Tag: pemain timnas indonesia

  • Beragam Reaksi Pemain Timnas Indonesia usai Shin Tae-yong Dipecat

    Beragam Reaksi Pemain Timnas Indonesia usai Shin Tae-yong Dipecat

    Ligapedianews.com Pemecatan Shin Tae-yong sebagai instruktur Timnas Indonesia oleh PSSI pada Hari Senin (6/1/2025) menjadi perbincangan hangat di dalam kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Tidak semata-mata publik, para pemain Timnas Indonesia pun memberikan reaksi yang mana beragam terhadap kebijakan mengejutkan ini.

    Jay Idzes dan juga Asnawi Mangkualam yang mana dipercaya mengemban ban kapten pada era Shin Tae-yong mengucapkan perpisahan lalu sentimen positif di dalam media sosial, sedangkan Elkan Baggott yang digunakan tersisih di area era Shin Tae-yong lebih besar memilih bungkam.

    1. Jay Idzes

    Beragam Reaksi Pemain Timnas Indonesia usai Shin Tae-yong Dipecat

    Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan rasa terima kasihnya untuk Shin Tae-yong menghadapi kenangan yang dimaksud telah dilakukan merek ciptakan bersama. Melalui unggahan di dalam Instagram Story pribadinya, pemain naturalisasi selama Belanda ini mengungkapkan apresiasinya untuk ahli dengan syarat Korea Selatan itu.

    “Coach, terima kasih melawan memori-memori yang tersebut kita buat dengan dalam Timnas. Kita mencatatkan data sejarah bersama, juga saya menghargai setiap momen yang telah terjadi kita lalui,” tulis Jay Idzes.

    Meski sedih dengan tindakan ini, Jay memilih untuk percaya untuk federasi. “Meskipun dunia ini berat, saya percaya federasi (PSSI) akan terus-menerus menimbulkan tindakan berdasarkan apa yang mana terbaik untuk negara,” lanjutnya.

    2. Asnawi Mangkualam

    Beragam Reaksi Pemain Timnas Indonesia usai Shin Tae-yong Dipecat

    Asnawi Mangkualam, yang menjadi kapten Timnas Indonesia di tempat era Shin Tae-yong, menyampaikan instruksi emosional melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa hormat serta terima kasih terhadap pembimbing yang telah terjadi berjasa besar pada kariernya.

    “Cinta ini serta perhatiannya telah berada di tempat level lain. Terima kasih untuk segalanya, Coach,” tulis Asnawi.

    Pemain yang mana sekarang berkarier di area luar negeri itu mengaku sangat kehilangan sosok ahli yang digunakan telah terjadi membimbingnya menjadi pemain seperti sekarang. Shin Tae-yong dianggap miliki peran signifikan pada merancang karakter dan juga mental para pemain muda Indonesia.

    3. Elkan Baggott

    Berbeda dengan Jay Idzes lalu Asnawi, Elkan Baggott yang tersebut pernah menjadi salah satu pemain andalan Shin Tae-yong justru mengalami dinamika yang dimaksud kurang menyenangkan dalam tahun terakhir kepelatihan pembimbing dengan syarat Korea Selatan itu.

    Setelah tampil di tempat Piala Asia 2023 pada Januari 2024, nama Elkan mulai tersingkir dari daftar pemain Timnas Indonesia. Kondisi ini memproduksi hubungan keduanya merenggang, dan juga Elkan tidaklah lagi menjadi bagian dari skuad Garuda hingga pemecatan Shin Tae-yong diumumkan.

    Elkan Baggott memilih bungkam usai STY dipecat, situasi Elkan Baggott menunjukkan bahwa langkah pemecatan ini juga menyebabkan nuansa yang digunakan kompleks dalam kalangan pemain.

    Kini, dengan pemecatan Shin Tae-yong, tantangan besar menanti pemain juga ahli baru yang mana akan menggantikannya. Apakah Timnas Indonesia mampu melanjutkan peluang ini? Pertanyaan yang dimaksud menjadi tanda tanya besar yang harus segera dijawab di area berada dalam dinamika sepak bola nasional.

