaminan keamanan," ujarnya.

    Harda mengatakan aspek keamanan itu telah lama dibahas sama-sama Wadah Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Sleman, kemudian hasilnya telah terjadi disampaikan terhadap manajemen PSIM sebagai bagian dari syarat.

    Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa Stadion Maguwoharjo semestinya dapat digunakan oleh semua regu sepak bola, termasuk PSIM, selama prosedur sewa dipenuhi.

    Sultan menilai pemanfaatan stadion yang mana dibiayai dengan anggaran publik, termasuk APBN bersifat terbuka juga tak boleh dibatasi hanya saja dikarenakan faktor administratif wilayah.

    Karena itu, beliau berharap penyelenggaraan stadion itu tak perlu menjadi persoalan selama proses sewa dilaksanakan secara resmi serta transparan.

    "Wong tidak ada gratis, kalau gratis ya, itu masalahnya lain, gitu," ucap Sultan HB X.

    PSIM bermain pada Super League 2025/26 setelahnya menjadi juara Kejuaraan 2 Indonesia pada musim lalu. Namun hingga kini, klub belum miliki kepastian mengenai stadion kandang untuk kompetisi mendatang.

    Adapun Stadion Maguwoharjo yang mana berlokasi di tempat Wilayah Sleman selama ini menjadi markas dari PSS Sleman, klub kebanggaan warga Sleman yang mana dijuluki Super Elja.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM datangkan Raka Cahyana dan juga Ikhsan Chan

    PSIM datangkan Raka Cahyana dan juga Ikhsan Chan

    Ligapedianews.com Ibukota – PSIM Jogja merekrut dua pemain muda potensial, Raka Cahyana lalu Ikhsan Chan, Senin, untuk menguatkan pasukan di mengarungi Kompetisi 1 Indonesia musim depan.

    Raka didatangkan dari Persija setelahnya musim lalu mencatat 10 penampilan, sementara Ikhsan datang dari klb Turnamen 2 PSMS Medan setelahnya mencetak satu gol serta dua assist dari 16 pertandingan.

    “Raka kemudian Ikhsan akan menjadi opsi yang baik untuk PSIM untuk mengisi slot regulasi (pemain muda) di tempat Kejuaraan 1 ini,” kata Manajer PSIM Razzi Taruna di laman Laskar Mataram pada Senin.

    Raka yang dimaksud berusia 21 tahun datang ke PSIM dengan predikat mentereng sebagai pemain muda terbaik Turnamen 2 musim 2023/2024 ketika membela Deltras FC.

    Ada tiga hal yang mana melatarbelakangi tindakan Raka bergabung dengan PSIM.

    “Tiga hal yang dimaksud memproduksi saya tertarik bergabung dengan PSIM, yaitu nama besar klub ini, suporternya yang tersebut besar, kemudian yang mana terakhir adalah kotanya,” ujar pemain selama Banyumas itu.

    Mengenai target pribadinya, Raka bertekad menembus kelompok utama di tempat bawah asuhan instruktur jika Belanda, Jean-Paul van Gastel. “Saya ingin sanggup masuk di pasukan reguler yang tersebut banyak dimainkan," kata dia.

    Sementara itu, Ikhsan adalah pemain incaran lama dari PSIM. Sebelum berlabuh ke Laskar Mataram, penyerang sayap berusia 21 tahun itu menyumbangkan tiga gol juga lima assist dari 39 pertandingan pada tiga musim sama-sama PSMS.

    “Untuk Ikhsan Chan, kebetulan PSIM telah naksir pemain ini dari lama, dari dua musim lalu, tapi baru bisa saja dapat dalam musim ini,” kata Razzi.

    Ikhsan smengaku sudah ada mantap memilih PSIM akibat reputasi besar klub dan juga kenyamanan Perkotaan Yogyakarta. “Alasan utamanya sebab PSIM ini regu yang besar, kotanya nyaman, serta orang-orangnya juga ramah,” kata Ikhsan.

