Tag: pengamat

  • Pengamat: RI mampu atasi krisis Daerah Gaza dengan dorong reformasi DK PBB

    Pengamat: RI mampu atasi krisis Daerah Gaza dengan dorong reformasi DK PBB

    https://ligapedianews.com/ DKI Jakarta – Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran Prof Teuku Rezasyah menilai bahwa Indonesia dapat membantu mengatasi krisis di dalam Gaza, Palestina, serta kawasan Timur Tengah, melalui dorongan RI untuk mereformasi Dewan Security Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    "Jadi, sekarang alangkah baiknya nanti Pak Prabowo bicara (tentang) reformasi PBB, khususnya sekali di area Dewan Keamanan," kata Rezasyah pada waktu dihubungi ANTARA dalam Jakarta, Hari Minggu (15/9).

    Dorongan yang dimaksud beliau komunikasikan mengingat kekuatan PBB yang mana dinilai semakin lemah, sementara Amerika Serikat, melalui hak vetonya dalam Dewan Keselamatan PBB, kerap kali merusak resolusi damai untuk mewujudkan perdamaian di area Timur Tengah, teristimewa di tempat Gaza, Palestina.

    "Jadi, padahal dunia mengupayakan perdamaian pada Timur Tengah, yang tidak ada belaka melibatkan negeri Israel lalu Palestina, tetapi juga negara-negara lain, tapi kelihatan bahwa tanah Israel ini adalah sumber masalah. tanah Israel juga Amerika adalah sumber permasalahan bagi tercapainya perdamaian abadi pada Timur Tengah," kata Rezasyah.

    Untuk itu, Rezasyah menilai Presiden Prabowo perlu menggerakkan perombakan Dewan Ketenteraman PBB sehingga badan yang dimaksud dapat memunculkan resolusi damai yang tersebut lebih tinggi kuat lalu dapat benar-benar diimplementasikan untuk perdamaian dunia.

    Dalam menyokong reformasi DK PBB, Indonesia, kata Rezasyah, dapat menekankan penguatan komposisi DK PBB dengan penambahan 10 anggota baru, yang dipilih secara demokratis oleh Majelis Umum PBB, kemudian juga mendapat dukungan dari setengah anggota tetap memperlihatkan Dewan Keselamatan PBB.

    Sepuluh anggota baru DK PBB yang dimaksud dapat dipilih dari negara-negara dengan kriteria miliki penduduk terbesar di area dunia, luas wilayah terbesar di dalam dunia, mewakili peradaban dunia, mempunyai peran di perdamaian dunia, dan juga negara yang tersebut berkembang secara demokratis serta terlibat pada pengerjaan dunia.

    Setelah 10 anggota baru yang dimaksud bergabung sebagai anggota tetap memperlihatkan DK PBB, mereka kemungkinan besar hanya sekali akan miliki setengah hak pernyataan atau veto di lima tahun pertama keanggotaan mereka itu di tempat Dewan tersebut.

    Namun demikian, melalui penguatan komposisi DK PBB tersebut, penyampaian hak veto terhadap sebuah resolusi diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih banyak ketat, sehingga hak veto satu anggota tertentu akan dapat digagalkan apabila tiada didukung oleh setidaknya delapan veto atau mayoritas pernyataan anggota lainnya.

    "Jadi, kan anggotanya ada tambahan sepuluh. Tapi pendapat merek setengah kan. Jadi kalaupun merek bersatu, ucapan mereka lima. Lima ucapan baru serta lima kata-kata lama. Tapi dari 10 veto tersebut, semata-mata Amerika Serikat yang mana ngaco kan. Jadi, dengan cara ini, pelan-pelan kita menarik Inggris dan juga Prancis untuk menjadi pemilik veto yang mana bertanggung jawab," katanya.

    Rezasyah berharap, melalui reformasi lalu penguatan komposisi DK PBB tersebut, penyelesaian damai untuk isu Palestina juga solusi dua negara antara Palestina lalu negeri Israel diharapkan dapat benar-benar dicapai.

    Sementara itu, selain memacu peran Indonesia di mereformasi DK PBB, Rezasyah juga menyokong penguatan kewenangan Sekretaris Jenderal PBB sehingga Sekjen PBB bukan hanya saja memberikan imbauan di suatu krisis, tetapi juga mampu menggerakkan pasukan keamanan, serta pasukan perdamaian PBB.

    "Jadi, Sekjen itu jangan hanya sekali sekadar menghimbau, tapi sanggup juga menggerakkan pasukan keamanan, pasukan perdamaian PBB, ada atau tiada ada restu dari DK PBB, sepanjang dapat dukungan mutlak dari Majelis Umum PBB, ataupun setengah dari anggota tetap saja DK PBB," demikian katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengamat: Presiden Prabowo bisa jadi pimpin upaya mereformasi DK PBB

    Pengamat: Presiden Prabowo bisa jadi pimpin upaya mereformasi DK PBB

    https://ligapedianews.com/ DKI Jakarta – Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran Prof Teuku Rezasyah menilai Presiden RI Prabowo Subianto mampu menjadi pemimpin upaya mengupayakan reformasi Dewan Keselamatan PBB, guna membantu mengatasi krisis dalam Gaza, Palestina.

