Tag: Pelita Jaya Jakarta

  • Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Pebasket Pelita Jaya Ibukota Reza Guntara mengatur timnya menundukkan Kesatria Bengawan Solo dengan 81-75, di pertandingan Grup B IBL All Indonesian 2025, dalam GOR Manahan, Solo, Hari Senin siang.

    Berdasarkan statistik pertandingan dalam Jakarta, Senin, Reza membukukan 17 poin yang tersebut merupakan perolehan poin tertinggi di laga ini.

    Torehan itu ditambah dengan empat rebound, tiga assist, selama 34 menit 32 detik bermain.

    Agassi Goantara membuka kran skor Pelita Jaya melalui fade away shot. Tak berselang lama, giliran Reza menambah skor lewat driving layup.

    Hingga hampir 3 menit berjalan, Kesatria tak mampu mencetak poin sampai akhirnya Abraham Wenas memecah kebuntuan lewat tembakan tiga nomor untuk menyebabkan skor berubah 3-12.

    Namun, Reza yang tersebut sedang membara, membalas secara beruntun melalui fade away shot serta lemparan bebas.

    Pada kuarter kedua serta ketiga, laga masih berlangsung ketat antarkedua tim.

    Sampai akhir kuarter ketiga skor semata-mata berselisih 1 pada 56-55 untuk keunggulan Pelita Jaya yang digunakan dilatih oDavid Singleton.

    Reggie Mononimbar kemudian membukukan poin beruntun pada waktu 2,5 menit kuarter keempat berjalan.

    Ditambah jump shot Reza kemudian tembakan tiga hitungan Prastawa, skor berubah 69-62.

    Setelah itu, Kesatria yang dimaksud dikomandoi Milos Pejic tak mampu mengejar ketertinggalan hingga kuarter keempat pada waktu laga ditutup dengan 75-81.

    Hasil yang dimaksud menciptakan Pelita Jaya mencatatkan data dua kemenangan beruntun, pasca mengalahkan Bali United Basketball 80-64 pada Hari Sabtu pekan lalu.

    Sementara Kesatria dua kali kalah berturut-turut, pasca juga ditundukkan Hangtuah Ibukota dengan 58-80.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pelita Jaya Ibukota Indonesia memutuskan untuk bukan lagi menggunakan jasa Rob Beveridge sebagai Technical Director, guna membantu kelompok meraih penghargaan juara Indonesian Basketball League (IBL) 2025, juga bertarung di area Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Seperti disiarkan laman IBL, Rabu (23/4), manajemen mengumumkan sebagian pembaharuan pada daftar nama (rosters) klub untuk mengarungi sisa fase reguler IBL musim ini, salah satunya terkait Beveridge.

    Pelatih dengan syarat Australia itu terpaksa harus berpisah dengan kelompok yang bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta.

    Meski begitu, ia mendapat amanah dari Badan Tim Nasional Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (BTN DPP Perbasi), sebagai Head Coach Junior Boys Team.

    Pelatih lawas itu akan bekerja sejenis dengan Koko Heru Setyo Nugroho, selaku Associate Head Coach U-16, U-17 & Youth Elite Junior Boys Team, guna mendirikan bibit pasukan nasional bola basket Indonesia ke depannya.

    Pelita Jaya DKI Jakarta memperkenalkan Rob Beveridge sebagai head coach pada 7 Desember 2023.

    Pria yang mana kerap disapa Coach Rob didapuk menjadi pemimpin Pelita Jaya pada IBL 2024.

    Namun perjalanannya tidaklah berjalan mulus, akibat posisinya harus digantikan oleh Johannis Winar (Ahang) kemudian bergeser menjadi technical director.

    Coach Rob juga berperan penting di area balik kesuksesan regu meraih peringkat juara IBL musim lalu.

    Pengalamannya sebagai ahli internasional, menimbulkan Pelita Jaya juga mampu bersaing di tempat kompetisi yang tersebut lebih besar tinggi seperti Basketball Champions League (BCL) Asia 2024 juga 2025.

    Selama karier kepelatihannya, ia pernah menjadi pemimpin regu nasional (timnas) bola basket Australia.

    Bersama timnas itu, beliau pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Universiade pada Italia tahun 2019, medali emas Commonwealth Games 2016 di tempat Melbourne, serta pernah mengawasi pasukan ke FIBA U-19 World Cup 2003 di tempat Yunani.

    Rob Beveridge merupakan ayah dari Jaydon Beveridge, yang mana juga berprofesi sebagai instruktur bola basket.

  • Ahang beri arahan ke pemain usai dicopot sebagai instruktur Pelita Jaya

    Ahang beri arahan ke pemain usai dicopot sebagai instruktur Pelita Jaya

    Ligapedia.news Pesan saya untuk para pemain adalah harus cepat beradaptasi dengan perubahan

    Jakarta – Johannis Winar atau yang digunakan kerap disapa Coach Ahang memberi instruksi untuk pemain, usai dicopot sebagai Pelatih Kepala Pelita Jaya Ibukota guna mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Ia menyatakan bahwa, pemain harus mampu menerima strategi serta taktik dari ahli yang dimaksud baru, sehingga dapat mendongkrak performa regu lebih banyak bagus ke depannya.

