Tag: Pertamina

  • Pertamina pertimbangkan geopolitik usai dapat tawaran blok dalam Suriname

    Pertamina pertimbangkan geopolitik usai dapat tawaran blok dalam Suriname

    Badung – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendapat tawaran untuk mengatur blok minyak dan juga gas bumi (migas) di Suriname namun masih mengawaitu kebijakan pemerintah ihwal komponen geopolitik.

    “Kemarin Suriname juga menawarkan blok migas, tetapi tentu belaka kami mengantisipasi kebijakan pemerintah (terkait ihwal geopolitik),” ucap Direktur Eksplorasi PHE Muharram Jaya Panguriseng di Dunia Pers Gathering Subholding Upstream ke Badung, Bali, dikutipkan Rabu.

    Muharram menyampaikan bahwa terdapat komponen geopolitik yang dimaksud dipertimbangkan. Mencari blok migas, tidaklah semata-mata mempertimbangkan ada atau tidaknya sumber daya migas di sana.

    Akan tetapi, imbuh beliau juga mempertimbangkan komponen geopolitik, seperti keamanan pengiriman minyak ke tanah air.

    “Kalau ada gangguan mental (pengiriman) ke perjalanan, berarti ketahanan energinya juga masih ada ketergantungan pada kondisi yang tersebut kami perhatikan,” ucap Muharram.

    Selain Suriname, Muharram juga menyampaikan bahwa Pertamina sudah ada banyak memperoleh penawaran untuk menjalankan blok migas dalam luar negeri. Dalam waktu dekat, lanjut dia, PHE akan mengekspansi wilayah kerja (WK) eksplorasi pada Aljazair.

    Saat ini, PHE berada dalam mengoperasikan blok migas MLN Oil Field Aljazair sama-sama Sonatrach serta Repsol Exploracion 405a SA.

    Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina juga mendapatkan Blok SK510 ke Malaysia, kemudian akan menjalankan sama-sama Petronas juga Inpex Corporation.

    Terkait dengan eksplorasi di dalam pada negeri, Pertamina membidik untuk mengurus banyak blok migas, seperti blok migas yang dimaksud berada di Seram, Maluku, hingga blok migas dalam Teluk Bone, Sulawesi Selatan.

    “Saya telah berkoordinasi dengan teman-teman di Migas untuk kami bisa jadi mendapatkan Seram secepat mungkin,” ucap Muharram.

    Guna mengurus blok migas di Seram, Muharram menyampaikan Pertamina akan bermitra dengan dua perusahaan lain. Salah satu perusahaan yang disebutkan adalah Petronas.

    “Kami akan bertiga dalam situ (Seram). Salah satunya satu di antaranya Petronas,” kata Muharram.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jejak karir Nicke Widyawati, eks Dirut Pertamnia terseret korupsi LNG

    Jejak karir Nicke Widyawati, eks Dirut Pertamnia terseret korupsi LNG

    Ibukota Indonesia – Eks Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Nicke Widyawati mengambil bagian terseret pada dugaan perkara korupsi pengadaan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) pada Pertamina tahun 2011-2021.

    Namanya kembali muncul pasca terperiksa tindakan hukum tersebut, yakni mantan Direktur Gas Pertamina periode 2012–2014, Hari Karyuliarto menyampaikan nama Nicke dan juga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sebagai mantan Komisaris Utama PT Pertamina untuk awak media.

    Pernyataan itu disampaikan Hari pada saat menjalani pemeriksaan dalam Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (25/9) lalu. Ia secara terbuka mengajukan permohonan agar Nicke juga Ahok bergabung bertanggung jawab di tindakan hukum dugaan korupsi LNG.

    Lantas, siapa Nicke Widyawati lalu bagaimana profil dan juga jejak kariernya? Berikut ulasan selengkapnya.

    Profil Nicke Widyawati

    Nicke Widyawati lahir dalam Tasikmalaya pada 25 Desember 1967. Ia dikenal sebagai mantan Direktur Utama PT Pertamina periode 2018–2024. Berkat kepemimpinannya ke perusahaan energi pelat merah tersebut, Nicke semakin dikenal luas sebagai sosok pemimpin perempuan dengan rekam jejak panjang ke dunia energi.

