Tag: piala aff

  • Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Ligapedianews.com Link Live Streaming leg kedua final Piala AFF 2024 antara Thailand vs Vietnam akan segera dibagikan pada akhir artikel ini. Kompetisi penentuan juara yang dimaksud berlangsung pada Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) di malam hari WIB.

    Pada rapat leg pertama final Piala AFF 2024, Vietnam mengundurkan diri dari sebagai pemenang. Dua gol Nguyen Xuan Son mengakibatkan The Golden Star Warriors menang 2-1 berhadapan dengan Thailand.

    Xuan Son menambah perbendaharaan golnya menjadi tujuh dari empat laga yang mana telah lama dimainkannya pada Piala AFF 2024. Bagi Vietnam, ini merupakan kemenangan kandang pertama menghadapi Thailand pada 27 tahun.

    Ribuan orang bersuka cita di area jalan-jalan di tempat Phu Tho kemudian di dalam kota-kota lain di tempat seluruh negeri untuk merayakan kemenangan bersejarah ini. Maklum saja, Vietnam terakhir kali menang 3-0 dalam semifinal yang dimaksud berlangsung pada Hanoi pada 1998.

    Namun, lantaran tidaklah ada aturan gol tandang yang mana berlaku, pertandingan masih masih seimbang dengan Thailand yang sekarang akan bermain di area depan penonton yang dimaksud memadati stadion pada Akhir Pekan di malam hari dalam Bangkok. Tapi Vietnam tak sendirian. Penggemar merekan sudah ada memesan tiket untuk meninjau regu besutan Kim Sang-sik mengangkat trofi di dalam Negeri Gajah Perang.

    Ini menjadi final Piala AFF pertama yang tersebut diadakan pada Stadion Rajamangala sejak 2016 ketika 48.000 penggemar menyaksikan Siroch Chatthong mencetak dua gol ketika Thailand mengalahkan Indonesia untuk penghargaan kelima mereka. Akankah Thailand membalikkan keadaan dengan tiga gol juga menjadikannya penghargaan kedelapan yang mana memecahkan rekor? Atau akankah Vietnam muncul sebagai juara untuk ketiga kalinya di tempat Piala AFF?

    Hari ini dua pertanyaan yang dimaksud berisik di dalam pikiran penggemar Thailand lalu Vietnam akan terjawab, waktu malam nanti. Tentunya laga ini menjadi tontonan yang dimaksud menarik.

    Bagi yang ingin menyaksikan laga leg kedua final Piala AFF 2024 dapat menyaksikan secara live streaming di dalam RCTI+ kemudian Vision+.

    Berikut Link Live Streaming Thailand vs Vietnam

    RCTI+

    Tonton pada SINI

    Vision+

    Tonton pada SINI

  • Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Ligapedianews.com Mencetak gol di sebuah pertandingan sepak bola miliki makna yang digunakan sangat penting. Tapi apa jadinya apabila setiap gol penentu itu terjadi di dalam putaran kedua? Inilah yang mulai dibicarakan penggemar sepak bola di area Asia Tenggara tentang permainan Vietnam di dalam Piala AFF 2024.

    Siapa yang dimaksud menyangka, Vietnam begitu perkasa mendominasi papan skor di dalam putaran kedua hampir pada setiap pertandingan Piala AFF 2024. Fenomena mencetak gol di area putaran kedua ini bukanlah sekadar kebetulan, melainkan menjadi ciri khas permainan Vietnam yang tersebut begitu memukau.

    Dari 18 gol yang tersebut berhasil dicetak Vietnam sepanjang turnamen, 17 pada antaranya terjadi pada sesi kedua. Hanya satu gol yang tersebut lahir di tempat putaran pertama, itupun melalui titik putih melalui tendangan penalti Nguyen Xuan Son (45+1′) vs Singapura.

    Bcaa Juga: Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Statistik ini tentu semata sangat mencengangkan dan juga menciptakan lawan-lawannya, termasuk Thailand, dibuat frustrasi. Tim berjuluk Gajah Perang itu tampak kesulitan mengantisipasi gawangnya dari kebobolan.

