Tag: piala kemerdekaan

  • Timnas Indonesia U-17 kalahkan Uzbekistan 2-0 pada Piala Kemerdekaan

    Timnas Indonesia U-17 kalahkan Uzbekistan 2-0 pada Piala Kemerdekaan

    Ligapedianews.com Medan – Timnas Indonesia U-17 sukses memenuhi ambisinya meraih poin penuh tiga nomor setelahnya mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0 pada laga lanjutan Piala Kemerdekaan di dalam Stadion Utama Sumatera Utara, hari terakhir pekan malam.

    Gol pertama Indonesia tercipta pada menit ke-17 melalui Dimas Adi Prasetyo juga gol kedua dicetak Muhammad Al Ghazali Dwi Suganda pada menit 68.

    Laga yang dimaksud berlangsung dengan tempo tinggi, pada putaran pertama berjalan, Uzbekistan sempat menguasai laga dengan menerapkan badll possesion. Namun, Indonesia juga melakukan pressing ketat.

    Setelah menciptakan sebagian peluang, barulah pada menit ke-16 Indonesia unggul terlebih dahulu berkat gol yang mana dicetak Dimas Adi Prasetyo. Menerima umpan silang Rafi Rasyiq dari sisi kiri pertahanan Uzbekistan, dengan mudah Dimas mengecoh kiper juga menceploskan bola ke gawang yang mana telah kosong.

    Setelah ciptakan gol, Indonesia tetap saja tampil menyerang. Menit ke-21, Aaron Thomas O'neill dapat kesempatan emas gandakan skor, namun bola tendangannya berhasil dimentahkan pemain belakang Uzbekistan.

    Menit ke-26, Akhrorbek nyaris menyamakan kedudukan untuk Uzbekistan, andai sepakan kaki kanannya tak diblok kiper Indonesia, Dafa Al Gasemi.

    Menit ke-35, Uzbekistan kembali dapat prospek emas melalui sundulan Laziz Abduraimov dalam mulut gawang. Namun, bola sundulan masih bisa jadi diantisipasi Kapten Indonesia, Putu Panji.

    Penghujung laga sesi pertama, Uzbekistan punya potensi melalui sundulan Laziz, hanya sekali sekadar masih tipis di dalam samping gawang Indonesia. Hingga wasit Mohamad Kamil selama Negara Malaysia meniup pluit panjang, skor satu-nol bagi keunggulan Indonesia.

    Memasuki sesi kedua, Nova Arianto melakukan rotasi banyak lini dengan memasukkan Mathew Baker, Muhamad Gholy, kemudian Ilham Romadhona.

    Menit ke-57, Uzbekistan kembali mengancam pertahanan Indonesia. Kali ini, sepakan kaki kanan Laziz nyaris masuk ke gawang, namun masih sanggup diblok Dafa. Empat menit berselang, giliran Kapran Kirill mengancam gawang Indonesia melalui sepakan keras. Namun, Dafa mampu memblok arah bola.

    Pemain Timnas Indonesia U-17 Azizu Milanesta (kanan) berupaya merebut bola dari pemain Uzbekistan Akhrorbek Ravshanbekov (kedua kanan) pada pertandingan Piala Kemerdekaan U-17 2025 di dalam Stadion Utama Sumatera Utara, Daerah Deli Serdang, hari terakhir pekan (15/8/2025). ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc.

    Menit ke-68 Indonesia kembali unggul melalui Muhamad Al Gazani. Berawal umpan sepak pojok dari sisi kanan pertahanan Uzbekistan, dengan sigap Gazani menyambut bola dengan sundulan kemudian gagal diblok kiper Uzbekistan, Olimjon.

    Keunggulan 2-0 untuk Indonesia yang dimaksud bertahan hingga berakhirnya laga.

    Dengan hasil ini, Indonesia sementara mengemas empat poin serta menduduki runner up klasemen sementara piala kemerdekaan 2025. Sedangkan pemuncak klasemen adalah Mali dengan enam poin.

