Tag: pelatih sepak bola dipecat

  • Khairul Anwar Ubah Akun IG Jadi Privasi usai Kirim Pesan Pesan Perpisahan untuk Shin Tae-yong

    Khairul Anwar Ubah Akun IG Jadi Privasi usai Kirim Pesan Pesan Perpisahan untuk Shin Tae-yong

    Ligapedianews.com Akun Instagram Khairul Anwar diubah menjadi privasi pasca menciptakan gempar jagat maya dengan mengunggah instruksi yang mana seolah-olah menjadi tanda perpisahan untuk Shin Tae-yong . Unggahan yang dimaksud sontak memicu berbagai ramalan pada kalangan penggemar sepak bola Tanah Air.

    “Terima kasih Shin Tae-yong melawan kebersamaannya selama ini. Kamu masih menjadi bagian sejarah metamorfosis sepak bola Indonesia,” tulis Khairul pada akun Instagram pribadinya.

    Apakah ini berarti Shin Tae-yong segera meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia? Atau apakah ada maksud lain di area balik arahan tersebut? Atau anggota PSSI telah mulai terbelah suaranya gara-gara Shin Tae-yong?

    Hingga ketika ini, Khairul Anwar belum memberikan penjelasan resmi mengenai hal ini. Sementara itu, Vivin Cahyani menuturkan bahwa sejauh ini belum ada langkah resmi dari PSSI terkait isu Shin Tae-yong.

    “Belum ada tindakan resmi dari PSSI,” tutur Anggota Exco PSSI.

    Saat ini Timnas Indonesia sedang fokus mempersiapkan laga di area putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026. Kans Skuad Garuda lolos ke pesta sepak bola bergengsi itu cukup terbuka.

    Saat ini Timnas Indonesia berada di tempat sikap ketiga dengan mengakumulasi enam poin. Poin itu dari sekali menang, tiga kali imbang, serta dua kali kekalahan.

    Timnas Indonesia akan kembali berlaga di fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia, pada periode Maret 2025 Mereka akan melawan Australia (20/3/2025) juga Bahrain (25/3/2025).

  • Shin Tae-yong Dipecat? Belajarlah Kesalahan dari Pemecatan Luis Milla

    Shin Tae-yong Dipecat? Belajarlah Kesalahan dari Pemecatan Luis Milla

    Ligapedianews.com Unggahan kontroversial Khairul Anwar dalam media sosial telah dilakukan mengguncang jagat sepak bola Indonesia. Pesan perpisahan yang dimaksud ditujukan untuk Shin Tae-yong memicu ramalan mengenai masa depan pembimbing selama Korea Selatan tersebut.

    Situasi ini mengingatkan penggemar sepak bola di tempat Tanah Air pada persoalan hukum pemecatan Luis Milla beberapa waktu lalu. Apakah sejarah akan terulang kembali?

    Luis Milla merupakan salah satu ahli yang menyebabkan pembaharuan untuk sepak bola Indonesia dengan permainannya yang dimaksud khas. Pelatih jika Spanyol itu mengadopsi gaya permainan tiki-taka yang digunakan mengandalkan penguasaan bola, passing pendek, juga pergerakan tanpa bola yang tersebut cepat.

    Selain itu, Milla juga fokus pada pengembangan taktik individu pemain serta permainan pasukan yang mana solid. Salah satu sumbangan terbesar Luis Milla adalah pada pengembangan pemain muda Indonesia. Pelatih yang mana pernah menukangi Barcelona B ini memiliki visi jangka panjang untuk merancang timnas yang tersebut kuat dengan peserta muda berkualitas.

    Milla memberikan kesempatan untuk berbagai pemain muda untuk tampil pada timnas senior. Ia juga menerapkan metode latihan yang intensif dan juga modern untuk meningkatkan kemampuan teknis lalu taktikal para pemain.

    Namun pada 2018, masa bakti Milla bersatu Timnas Indonesia berakhir pasca PSSI memutuskan untuk tak membarui kontraknya. Pemutusan kontrak Luis Milla tentu semata mengakibatkan goncangan pada Timnas Indonesia. Para pemain yang digunakan telah terbiasa dengan gaya kepelatihan Milla harus beradaptasi dengan instruktur baru.