    Pada leg pertama final Piala AFF 2024, pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son menjadi bintang dengan menjebol gawang Thailand sebanyak dua kali di dalam menit 59 lalu 73. Sementara Gajah Perang baru bisa jadi memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol yang dicetak Chalermsak pada menit 83.

    Nguyen Xuan Son ketika ini menduduki kedudukan teratas sebagai pencetak gol terbanyak di tempat Piala AFF 2024. Pemain naturalisasi Vietnam itu sudah ada membukukan tujuh gol pada empat laga yang mana telah dimainkannya.

    Enam gol dicetak Nguyen Xuan Son pada fase kedua. Sementara satu gol terjadi di area fase pertama. Ini adalah membuktikan betapa kejamnya pemain naturalisasi Vietnam pada waktu berada dalam depan gawang lawan.

    Akankah Thailand mampu menghentikan tradisi Vietnam serta Nguyen Xuan Son mencetak gol di dalam putaran kedua Piala AFF 2024? Saksikan pertandingan seru dari Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) waktu malam WIB, Live dalam GTV.

  • Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com Timnas Vietnam berhasil pergi dari sebagai juara Piala AFF 2024 pasca mengalahkan Thailand dengan agregat 5-3. Ini adalah merupakan penghargaan ketiga untuk The Golden Star Warriors di tempat pertandingan sepak bola bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara.

    Pada laga leg kedua final Piala AFF 2024 di dalam Stadion Rajamangala, Hari Minggu (5/1/2025) di malam hari WIB. Vietnam tampil cukup tenang. Tim besutan Kim Sang-sik melakukan strategi serangan balik untuk meredam serangan tuan rumah Thailand.

    Skema permainan ini terbilang efektif. Meskipun kalah pada penguasaan bola (23 persen berbanding 77 persen), namun Vietnam mampu membuka keran gol tambahan dulu di area fase pertama.

    Adalah Pham Tuan Hai, yang digunakan sukses mencatatkan namanya di dalam papan skor pada menit delapan usai memanfaatkan kesalahan pemain belakang Thailand. Pemain bernomor punggung 10 itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang tuan rumah.

    Ini merupakan kedua kalinya Vietnam mencetak gol di dalam fase pertama pada kompetisi Piala AFF 2024. Sejauh ini The Golden Star Warriors telah membukukan 18 gol sepanjang pertandingan berlangsung (2 gol di area sesi pertama, 16 gol di dalam sesi kedua).

    Thailand, yang tersebut tak mau dipermalukan pada depan pendukungnya terus mengurung pertahanan Vietnam. Petaka akhirnya datang di tempat menit 28 ketika Doan Ngoc Tan melakukan blunder.


    Bola liar yang disebutkan lantas disambar melalui tendangan keras Ben Davis dari luar kotak penalti. Tak berselang lama, bomber haus gol Vietnam, yakni Nguyen Xuan Son terpaksa ditandu meninggalkan lapangan usai mengalami cedera.

    Skor 1-1 bertahan hingga interval pertama usai. Di fase kedua, Thailand berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus menyamakan agregat 3-3 pasca tendangan keras Supachok Sarachat dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper Vietnam.

    Selang 10 menit kemudian, Thailand terpaksa bermain dengan 10 pemain setelahnya Weerathep Pomphan diusir wasit usai menerima kartu ikterus kedua. Keunggulan jumlah agregat pemain ini dimanfaatkan Vietnam untuk menambah gol.

    Tim tamu belaka membutuhkan waktu delapan menit untuk menjebol gawang Thailand untuk kedua kalinya. Gol kedua Vietnam terjadi usai Pansa Hembviboon salah pada mengantisipasi umpan crossing sehingga bola meluncur deras ke gawang sendiri.

    Di menit krusial, Nguyen Hai Long mencetak gol ketiga Vietnam sekaligus menjadi penutup pertandingan leg kedua final Piala AFF 2024. Vietnam akhirnya mengundurkan diri dari sebagai juara usai menang 3-2 atau unggul agregat 5-3 berhadapan dengan Thailand.