    Bagi Uzbekistan, ini adalah kekalahan kedua lalu berada pada dasar klasemen tanpa poin. Sedangkan peringkat ketiga adalah Tajikistan yang menghimpun satu poin.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Nova Arianto nilai penampilan timnya semakin membaik

    Nova Arianto nilai penampilan timnya semakin membaik

    Ligapedianews.com Medan – Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto menilai penampilan anak anak asuhnya semakin membaik, khususnya di kerja identik kelompok sehingga mampu mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0 pada laga lanjutan Piala Kemerdekaan di area Stadion Utama Sumatera Utara, Hari Jumat malam.

    "Secara umum kami senang serta puas dengan penampilan anak-anak. Dari dua laga yang mana telah kami jalani di area Piala Kemerdekaan ini, hasilnya cukup memuaskan," katanya dalam Deli Serdang usai laga antara Timnas U-17 melawan Uzbekistan.

    Meski puas dengan penampilan anak asuhnya, Nova mengaku masih ada beberapa catatan yang mana harus dibenahi agar pasukan semakin baik ke depannya.

    "Ini juga sebagai kompetisi uji coba sebelum menghadapi Piala Bumi nanti. Makanya kami tekankan untuk semua pemain agar bermain maksimal di setiap laga. Saya yakin semua pemain dapat tambahan berbenah agar tambahan baik lagi nanti," katanya.

    Ditanya terkait persiapan menghadapi Piala Planet U-17 mendatang apakah masih memerlukan tambahan pemain Diaspora, ia mengaku masih mengamati situasi dan juga perkembangan pemain yang mana ada pada waktu ini

    "Kalau nantinya dirasa perlu, kemungkinan bisa jadi cuma ditambah.Tapi kalau sekarang kemungkinan besar belum bisa saja dipastikan apalagi masih ada beberapa pemain yang belum bergabung dalam kejuaraan ini," katanya.

    "Meski masih ada beberapa kekurangan di area kelompok untuk menghadapi Piala Bumi nanti, kita masih sanggup benahi. Kita lihat opsi lain apakah pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara masih perlu ditambah," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Nova Arianto: Penguraian pemain target utama di dalam Piala Kemerdekaan

    Nova Arianto: Penguraian pemain target utama di dalam Piala Kemerdekaan

    Ligapedianews.com Target kita di dalam Piala Kemerdekaan ini adalah berkembang. Lawan-lawan kita kelas dunia, ada Mali kemudian Uzbekistan

    Medan – Pelatih Timnas U-17 Nova Arianto menyebutkan target utama di area Piala Kemerdekaan,12-18 Agustus 2025 di area Sumatera Utara, bukanlah juara, ia ingin para pemain fokus mengalami perkembangan lalu mendapatkan pengalaman internasional.

    "Kalau target secara pribadi, saya tidak ada memberikan target apapun terhadap pemain. Saya ingin dia tumbuh juga mendapatkan pengalaman luar biasa sebab level lawan sangat berbeda jika dibandingkan AFF atau Piala Asia," katanya di tempat Medan, Senin.

    'Mali adalah runner-up Piala Bumi U-17 sebelumnya, Uzbekistan juara Piala Asia, dan juga Tajikistan lolos 16 besar. Ini adalah akan sangat membantu kami," tambah Nova.

    Ia mengungkapkan suasana Stadion Sumatra Utara sebagai arena pertandingan Piala Kemerdekaan akan memberi motivasi tambahan bagi anak anak asuhnya.

    "Atmosfer stadion sangat baik dikarenakan tanpa lintasan, dukungan suporter pasti akan sangat membantu. Kami akan memberikan jam terbang internasional terhadap peserta baru hasil pantauan di tempat EPA agar dia terbiasa menghadapi pasukan dengan level pada berhadapan dengan kami," katanya.

    Nova mengungkapkan, dari pemusatan latihan di area Bali awal Agustus lalu, awalnya ada sembilan pemain masyarakat migran yang dipanggil. Namun pada saat ini semata-mata tersisa empat pemain yang tersebut mengambil bagian Piala Kemerdekaan. Hal ini lantaran kendala dokumen, izin klub, hingga perbedaan usia.

    "Memang mengenai pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara ini kita harus hati-hati. Ada beberapa pemain yang tersebut orang tuanya tidak ada mempunyai paspor Indonesia sehingga tiada bisa saja dinaturalisasi. Selain itu ada kendala izin klub, serta ada yang mana usianya masih kelahiran 2010 sehingga secara gap usia berbeda. Akhirnya semata-mata beberapa yang mana tampil di dalam Piala Kemerdekaan," katanya.