    Meski begitu, ada beberapa pemain andalan Milla yang tersebut hingga ketika ini masih mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong. Salah satunya adalah Asnawi Mangkualam.

    Pemain yang tersebut berposisi sebagai bek ini sempat memberi kejutan ketika dibawa oleh Luis Milla untuk menguatkan Timnas Indonesia U-23 dalam SEA Games 2017. Karena pada ketika itu beliau masih menjadi anggota Timnas Indonesia U-19 yang diasuh oleh Indra Sjafri pada waktu itu.

    Berkat polesan Milla, Asnawi miliki sejumlah kesempatan untuk bermain. Saat ini, ia menjadi salah satu pemain yang tersebut diandalkan Shin Tae-yong di tempat Timnas Indonesia.

    Pemutusan kontrak Luis Milla oleh PSSI merupakan tindakan yang digunakan kompleks dengan berbagai faktor yang memengaruhinya. Fenomena ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang tersebut terlibat pada sepak bola Indonesia, teristimewa terkait pentingnya komunikasi, stabilitas, juga visi jangka panjang di mendirikan sebuah pasukan nasional yang dimaksud sukses.

  • PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    Ligapedianews.com Isu pemecatan Shin Tae-yong sebagai instruktur Timnas Indonesia kembali mencuat menyusul postingan pada akun Instagram Khariul Anwar. Namun, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, dengan tegas membantah kabar tersebut.

    Dalam keterangannya untuk wartawan, Hari Minggu (5/1/2025), Ahmad Riyadh menyatakan bahwa bukan ada pembahasan mengenai pergantian instruktur pada rapat Exco PSSI.

    Ia menegaskan bahwa Shin Tae-yong masih menjadi instruktur Timnas Indonesia. Namun, Ahmad mengungkapkan, para Exco PSSI nantinya diberikan wewenang untuk menghasilkan tindakan terkait dengan masa depan Timnas Indonesia.


    “Enggak, enggak ada perpisahan,” tegas Ahmad Riyadh.

    “Kemarin enggak ada rapat Exco, kecuali satu hal aja PSSI nanti pada rapat minta diberi wewenang penuh untuk menentukan arah Timnas, mengevaluasi inisiatif Timnas. Kita semua Exco kan ga mungkin saja ada 15 orang sendiri sendiri, itu aja ngomongnya,” jelas Ahmad.

    Mengenai postingan Khairul Anwar, Ahmad menegaskan belum ada pembahasan dalam kalangan Exco PSSI mengenai pemecatan pembimbing selama Korea Selatan itu. “Pak Khairul ngomong apa? (terima kasih ke STY) ya tiap pertandingan kita mesti berterima kasih ke STY, kan?,” tutur Ahmad.

    “Saya kira enggak ada, belum ada. Pada saatnya pasti kan wartawan diberi tahu pasti,” pungkasnya.

    Senin Update Kabar Shin Tae-yong?

    Isu mengenai pemecatan Shin Tae-yong terus menjadi bola panas. Sejumlah pengamat sepak bola turut menyoroti perihal kabar tersebut.

    Salah satunya adalah Firzie Idris. Dalam postingan terbarunya di area akun X pribadinya, beliau menulis akan ada kabar terbaru pada Mulai Pekan (6/1/2025).

    “Senin ini infonya akan ada update resmi. Sejauh ini Pak Ketum segera yang tersebut akan menyampaikan,” tulis Firzie.

  • Hari Ini adalah Shin Tae-yong Dipecat? Tunggu Forum Pers Resmi PSSI

    Hari Ini adalah Shin Tae-yong Dipecat? Tunggu Forum Pers Resmi PSSI

    Ligapedianews.com Nasib Shin Tae-yong sebagai pembimbing Timnas Indonesia menjadi tanda tanya besar. PSSI dijadwalkan mengatur konferensi pers pada Awal Minggu (6/1/2025) siang Waktu Indonesia Barat dalam Menara Danareksa, Jakarta. Spekulasi mengenai masa depan instruktur dengan syarat Korea Selatan ini semakin memanas pasca unggahan anggota Exco PSSI, Khairul Anwar, menyiratkan perpisahan dengan Shin Tae-yong.