    "Indonesia, saya kira bisa," kata Rezasyah pada waktu dihubungi ANTARA di area Jakarta, Mingguan (14/9).

    Untuk menyokong reformasi tersebut, Presiden Prabowo, menurut Rezasyah, perlu berbicara tentang keanggotaan yang baru dalam Dewan Security PBB.

    Presiden RI yang dimaksud juga perlu berbicara tentang pengaturan veto di dalam di PBB, serta tentang perlunya perluasan kewenangan PBB di penanganan suatu krisis, kata Rezasyah.

    Reformasi PBB, menurutnya, perlu dijalankan mengingat kekuatan PBB yang dinilai semakin lemah, teristimewa pada penanganan krisis kemanusiaan dalam Gaza, Palestina.

    Reformasi PBB juga perlu dijalankan akibat penduduk dunia semakin mengerti perlunya perdamaian abadi di dalam dunia, sementara serangan negeri Israel di tempat Gaza, Palestina, telah terjadi mengakibatkan krisis kemanusiaan, lalu dukungan Amerika Serikat terhadap negara Israel pada PBB, melemah upaya untuk mewujudkan solusi dua negara bagi Palestina serta Israel.

    Presiden Prabowo, menurut Rezasyah, bisa jadi mengatur usulan reformasi yang dimaksud mengingat berbagai upaya yang dimaksud sudah pernah dilaksanakan Indonesia untuk menggalang terwujudnya perdamaian di area Timur Tengah.

    "Saat ini, dunia membutuhkan orang pemimpin yang digunakan dapat menjadi perekat, yang tersebut bisa saja bersuara, dan juga bergerak terbang ke sana, ke sini, sementara di negerinya bisa jadi menjadi contoh untuk demokrasi," kata dia.

    Meski demikian, untuk menyokong reformasi pada DK PBB, Indonesia, menurut Rezasyah, harus percaya diri lalu juga perlu memperoleh dukungan dari mitra-mitra yang cinta damai, teristimewa negara-negara berkembang.

    Dukungan-dukungan yang dimaksud antara lain bisa jadi datang dari Inisiatif Non-Blok (GNB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Turnamen Arab, Kerja Sama Selatan-Selatan, kemudian juga China kemudian Rusia.

    "Karena ide-ide Rusia dengan China juga bagus, tapi dimentahkan lagi oleh Amerika Serikat. Makanya dengan dukungan 10 negara anggota tetap memperlihatkan DK PBB yang digunakan baru, mungkin saja suaranya bisa saja membantu kedudukan China serta tempat Rusia," kata Rezasyah, merujuk pada perlunya penambahan 10 anggota tetap saja yang mana baru di usulan perombakan DK PBB.

    "Nanti, dengan adanya 10 anggota baru tersebut, maka kemungkinan besar dunia akan sadar begitu, bahwa kita nggak bisa saja lagi dikendalikan oleh Amerika Serikat pada di (PBB) lalu di tempat luar oleh Israel. Nggak dapat lagi," demikian katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    Ligapedianews.com Isu pemecatan Shin Tae-yong sebagai instruktur Timnas Indonesia kembali mencuat menyusul postingan pada akun Instagram Khariul Anwar. Namun, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, dengan tegas membantah kabar tersebut.

    Dalam keterangannya untuk wartawan, Hari Minggu (5/1/2025), Ahmad Riyadh menyatakan bahwa bukan ada pembahasan mengenai pergantian instruktur pada rapat Exco PSSI.

    Ia menegaskan bahwa Shin Tae-yong masih menjadi instruktur Timnas Indonesia. Namun, Ahmad mengungkapkan, para Exco PSSI nantinya diberikan wewenang untuk menghasilkan tindakan terkait dengan masa depan Timnas Indonesia.


    “Enggak, enggak ada perpisahan,” tegas Ahmad Riyadh.

    “Kemarin enggak ada rapat Exco, kecuali satu hal aja PSSI nanti pada rapat minta diberi wewenang penuh untuk menentukan arah Timnas, mengevaluasi inisiatif Timnas. Kita semua Exco kan ga mungkin saja ada 15 orang sendiri sendiri, itu aja ngomongnya,” jelas Ahmad.

    Mengenai postingan Khairul Anwar, Ahmad menegaskan belum ada pembahasan dalam kalangan Exco PSSI mengenai pemecatan pembimbing selama Korea Selatan itu. “Pak Khairul ngomong apa? (terima kasih ke STY) ya tiap pertandingan kita mesti berterima kasih ke STY, kan?,” tutur Ahmad.

    “Saya kira enggak ada, belum ada. Pada saatnya pasti kan wartawan diberi tahu pasti,” pungkasnya.

    Senin Update Kabar Shin Tae-yong?

    Isu mengenai pemecatan Shin Tae-yong terus menjadi bola panas. Sejumlah pengamat sepak bola turut menyoroti perihal kabar tersebut.

    Salah satunya adalah Firzie Idris. Dalam postingan terbarunya di area akun X pribadinya, beliau menulis akan ada kabar terbaru pada Mulai Pekan (6/1/2025).

    “Senin ini infonya akan ada update resmi. Sejauh ini Pak Ketum segera yang tersebut akan menyampaikan,” tulis Firzie.