Tag: Oscar Piastri

  • Piastri gagal samai rekor Senna

    Piastri gagal samai rekor Senna

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Pembalap McLaren Oscar Piastri gagal menyamai rekor peserta balap legendaris Ayrton Senna yang tersebut mencatatkan empat kemenangan beruntun seri grand prix.

    Piastri yang dimaksud tampil dari pole position gagal mempertahankan sikap terdepan dan juga harus puas finis di tempat urutan ketiga pada grand prix Emilia Romagna yang berlangsung pada Sirkuit Imola, Mingguan di malam hari WIB.

    "Saya mencoba yang mana terbaik juga itu tidak ada dapat dihindari. Saya pikir Max kemudian Norris akan terlewati, tapi saya tiada akan menyerah tanpa perlawanan," kata Piastri diambil dari laman Formula 1, Minggu.

    Pembalap Australia yang disebutkan gagal menjaga catatan impresifnya yang digunakan sebelumnya sudah pernah mengamankan tiga kemenangan berturut-turut di seri grand prix musim ini.

    Piastri kalah dari atlet sepeda Red Bull Max Verstappen yang tampil mengejutkan sekaligus mengamankan kemenangan grand prix perdananya musim ini.

    Dengan kekalahan ini memproduksi rekor Senna kembali aman serta belum berpeluang untuk disalip.

    Meski gagal menyalip rekor Senna, tambahan 15 poin menciptakan Piastri sekarang tetap saja berada pada puncak klasemen sementara Formula 1 dengan torehan 146 poin.

    Piastri pada saat ini unggul 13 poin menghadapi rekan setimnya Lando Norris yang dimaksud menempati peringkat kedua. Sedangkan Verstappen terus membayangi dalam peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 124 poin.

  • Horner ingatkan Piastri serta Norris bisa saja picu konflik internal McLaren

    Horner ingatkan Piastri serta Norris bisa saja picu konflik internal McLaren

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Kepala pasukan Red Bull Christian Horner mengingatkan Oscar Piastri lalu Lando Norris bisa saja memicu konflik di dalam internal McLaren.

    Horner berpendapat bahwa persaingan antara Piastri lalu Norris pada perebutan gelar kejuaraan juara dunia musim ini sanggup menjadi faktor keretakan pada McLaren.

    "Pada titik tertentu, kepentingan pribadi akan terus-menerus lebih banyak besar daripada kepentingan tim. Itulah konfliknya. Jadi, mereka itu melakukan pekerjaan yang tersebut baik dengan bukan melakukan kontak," ujar Horner disitir dari Motorsport, Selasa.

    Dalam acara GP Emilia Romagna, Sirkuit Imola, Minggu, Norris juga Piastri saling sikut untuk bersaing untuk podium kedua pada bawah atlet sepeda Max Verstappen.

    Kejadian yang disebutkan menghasilkan McLaren harus kehilangan kesempatan untuk merebut kedudukan terdepan yang mana terus dipertahankan Verstappen.

    Persaingan yang disebutkan juga tampak nyata pada turnamen Grand Prix sebelumnya ketika Piastri lalu Norris saling sikut untuk berebut peringkat juara Grand Prix.

    Duo McLaren yang disebutkan sekarang ini juga bersaing berkompetisi merebut puncak klasemen sementara.

    Saat ini Piastri untuk sementara menjadi pemuncak klasemen dengan memperoleh 146 poin, hasil dari kemenangan empat Grand Prix.

    Sementara Norris pada masa kini menempati peringkat kedua dengan memperoleh 133 poin atau selisih 13 poin.

    Keduanya pada masa kini diprediksi sebagai pesaing terkuat di perebutan gelar kejuaraan juara dunia mengingat performa McLaren yang dimaksud terus mendominasi sepanjang musim ini.

  • Perjalanan karir pemimpin klasemen F1 2025: Oscar Piastri

    Perjalanan karir pemimpin klasemen F1 2025: Oscar Piastri

    ligapedianews.com Ibukota – Nama Oscar Piastri sekarang ini menjadi sorotan utama pada dunia balap jet darat. Pembalap dengan syarat Australia itu berhasil mengawasi klasemen sementara Formula 1 musim 2025 pasca menunjukkan konsistensi lalu performa luar biasa bersatu regu McLaren.