  • Nguyen Xuan Son Top Poin Piala AFF 2024

    Nguyen Xuan Son Top Poin Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com Nguyen Xuan Son memverifikasi namanya terukir pada sejarah sepak bola Vietnam. Striker naturalisasi ini pergi dari sebagai top skor Piala AFF 2024 dengan koleksi tujuh gol.

    Prestasi individu ini turut mengantar Vietnam meraih penghargaan juara setelahnya mengalahkan Thailand dengan agregat 5-3 pada laga leg kedua final Piala AFF 2024 di dalam Stadion Rajamangala, Akhir Pekan (5/1/2025) di malam hari WIB. Nguyen Xuan Son tercatat sebagai pemain naturalisasi pertama di sejarah kejuaraan sepak bola bergengsi pada Asia Tenggara, yang dimaksud mencatatkan namanya sebagai raja gol di area Piala AFF 2024.

    Nguyen Xuan Son juga Nguyen Tien Linh (6) pada Piala AFF 2022. Dengan 91 gol yang tersebut tercipta dari 26 pertandingan, Piala AFF 2024 menyajikan tontonan yang digunakan sangat menghibur bagi para pecinta sepak bola.

    Kemenangan Vietnam berhadapan dengan Thailand di tempat laga puncak sekaligus mengukuhkan dominasi The Golden Star Warriors di dalam kompetisi dua tahunan se-Asia Tenggara ini. Sejauh ini Vietnam sudah ada mengoleksi tiga gelar kejuaraan pada Piala AFF ((2008, 2018, kemudian 2024).

    Berikut Daftar Top Poin Piala AFF 2024

    7 Gol

    Nguyen Xuan Son (Vietnam):

    4 Gol

    Shawal Anuar (Singapura)
    Patrik Gustavsson (Thailand)
    Suphanat Mueanta (Thailand)
    Nguyen Tien Linh (Vietnam)

    3 Gol

    Bjørn Martin Kristensen (Filipina)
    Teerasak Poeiphimai (Thailand)

  • Daftar Juara Piala AFF: Thailand Dominasi, Timnas Indonesia Masih Berburu Gelar

    Daftar Juara Piala AFF: Thailand Dominasi, Timnas Indonesia Masih Berburu Gelar

    Ligapedianews.com Thailand menduduki kedudukan teratas di daftar juara Piala AFF . Tim berjuluk Gajah Perang ini telah terjadi menunjukkan dominasi yang dimaksud luar biasa dengan merebut juara dalam kejuaraan sepak bola paling bergengsi di dalam kawasan Asia Tenggara sebanyak tujuh kali.

    Sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1996, Thailand menempatkan posisinya pada urutan teratas sebagai pasukan paling sukses di sejarah kompetisi Piala AFF. Meskipun Thailand mendominasi, ada tiga negara yang digunakan berhasil mencatatkan namanya sebagai juara.

    Terbaru adalah Vietnam. Tim besutan Kim Sang-sik itu sukses merebut peringkat ketiga di dalam Piala AFF 2024 usai menumbangkan Thailand dengan skor 3-2 atau agregat 5-3 pada Stadion Rajamangala, Hari Minggu (5/1/2025) waktu malam WIB.

    Bagaimana dengan Timnas Indonesia?

    Timnas Indonesia kelihatannya masih belum mengakhiri kutukan juara di tempat Piala AFF. Skuad Garuda masih berburu peringkat di area kompetisi sepak bola paling bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara tersebut. Catatan terbaik Timnas Indonesia adalah runner up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020).

    Berikut Daftar Juara Piala AFF

    1. Thailand: 7 (1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, 2022)

    2. Singapura: 4 (1998, 2004, 2007, 2012)

    3. Vietnam: 3 (2008, 2018, serta 2024)

    4. Malaysia: 1 (2010)

  • Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong Melatih Timnas Indonesia di area ASEAN juga Asia

    Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong Melatih Timnas Indonesia di area ASEAN juga Asia

    Ligapedianews.com Pelatih Timnas Indonesia , Shin Tae-yong, menjadi sosok kunci di dalam balik kemajuan sepak bola Indonesia di beberapa tahun terakhir. Sejak mulai menangani skuad Garuda pada 2020, ahli selama Korea Selatan ini telah dilakukan mencatat berbagai pencapaian di area level ASEAN maupun Asia. Namun, jikalau dibandingkan, prestasinya pada kancah Asia terpencil tambahan menonjol daripada di area ASEAN.