  • Ragnar Oratmangoen Geregetan Kutukan SUGBK Belum Terpecahkan

    Ragnar Oratmangoen Geregetan Kutukan SUGBK Belum Terpecahkan

    ligapedianews.com Ragnar Oratmangoen merasa geregetan belum mengakhiri kutukan mencetak gol di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Padahal pada dua pertandingan fase Grup C Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia, melawan Negeri Sakura kemudian Arab Saudi, prospek menggetarkan gawang lawan cukup terbuka.

    Ragnar sampai pada waktu ini masih belum bisa saja mencatatkan namanya dalam papan skor ketika Timnas Indonesia berlaga dalam SUGBK. Tapi berbeda ketika pemain FC Dender itu bermain pada laga tandang bersatu Timnas Indonesia.

    Ragnar diketahui telah mencetak dua gol di dua laga tandang Skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. “Tentu saja, saya seseorang penyerang serta kami harus mencetak prospek yang kami dapatkan. Saya pikir pada pertandingan terakhir, saya mempunyai kesempatan yang dimaksud sangat besar sehingga saya seharusnya bisa saja mencetak gol,” kata Ragnar, Kamis (21/11/2024).

    Ragnar mengakui bahwa dirinya masih penasaran mencetak gol di tempat SUGBK. Meski begitu, ia tak patah semangat lalu akan terus mengevaluasi diri agar dapat merayakan golnya pada hadapan Garuda Fans, khususnya di dalam SUGBK.

    “Hari ini saya juga mendapat beberapa potensi yang dimaksud sebenarnya dapat saya lakukan dengan tambahan baik, tapi saya belajar. Saya setiap saat menontonnya kembali kemudian berharap dapat mencetak gol di tempat GBK pada pertandingan-pertandingan mendatang,” ujar Ragnar.

    Kendati gagal mencetak gol, Ragnar turut senang sukses mencetak satu assist untuk gol pertama Marselino Ferdinan di dalam laga kontra Arab Saudi. Menurutnya, orang penyerang tak hanya saja sebatas mencetak gol untuk berkontribusi untuk tim.

    “Saya senang ada orang lain yang tersebut mengambil aksi hari ini untuk mencetak gol bagi tim. Itulah yang digunakan menimbulkan saya sangat senang,” pungkas Ragnar.

  • Perbandingan Statistik Ragnar Oratmangoen vs Ole Romeny: Siapa Lebih Moncer?

    Perbandingan Statistik Ragnar Oratmangoen vs Ole Romeny: Siapa Lebih Moncer?

    ligapedianews.com Timnas Indonesia semakin dipenuhi oleh pemain berkualitas, termasuk peluncuran Ole Romeny yang dimaksud akan menjadi pesaing Ragnar Oratmangoen. Keduanya miliki keunggulan masing-masing, baik dari sisi statistik maupun pengalaman, yang dimaksud memproduksi persaingan di tempat lini serang Timnas Indonesia semakin menarik.

    “Tentu semata bukanlah masalah,” tutur Ragnar ketika ditanya tentang kedatangan Ole Romeny, Hari Jumat (22/11/2024).

    Menurutnya, persaingan adalah hal yang tersebut wajar. Saat ini, dirinya juga bersaing dengan beberapa striker untuk berkompetisi merebut tempat pertama pada Timnas Indonesia. Ragnar menilai, yang mana terpenting adalah kualitas Skuad Garuda semakin meningkat.

    Berikut Statistik Kedua Pemain

    1. Ole Romeny

    Perbandingan Statistik Ragnar Oratmangoen vs Ole Romeny: Siapa Lebih Moncer?

    Ole Romeny, penyerang sedang FC Utrecht, adalah pemain yang dimaksud sedang pada proses naturalisasi untuk meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia. Pemain berusia 24 tahun ini mempunyai nilai pangsa Rp26,07 miliar (update terakhir 14 Oktober 2024), menjadikannya salah satu pemain dengan nilai tertinggi yang akan membela Skuad Garuda.

    Statistik Romeny di tempat level klub cukup impresif. Sejak bergabung dengan FC Utrecht pada 1 Juli 2023, ia telah terjadi mencatatkan dua gol dari 11 pertandingan di area Eredivisie musim ini. Dengan tinggi badan 1,85 meter lalu kaki dominan kanan, Romeny dikenal sebagai penyerang serba dapat yang dimaksud juga mampu bermain pada sayap kiri maupun kanan.