    Ia menambahkan, “Saya ingin bisa jadi memberikan yang terbaik untuk PSIM. Saya berharap kelompok ini bisa saja bertahan dan juga finis di dalam papan berada dalam klasemen Kejuaraan 1".

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Daftar skuad yang tersebut antar PSIM Yogyakarta lolos ke Liga 1

    Daftar skuad yang tersebut antar PSIM Yogyakarta lolos ke Liga 1

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – PSIM Yogyakarta sukses mengamankan tiket iklan ke Kompetisi 1, pasca meraih kemenangan 2-1 melawan PSPS Pekanbaru pada pertandingan delapan besar Grup X Kompetisi 2 pada Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Awal Minggu (17/2).

    Pada laga tersebut, PSIM unggul cepat pada waktu pertandingan baru berusia sembilan menit. Rafael de Sousa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha dilanggar pemain bertahan PSPS di area kotak terlarang yang tersebut menciptakan wasit menunjuk titik putih. Rafinha sendiri yang dimaksud menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. satu gol tanpa balas untuk PSIM.

    Kerja PSIM semakin ringan setelahnya PSPS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31. Pelanggaran yang digunakan dilaksanakan Iman Fathurrahman pada dekat kotak penalti memproduksi sang pemain harus diganjar kartu merah oleh wasit.

    Pada menit ke-37, PSPS justru berhasil menyamakan kedudukan, juga berkat eksekusi penalti. Ilham Fathoni yang digunakan menjadi eksekutor penalti PSPS sukses menunaikan tugasnya untuk mengubah skor menjadi 1-1.

    PSIM baru berhasil mengamankan kemenangan berkat gol Roken Tampubolon pada menit ke-87. Tembakan kaki kanan Roken menghujam keras untuk masuk ke gawang pasukan tamu serta mengunci kemenangan 2-1 bagi pasukan Erwan Hendarwanto.

    Kepastian lolos ke Kejuaraan 1 pada laga itu ditentukan lewat Gol penalti dari Rafinha juga juga tembakan keras Roken Tampubolon. Selain dua pemain tersebut, atlet lain juga tentunya mempunyai kontribusi masing-masing di kesuksesan PSIM pada Turnamen 2 musim ini, siapa semata pemainnya? simak daftar skuad PSIM berikut ini.

    Kiper:
    1. Khairul Fikri
    2. Riki Pambudi
    3. Harlan Suardi

    Pemain belakang/bertahan

    1. Rio Hardiawan
    2. Edgard Amping
    3. Yusaku Yamadera
    4. Asyraq Gufran
    5. Sunni Hizbullah
    6. M. Fariz
    7. Lucky Oktavianto
    8. Samuel Christianson

    Pemain tengah/gelandang

    1. Muammar Khadafi
    2. Figo Dennis
    3. Arlyansyah
    4. Adittia Gigis
    5. Arya Putra Gerryan
    6. Sugiyanto
    7. Pramoedya Putra
    8. Daniel Rocke
    9. Tegar Islami
    10. Ghulam Fatkur
    11. Savio Sheva
    12. Omid Popalzay
    13. Yudha Alkanza
    14. Rendra Teddy

    Pemain depan/penyerang

    1. Ousmane Maiket
    2. Fajar Akhmad
    3. Saldi
    4. Irvan
    5. Rafael Rodrigues

    Itulah daftar pemain PSIM Yogjakarta di Kejuaraan 2 musim 2024/2025.

    Skuad ini merupakan skuad yang digunakan berhasil menyebabkan Laskar Mataram kembali ke kompetisi teratas sepak bola Indonesia Turnamen 1 musim depan, pasca hampir absen selama dua dekade atau tepatnya 18 tahun.

    Terakhir kali PSIM tampil di tempat level teratas Indonesia adalah pada 2006 ketika kompetisi Turnamen 1 masih bernama divisi utama.

    Namun ketika itu PSIM harus mengundurkan diri dari kompetisi akibat gempa bumi berskala besar yang digunakan menimpa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta juga sekitarnya.