    Kiprah di dalam ASEAN. Pada level regional, Shin Tae-yong telah terjadi mengawasi Timnas Indonesia di tiga edisi Piala AFF. Namun, hasilnya belum sepenuhnya memuaskan.

    Prestasi dalam ASEAN

    – AFF 2020: Indonesia mencapai final, tetapi harus puas menjadi runner-up setelahnya kalah dari Thailand.
    – AFF 2022: Skuad Garuda cuma mampu mencapai semifinal, kalah agregat dari Vietnam.
    – AFF 2024: Performa Indonesia berkurang ekstrem dengan gagal lolos dari fase grup.

    Penurunan prestasi di tempat Piala AFF 2024 menjadi sorotan, khususnya oleh sebab itu Indonesia ketika itu diperkuat oleh beberapa pemain yang mana sebelumnya tampil apik di tempat kancah Asia.

    Prestasi dalam Asia

    Di level Asia, Shin Tae-yong mengakibatkan Timnas Indonesia mencatatkan sejarah baru lalu memperbaiki citra di area pentas internasional. Berikut sebagian pencapaiannya:

    Piala Asia 2024: Untuk pertama kalinya sejak 2007, Indonesia lolos ke putaran final melalui jalur kualifikasi. Timnas bahkan sukses mencapai putaran 16 besar.

    Piala Asia U-20 2023: Indonesia lolos melalui jalur kualifikasi, menunjukkan kemungkinan besar dalam generasi muda.

    Piala Asia U-23 2024: Shin mengakibatkan Indonesia ke semifinal, prestasi tertinggi sepanjang sejarah di dalam level ini.

    Piala Asia 2027: Indonesia melakukan konfirmasi tiket otomatis sebagai salah satu kontestan turnamen.

    Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026: Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia, bersaing dengan tim-tim besar seperti Negeri Sakura dan juga Australia.

    Prestasi dalam level Asia mencerminkan kapasitas Shin Tae-yong pada menyebabkan Indonesia bersaing di area tingkat yang mana lebih lanjut tinggi. Keberhasilan mencapai ronde ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 menjadi tonggak sejarah yang menunjukkan peningkatan signifikan di kualitas permainan.

    Saat ini, Timnas Indonesia berada dalam kedudukan ketiga Grup C Kualifikasi Piala Global 2026 putaran ketiga dengan enam poin dari enam laga, terpaut satu poin dari Australia di dalam tempat kedua. Pada 2025, Indonesia akan menjalani empat laga krusial melawan Australia, Bahrain, China, lalu Jepun untuk menjaga potensi lolos ke Piala Global 2026, baik secara segera maupun melalui play-off.

    Meski prestasi di area ASEAN terbilang mengecewakan, capaian Shin Tae-yong di area kancah Asia menjadi alasan kuat untuk tetap saja mempertahankan juga mendukungnya. Fokus pada pembinaan pemain muda, pengalaman berkompetisi dalam level internasional, dan juga konsistensi pada persiapan menjadi kunci keberhasilannya.

    Mimpi Indonesia untuk tampil di dalam Piala Planet 2026 saat ini berada di tempat depan mata. Jika Shin Tae-yong berhasil mengakibatkan Indonesia lolos ke kompetisi sepak bola terbesar dunia tersebut, ia akan menorehkan sejarah emas sekaligus menjawab kritik terkait hasil kurang memuaskan di dalam level ASEAN.

  • Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – ASEAN Cup atau yang mana mempunyai nama resmi ASEAN Mitsubishi Electric Cup, dulunya dikenal dengan nama Piala AFF adalah pertandingan sepak bola terbesar kemudian terpopuler antar negara di dalam kawasan Asia Tenggara.

    Turnamen ini diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN, yaitu AFF (ASEAN Football Federation) dan juga pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996.

    Sejak ketika itu, Piala AFF menjadi turnamen bergengsi untuk negara-negara anggota ASEAN di menunjukkan kemampuan sepak bola mereka.