    Riwayat pendidikannya dimulai pada 1991, saat ia lulus sebagai sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Selanjutnya, pada 2009, Nicke berhasil meraih peringkat magister Hukum Bisnis dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

    Dalam keberadaan pribadinya, Nicke menikah dengan Fitriyansyah. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, yakni Muhammad Ali Fakhri lalu Rafi Mohammad Febriansyah. Nicke juga diketahui memeluk agama Islam.

    Perjalanan karir Nicke Widyawati

    ​​​​​​​Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati telah lama meniti karier lebih banyak dari dua dekade dengan menduduki beraneka tempat strategis di dalam sebagian perusahaan BUMN.

    Perjalanan kariernya dimulai pada 1995. Ia pernah bekerja dalam PT Rekayasa Industri sebagai Direktur Bisnis juga Vice President Corporate Strategy Unit (CSU). Selain itu, Nicke juga dipercaya bermetamorfosis menjadi Direktur Utama PT Mega Eltra. Pengalaman lainnya adalah ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Pengadaan Vital I lalu Direktur Perencanaan Korporat pada PT PLN selama tiga tahun.

    Pada April 2018, Nicke ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina. Saat itu, ia masih menjabat sebagai Direktur Informan Daya Orang (SDM) sekaligus Plt Direktur Logistik, Supply Chain, juga Infrastruktur ke perusahaan migas nasional tersebut. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Agustus 2018, Nicke resmi diangkat berubah menjadi Direktur Utama Pertamina, menggantikan Elia Massa Manik.

    Masa jabatannya seharusnya berakhir pada September 2022. Namun, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 3 Oktober 2022, ia kembali dipercaya untuk mengawasi Pertamina untuk periode kedua. Nicke pun berubah menjadi sosok perempuan pertama yang dimaksud memegang jabatan Dirut Pertamina selama dua periode.

    Di bawah kepemimpinannya, Pertamina berhasil melakukan metamorfosis besar. Pada periode pertamanya, ia mampu menghadirkan perusahaan dengan catatan kinerja terbaik sepanjang sejarah.

    Nicke juga memacu konsolidasi perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menjalankan program transisi energi, walau harus dihadapkan pada tantangan besar seperti pandemi Covid-19, inovasi iklim, hingga konflik geopolitik.

    Selain mengatur Pertamina, Nicke juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Panas Bumi periode 2023-2026. Kedudukan ini semakin menguatkan pengaruhnya sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh dalam sektor energi nasional.

    Selama masa kepemimpinannya, Nicke fokus pada tiga program utama, yakni menghurangi impor energi, mendirikan kilang, dan juga mengimplementasikan inisiatif Biosolar B20. Masa jabatannya sebagai Direktur Utama Pertamina akhirnya berakhir pada 4 November 2024.

    Meraih penghargaan sebagai wanita berpengaruh di dalam dunia

    Popularitas Nicke Widyawati semakin meningkat setelahnya namanya berhasil masuk di daftar 100 wanita berpengaruh pada planet versi “Fortune’s Most Powerful Women” tahun 2023, 2023, 2022, 2021, lalu 2020. Pencapaian ini menunjukkan kapabilitas unggul Nicke sebagai pemimpin perusahaan kelas dunia.

    Selain pengakuan internasional tersebut, pada 2013 Nicke juga sempat menerima penghargaan “Women’s Work of Female Grace” dari Tanah Air Asia Institute, sebagai bentuk apresiasi menghadapi dedikasinya dalam globus industri serta kepemimpinan perempuan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

    Artikel ini disadur dari Jejak karir Nicke Widyawati, eks Dirut Pertamnia terseret korupsi LNG

  • Pertamina pertimbangkan geopolitik usai dapat tawaran blok pada Suriname

    Pertamina pertimbangkan geopolitik usai dapat tawaran blok pada Suriname

    Ligapedianews.com Badung – PT Pertamina Hulu Daya (PHE) mendapat tawaran untuk mengatur blok minyak juga gas bumi (migas) pada Suriname namun masih mengantisipasi kebijakan pemerintah ihwal komponen geopolitik.