    Sementara itu, pemain Timnas U-17, Putu Panji, optimistis pasukan bisa jadi memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengasah kemampuan.

    "Target kita di area Piala Kemerdekaan ini adalah berkembang. Lawan-lawan kita kelas dunia, ada Mali dan juga Uzbekistan. Saya serta teman-teman ingin mempersiapkan diri agar nanti bisa jadi bersaing di area Piala Dunia," ujar Putu.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal lengkap Piala Kemerdekaan 2025: Pemanasan sebelum Piala Planet

    Jadwal lengkap Piala Kemerdekaan 2025: Pemanasan sebelum Piala Planet

    Ligapedianews.com Ibukota – Piala Kemerdekaan 2025 akan menjadi turnamen pemanasan penting bagi Tim Nasional U-17 Indonesia sebelum tampil di dalam Piala Global U-17 2025 pada November mendatang di dalam Qatar. Turnamen yang mana dihelat di tempat Medan pada 12–18 Agustus yang disebutkan dihadiri oleh empat pasukan peserta, yakni Indonesia, Tajikistan, Uzbekistan, serta Mali.

    Pelatih Timnas U-17, Nova Arianto, mengungkapkan turnamen ini akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemainnya, sekaligus menjadi uji coba untuk mengukur kesiapan pasukan menghadapi lawan-lawan tangguh. “Empat negara, satu semangat kemerdekaan. Tajikistan, Uzbekistan, Mali, dan juga Indonesia siap bertanding,” tulis akun resmi kejuaraan yang tersebut disiapkan PSSI itu.

    Ketiga pasukan undangan merupakan partisipan Piala Bumi U-17 2025. Uzbekistan berstatus juara Piala Asia U-17 2025, Mali adalah runner-up Piala Afrika U-17 2025, sementara Tajikistan menembus perempat final Piala Asia U-17 2025.

    Turnamen ini akan menggunakan sistem setengah kompetisi (setengah round-robin), di dalam mana setiap kelompok bertemu satu kali. Tim dengan perolehan poin tertinggi pada akhir kejuaraan akan dinobatkan sebagai juara.

    Berikut jadwal lengkap Piala Kemerdekaan 2025:

    Selasa, 12 Agustus 2025
    15.30 Waktu Indonesia Barat – Mali vs Uzbekistan
    19.30 Waktu Indonesia Barat – Indonesia vs Tajikistan

    Jumat, 15 Agustus 2025
    15.30 Waktu Indonesia Barat – Tajikistan vs Mali
    19.30 Waktu Indonesia Barat – Uzbekistan vs Indonesia

    Senin, 18 Agustus 2025
    16.00 Waktu Indonesia Barat – Uzbekistan vs Tajikistan
    20.30 Waktu Indonesia Barat – Indonesia vs Mali

    Laga perdana Timnas U-17 Indonesia akan berlangsung pada 12 Agustus menghadapi Tajikistan di area Stadion Utama Sumatera Utara. Setelah itu, skuad Garuda Muda akan menantang Uzbekistan pada 15 Agustus, sebelum menghentikan pertandingan melawan Mali pada 18 Agustus.

    Nova mengungkapkan bahwa sebelum kejuaraan ini, timnya sudah menjalani pemusatan latihan pada Bali sejak 7 Juli. Pertemuan yang dimaksud juga dimanfaatkan untuk memantau penggawa baru, termasuk talenta diaspora.

    Di Piala Global U-17 2025, Indonesia tergabung di tempat Grup H bersatu Brasil, Honduras, serta Zambia. Dari partisipan Piala Kemerdekaan, hanya saja Mali yang tersebut berasal dari benua yang serupa dengan Zambia, yakni Afrika.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mali telan Uzbekistan 5-1 di Piala Kemerdekaan

    Mali telan Uzbekistan 5-1 di Piala Kemerdekaan

    Ligapedianews.com Medan – Timnas U-17 Mali mewujudkan ambisinya pada meraih poin penuh pada laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 ketika menelan Uzbekistan 5-1 di dalam Stadion Utama Sumatera Utara, Batangkuis, Deli Serdang, Sumatera Utara.