    Sejarah singkat ASEAN Cup

    ASEAN Cup atau Piala AFF pertama kali diadakan di dalam Singapura pada tahun 1996 dengan sponsor utama dari perusahaan bir dengan syarat Singapura, yakni Tiger Beer, sehingga pada edisi awal pertandingan ini dikenal sebagai "Piala Tiger".

    Turnamen ini didirikan oleh enam negara kontestan pada edisi perdananya, yaitu Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan juga Thailand. Negara Asean lain yang dimaksud juga tampil sebagai pasukan undangan adalah Kamboja, Laos, Myanmar, juga Vietnam.

    Saat itu, Thailand berhasil menjadi juara pasca mengalahkan Tanah Melayu dalam partai final dengan skor satu gol tanpa balas berkat gol yang tersebut dicetak oleh Kiatisuk Senamuang.

    Kesuksesan Piala Tiger edisi perdana menghasilkan kejuaraan ini terus mengalami perkembangan pada kualitas kompetisi kemudian penyelenggaraannya berlanjut di area edisi berikutnya

    Pada tahun 2007, Tiger Beer menghentikan sponsorship merek serta nama kompetisi berubah menjadi Piala AFF (AFF Championship).

    Sejak ketika itu, pertandingan ini juga mulai mendapatkan perhatian lebih tinggi besar dari penggemar sepak bola dalam seluruh kawasan, lalu menjadi salah satu kompetisi regional yang tersebut paling dinantikan pada Asia Tenggara.

    Nama pertandingan ini beberapa kali mengalami inovasi terkait sponsor, mulai dari AFF Suzuki Cup sejak 2008 hingga 2020, kemudian AFF Mitsubishi Electric Cup pada tahun 2022 lalu ASEAN Mitsubishi Electric Cup pada kompetisi terbaru dalam tahun 2024 ini.

    Format turnamen

    Awalnya, Piala AFF menggunakan format kejuaraan round-robin pada sesi grup, kemudian dua regu teratas melaju ke putaran semifinal lalu final.

    Seiring berjalannya waktu, format kompetisi sedikit berubah, khususnya pada fase semifinal dan juga final yang tersebut pada masa kini menggunakan format home and away (tandang juga kandang), juga memberikan keuntungan bagi regu dengan hasil terbaik.

    Kompetisi ini diadakan setiap dua tahun sekali juga menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk mengembangkan peluang sepak bola negara mereka.

    Daftar juara Piala AFF

    Sejak pertama kali digelar, ada beberapa negara yang mendominasi kejuaraan ini, yaitu Thailand dengan tujuh peringkat juara dan juga Singapura yang mana empat kali juara.

    Selain Thailand serta Singapura yang berhasil mendominasi, negara lain seperti Vietnam lalu Tanah Melayu juga pernah merasakan kejayaan di area kompetisi ini, masing-masing dengan dua peringkat untuk Vietnam kemudian satu penghargaan untuk Malaysia.

    Berikut adalah daftar juara Piala AFF dari edisi pertama hingga yang digunakan terbaru:

    • 1996: Thailand
    • 1998: Singapura
    • 2000: Thailand
    • 2002: Thailand
    • 2004: Singapura
    • 2007: Singapura
    • 2008: Vietnam
    • 2010: Malaysia
    • 2012: Singapura
    • 2014: Thailand
    • 2016: Thailand
    • 2018: Vietnam
    • 2020: Thailand
    • 2022: Thailand

    Perkembangan terbaru

    Piala AFF terus mengalami peningkatan, baik dari segi penyelenggaraan maupun kualitas kompetisi. Pada edisi terakhir pada tahun 2022, Thailand kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar kejuaraan ketujuh mereka.

    Pada edisi terbaru dalam tahun 2024, pertandingan ini juga mulai diperkuat oleh peserta naturalisasi kemudian kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dari setiap negara yang digunakan menambah daya saing dalam antara partisipan turnamen.

    Piala AFF atau ASEAN Cup 2024 akan dimulai pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025.