    “Kemarin Suriname juga menawarkan blok migas, tetapi tentu belaka kami mengantisipasi kebijakan pemerintah (terkait ihwal geopolitik),” ucap Direktur Eksplorasi PHE Muharram Jaya Panguriseng di Media Massa Gathering Subholding Upstream di area Badung, Bali, diambil Rabu.

    Muharram menyampaikan bahwa terdapat komponen geopolitik yang digunakan dipertimbangkan. Mencari blok migas, tidak ada semata-mata mempertimbangkan ada atau tidaknya sumber daya migas di area sana.

    Akan tetapi, imbuh beliau juga mempertimbangkan komponen geopolitik, seperti keamanan pengiriman minyak ke tanah air.

    “Kalau ada gangguan (pengiriman) di dalam perjalanan, berarti ketahanan energinya juga masih ada ketergantungan pada kondisi yang kami perhatikan,” ucap Muharram.

    Selain Suriname, Muharram juga menyampaikan bahwa Pertamina sudah ada banyak memperoleh penawaran untuk menjalankan blok migas dalam luar negeri. Dalam waktu dekat, lanjut dia, PHE akan mengekspansi wilayah kerja (WK) eksplorasi di area Aljazair.

    Saat ini, PHE berada dalam mengoperasikan blok migas MLN Oil Field Aljazair dengan Sonatrach dan juga Repsol Exploracion 405a SA.

    Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina juga mendapatkan Blok SK510 di area Malaysia, kemudian akan mengurus bersatu Petronas serta Inpex Corporation.

    Terkait dengan eksplorasi pada di negeri, Pertamina membidik untuk menjalankan sebagian blok migas, seperti blok migas yang dimaksud berada di tempat Seram, Maluku, hingga blok migas di area Teluk Bone, Sulawesi Selatan.

    “Saya sudah ada berkoordinasi dengan teman-teman pada Migas untuk kami sanggup mendapatkan Seram secepat mungkin,” ucap Muharram.

    Guna mengatur blok migas pada Seram, Muharram menyampaikan Pertamina akan bermitra dengan dua perusahaan lain. Salah satu perusahaan yang disebutkan adalah Petronas.

    “Kami akan bertiga dalam situ (Seram). Salah satunya termasuk Petronas,” kata Muharram.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jajaran komisaris juga direksi baru Pertamina usai RUPS Juni 2025

    Jajaran komisaris juga direksi baru Pertamina usai RUPS Juni 2025

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – PT Pertamina (Persero), salah satu perusahaan milik negara yang tersebut berperan strategis, kembali mengalami pembaharuan besar pada struktur manajemen-nya.

    Perombakan ini merupakan bagian dari restrukturisasi menyeluruh yang sedang diadakan dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah inovasi dijalankan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digunakan berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025.

    Agenda rapat ini tak belaka mendiskusikan capaian kinerja perusahaan, tetapi juga menetapkan formasi baru di jajaran direksi kemudian majelis komisaris. Penyesuaian kepemimpinan yang disebutkan sejalan dengan upaya pemerintah mengonsolidasikan aset energi nasional ke di holding Danantara.

    RUPS memutuskan mempertahankan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama. Sementara itu, kedudukan Wakil Direktur Utama pada saat ini ditempati oleh Oki Muraza, menggantikan Wiko Migantoro.

    Beberapa direktur lama juga tetap memperlihatkan dipercaya melanjutkan tugasnya, seperti Emma Sri Martini di tempat sikap Direktur Keuangan juga A. Salyadi Dariah Saputra sebagai Direktur Strategi, Portofolio, juga Pengembangunan Usaha. Selain itu, M. Erry Sugiharto yang mana sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM pada saat ini diberi tanggung jawab baru sebagai Direktur Penunjang Bisnis.

    Berikut ini adalah formasi terbaru Dewan Komisaris juga Direksi PT Pertamina (Persero) per 12 Juni 2025, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber.