    Romeny unggul sangat dengan nilai bursa Rp26,07 miliar dibandingkan Oratmangoen yang mana bernilai Rp7,82 miliar. Perbedaan ini mencerminkan level kompetisi juga eksposur yang mana didapat Romeny di dalam liga top Eropa.

    2. Ragnar Oratmangoen

    Perbandingan Statistik Ragnar Oratmangoen vs Ole Romeny: Siapa Lebih Moncer?

    Ragnar Oratmangoen, yang sudah pernah resmi membela Timnas Indonesia, saat ini bermain untuk FCV Dender EH di tempat Belgia. Pemain berusia 26 tahun ini memiliki nilai pangsa Rp7,82 miliar (update terakhir 31 Mei 2024). Dengan tinggi 1,81 meter kemudian kemampuan bermain di dalam berbagai posisi—sayap kiri, sayap kanan, serta gelandang serang—Oratmangoen memberikan fleksibilitas yang luar biasa bagi tim.

    Di level klub, Ragnar menunjukkan konsistensi, meskipun bermain di tempat liga yang mana tambahan kecil jika dibandingkan Eredivisie. Pengalamannya membela Timnas Indonesia juga menjadi nilai lebih, menjadikannya salah satu pilar penting di dalam sektor serangan.

    Persaingan pada Timnas Indonesia

    Perbandingan Statistik Ragnar Oratmangoen vs Ole Romeny: Siapa Lebih Moncer?

    Kehadiran Ole Romeny yang direncanakan debut pada Maret 2025 dipastikan akan memanaskan persaingan di area lini depan Timnas Indonesia. Namun, Ragnar Oratmangoen menyambut positif kedatangan Romeny. Baginya, persaingan adalah hal yang dimaksud wajar kemudian penting untuk meningkatkan kualitas tim.

    Romeny tambahan fokus sebagai penyerang tengah, sedangkan Oratmangoen dikenal sebagai pemain sayap serbaguna. Fleksibilitas Ragnar membuatnya dapat ditempatkan di area berbagai tempat sesuai keinginan tim.

    Oratmangoen sudah pernah membela Timnas Indonesia, memberikan pengalaman di tempat level senior internasional yang tersebut belum dimiliki Romeny. Namun, Romeny pernah menguatkan Timnas Belanda U-20, menunjukkan pengalamannya di tempat level junior.

    Romeny tampil di area Eredivisie dengan FC Utrecht, salah satu liga top Eropa, dengan catatan dua gol dari 11 laga. Sementara itu, Oratmangoen berkiprah di dalam Belgia bersatu FCV Dender EH, memberikan partisipasi signifikan dengan kehadirannya sebagai pemain kunci di area lini serang.

  • Jay Idzes Pemain dengan Sapuan Terbanyak Kedua dalam Kualifikasi Piala Bumi 2026

    Jay Idzes Pemain dengan Sapuan Terbanyak Kedua dalam Kualifikasi Piala Bumi 2026

    ligapedianews.com JAKARTA – Kapten Timnas Indonesia , Jay Idzes, menorehkan pencapaian istimewa di tempat Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Pemain belakang ini menempati tempat kedua di daftar sapuan terbanyak (clearances) sejauh ini.

    Sejak menjalani debutnya pada Maret 2024, Jay Idzes segera menjadi bagian tak tergantikan pada lini pertahanan Skuad Garuda. Kehadirannya selalu menjadi andalan pembimbing Shin Tae-yong untuk mengawal lini belakang, kecuali apabila mengalami kendala tertentu.

    Dalam hal sapuan, Idzes sudah pernah mencatatkan total 50 kali sapuan sepanjang kualifikasi. Angka ini menjadikannya semata-mata kalah dari Zhu Chenjie, bek jika China, yang mana mengatur dengan 54 sapuan.

    Timnas Indonesia pada Tempat Ketiga Sapuan Tim Terbanyak

    Secara tim, Indonesia berada di tempat urutan ketiga pada daftar regu dengan jumlah keseluruhan sapuan terbanyak. Skuad Garuda berhasil mencatatkan total 185 sapuan. Di berhadapan dengan Indonesia, terdapat China dengan 326 sapuan serta Kuwait yang dimaksud mencatatkan 194 sapuan.

    Catatan ini menunjukkan betapa solidnya lini belakang Timnas Indonesia di menghadapi serangan lawan. Performa lini pertahanan menjadi salah satu faktor penting yang mana menjaga potensi Indonesia tetap saja hidup di dalam kualifikasi.