    Mali dengan segera menggebrak lapangan sejak menit pertama dengan menampilkan permainan cepat dari kaki ke kaki.

    Serangan demi serangan Mali membanjiri jantung pertahanan Uzbekistan.

    Namun pertahanan disiplin Uzbekistan yang digunakan dikomandoi Sunnatilo mematahkan serangan awal Mali.

    Uzbekistan sendiri sesekali melancarkan serangan balik yang berbahaya, namun digagalkan barusan pertahanan Mali.

    Mali kemudian memecahkan kebuntuan pada menit ke-19 melalui kaki Mahamadou Traore, pasca mendapat umpan datar yang mana diselesaikannya dengan menjebol gawang Uzbekistan tanpa dapat dihalangi kiper Olimjon Shamiratov.

    Malisemakin sporadis mengurung pertahanan lawan dengan permainan bola bola lambung dengan segera ke jantung pertahanan Uzbekistan.

    Mereka kemudian menggandakan kedudukan pada menit ke-34 dari gol Ndjicoura Raimond Bomba. Bomba lalu mencetak gol keduanya pada akhir fase pertama untuk mengubah kedudukan 3-0.

    Mali tak mau mengendurkan serangan pada sesi kedua, sampai kemudian Ibrahim Diakite memperbesar skor menjadi 4-0 pada menit ke-52 setelahnya meneruskan sebuah umpan silang.

    Sembilan menit kemudian, Bomba mencetak hattrick lewat sundulan yang tersebut memanfaatkan umpan Dembele sehingga kedudukan berubah lagi menjadi 5-0.

    Pada menit ke-84 Uzbekistan mendapat gol hiburan dari lewat pemain pengganti, Tokhirov Khabibuloh.

    Pelatih Mali Adama Diallo memuji penampilan timnya yang dimaksud sepanjang laga bermain baik.

    "Kami datang ke di lokasi ini untuk menang. Kami akan bermain setiap saat untuk menang dan juga itu terus kami tanamkan agar kelompok bisa jadi terus menang di area setiap laga," kata Diallo.

    "Kami datang ke mari untuk persiapan Piala Dunia, jadi targetnya di tempat kompetisi ini harus menang dan juga menang agar pasukan semakin matang," tambahnya.

    Sementara instruktur Uzbekistan Sergey Chigidaev mengakui lawan tampil lebih lanjut baik. Dia menilai laga ini pembelajaran berharga bagi timnya.

    "Bermain pada tekanan itu memang sebenarnya tiada enak, tapi kami akan memperbaiki semua kesalahan untuk laga selanjutnya," kata Chigidaev.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Indonesia U17 latihan perdana di area Stadion Utama Sumut

    Indonesia U17 latihan perdana di area Stadion Utama Sumut

    Medan – Timnas U-17 Indonesia mengadakan latihan perdana di area Stadion Utama Sumatera Utara, Hari Sabtu malam, yang dimaksud menjadi rangkaian persiapan menghadapi Piala Kemerdekaan 2025 yang dimaksud akan dimainkan dalam Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 12-18 Agustus.

    Stasiun yang digunakan berada dalam Desa Sena, Deli Serdang itu akan menjadi venue Piala Kemerdekaan 2025 yang tersebut disertai Indonesia, Mali, Uzbekistan dan juga Tajikistan.

    Garuda muda yang dimaksud berkekuatan 30 pemain tiba di area Stadion Utama dengan menggunakan dua bus untuk memulai latihan perdana sekitar pukul 18.00 WIB, dipimpin instruktur Nova Arianto.

    Latihan diawali dengan semua pemain berlari kecil mengelilingi lapangan juga dilanjutkan peregangan otot kemudian games.

    Latihan yang digunakan diselenggarakan tertutup itu cuma boleh diliput awak media sekitar 15 menit. Setelahnya wartawan dipersilakan meninggalkan lokasi latihan.

    Dalam kejuaraan yang dimaksud persiapan mengikuti Piala Bumi U-17 2025 itu Garuda Muda diperkuat 30 pemain, termasuk merekan yang tersebut menjadi andalan pada Piala Asia U-17 beberapa bulan lalu.