    Susunan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero)

    1. Komisaris Utama kemudian Independen – Mochammad Iriawan

    2. Wakil Komisaris Utama – Todotua Pasaribu

    3. Komisaris Independen – Condro Kirono

    4. Komisaris Independen – Raden Ajeng Sondaryani

    5. Komisaris Independen – Nanik S. Deyang

    6. Komisaris – Bambang Suswantono

    7. Komisaris – Heru Pambudi

    Perubahan pada jajaran Direksi PT Pertamina (Persero)

    Di samping pembaruan pada jajaran komisaris, susunan direksi PT Pertamina (Persero) turut mengalami perubahan. Sejumlah tempat penting sekarang ini ditempati oleh sosok-sosok baru yang dimaksud dipercaya untuk meningkatkan kekuatan manajemen perusahaan.

    1. Oki Muraza menjabat sebagai Wakil Direktur Utama, menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Wiko Migantoro.

    2. Jaffee Arizon Suardin ditunjuk sebagai Direktur Logistik kemudian Infrastruktur.

    3. Agung Wicaksono mengisi kedudukan Direktur Transformasi juga Keberlanjutan Bisnis.

    4. Andy Arvianto diangkat sebagai Direktur Informan Daya Individu (SDM), menggantikan sikap yang sebelumnya dipegang oleh M. Erry Sugiharto.

    5. M. Erry Sugiharto, yang dimaksud sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM, sekarang beralih peran menjadi Direktur Penunjang Bisnis, menangani aspek-aspek pendukung operasional perusahaan.

    Susunan Dewan Direksi PT Pertamina (Persero)

    1. Direktur Utama – Simon Aloysius Mantiri

    2. Wakil Direktur Utama – Oki Muraza

    3. Direktur Manajemen Risiko – Ahmad Siddik Badruddin

    4. Direktur Strategi, Portofolio dan juga Penguraian Usaha – A. Salyadi Dariah Saputra

    5. Direktur Logistik lalu Infrastruktur – Jaffee Arizon Suardin

    6. Direktur Keuangan – Emma Sri Martini

    7. Direktur Penunjang Bisnis – M. Erry Sugiharto

    8. Direktur Transformasi kemudian Keberlanjutan Bisnis – Agung Wicaksono

    9. Direktur Informan Daya Orang – Andy Arvianto

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di area situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cara daftar magang Pertamina Hulu Rokan 2025 dan juga jadwal seleksinya

    Cara daftar magang Pertamina Hulu Rokan 2025 dan juga jadwal seleksinya

    Ligapedianews.com Ibukota – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah dilakukan membuka kesempatan emas bagi para lulusan perguruan tinggi D3, D4, serta S1 untuk mengikuti inisiatif magang kerja di tempat tahun 2025.

    Pertamina Hulu Rokan merupakan anak perusahaan Pertamina yang dimaksud menjalankan wilayah Rokan pada bidang usaha hulu minyak kemudian gas bumi Indonesia, di tempat bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

    Program magang ini dirancang sebagai jembatan penghubung antara dunia akademik juga profesional, yang digunakan akan memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus memperluas wawasan di area lapangan usaha energi nasional, khususnya di area sektor hulu minyak serta gas bumi.

    Peserta magang akan mendapatkan pengembangan kompetensi teknis serta non-teknis, juga pemahaman mendalam tentang pengelolaan sumber daya energi nasional.

    Selain itu, kontestan magang juga akan memperoleh benefit seperti uang saku, jaminan BPJS kesehatan, jaminan BPJS Ketenagakerjaan, dan juga surat keterangan magang resmi dari Pertamina Hulu Rokan. Jangka Waktu magang berlangsung sekitar kurang lebih tinggi enam bulan.

    Dalam inisiatif magang PHR, tersedia beberapa formasi permintaan yang dapat dilamar oleh lulusan perguruan tinggi dari berbagai kegiatan studi, seperti Komunikasi, Manajemen, Psikologi, Teknik, Komputer, Hukum, Biologi, Geologi, Kesehatan, Ekonomi, serta lainnya.