    Saat ini, Indonesia menghuni peringkat ketiga dalam Grup C dengan koleksi enam poin. Kedudukan ini sebanding dengan yang diraih oleh Arab Saudi, Bahrain, juga China, sementara Australia unggul satu bilangan di tempat kedudukan kedua. Jepang, sebagai pemimpin grup, berjauhan lebih tinggi dominan dengan raihan 16 poin.

    Pertandingan selanjutnya bagi Timnas Indonesia akan berlangsung pada Maret 2025. Garuda akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret sebelum menjamu Bahrain lima hari kemudian. Dua laga ini akan menjadi momen krusial bagi Indonesia untuk menjaga asa lolos ke putaran berikutnya.

    Jay Idzes tidak ada semata-mata menjadi pemimpin di area lapangan, tetapi juga pilar utama di menjaga pertahanan Timnas Indonesia. Catatan sapuannya yang tersebut menonjol menjadi bukti partisipasi besarnya pada perjalanan kualifikasi ini. Dengan kerja keras juga konsistensi, Skuad Garuda mempunyai potensi untuk terus memberikan kejutan dalam Kualifikasi Piala Global 2026.

    Daftar Pemain dengan Sapuan Terbanyak

    1. Zhu Chenjie (China) 54
    2. Jay Idzes (Indonesia) 50
    3. Jiang Shenglong (China) 49
    4. Jiang Guangtai (China) 43
    5. Ahmad Hajiah (Kuwait) 43
    6. Amine Benaddi (Qatar) 41
    7. Valery Kichin (Kirgistan) 41
    8. Harry Souttar (Australia) 41
    9. Yazan Al-arab (Yordania) 40
    10. Yaser Hamed (Palestina) 35

  • Kartu Kuning Pemain Indonesia di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Global 2026

    Kartu Kuning Pemain Indonesia di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Global 2026

    ligapedianews.com Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar mendekati dua laga krusial pada Maret 2025 pada Babak Ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. Selain menghadapi lawan tangguh, skuad Garuda juga dibayangi ancaman akumulasi kartu ikterus yang tersebut dapat menurunkan kekuatan kelompok pada pertandingan penting.

    Dua pemain, Justin Hubner kemudian Ragnar Oratmangoen, dipastikan absen ketika Indonesia bertandang ke markas Australia pada 20 Maret 2025. Justin Hubner harus menepi akibat kartu merah yang diterimanya ketika melawan Arab Saudi, sementara Ragnar Oratmangoen absen lantaran akumulasi kartu ikterus pasca menerima dua kartu pada laga sebelumnya.

    Absennya kedua pemain ini menambah beban bagi instruktur Shin Tae-yong di meramu strategi menghadapi Australia, pasukan yang mana dikenal memiliki lini serang berbahaya. Berikut daftar kartu uning Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia

    3 Justin Hubner
    3 Ivar Jenner
    2 Ragnar Oratmangoen
    1 Calvin Verdonk
    1 Muhammad Ferarri
    1 Maarten Paes
    1 Marselino Ferdinan
    1 Jay Idzes
    1 Nathan Tjoe-A-On

    Lebih jauh, tujuh pemain Indonesia pada masa kini berada di tempat ambang sanksi akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Maarten Paes, Calvin Verdonk, Muhammad Ferarri, Marselino Ferdinan, Jay Idzes, Ivar Jenner, dan juga Nathan Tjoe-A-On.

    Jika salah satu dari dia kembali mendapat kartu ikterus ketika melawan Australia, pemain yang disebutkan dipastikan absen pada laga berikutnya melawan Bahrain pada Indonesia pada 25 Maret 2025.

    Dua pertandingan ini menjadi kunci untuk menjaga potensi Indonesia lolos ke Piala Planet 2026. Namun, dengan ancaman akumulasi kartu kuning, pemain Indonesia harus tampil disiplin lalu menghindari pelanggaran yang mana tidak ada perlu.

    Lini belakang juga berada dalam menjadi fokus utama, teristimewa lantaran Australia dikenal memiliki gaya bermain menyerang. Kehilangan pemain kunci akibat sanksi kartu akan sangat merugikan, teristimewa ketika menghadapi Bahrain yang juga menjadi lawan berat di tempat Grup C.