    Dalam unggahan di area akun Instagram pribadinya, Khairul menuliskan instruksi terima kasih terhadap Shin Tae-yong berhadapan dengan kontribusinya selama melatih Timnas Indonesia. “Terima kasih Shin Tae-yong menghadapi kebersamaannya selama ini. Kamu masih menjadi bagian sejarah perubahan struktural sepak bola Indonesia,” tulis Khairul.

    Unggahan yang disebutkan dengan segera menyulut ramalan pada media sosial. Publik bertanya-tanya, apakah ini menandakan akhir perjalanan Shin Tae-yong dengan skuad Garuda? Tak sedikit yang digunakan menyokong agar Shin masih bertahan, mengingat berbagai pencapaian positif yang mana sudah pernah diraih selama masa jabatannya.

    PSSI sendiri telah terjadi mengonfirmasi konferensi pers yang dimaksud akan dipimpin secara langsung oleh Ketua Umum Erick Thohir. Selain itu, Wakil Ketua Umum 1 Zainuddin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan juga manajer Timnas Indonesia, Sumardji, juga dijadwalkan hadir. Namun, tak ada nama Shin Tae-yong di daftar yang digunakan dirilis PSSI, sehingga prakiraan pemecatannya semakin menguat.

    Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, turut memberikan pandangannya terkait isu panas ini. Menurut Kesit, jikalau benar Shin Tae-yong dicopot, langkah yang dimaksud kemungkinan besar didasarkan pada evaluasi menyeluruh dari PSSI yang menilai instruktur berusia 54 tahun itu kurang pas untuk memenuhi target tinggi, seperti lolos ke Piala Bumi 2026.

    “Menurut saya, bukanlah hal yang mana mudah buat PSSI untuk memutus kontrak STY. Mengingat kinerjanya sejak ia menjadi instruktur timnas terbilang positif,” kata Kesit.

    Namun, Kesit juga menilai bahwa mungkin saja PSSI mengamati adanya kekurangan pada kemampuan Shin Tae-yong untuk merealisasikan target ambisius tersebut. “Mungkin ada target tinggi yang mana dibebankan PSSI terhadap STY yakni timnas harus lolos Piala Dunia. Namun STY mungkin, sekali lagi ini mungkin saja ya, dipandang tak akan bisa jadi mewujudkan target tersebut,” tambahnya.

    Selain itu, laporan dari media Italia, Tuttosport, sempat menyarankan PSSI untuk merekrut ahli dengan syarat Eropa yang dinilai lebih tinggi cocok dengan komposisi pemain Timnas Indonesia ketika ini, yang tersebut berbagai dihuni oleh pemain keturunan Belanda.

    Shin Tae-yong sudah mencatatkan sebagian prestasi dengan Timnas Indonesia, termasuk menghadirkan Timnas U-20 tampil impresif di tempat level internasional juga mengubah gaya bermain skuad senior menjadi lebih besar kompetitif. Namun, kabar pemecatan ini menunjukkan adanya ramalan terkait masa depan Timnas.

    Konferensi pers PSSI siang ini menjadi momen krusial untuk menjawab semua perkiraan yang digunakan berkembang. Apakah Shin Tae-yong tetap saja bertahan pada kursinya, atau justru resmi dipecat? Publik sepak bola nasional tentu berharap kejelasan segera terungkap.

    Kita tunggu dengan bagaimana tindakan resmi dari PSSI pada konferensi pers yang mana akan berlangsung hari ini.

  • 5 Prestasi Bersejarah Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia

    5 Prestasi Bersejarah Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia

    Ligapedianews.com Shin Tae-yong , ahli jika Korea Selatan, telah terjadi mencatatkan berbagai pencapaian bersejarah bersatu Timnas Indonesia sejak ditunjuk sebagai ahli pada Januari 2020. Meski sekarang ini masa depannya di tempat timnas sedang menjadi sorotan, beberapa jumlah prestasi penting selama empat tahun terakhir membuktikan sumbangan besarnya terhadap sepak bola Indonesia. Berikut adalah lima pencapaian bersejarah Shin Tae-yong sama-sama Timnas Indonesia.