    Jadwal pendaftaran dan juga seleksi acara magang PHR 2025

    Pendaftaran kegiatan magang PHR resmi dibuka sejak tanggal 1 Juni 2025 serta akan ditutup pada 5 Juni 2025. Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal sebagai berikut:

    • Pengumuman hasil screening administrasi pendaftar : 7 Juni 2025
    • Pelaksanaan Tes Kemungkinan Akademik (TPA) secara daring bagi partisipan yang digunakan lolos screening : 9–14 Juni 2025
    • Pengumuman hasil TPA juga validasi berkas pendaftar: 18 Juni 2025
    • Pelaksanaan wawancara bagi kontestan yang dimaksud lolos seleksi TPA: 19–24 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: 30 Juni 2025
    • Pelaksanaan tes medical check-up bagi partisipan yang dimaksud lolos wawancara: 1–4 Juli 2025
    • Pengumuman hasil kelulusan acara magang: Sebelum 16 Agustus 2025

    Persyaratan calon partisipan magang Pertamina Hulu Rokan 2025

    Pertamina Hulu Rokan menetapkan beberapa kriteria yang mana harus dipenuhi oleh calon kontestan magang agar dapat mengikuti inisiatif ini, yaitu:

    • Telah lulus dari jenjang sekolah Diploma (D3), Diploma IV (D4), atau Sarjana (S1) tanpa batasan umur.
    • Memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
    • Memiliki Skala Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
    • Lulusan dari perguruan tinggi yang digunakan terakreditasi minimal B.
    • Belum mempunyai pekerjaan tetap.
    • Latar belakang lembaga pendidikan harus relevan dengan formasi sikap yang dibutuhkan.
    • Bersedia ditempatkan dalam wilayah operasional PHR, baik di area Riau maupun di tempat Jakarta.

    Kemudian, terdapat ketentuan khusus terkait lokasi penempatan magang. Untuk magang di tempat wilayah Riau, pelamar harus memenuhi salah satu kriteria, yakni kelahiran, domisili, atau lulusan perguruan tinggi dalam Provinsi Riau.

    Sementara, untuk magang di dalam wilayah Jakarta, bukan ada batasan kelahiran, domisili, atau selama kampus bagi pelamar.

    Cara pendaftaran kegiatan magang Pertamina Hulu Rokan

    Pendaftaran diadakan secara online melalui situs resmi inisiatif magang Pertamina Hulu Rokan pada https://magangphr.id.

    Calon kontestan wajib mengisi data juga unggah berkas dengan lengkap juga benar, sesuai persyaratan yang tellah ditentukan.

    Seluruh proses seleksi bukan dipungut biaya apapun, sehingga pelamar dihimbau untuk waspada terhadap penipuan yang tersebut mengatasnamakan acara ini.

    Perlu diketahui, pendaftaran acara magang ini semata-mata dapat dijalankan satu kali menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga satu orang tidak ada dapat mendaftar lebih besar dari satu kali.

    Untuk informasi lebih lanjut lanjut atau bantuan selama proses pendaftaran, calon partisipan dapat menghubungi kontak resmi Pertamina Hulu Rokan melalui nomor 0823-7223-7846 atau email [email protected].

  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, BP stabil walaupun minyak dunia anjlok

    Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, BP stabil walaupun minyak dunia anjlok

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Harga unsur bakar minyak (BBM) di dalam SPBU Pertamina, Shell, Vivo, kemudian BP pada pekan ketiga April bukan mengalami pembaharuan sejak awal April 2025, walaupun biaya minyak dunia anjlok akibat peperangan dagang Amerika Serikat dengan China.

    Dikutip dari laman resmi Pertamina di area Jakarta, Senin, nilai BBM di area SPBU Pertamina tak mengalami inovasi sejak 29 Maret 2025.

    Rincian harga jual BBM SPBU Pertamina dalam provinsi dengan pajak material bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk Jakarta, sebagai berikut:

    Pertalite: Rp10.000 per liter;
    Pertamax: Rp12.500 per liter;
    Pertamax Turbo: Rp13.500 per liter;
    Pertamax Green 95: Rp13.250 per liter;
    Dexlite: Rp13.600 per liter; dan
    Pertamina Dex: Rp13.900 per liter.

    Sementara itu, tarif BBM dalam SPBU Shell juga tidak ada mengalami pembaharuan sejak 1 April 2025. Adapun rincian biaya BBM pada SPBU Shell sebagaimana yang tersebut dikutipkan dari laman resmi SPBU Shell adalah sebagai berikut:

    Shell Super: Rp12.920 per liter;
    Shell V-Power: Rp13.370 per liter;
    Shell V-Power Diesel: Rp14.060 per liter; dan
    Shell V-Power Nitro+: Rp13.550 per liter.