    Pelatih Shin Tae-yong harus memutar otak untuk menghadapi situasi ini. Pendekatan disiplin, penguasaan bola, kemudian kontrol emosi pemain menjadi kunci agar Indonesia tetap saja kompetitif dalam kedua laga. Meski tantangan berat menanti, semangat juang skuad Garuda diharapkan mampu menyebabkan hasil maksimal.

  • Mees Hilgers Starter Lawan Ajax! Pulih dari Kecelakaan dan juga Siap Perkuat Timnas Indonesia

    Mees Hilgers Starter Lawan Ajax! Pulih dari Kecelakaan dan juga Siap Perkuat Timnas Indonesia

    Kabar baik datang dari Belanda! Mees Hilgers, yang tersebut sempat diperkirakan absen akibat cedera hamstring, ternyata diturunkan sebagai starter oleh FC Twente pada laga melawan Ajax Amsterdam yang mana berlangsung hari ini, 10 November 2024, pukul 20.30 WIB.

    Kembalinya Hilgers ke lapangan bukan semata-mata mengejutkan para pendukung FC Twente, tetapi juga menghadirkan angin segar bagi Timnas Indonesia.

    Sebelumnya, sempat diragukan apakah Hilgers bisa jadi tampil pada pertandingan krusial, termasuk melawan Negeri Matahari Terbit dalam sesi Kualifikasi Piala Bumi 2026 sama-sama Timnas Indonesia.

    Cedera hamstring yang tersebut dialami pemain belakang ini sempat menjadi perasaan khawatir besar akibat perannya yang tersebut vital di dalam lini pertahanan Indonesia.

    Namun, kehadirannya sebagai starter melawan Ajax menjadi sinyal positif bahwa proses pemulihan Hilgers berjalan tambahan cepat dari yang diperkirakan.

    Dengan kondisi fisik yang tampak prima, potensi Hilgers untuk meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia pada laga melawan Negeri Matahari Terbit juga Arab Saudi semakin besar.

    Kini, belaka tinggal menanti kedatangan Mees Hilgers pada Indonesia lalu pengumuman resmi dari PSSI atau pihak terkait.

    Laga FC Twente vs Ajax: Ujian Pemulihan Mees Hilgers

    Pertandingan melawan Ajax menjadi tantangan besar bagi Hilgers, mengingat Ajax adalah salah satu kelompok terkuat dalam liga. Momen ini juga akan menjadi kompetisi bagi Hilgers untuk membuktikan bahwa ia sudah pulih sepenuhnya dan juga siap tampil maksimal.

    Jika Hilgers mampu tampil baik kemudian bebas dari risiko cedera, harapannya untuk bergabung kembali dengan Timnas Indonesia pada waktu dekat akan semakin terbuka lebar.

  • Kevin Diks Gabung, Market Value Timnas Indonesia Meroket ke Peringkat 7 Asia

    Kevin Diks Gabung, Market Value Timnas Indonesia Meroket ke Peringkat 7 Asia

    ligapedianews.com JAKARTA – Angka pasar Timnas Indonesia di Asia berpotensi meningkat signifikan setelahnya bek FC Copenhagen, Kevin Diks, resmi bergabung. Bek keturunan Indonesia-Belanda ini diyakini dapat mendongkrak valuasi kelompok yang digunakan dikenal dengan julukan Garuda.

    Menurut Transfermarkt, pada waktu ini nilai lingkungan ekonomi Timnas Indonesia sudah ada berada di tempat peringkat ketujuh se-Asia dengan total valuasi mencapai 23,65 jt euro atau sekitar Rp411 miliar. Jika Kevin Diks, yang dimaksud miliki nilai bursa sebesar 4 jt euro (Rp69,53 miliar), bergabung, maka total market value Timnas Indonesia akan bertambah menjadi 24,65 jt euro atau sekitar Rp480,53 miliar.

    Dalam daftar regu nasional dengan nilai pangsa tertinggi di tempat Asia, Indonesia ketika ini belaka berada di dalam bawah Timnas Negeri Matahari Terbit yang mana menempati sikap teratas dengan nilai bursa 278 jt euro (Rp5,03 triliun). Peringkat kedua lalu ketiga ditempati Korea Selatan kemudian Iran yang mana masing-masing miliki valuasi sebesar 169,33 jt euro (Rp2,74 triliun) lalu 47,75 jt euro (Rp853,44 miliar).