    Dengan sejarah panjang kemudian rivalitas yang mana semakin ketat di dalam kawasan Asia Tenggara, Piala AFF telah dilakukan menjadi simbol kebanggaan sepak bola ASEAN serta terus menginspirasi generasi pemain lalu penggemar sepak bola dalam seluruh wilayah ini.

  • Shin Tae-yong Terbebani dengan Ekspektasi Juara Piala AFF 2024

    Shin Tae-yong Terbebani dengan Ekspektasi Juara Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com – Shin Tae-yong merasa terbebani dengan ekspektasi tinggi penggemar sepak bola pada Tanah Air yang digunakan ingin Timnas Indonesia juara Piala AFF 2024. Ia pun memohonkan agar penggemar tak terlalu berlebihan mengingat kedalaman Skuad Garuda yang dimaksud dihuni pemain muda.

    “Ya, itu menjadi beban juga sebenarnya,” kata Shin Tae-yong.

    Piala AFF 2024 berlangsung pada 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025. Timnas Indonesia tergabung di dalam Grup B bersatu Vietnam, Laos, Filipina, juga Myanmar.

    Di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong menurunkan skuad yang berbeda. Juru taktik dengan syarat Korea Selatan ini memilih menurunkan pemain muda yang tersebut merupakan skuad U-22, yang digunakan tentunya ada perbedaan kualitas.

    Shin Tae-yong mengingatkan terhadap suporter akan fakta tersebut. Pelatih berusia 54 tahun itu memohonkan para fans untuk menurunkan ekspektasinya kendati dirinya masih berjuang menyebabkan Timnas Indonesia merebut peringkat juara Piala AFF 2024.

    “Fans pasti berharap kita bisa jadi juara, tetapi kita bukanlah timnas senior, ini timnas u-22. Kita agak kesulitan pemanggilan pemain, mungkin saja bicara ekspektasinya tidaklah boleh terlalu tinggi,” ungkap Shin Tae-yong.

    Timnas Indonesia pada waktu ini sedang mematangkan persiapannya dengan mengadakan pemusatan latihan (TC) di area Bali yang dimaksud diketahui berakhir pada 4 Desember mendatang. Dari 33 nama yang digunakan dipanggil, Shin Tae-yong akan memangkas menjadi 23 pemain untuk dibawa ke Piala AFF 2024.

  • Timnas Indonesia Turunkan Pemain Muda di area Piala AFF 2024, Kusnaeni: Persaingan Jadi Lebih Hidup

    Timnas Indonesia Turunkan Pemain Muda di area Piala AFF 2024, Kusnaeni: Persaingan Jadi Lebih Hidup

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia akan segera tampil dengan warna baru dalam Piala AFF 2024. Hal itu sebagaimana disampaikan pengamat sepak bola nasional, Kusnaeni.

    “Kebijakan ini juga baik untuk memberi warna baru bagi Kejuaraan ASEAN,” tutur Kusnaeni.

    Kusnaeni mengatakan, persaingan antar negara akan segera lebih besar hidup nantinya. Calon lawan Timnas Indonesia juga akan cukup kesulitan pada menebak pola permainan. Mengingat itu tadi, Skuad Garuda tidak ada menurunkan skuad seniornya yang dimaksud dihuni berbagai pemain abroad.

    “Persaingan jadi lebih besar hidup, bukan lagi mudah ditebak, dan juga yang digunakan jadi bintang bukanlah peserta yang tersebut itu-itu saja,” tutur dia.

    Lebih lanjut, Piala AFF 2024 dirasa menjadi turnamen pemanasan yang bagus bagi Timnas Indonesia untuk menatap SEA Games mendatang. Dengan matangnya tim, Skuad Garuda mampu mempertahankan medali emas.

    “Ini juga jadi persiapan yang digunakan bagus untuk SEA Games. Kejuaraan ASEAN bisa jadi jadi turnamen pemanasan sekaligus pematangan pasukan untuk mempertahankan medali emas SEA Games,” beber Kusnaeni.

    Skuad Timnas Indonesia diketahui sudah ada berkumpul di dalam Bali. Mayoritas pemain yang mana telah bergabung adalah pemain Kompetisi 1 seperti Arkhan Kaka, Kadek Arel, Arkhan Fikri, hingga Dony Tri Pamungkas. Adapun Piala AFF 2024 dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025 mendatang.