    "Pesan saya untuk para pemain adalah harus cepat beradaptasi dengan perubahan," kata beliau ketika dihubungi ANTARA, di dalam Jakarta, Kamis.

    Coach Ahang menyatakan bahwa pergantian instruktur di sebuah klub adalah hal yang digunakan lumrah atau biasa terjadi.

    Lebih lanjut beliau menyatakan, pribadi instruktur cuma menjalankan tugas untuk mengatur kelompok sesuai dengan keinginan klub atau manajemen.

    "Pergantian pembimbing adalah hal yang mana biasa terjadi di pekerjaan sebagai pelatih, manajemen bikin keputusan, saya sebagai yang kerja mengikut saja," ujar ahli yang mana menyebabkan Pelita Jaya DKI Jakarta juara IBL 2024.

    Sementara itu, manajemen klub yang dimaksud bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, itu memutuskan untuk mengganti Johannis Winar (Coach Ahang) dengan Justin Tatum, guna menjalani sisa sesi reguler IBL musim ini.

    Dalam keterangan tertulis, manajemen yakin dengan reputasi Tatum yang tersebut bagus akan mampu membentuk pasukan yang mana lebih banyak tangguh, disiplin, serta bertanggung jawab.

    Kehadiran ahli baru yang tersebut meraih peringkat juara NBL Australia dengan Illawarra Hawks dan juga dinobatkan sebagai Coach of the Year musim ini, itu diharapkan mengakibatkan Pelita Jaya dapat terus tumbuh dalam level yang tersebut lebih tinggi tinggi, baik di dalam kancah nasional maupun Asia.

    Manajemen juga optimistis, kepemimpinannya akan menghadirkan kelompok menuju penghargaan juara IBL kedua berturut-turut pada musim ini, juga meningkatkan performa optimal pada kompetisi Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Berdasarkan keterangan tersebut, manajemen mengumumkan latihan perdana Tatum dijadwalkan pada 5 Mei mendatang, sebagai langkah awal persiapan pasukan menghadapi musim yang semakin kompetitif.

  • Andiko sebut Pelita Jaya ingin “next level” dengan rekrut Justin Tatum

    Andiko sebut Pelita Jaya ingin “next level” dengan rekrut Justin Tatum

    Ligapedia.news Target kami masih sama, musim 2025 sanggup back to back (beruntun) juara IBL & masuk empat besar BCL Asia

    Jakarta – Presiden klub Pelita Jaya DKI Jakarta Andiko Ardi Purnomo menyatakan bahwa timnya ingin melangkah juga mengalami perkembangan lebih lanjut jauh, sehingga merekrut Justin Tatum sebagai ahli kepala guna menggantikan Johannis Winar atau yang kerap disapa Coach Ahang.

    Ia menjelaskan, manajemen mengamati kesempatan untuk meningkatkan kualitas juga kapasitas tim, dengan menghadirkan pembimbing yang tersebut mempunyai pengalaman lebih tinggi pada dunia olahraga tersebut.

    "Kami mendapatkan opportunity (peluang) untuk mendatangkan pembimbing dengan level yang digunakan sangat tinggi, jadi kami pull the trigger atau mengambil kesempatan itu," kata Andiko ketika dihubungi ANTARA, di area Jakarta, Kamis.

    Lebih lanjut beliau menjelaskan, Pelita Jaya terus memasang target tinggi pada IBL, dan juga Basketball Champions League (BCL) Asia yang dimaksud diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA)

    Oleh sebab itu, peningkatan kualitas tambahan bagus di dalam setiap waktunya menjadi prioritas klub ke depannya.

    "Target kami tetap memperlihatkan sama, musim 2025 sanggup back to back (beruntun) juara IBL & masuk empat besar BCL Asia," ujar dia.

    Sementara itu, manajemen klub yang digunakan bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, itu memutuskan untuk mengganti Johannis Winar (Coach Ahang) dengan Justin Tatum, guna menjalani sisa sesi reguler IBL musim ini.

    Manajemen yakin, ayah dari pebasket Boston Celtics serta megabintang NBA, Jayson Tatum, itu bisa saja membentuk skuad Pelita Jaya Ibukota Indonesia tambahan tangguh, disiplin, kemudian bertanggung jawab.

    Kehadiran ahli baru yang tersebut meraih gelar kejuaraan juara NBL Australia sama-sama Illawarra Hawks juga dinobatkan sebagai Coach of the Year musim lalu, itu diharapkan mengakibatkan Pelita Jaya bisa saja terus berprogres dalam level yang mana lebih tinggi tinggi, baik di tempat kancah nasional maupun Asia.

    Saat ini Brandon Jawato kemudian kawan-kawan bertengger dalam sikap kelima klasemen sementara IBL Gopay, dengan mengantongi 27 poin, dan juga miliki rekor pertandingan 12-3 (menang-kalah).