    1. Mengakhiri Penantian 16 Tahun untuk Piala Asia 2023

    Shin Tae-yong berhasil menyebabkan Timnas Indonesia senior kembali ke Piala Asia 2023 setelahnya absen selama 16 tahun. Kepastian ini diraih melalui perjuangan gemilang pada putaran kualifikasi, memberikan kebanggaan tersendiri bagi para pencinta sepak bola tanah air.

    Tak cuma itu, pada kompetisi Piala Asia 2023, Indonesia berhasil lolos hingga fase 16 besar. Langkah ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam kompetisi yang dimaksud pada beberapa dekade terakhir, menandai kebangkitan sepak bola nasional di dalam pentas Asia.

    2. Diterima ke Piala Asia U-23 2024 untuk Pertama Kalinya

    Di level usia muda, Shin Tae-yong mencatat sejarah dengan menyebabkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2024. Ini adalah adalah pertama kalinya Indonesia berhasil mencapai pertandingan tersebut, sebuah pencapaian yang dimaksud menunjukkan perkembangan pesat pada level junior.

    Selain itu, Timnas U-23 yang digunakan diasuhnya juga mampu melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2024, sebuah capaian yang mana membanggakan lalu membuktikan kualitas generasi muda sepak bola Indonesia.

    3. Melewati ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Global 2026

    Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mencatatkan data sejarah baru dengan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026. Langkah ini menjadi yang digunakan pertama bagi Indonesia, membuka potensi lebih lanjut besar untuk bersaing pada tingkat dunia.

    Capaian ini juga didukung oleh strategi kemudian kerja keras pembimbing yang mana berhasil memanfaatkan prospek pemain lokal juga naturalisasi, menciptakan skuad yang tersebut kompetitif di tempat zona Asia.

    4. Perbaikan Peringkat FIFA yang Signifikan

    Shin Tae-yong mengakibatkan Timnas Indonesia mengalami lonjakan peringkat FIFA yang luar biasa. Pada September 2021, Indonesia berada pada peringkat 176, tetapi berhasil naik hingga peringkat 144 pada awal 2024.

    Peningkatan ini mencerminkan konsistensi performa regu pada berbagai kejuaraan kemudian kualifikasi, dan juga membuktikan efektivitas kegiatan yang mana diterapkan oleh sang pelatih.

    5. Pencapaian di tempat Turnamen Regional

    Selain prestasi dalam level Asia, Shin Tae-yong juga menghadirkan Timnas Indonesia meraih hasil positif dalam pertandingan regional. Timnas senior menjadi runner-up Piala AFF 2020 kemudian meraih medali perunggu di tempat SEA Games 2021.

    Di level U-23, Timnas Indonesia juga menjadi runner-up Piala AFF U-23 2023, menunjukkan konsistensi regu asuhan Shin Tae-yong pada bersaing dalam Asia Tenggara.

  • Shin Tae-yong Dipecat! PSSI Umumkan Pelatih Pengganti Tanggal 12 Januari 2025

    Shin Tae-yong Dipecat! PSSI Umumkan Pelatih Pengganti Tanggal 12 Januari 2025

    Ligapedianews.com JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan bahwa federasi resmi memutus kontrak pembimbing selama Korea Selatan, Shin Tae-yong pada Timnas Indonesia. Hal ini disampaikan di konferensi pers pada Menara Danareksa, Jakarta, pada Mulai Pekan (6/1/2025).

    Dalam pernyataannya, Erick Thohir mengungkapkan bahwa langkah ini diambil pasca melalui evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan timnas selama berada pada bawah asuhan Shin Tae-yong. Erick menegaskan, meskipun hubungan antara PSSI dan juga Shin Tae-yong masih baik, dinamika timnas memerlukan perhatian khusus yang mana mengarah pada pembaharuan kepemimpinan.

    “Kami ucapkan terima kasih terhadap coach Shin melawan kontribusinya selama ini. Hubungan saya dengan beliau sangat baik, serta kami setiap saat mencoba melakukan yang digunakan terbaik untuk inisiatif timnas. Namun, kami merasa ada permintaan akan pemimpin baru yang digunakan dapat lebih banyak efektif pada menerapkan strategi, menguatkan komunikasi, dan juga mengimplementasikan kegiatan secara optimal,” ujar Erick Thohir.