    Selanjutnya, harga jual BBM di dalam SPBU BP juga tercatat tidaklah berubah sejak 1 April 2025. Berikut ini adalah rincian harga jual BBM di area SPBU BP:

    BP 92: Rp12.800 per liter;
    BP Ultimate: Rp13.370 per liter; serta
    BP Diesel Ultimate: Rp14.060 per liter.

    Di sisi lain, nilai BBM di area SPBU Vivo sempat turun Rp100 per liter untuk BBM jenis Revvo 90 pada awal April 2025. Dikutip dari akun resmi instagram SPBU Vivo dari Jakarta, Hari Sabtu (5/4), tarif Revvo 90 turun Rp100 per liter, dari yang tersebut sebelumnya Rp12.800 per liter menjadi Rp12.700 per liternya.

    Berikut ini adalah rincian biaya BBM pada SPBU Vivo:

    Revvo 90: Rp12.700 per liter;
    Revvo 92: Rp12.920 per liter;
    Revvo 95: Rp13.370 per liter; dan
    Diesel Primus Plus: Rp14.060 per liter.

  • Ahok Disenggol PSI: Harusnya Jadi Whistle Blower pada waktu Jabat Komut Pertamina

    Ahok Disenggol PSI: Harusnya Jadi Whistle Blower pada waktu Jabat Komut Pertamina

    Ligapedianews.com JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menyimak pernyataan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) terkait tindakan hukum dugaan korupsi tata kelola minyak mentah pada tubuh PT Pertamina (Persero). Dia menyesalkan Ahok yang dimaksud dianggapnya bukan mengambil kesempatan membenahi Pertamina ketika menjabat komisaris utama pada perusahaan pelat merah tersebut.

    “Beberapa hari ini kita menyimak wawancara Pak Ahok tentang perkara Pertamina Patra Niaga. Beliau mengaku meninjau berbagai ketidakberesan ketika menjadi komisaris utama. Pak Ahok seharusnya menjadi whistle blower ketika ada di tempat tempat yang disebutkan namun itu tidaklah terjadi,” kata Andy, Selasa (4/3/2024).

    Dia menuturkan, Ahok seharusnya menindaklanjuti sesuai aturan main yang tersebut ada apabila benar mempunyai indikasi korupsi di tempat Pertamina. Dia menjelaskan, ketika menjabat Komisaris Utama Pertamina, Ahok punya kewenangan besar untuk menghindari serta mengawasi direksi.

    Bahkan, lanjut dia, ketika baru menemukan indikasi, Komut bisa jadi menyebabkan mekanisme pemeriksaan. Andy menambahkan, Pertamina punya Tata Kerja Organisasi yang mana mengatur tentang Whistle Blower System (WBS) untuk menghindari juga menemukan jikalau terjadi dugaan pelanggaran.

    “Misalnya fraud, kecurangan di laporan keuangan, konflik kepentingan, korupsi, suap, juga lain-lain,” kata Andy.

    Maka itu, beliau menilai Ahok abai lalu tiada menjalankan kewajiban sebagai Komut Pertamina apabila baru bicara pada hari-hari ini pasca tiada menjabat Komut Pertamina. “Kenapa Pak Ahok tiada melakukan itu semua? Kewajibannya sebagai komisaris utama tidak ada dijalankan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

  • Politikus Gerindra Sebut Ahok Pahlawan Kesiangan: Semua Udah Ditangkap, Tiba-tiba Dia Nongol

    Politikus Gerindra Sebut Ahok Pahlawan Kesiangan: Semua Udah Ditangkap, Tiba-tiba Dia Nongol

    Ligapedianews.com JAKARTA – Politikus Partai Gerindra Hendarsam Marantoko menilai Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) adalah pahlawan kesiangan di tindakan hukum dugaan korupsi pada tata kelola minyak mentah serta hasil kilang PT Pertamina (Persero). Sebab, kata dia, Ahok tanpa peringatan muncul setelahnya Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dituduh pada persoalan hukum tersebut.