    Timnas Indonesia tergabung di Grup B dengan Vietnam, Filipina, Myanmar, dan juga Laos. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya dengan melawan Myanmar di tempat Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Hari Senin 9 Desember 2024.

  • 3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Timnas Vietnam disebut-sebut sebagai calon lawan terkuat Timnas Indonesia di area Piala AFF 2024. Berikut tiga alasan Vietnam akan tampil serius di area kejuaraan yang mana sekarang berubah nama menjadi ASEAN Championship Cup 2024.

    Vietnam menunjukkan tekad besar untuk meraih peringkat juara Piala AFF 2024 . Persiapan matang dilaksanakan oleh skuad berjuluk The Golden Star Warriors di area bawah asuhan ahli Kim Sang Sik, dengan target tinggi untuk merebut trofi pertandingan bergengsi ini.

    Berikut tiga alasan mengapa Vietnam sangat kritis menghadapi Piala AFF 2024:

    1. Naturalisasi Striker Berdarah Brasil

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di area Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Vietnam baru sekadar menaturalisasi Rafaelson Bezerra Fernandes, yang tersebut pada saat ini dikenal sebagai Nguyen Xuan Son. Pemain berusia 27 tahun ini sudah ada berkarier di tempat Turnamen Vietnam sejak 2020 juga dianggap memenuhi kriteria untuk menguatkan skuad The Golden Star.

    Xuan Son diproyeksikan menjadi ujung tombak andalan Timnas Vietnam dalam Piala AFF 2024. Pakar sepak bola Vietnam, Quang Huy, mengumumkan peluncuran Xuan Son akan mempermudah permainan gelandang-gelandang kreatif seperti Quang Hai juga Hoang Duc.

    “Xuan Son adalah sosok pemecah kebuntuan. Dengan kualitasnya, lini serang Vietnam akan berjauhan lebih banyak berbahaya,” kata Quang Huy.

    Meski baru sanggup bermain pada laga ketiga melawan Myanmar, diperkenalkan Xuan Son dinilai akan memberi dampak signifikan, khususnya jikalau Vietnam berhasil melaju ke final.

    2. Keinginan Pelatih Kim Sang Sik untuk Menjuarai Piala AFF

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Pelatih Kim Sang Sik secara terang-terangan memiliki target gelar kejuaraan juara Piala AFF 2024. Ia menegaskan bahwa target utama Vietnam adalah lolos dari fase grup di dalam tempat dua besar, melaju ke semifinal, dan juga akhirnya menjuarai turnamen.

    “Kami akan mencoba sekuat tenaga. Jika juara, saya berjanji akan menari merayakannya,” ujar Kim Sang Sik.

    Keberadaan dua pembimbing Korea Selatan lainnya, Shin Tae-yong (Indonesia) lalu Ha Hyuk Jun (Laos), menambah semangat Kim Sang Sik untuk membuktikan kapasitasnya sebagai instruktur terbaik.

    3. Kekuatan Tim yang tersebut Berimbang juga Kompetitif

    Vietnam tergabung pada Grup B dengan Indonesia, Laos, Myanmar, kemudian Filipina. Meski Grup B dianggap tidak ada terlalu berat, Vietnam masih mewaspadai persaingan ketat, teristimewa dari Timnas Indonesia.

    Dengan kombinasi pemain lokal kemudian naturalisasi seperti Xuan Son, dan juga gelandang-gelandang berkualitas, Vietnam diyakini akan menjadi salah satu pasukan terkuat di area kejuaraan ini. Kim Sang Sik juga mengatakan tekad timnya untuk bermain dengan semangat tinggi di tempat setiap laga.

    Dengan persiapan matang, rekrutmen pemain berkualitas, lalu ambisi besar dari instruktur Kim Sang Sik, Vietnam menunjukkan bahwa mereka itu tak main-main di tempat Piala AFF 2024. Perjalanan merekan untuk meraih peringkat juara dipastikan akan menjadi sorotan utama di area pertandingan tahun ini.