    Shin Tae-yong, yang mana sejatinya masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027, menerima surat pemecatan dari PSSI melalui manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Erick Thohir meyakinkan bahwa proses ini telah dilakukan dijalankan sesuai prosedur, dan juga pihaknya berterima kasih menghadapi dedikasi Shin selama ini.

    “Pak Sumardji telah bertemu dengan coach Shin lalu menyerahkan surat resmi mengenai pemutusan hubungan kerja. Kami sangat menghargai kerja keras kemudian pencapaian coach Shin selama empat tahun terakhir,” tutur Erick.

    Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mencatat beberapa orang prestasi bersejarah. Salah satunya adalah menyebabkan Skuad Garuda lolos ke fase ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia, sesuatu yang mana belum pernah dicapai sebelumnya. Selain itu, Shin juga berhasil meningkatkan peringkat FIFA Indonesia dari 176 menjadi 144, juga menyebabkan timnas lolos ke berbagai kompetisi internasional seperti Piala Asia 2023 lalu Piala Asia U-23 2024.

    Namun, penampilan timnas yang digunakan tidak ada konsisten di tempat beberapa kejuaraan terakhir, termasuk kegagalan pada Piala AFF 2024, menjadi salah satu alasan PSSI melakukan evaluasi kemudian akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatih.

    Pelatih Baru Akan Diumumkan 12 Januari
    Erick Thohir juga mengonfirmasi bahwa PSSI sudah mempunyai pengganti Shin Tae-yong. Sosok pembimbing baru ini akan diberitahukan untuk masyarakat pada 12 Januari mendatang.

    “Kami telah mempunyai calonnya (pelatih baru untuk Timnas Indonesia), juga akan kami akan undang media pada 12 Januari 2025, kurang lebih lanjut jam 4 sore. Kalau ada tanya jawab secara langsung dengan instruktur pengganti” ungkap Erick.

    Dengan berakhirnya era Shin Tae-yong, harapan sekarang ini tertuju pada ahli baru yang digunakan diharapkan mampu menghadirkan Timnas Indonesia melangkah tambahan jarak jauh di dalam pentas internasional. PSSI juga berharap pembaharuan ini akan menjadi awal baru untuk mengembangkan sepak bola nasional secara lebih lanjut komprehensif.

  • Ekspresi Sedih Pak Muh Tahu Shin Tae-yong Dipecat

    Ekspresi Sedih Pak Muh Tahu Shin Tae-yong Dipecat

    Ligapedianews.com Kabar pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pembimbing Timnas Indonesia benar-benar mengejutkan publik, termasuk salah satu penggemar setianya, Pak Muh. Ayah dari Fadil Jaidi ini dikenal luas sebagai sosok yang tersebut sangat mengidolakan ahli strategi jika Korea Selatan tersebut.

    Momen haru terekam ketika Fadil memberitahu ayahnya tentang pemecatan Shin Tae-yong. Pak Muh awalnya bukan percaya juga sempat mengira putranya belaka bercanda.

    Momen ini dibagikan Fadil melalui unggahan Instagram pribadinya. “Shin Tae-yong diberhentikan pa,” ujar Fadil Jaidi.

    “Yang bener Dil, jangan suka ngarang. Diberhentikan gimana?” tanya Pak Muh.

    “Beneran diberhentikan jadi instruktur Indonesia,” jelas Fadil

    “Papa gak denger, jangan suka ngarang,” ujar Pak Muh.

    Ekspresi Sedih Pak Muh Tahu Shin Tae-yong Dipecat


    Namun, setelahnya meninjau dengan segera berita di tempat televisi, Pak Muh tampak sangat sedih dan juga kecewa. “Ya Allah bener Dil, papa jadi sedih,” ujar Pak Muh.

    Selama ini, Pak Muh selalu menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia dengan penuh semangat, khususnya pada waktu dilatih oleh Shin. Momen-momen Pak Muh pada waktu memperkuat Timnas pun kerap ramai di area media sosial.

    Pemecatan STY tentu belaka menjadi pukulan bagi Pak Muh dan juga para penggemar setia lainnya. Mereka berharap agar PSSI dapat segera menemukan ahli baru yang mana mampu menyebabkan Timnas Indonesia meraih prestasi lebih banyak baik lagi.