    Kemudian, Ahok menyatakan bahwa dirinya akan mengungkap pelaku lain. “Pak Ahok ini pahlawan kesiangan, semua udah ditangkap, bahkan kemungkinan besar akan berlanjut terhadap terperiksa lain, tanpa peringatan ia nongol, itu yang digunakan janggal,” kata Hendarsam pada acara Rakyat Bersuara pada iNews, Selasa (4/3/2025).

    Bahkan, Hendarsam mengaku heran sebab pada beberapa tayangan podcast yang digunakan menghadirkan Ahok sebagai bintang tamu. Ahok disebut tidaklah menjawab ketika ditanyakan apakah mengetahui tindakan pidana yang disebutkan atau tidak.

    “Saya sudah ada tonton semua podcastnya, itu sudah ada ditanyakan ‘Anda tahu enggak perkara Patra Niaga’, enggak dijawab mirip dia, beliau ngomongnya malah prestasi, yang mana ditanyakan simple, Anda tahu atau tidak, tapi enggak dijawab,” ucapnya.

    Ahok, kata Hendarsam, dapat terseret di persoalan hukum ini apabila terbukti mengetahui perbuatan pidana korupsi pada PT Pertamina Patra Niaga, namun membiarkannya. “Yang menjadi dua faktor, ia tau atau tidak, kalau bukan tau, beliau tidaklah menjalankan fungsi pengawasan,” katanya.

    “Kedua, kalau ia tau tapi tutup mata ini yang mana jadi masalah, artinya beliau membiarkan perbuatan pidana terjadi, bahkan sanggup dikatakan ini ada obstruction of justice, akibat fungsi beliau mengawasi, bahkan beliau bisa saja memberikan masukan terhadap direksi, menteri BUMN, lalu Presiden,” sambungnya.

  • Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Istana, Bahas Apa?

    Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Istana, Bahas Apa?

    Ligapedianews.com JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

    Simon akan melaporkan kesiapan stok BBM menjauhi musim mudik Lebaran 2025. “Bahas umum saja, kesiapan menyambut mudik. Kami pastikan operasional lancar, penyediaan energi lancar semuanya,” ujarnya.

    Saat ditanya awak media terkait tindakan hukum korupsi impor minyak mentah kemudian pengoplosan BBM, beliau semata-mata memberikan gestur hormat.

    Kemudian, beliau menuturkan bahwa ada ibadah misa pada Gereja Katedral. “Maaf saya misa jam 5 di area Katedral. Ada Rabu Abu,” ucapnya.

  • Gelar Rapat Tertutup dengan DPR, Jampidsus: Jangan Khawatir Beli Layanan Pertamina

    Gelar Rapat Tertutup dengan DPR, Jampidsus: Jangan Khawatir Beli Layanan Pertamina

    Ligapedianews.com JAKARTA – Komisi III DPR mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tertutup bersatu Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) di area Jakarta, Rabu (5/3/2025). Pertemuan mendiskusikan beberapa perkara yang tersebut ditangani Kejagung, salah satunya tindakan hukum dugaan korupsi tata kelola minyak mentah juga hasil kilang PT Pertamina.

    Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya telah lama berkoordinasi dengan Pertamina, termasuk menguji BBM Pertalite dan juga Pertamax. Usai dijalankan pengujian, BBM yang dimaksud sudah memenuhi standar.

    “Karena kita juga koordinasi ke Pertamina juga ini sudah ada dijalankan oleh Pertamina untuk memastikan, menguji, produk-produk Pertamax, lalu produk-produk lain yang tersebut menjadi konsumsi warga itu sudah ada memenuhi standar,” ujar Febrie usai rapat di tempat Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

    “Karena itu, untuk publik bukan khawatir membeli dan juga menggunakan item Pertamina,” tambahnya.

    Kejagung sudah pernah menetapkan 9 terdakwa persoalan hukum Pertamina yakni Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SDS selaku Direktur Feed Stock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.

    Kemudian, YF selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shiping, AP selaku VP Feed Stock Management PT Kilang Pertamina International, MKAN selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa, DW selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, dan juga YRJ selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Dirut PT Orbit Terminal Mera.

    Selanjutnya, Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat serta Niaga Pertamina Patra Niaga dan juga Edward Corne selaku VP Trading Operation Pertamina Patra Niaga.