    Prestasi Piastri di area level tertinggi balap mobil dunia bukanlah hasil yang tersebut instan. Kariernya dirintis sejak usia sangat muda, penuh dengan kerja keras, pengorbanan, kemudian pencapaian gemilang di tempat setiap jenjang kompetisi yang digunakan dilaluinya. Keberhasilan ini juga menandai kembalinya kejayaan McLaren di area kancah Formula 1 pasca terakhir kali meraih peringkat konstruktor pada tahun 1998.

    Usia muda, prestasi besar

    Oscar Jack Piastri lahir pada 6 April 2001 dalam Melbourne, Victoria. Di usianya yang tersebut baru 24 tahun, ia telah lama mencatatkan beberapa jumlah prestasi penting di dunia balap, termasuk enam kemenangan Grand Prix lalu 15 kali naik podium dari total 52 kali tampil di area kompetisi F1. Meski belum meraih penghargaan juara dunia, kiprahnya musim ini mengantarkannya sebagai pemimpin klasemen sementara serta kandidat kuat peraih peringkat juara dunia F1 2025.

    Sejak kecil, Oscar telah lama menunjukkan ketertarikannya pada dunia balap. Ia memulai karier dari turnamen balap mobil kendali jarak sangat (Remote Control Racing), kemudian menjadi juara kelas dua termuda di tempat kompetisi nasional pada usia sembilan tahun. Perkenalannya dengan go-kart menjadi titik balik yang mana menyebabkan Piastri ke jenjang yang mana lebih tinggi tinggi.

    Melejit pada jalur internasional

    Setelah mencetak prestasi di tempat tingkat nasional, termasuk juara kedua di dalam Australian National Sprint Kart Championship (2014) lalu juara ketiga di dalam Australian Gokart Championship kelas KF3 (2015), Piastri direkrut oleh Ricky Flynn Motorsport dan juga pindah ke Eropa pada usia 14 tahun.

    Di sana, ia menapaki karier profesionalnya mulai dari Formula 4 Inggris dengan menjadi runner-up. Pada tahun 2019, ia mencatatkan data sejarah sebagai atlet sepeda pertama yang dimaksud berhasil meraih gelar kejuaraan juara secara beruntun di tempat event Formula Renault, Formula 3, serta Formula 2.

    Keberhasilannya di tempat Formula Renault Eurocup ditandai dengan tujuh kemenangan lalu sebelas podium. Di event Formula 3, Piastri tampil gemilang sama-sama PREMA Racing dengan dua kemenangan serta empat podium dari musim yang digunakan diperpendek akibat pandemi.

    Saat naik ke Formula 2, Piastri kembali mencuri perhatian dengan merebut lima pole position berturut-turut kemudian enam kemenangan dari 23 balapan. Ia juga hanya sekali empat kali finis tanpa poin, hal yang dimaksud tentunya menandakan konsistensi Piastri sebagai peserta balap unggulan.

    Langkah menuju Formula 1

    Setelah menjuarai F2, Piastri menjadi peserta balap cadangan dalam kelompok Alpine F1 untuk musim 2022. Meski belum mendapat tempat sebagai atlet sepeda utama, ia berpartisipasi mengikuti uji coba lalu tetap saja menjaga kemampuannya di tempat balik layar.

    Kontroversi sempat mewarnai kepindahannya ke McLaren, pasca dua regu F1 bersaing mendapatkan jasanya. Akhirnya, McLaren berhasil mengamankan jasa Piastri, serta memberinya kursi utama dengan nomor #81 dan juga dibina dengan segera oleh pembimbing Kim Keedle.

    Bersinar dengan McLaren

    Debut Piastri pada musim 2023 secara langsung membuktikan kapasitasnya. Ia mencetak dua podium sebagai rookie dan tampil impresif sepanjang musim. Pada musim 2024, ia kembali bersinar dengan meraih kemenangan pertamanya pada Grand Prix Azerbaijan lalu GP Hungaria. Kiprahnya membantu McLaren merebut penghargaan konstruktor pertamanya sejak 1998.

