Tag: Pelita Jaya Basketball

  • Jadwal lengkap Pelita Jaya pada BCL Asia 2025

    Jadwal lengkap Pelita Jaya pada BCL Asia 2025

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Tim basket dengan syarat Jakarta, yakni Pelita Jaya Basketball akan kembali mengarungi perjalanannya di kompetisi Basketball Champions League Asia 2025 atau BCL Asia sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia.

    Tim juara IBL 2024 asuhan Johannis Winar ini akan memulai pertarungannya pada tanggal 27 Maret dengan bertandang ke Kuala Lumpur guna menghadapi NS Matrix Deers di laga perdana.

    Dalam kejuaraan ini, regu selama Ibukota Indonesia yang disebutkan tergabung di area Grup A zona Timur dengan Taoyuan Pauian Pilots, NS Matrix Deers, lalu Bishrelt Metal. Sementara Grup B dihuni oleh New Taipei Kings, HI Tech Basketball Club, Ulaanbatar Xac Broncos, juga Adroit Club.

    Jadwal lengkap Pelita Jaya di dalam BCL 2025

    Putaran penyisihan grup:

    • 27 Maret 2025: vs NS Matrix Deers dalam Kuala Lumpur
    • 5 April 2025: vs Bishrelt Metal dalam Jakarta
    • 6 April 2025: vs Taoyuan Pauian Pilots di area Jakarta
    • 8 April 2025: vs NS Matrix Deers di dalam Jakarta
    • 27 April 2025: vs Taoyuan Pauian Pilots di dalam New Taipei City
    • 14 Mei 2025: vs Bishrelt Metal di area Ulaanbaatar.

    Putaran Asia-East Final 4:

    • 30 Mei – 1 Juni 2025

    BCL Asia 2025:

    • 9-15 Juni 2025

    Dengan adanya jadwal padat di tempat kompetisi internasional ini, kiprah Pelita Jaya di tempat IBL 2024 pun mengalami sedikit keterlambatan.

    Pelita Jaya baru melakoni lima laga pada enam pekan ini, baik kandang maupun tandang. Sedangkan klub lainnya rata-rata telah melakoni sembilan atau sepuluhan laga sejak musim bergulir pada 11 Januari.

    Sejak manajemen IBL mengumumkan jadwal musim kompetisi 2025 pada Agustus 2024, pada ketika bersamaan terkonfirmasi bahwa periode pelaksanaan BCL akan mulai pada Januari 2025 atau mirip dengan liga bola basket kasta tertinggi di area Indonesia tersebut.

    Merespons hal itu, IBL sempat mengubah serta menyesuaikan sebagian jadwal yang terkait lalu perlu menyediakan periode waktu tertentu bagi Pelita Jaya pada periode Januari 2025, sehingga pelopor merilis pembaharuan jadwal pada November 2024.

    Namun, seiring dengan perkembangan yang dimaksud ada, periode BCL kembali mengalami perubahan jadwal sehingga menciptakan periode yang telah ditingkatkan sebelumnya bergabung mengalami perubahan jadwal kembali.

    BCL Asia 2025 baru mengumumkan hasil final drawing pada 27 Januari dan juga jadwal lengkap pertandingan dirilis pada 4 Februari.

    Fakta itu bukan memungkinkan bagi IBL untuk melakukan inovasi kembali pada sebagian besar jadwal bermain klub-klub IBL, dikarenakan berbagai kendala operasional yang bukan bisa saja segera berubah.

    Dengan begitu, maka Pelita Jaya mengalami jumlah total pertandingan yang dimaksud lebih besar sedikit pada awal musim ini.

  • JaQuori McLaughlin: Point Guard eks NBA andalan Pelita Jaya dalam IBL

    JaQuori McLaughlin: Point Guard eks NBA andalan Pelita Jaya dalam IBL

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – JaQuori McLaughlin atau kerap disapa Jroc merupakan salah satu pemain asing yang menjadi andalan Pelita Jaya pada kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Pemain dengan syarat Amerika Serikat ini mengakibatkan pengalaman bermain dalam berbagai level kompetisi, termasuk NBA dan juga liga-liga internasional lainnya, sebelum akhirnya bergabung ke IBL tahun 2024.

    Kemampuannya yang mana solid sebagai point guard, membuat McLaughlin menjadi motor serangan bagi PJ di dalam musim 2025 ini.