    Piala Kemerdekaan akan dimainkan selama kurang lebih lanjut satu pekan. Laga pertama berlangsung Selasa (12/8) antara Mali lalu Uzbekistan pukul 16.30 Waktu Indonesia Barat serta dilanjutkan Indonesia melawan Tajikistan pukul 19.30 WIB.

    Pada hari kedua, hari terakhir pekan (15/8), Tajikistan melawan Mali pukul 15.30 WIB, sementara Uzbekistan melawan Indonesia pukul 19.30 WIB.

    Pada hari terakhir, Hari Senin (18/8), Indonesia akan menghentikan kompetisi ini dengan melawan Mali pukul 20.30 WIB. Sebelum laga ini, Uzbekistan ditantang Tajikistan pada pukul 16.00 WIB.

    Tajikistan, Uzbekistan, kemudian Mali adalah tiga negara yang digunakan juga kontestan Piala Bumi U-17 2025.

    Timnas U-17 Indonesia yang tersebut melakukan pemusatan latihan di area Bali berada pada Grup H bersatu Brasil, Honduras, kemudian Zambia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Indonesia fokus pemulihan kondisi fisik jelang hadapi Tajikistan

    Indonesia fokus pemulihan kondisi fisik jelang hadapi Tajikistan

    Deli Serdang – Timnas Indonesia U-17 menyelenggarakan latihan perdana untuk persiapan menghadapi Piala Kemerdekaan dalam Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Hari Sabtu malam, dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik pemain setiba dari pemusatan latihan (TC) di area Bali.

    Pelatih Nova Arianto di area Deli Serdang mengungkapkan pertemuan latihan juga ditujukan untuk merancang strategi menghadapi laga perdana melawan Tajikistan pada laga perdana Piala Kemerdekaan 2025.

    “Yang pasti setelahnya kita datang dari Bali kemarin malam, hari ini fokus ke pemulihan, sekalian kita menimbulkan game plan yang dimaksud akan kita buat nanti pada waktu pertandingan pertama melawan Tajikistan. Saya lihat kondisi pemain sangat baik, semuanya di kondisi yang siap,” ujar Nova.

    Nova mengungkapkan TC di tempat Bali sebelumnya difokuskan memamcing kemampuan talenta baru, termasuk menjajal pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara lalu pemain dalam luar daftar Piala Asia U-17 lalu.

    “Saya bersyukur ketika ini ada beberapa pemain baru yang bisa saja kita lihat dan juga kita akan fokus ke Piala Kemerdekaan untuk menilai mereka itu apakah nanti mampu dibawa,” tambahnya.

    Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan, Piala Kemerdekaan yang akan dijalankan 12-18 Agustus juga menjadi event uji coba awal menuju Piala Bumi U-17.

    “Target saya ingin mencoba pemain yang digunakan ada di area regu ketika ini sebab ini menjadi persiapan awal kami menuju ke Piala Dunia. Jadi fokus saya di area tiga pertandingan di dalam Piala Kemerdekaan ini adalah untuk mengamati situasi pemain baru termasuk beberapa pemain yang digunakan akan kita coba nanti,” kata Nova.

    Timnas U-17 menghadapi Tajikistan di laga pembuka Selasa pekan depan, sebelum melanjutkan dua pertandingan lain dalam fase grup.

    Skuad Garuda muda tiba pada Terminal Kedatangan Domestik Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pada hari terakhir pekan di malam hari (8/8) pukul 21.15 WIB.

    Kedatangan merek menarik perhatian pengunjung bandara yang tersebut sedang menanti keluarga, kerabat atau rekan. Dengan mengenakan jaket serta training hitam khas timnas, para pemain berjalan beriringan menuju area pengambilan bagasi.

    Tim yang diperkuat 30 pemain ini dipimpin dengan segera ahli kepala Nova Arianto.

    Setelah menyelesaikan proses pemeriksaan bagasi selama sekitar 45 menit, merekan pergi dari dari terminal sekitar pukul 22.00 WIB.

    Tidak ada penyambutan khusus, cuma terlihat bus, sebagian mobil pribadi, kemudian mobil boks carteran telah dilakukan mengawaitu untuk mengantar merekan ke penginapan di tempat salah satu hotel berbintang lima pada pusat kota Medan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.