    Gaya balapnya yang tersebut agresif, strategi balap yang mana cerdas, dan juga kemampuannya bersaing dengan pembalap-pembalap senior menjadikan Piastri sebagai salah satu bintang masa depan F1.

    Kini, pada musim 2025, Oscar Piastri mengatur klasemen peserta balap dengan total 131 poin dan juga terus menunjukkan performa stabil di tempat setiap balapan. Perjalanan luar biasanya dari rute karting di dalam Australia hingga ke puncak kejayaan Formula 1 menjadi inspirasi besar, khususnya bagi peserta balap muda di area seluruh dunia, demikian mengutip formula1.com.

  • Verstappen sebut Piastri pesaing kuat di perebutan gelar kejuaraan juara

    Verstappen sebut Piastri pesaing kuat di perebutan gelar kejuaraan juara

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Pembalap Red Bull Max Verstappen mengatakan peserta balap McLaren Oscar Piastri sebagai pesaing terkuat di perebutan gelar kejuaraan juara dunia musim ini.

    Piastri musim ini sudah memetik kemenangan ketiga pasca jadi yang mana tercepat di tempat GP Arab Saudi yang dimaksud berlangsung dalam Sirkuit Corniche Jeddah, Jeddah, Mingguan (20/4).

    "Orang-orang sedikit lupa, tahun lalu adalah tahun kedua Piastri (di Formula 1). Sekarang ia memasuki tahun ketiganya, kemudian ia sangat solid,” kata Verstappen dikutipkan dari laman Formula 1, Sabtu.

    Pembalap jawara empat musim terakhir itu terkesan dengan gaya balapan Piastri yang dimaksud begitu tenang juga melakukan pendekatan yang mana sangat akurat kemudian teliti.

    Kemampuan itu juga yang tersebut menciptakan Piastri dengan segera nyetel dan juga dapat memaksimalkan kemungkinan dari MCL39.

    “Dia sangat tenang di pendekatannya, kemudian saya suka itu. Itu terlihat dalam lintasan," ungkap Verstappen.

    "Dia tampil maksimal ketika harus melakukannya, hampir bukan menimbulkan kesalahan – kemudian itulah yang Anda butuhkan pada waktu ingin berjuang untuk kejuaraan," imbuh atlet sepeda dengan syarat Belanda itu.

    Piastri ketika ini mengawasi klasemen sementara Formula 1 dengan meraih 99 poin. Pembalap jika Australia yang disebutkan unggul satu puluh poin dari rekan setimnya Lando Norris yang tersebut berada dalam peringkat kedua.

    Sedangkan Verstappen saat ini tertahan pada peringkat ketiga dengan koleksi poin sebesar 87 poin.

    Selanjutnya Formula 1 akan di area GP Miami yang digunakan berlangsung di area Miami International Autodrome, Miami pada 5 Mei mendatang.

  • Profil Oscar Piastri, peserta balap gen Z yang digunakan awali karir dari mobil remote control

    Profil Oscar Piastri, peserta balap gen Z yang digunakan awali karir dari mobil remote control

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia –

    Oscar Piastri adalah nama yang tersebut sedang mencuri perhatian dalam dunia balap Formula 1. Pembalap selama Australia ini merupakan salah satu talenta muda gen Z yang tersebut sedang digadang-gadang akan menjadi bintang masa depan di tempat turnamen balap paling bergengsi ini.

    Lahir pada 6 April 2001 di dalam Melbourne, Australia, sejak kecil Oscar memulai karier balapnya dari skala yang tersebut kecil yakni Remote Control Racing. Pada balapan mobil RC tingkat nasional, ia pun menunjukkan bakatnya menjadi peraih juara kelas dua termuda pada usia 9 tahunnya.

    Kemudian, Piastri mengenal go-kart lalu mulai belajar. Setelah berhasil menguasai driver go-kart belaka di seminggu, ia dikenal sebagai bintang utama pada Australian Gokart Scene.

    Tidak cuma itu, Piastri juga berhasil menduduki juara kedua pada Australian National Sprint Kart Championship (Junior Clubman Class) tahun 2014 dan juga pada Australian Gokart Championship tahun 2015, berhasil juara ketiga kelas KF3.