    Nantinya, PSIM akan menantang Bhayangkara FC pada partai final Kompetisi 2 pada 25 Februari.

    Setelah kepastian ini tersiar, para suporter pun meluapkan kegembiraan dia dengan konvoi besar-besaran keliling Perkotaan Yogyakarta plus berkumpul di dalam Tugu Pal Putih atau Tugu Yogyakarta. Ribuan suporter menyanyikan chant sebagai bentuk kegembiraan menghadapi lolosnya PSIM Yogyakarta ke Kejuaraan 1.

  • Hal ini tiga pasukan yang mana berhak lolos ke Kejuaraan 1 musim depan

    Hal ini tiga pasukan yang mana berhak lolos ke Kejuaraan 1 musim depan

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Gelaran kompetisi Kompetisi 2 musim 2024/2025 sudah resmi usai dengan PSIM Yogyakarta mengundurkan diri dari sebagai juara usai menaklukkan Bhayangkara FC dengan skor akhir 2-1 di partai final pada Stadion Manahan, Surakarta, Rabu (26/2).

    Hasil yang dimaksud mengakibatkan Laskar Mataram untuk iklan serta lolos ke Turnamen 1 musim depan. Selain PSIM, Bhayangkara FC yang dimaksud menjadi lawannya di area final juga berhak lolos sebagai runner up. Dengan hasil tersebut, Tim mana cuma yang mana berhak lolos ke Kompetisi 1 musim depan?

    1. PSIM Yogyakarta

    Sebelum partai final melawan Bhayangkara FC, PSIM sudah pernah lebih besar dulu menegaskan tempatnya dalam Kompetisi 1 setelahnya pertandingan melawan PSPS Pekanbaru.

    Anak asuh Erwan Hendarwanto sukses mengamankan tiket pemasaran usai meraih kemenangan 2-1 menghadapi PSPS Pekanbaru pada pertandingan delapan besar Grup X Kejuaraan 2 di area Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Mulai Pekan (17/2).

    2. Bhayangkara FC

    Tim milik kepolisian Republik Indonesia ini tambahan dulu lagi melakukan konfirmasi tiket iklan ke Kompetisi 1 musim depan, setelahnya dia bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara pada pertandingan Grup Y putaran delapan besar Kejuaraan 2 di dalam Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (12/2).

    The Guardians berhasil menjadi pemuncak klasemen Grup Y dengan koleksi sembilan poin dari lima pertandingan. Letak yang disebutkan tentunya tiada dapat digeser oleh Persijap meskipun putaran delapan besar pada waktu itu masih menyisakan satu laga, sebab unggul head to head berkat kemenangan 3-0 melawan Persijap pada konferensi sebelumnya.

    Dengan memuncaki klasemen Grup Y, Bhayangkara dipastikan lolos ke final Kompetisi 2 lalu Kejuaraan 1 musim depan.

    3. Persijap Jepara

    Persijap Jepara menjadi pasukan terakhir yang tersebut dipastikan pemasaran ke Turnamen 1 pasca menang tipis satu-nol menghadapi PSPS Pekanbaru di pertandingan playoff Pegadaian Turnamen 2 dalam Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (25/2) waktu malam WIB.

    Gol kemenangan Laskar Kalinyamat dicetak secara dramatis oleh bek selama Brazil, yakni Leo Lelis pada putaran kedua, yang menyebabkan skuad asuhan Widodo Cahyono Putro finis urutan ketiga kemudian iklan ke Kompetisi 1 untuk musim 2025/2026.

    Tiga pasukan yang dimaksud dipastikan menjadi kontestan baru Turnamen 1 musim depan, walau sebenarnya ketiga pasukan yang dimaksud sebelumnya telah sempat merasakan kompetisi tertinggi sepak bola tanah air ini.

    Menarik dinantikan kiprah ketiga regu pemasaran yang dimaksud dalam BRI Kejuaraan 1 musim 2025/2026.