    Indonesia juga masih berada di area bawah Australia dengan nilai 39,75 jt euro (Rp637,04 miliar), Uzbekistan dengan 38,85 jt euro (Rp643,99 miliar), dan juga Uni Emirat Arab (UEA) lalu Arab Saudi yang digunakan masing-masing bernilai 38,51 jt euro (Rp694,4 miliar) kemudian 29,33 jt euro (Rp460,61 miliar).

    Namun, Indonesia berhasil mengungguli Qatar, yang digunakan berada di tempat sikap kesembilan dengan market value 20,35 jt euro (Rp350,24 miliar), dan juga Yordania dalam peringkat kesepuluh dengan nilai 17 jt euro (Rp295,49 miliar).

    Termahal pada ASEAN

    Kevin Diks Gabung, Market Value Timnas Indonesia Meroket ke Peringkat 7 Asia

    Di tingkat Asia Tenggara, Indonesia menjadi regu nasional dengan nilai lingkungan ekonomi tertinggi. Valuasi Timnas Indonesia berjauhan di dalam melawan rival terdekatnya, Thailand, yang digunakan berada di tempat peringkat ke-16 Asia dengan nilai 8,65 jt euro (Rp150,35 miliar).

    Malaysia, yang mana selama ini menjadi pesaing Indonesia dalam ASEAN, berada terpencil di tempat belakang. Negeri Jiran belaka menduduki tempat ke-21 di tempat Asia dengan market value 6,38 jt euro (Rp110,81 miliar). Meskipun Negara Malaysia mulai menaturalisasi pemain keturunan, pengajuan mereka itu terhadap bek Go Ahead Eagles, Mats Deijl, baru-baru ini ditolak oleh FIFA.

    Di level dunia, Timnas Inggris masih memegang rekor nilai lingkungan ekonomi tertinggi dengan valuasi mencapai 1,46 miliar euro (Rp25,44 triliun).

  • PSSI Siapkan Striker Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ole Romney, Mauro Zijlstra Atau …?

    PSSI Siapkan Striker Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ole Romney, Mauro Zijlstra Atau …?

    ligapedianews PSSI sedang mempersiapkan pemain baru berposisi striker yang dimaksud akan dinaturalisasi guna meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia . Hal ini disampaikan oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada berada dalam proses naturalisasi Kevin Diks yang tersebut sedang berjalan.

    Dengan langkah ini, Kevin Diks bukanlah pemain keturunan terakhir yang mana akan diintegrasikan ke di skuad Garuda melalui jalur naturalisasi.

    “Kami masih pada proses, striker kami juga sedang diproses,” ungkap Yunus Nusi.

    Meski demikian, Yunus Nusi belum mengungkapkan nama striker yang tersebut dimaksud. Sebelumnya, dua penyerang sempat dihubungkan dengan Timnas Indonesia, yaitu Ole Romeny kemudian Mauro Zijlstra.

    Ole Romeny, berusia 24 tahun, pada waktu ini bermain dalam klub Eredivisie FC Utrecht, sementara Mauro Zijlstra berkompetisi dalam kasta kedua Kejuaraan Belanda dengan Volendam.

    “Kami belum bisa jadi mengumumkan namanya, oleh sebab itu memang sebenarnya ada beberapa kendala pada menemukan striker yang digunakan sesuai kriteria naturalisasi atau berdarah Indonesia untuk menguatkan timnas,” tambahnya.

    Yunus juga menjelaskan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sudah pernah menerima beberapa rekomendasi nama yang mana dipertimbangkan. Erick akan kembali mengatur proses seleksi pemain yang mana akan dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.

    “Saat ini ada beberapa rekomendasi, juga Ketua Umum yang akan melanjutkan prosesnya,” ujar Yunus Nusi.

  • Luka Paksa Ernando Ari lalu Malik Risaldi Absen Bela Timnas, Persebaya Beri Kabar Terbaru

    Luka Paksa Ernando Ari lalu Malik Risaldi Absen Bela Timnas, Persebaya Beri Kabar Terbaru

    ligapedianews Persebaya memberikan kabar terbaru mengenai kondisi 2 pemain, yakni Ernando Ari serta Malik Risaldi usai dicoret Shin Tae-yong dari skuad Timnas Indonesia di area Kualifikasi Piala Bumi 2026 . Itu diketahui melalui akun Instagram resmi klub.