    Perjalanan karir dari Amerika ke Indonesia

    JaQuori Curtis McLaughlin lahir pada 29 Januari 1998 pada Port Angeles, Washington, Amerika Serikat. Ia menempuh institusi belajar sekolah menengah dalam Peninsula High School dalam Gig Harbor, Washington.

    Sejak masa SMA, ia sudah ada menunjukkan bakat yang dimaksud luar biasa di dunia basket.Di tahun seniornya, ia mencatatkan rata-rata 19,3 poin, 9,1 assist, serta 5,5 steal per game, dan juga dinobatkan sebagai Washington Mr. Basketball. Bahkan, ia meninggalkan sekolahnya sebagai pemegang rekor sepanjang masa untuk poin, assist, juga tembakan tiga angka.

    Lulus dari SMA,McLaughlin memulai karier basketnya ke level perguruan tinggi di tempat Oregon State University. Sebagai siswa baru, ia sudah ada tampil mengesankan dengan rata-rata 10,5 poin kemudian 3,3 assist per game. Namun, ia mengalami kendala mental setelahnya menyaksikan serangan teroris pada waktu perjalanan timnya ke Spanyol.

    Hal ini membuatnya harus meninggalkan regu di tempat musim keduanya lalu beralih ke UC Santa Barbara. Di UC Santa Barbara, ia mengalami perkembangan menjadi pemain kunci serta berhasil mengakibatkan timnya meraih peringkat juara Big West di dalam musim terakhirnya.

    Ia juga mendapatkan penghargaan sebagai Big West Player of the Year serta MVP kejuaraan konferensi sebelum memutuskan untuk mengikuti NBA Draft 2021.

    Pengalaman dalam NBA kemudian liga internasional

    Setelah tidak ada terpilih pada NBA Draft 2021, McLaughlin bergabung dengan Golden State Warriors di dalam turnamen NBA Summer League. Pada September 2021, ia kemudian melakukan penandatanganan kontrak dua arah dengan Dallas Mavericks, yang dimaksud membuatnya membagi waktu antara bermain pada NBA juga kelompok afiliasi G League mereka, Texas Legends. Namun, ia hanya saja tampil di empat pertandingan NBA sebelum dilepas pada Januari 2022.

    Setelah itu, McLaughlin melanjutkan kariernya di dalam NBA G League dengan Santa Cruz Warriors. Sayangnya, ia mengalami cedera paha yang tersebut membuatnya harus absen selama beberapa waktu. Setelah pulih, ia bergabung dengan Otago Nuggets dalam liga basket Selandia Baru pada tahun 2023. Namun, cedera lutut kembali menghentikan perjalanannya lebih tinggi awal di dalam kompetisi tersebut.

    Peran krusial di area Pelita Jaya

    Pada Maret 2024, JaQuori McLaughlin bergabung dengan Pelita Jaya untuk kompetisi Basketball Champions League Asia. Setelah pertandingan tersebut, ia kembali direkrut oleh Pelita Jaya untuk menguatkan pasukan pada IBL 2025.

    Sebagai point guard, McLaughlin menjadi salah satu pemain kunci di skema permainan regu asuhan Johannis Winar. Ia memiliki kemampuan yang mana lengkap, mulai dari mencetak poin, memberikan assist, hingga bertahan dengan baik.

    Dalam IBL 2025, McLaughlin mencatatkan statistik yang impresif dengan total 101 poin, 27 assist, 10 steal, juga 29 rebound sepanjang musim. Rata-rata per pertandingan yang ia torehkan pun cukup solid, yakni 16,83 poin, 4,5 assist, lalu 4,83 rebound per game. Kecepatan, akurasi tembakan, juga visi permainannya menjadikannya pemain yang digunakan sulit dihentikan oleh lawan.

    JaQuori McLaughlin bukanlah hanya sekali sekadar pemain asing biasa dalam IBL. Lewat rekam jejak yang dimaksud mentereng, pengalaman bermain di dalam kompetisi elit, dan juga keterampilan luar biasa sebagai individu point guard, ia menjadi salah satu pemain kunci bagi Pelita Jaya di upaya merekan meraih penghargaan juara.

    Kehadirannya di dalam liga Indonesia menambah daya saing juga kualitas permainan, sekaligus memberikan inspirasi bagi pemain muda lokal untuk terus tumbuh di dalam dunia basket profesional.