    Keberhasilannya dalam tingkat nasional membuka jalan baginya untuk berkompetisi dalam Eropa. Oscar yang dimaksud berusia 14 tahun direkrut oleh Ricky Flynn Motorsport kemudian pindah ke Eropa untuk meraih puncak karirnya pada balapan mobil ini.

    Saat turnamen Formula 4 di dalam Inggris, Oscar berhasil menjadi delegasi juara pada turnamen tersebut. Tahun 2019, Oscar semakin kuat memegang Road to F1 dikarenakan mencetak rekor menjadi peserta balap pertama yang meraih kemenangan Formula Renault, Formula 3, juga Formula 2 secara berturut.

    Oscar juga berhasil merebut 7 kemenangan lalu 11 podium pada Formula Renault Eurocup. Aksi balap perdananya pada Formula 3 sempat ditunda beberapa bulan oleh sebab itu Covid-19, hal yang disebutkan juga menciptakan Oscar diperpendek musimnya menjadi 9 putaran hanya sekali di 11 minggu.

    Pada musim akhir, Oscar kembali meraih kemenangan yang dimaksud luar biasa sebagai pemula. Oscar mendapatkan 2 kompetisi kemudian 4 podium di tempat PREMA Racing, ia termasuk salah satu dari 9 atlet sepeda pemenang dari 18 balapan.

    Berhasil mendapatkan penawaran ke F2 serta berbagai turnamen tersebut, tidaklah menciptakan Oscar merasa puas, ia kerap mengasah kemampuannya pada balap mobil ini.

    Keahliannya semakin meningkat, sehingga ia berhasil menduduki lima sikap pole berturut-turut dari putaran 4 dalam Silverstone sampai akhir musim Abu Dhabi.

    Oscar kembali menyebabkan sejarah baru sebab menjadi atlet sepeda pertama di dalam F2 yang mana berhasil meraih tempat tersebut.

    Dibandingkan dengan F3, kemenangan Oscar pada turnamen F2 berjauhan lebih tinggi mudah. Dengan dua balapan tersisa, ia mengamankan penghargaan juara dengan enam kemenangan juga lima kali naik podium.

    Konsistensinya terbukti pada dua kemenangan perlombaan terakhirnya. Oscar cuma empat kali finis tanpa poin, 14 kali berada di tempat tempat lima besar dari 23 balapan, lalu naik satu podium di tempat setiap putaran.

    Kesuksesan di area F2 memproduksi dirinya dilirik oleh regu F1. Oscar pun akhirnya bertugas sebagai atlet sepeda cadangan regu Alpine F1, ia kerap melakukan uji coba lalu hadir di balapan, dikarenakan pada waktu itu sedang tidak ada ada inisiasi rekrut atlet sepeda baru dalam F1 untuk Oscar pada tahun 2022. Selain itu, terdapat peraturan yang mana melarang Oscar untuk berliga di tempat lintas balap kembali.

    Kemudian, Oscar memutuskan untuk meninggal Alpine dan juga bergabung dengan McLaren oleh sebab itu ia diberikan kesempatan emas menjadi peserta balap utama dengan nomor #81 lalu dilatih oleh Kim Keedle.

    Bersama McLaren, Oscar menunjukkan performa terbaiknya, walaupun sebagai pendatang baru. Dengan gaya balap agresif lalu kemampuannya di berstrategi, ia mampu bersaing dengan pembalap-pembalap berpengalaman lainnya.

    Mimpi besarnya meraih turnamen dunia Formula 1 telah lama tercapai. Dalam pertandingan yang sengit, Oscar akhirnya berhasil merebut kedudukan pertama kemenangan F1 pada GP Azerbaijan di tempat Sirkuit Baku serta GP Hungaria di tempat Sirkuit Hungaroring pada musim 2024.

    "Saya terus mencoba dari awal balapan untuk berada di dalam depan. Ini adalah jelas merupakan salah satu balapan terbaik di karir saya", ujar Oscar.

    Dengan perjalanan karir yang digunakan gemilang dari go-kart hingga balapan Formula 1, ia telah terjadi menunjukkan bahwa kerja keras serta tekad kuat dapat menghadirkan seseorang ke puncak prestasi.