    Posisi Ernando dalam Skuad Garuda digantikan oleh M. Riyandi penjaga gawang darı Persis Solo yang digunakan dipanggil oleh Shin Tae-yong. Sedangkan Malik Risaldi digantikan oleh Yance kemudian Yakob Sayuri.

    Ernando Ari Sutaryadi serta Malik Risaldi menderita cedera pada waktu melawan PSM Makassar di area laga kandang. Malik Risaldi ditarik pergi dari digantikan oleh Kasim Botan, sedangkan Ernando Ari Sutaryadi memang benar masih sanggup bertahan hingga menit akhir pertandingan.

    Keduanya absen di area laga berikutnya pekan 10 ketika melawan PSIS Semarang, ketika Bajul Ijo menang 0 – 1 dalam markas sementara PSIS Semarang pada Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

    Akun Instagram resmi kelompok Persebaya mengabarkan, bagaimana kondisi kedua bintang Timnas Indonesia itu. Ernando tampak mulai menjalani pemulihan di area tangannya sama-sama fisioterapi. Sedangkan Malik Risaldi yang digunakan menderita cedera di tempat kakinya juga ditangani khusus oleh fisioterapi.

    “Ernando Ari lalu Malik Risaldi terus menjalani inisiatif pemulihan bersatu regu fisioterapis Persebaya. Dua bintang Persebaya ini mengalami cedera pada pertandingan melawan PSM Makassar lalu,” demikian ditulis dalam akun resmi Instagram Persebaya.


    Keduanya memang sebenarnya sengaja tak dibawa ke Bali ketika melawan PSIS, kemudian harus menjalani pemulihan kondisi cedera. Bahkan ketika pemain lain mendapat jatah libur, usai melawan PSIS Semarang. Hal ini demi mempercepat proses pemulihan kondisi pasca cedera .

    “Mereka tak dibawa di away ke Bali untuk menegaskan pemulihan dia berjalan maksimal. Saat ini, termasuk pagi tadi, ketika pemain lain mendapatkan jatah libur usai laga melawan PSIS, Nando juga Malik terus menjalani inisiatif pemulihan,” demikian pernyataan klub.

  • Profil Syakir Sulaiman, Eks Pemain Timnas Indonesia U-23 Ditangkap di area Cianjur

    Profil Syakir Sulaiman, Eks Pemain Timnas Indonesia U-23 Ditangkap di area Cianjur

    ligapedianews Syakir Sulaiman, mantan pemain Timnas Indonesia U-23 ditangkap Satreskrim Polres Cianjur lantaran tersandung hambatan obat terlarang (narkoba). Menurut beberapa laporan, ia diamankan di tempat kediamannya, Selasa (31/11/2024).

    Penggemar sepak bola dalam Tanah Air tentunya tak pernah menyangka Syakir yang tersebut pernah membela Timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2014 tersandung hambatan obat terlarang. Itu dapat dilihat dari akun Instagram pribadinya Syakir (@syakirsulaiman92).

    Mantan pemain Bali United yang tersebut miliki 9 ribu lebih tinggi pengikut itu dengan segera berkomentar terkait kabar ini. “Sayang that,” tulis salah satu pengikutnya yang kecewa dengan emoticon menangis.

    Entah apa yang dimaksud mendasari Syakir memutuskan menjalani kegiatan bisnis haram tersebut. Padahal ketika masih menjadi pesepak bola ia menjadi idola, khususnya untuk kaum hawa.

    Karier Syakir Sulaiman

    Karier Syakir Sulaiman di tempat sepak bola Tanah Air tiada terlalu begitu menonjol. Pria yang dimaksud miliki wajah tampan itu pernah membela beberapa klub seperti Persiraja Banda Aceh, Persiba Balikpapan, Sriwijaya, Bali United hingga Aceh United.

    Bahkan pemain yang mana berpossi sebagai penyerang lubang yang dimaksud pernah mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik Tahun 2013 dalam Indonesia Super League (ISL). Keberhasilan itu didapat pasca ia mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan yang tersebut dijalaninya.

    Itu merupakan gol terbanyak yang tersebut pernah dicetak Syakir selama menjadi pesepak bola profesional. Sekarang ia justru menghancurkan semua prestasi yang digunakan pernah dibuatnya dalam lapangan hijau.