Tag: Npc indonesia

  • Boccia Indonesi siap berprestasi di APG 2026 pasca juara ke Seoul

    Boccia Indonesi siap berprestasi di APG 2026 pasca juara ke Seoul

    DKI Jakarta – Timnas Boccia Nusantara siap bersaing lalu menorehkan prestasi ke turnamen Asian Para Games (APG) 2026 pada Jepang, 18 – 24 Oktober mendatang, pasca menjuarai turnamen Kejuaraan Planet Boccia atau World Boccia Championship 2026.

    "Kita optimis lima atlet yang mana berangkat ke Asian Para Games Nagoya sudah ada siap untuk bertarung untuk meraih prestasi," kata Pelatih kepala Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin di pernyataan resmi NPC Indonesia dalam Jakarta, Senin.

    Timnas Boccia Tanah Air Mencetak sejarah dengan menjuarai Kejuaraan Planet Boccia 2026 di dalam Seoul, Korea Selatan, yang dimaksud berlangsung 24 Agustus hingga 4 September, setelahnya mengakumulasi tiga medali emas kemudian satu medali perak.

    Medali emas dipersembahkan oleh Handayani dari kelas BC1 putri, Muhammad Afrizal Syafa dari kelas BC1 putra dan juga mixed team BC1/BC2 yang diwakili oleh Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha juga Gischa Zayana. Satu medali perak diraih oleh Felix Ardi Yudha dari kelas BC2 putra.

    Islahuzzaman menjelaskan bahwa setelahnya kompetisi planet tersebut, regu instruktur dengan segera mengalihkan fokus ke Asian Para Games 2026.

    Tim pelatih, kata dia, sudah ada memiliki pandangan tentang negara-negara yang dimaksud berubah menjadi lawan terkuat seperti Thailand, Hong Kong hingga tuan rumah Jepang.

    "Waktu satu bulan ini akan kita maksimalkan untuk berlatih lagi," katanya.

    Atlet boccia, Handayani yang tersebut juga akan bersaing dalam Asian Para Games mengungkapkan kegembiraannya bisa saja meraih medali emas ketika tampil perdana ke Kejuaraan Planet Boccia.

    Ia menganggap kompetisi ini memberikan tantangan yang tersebut lebih banyak besar sebab pesertanya lebih tinggi berbagai dari kompetisi World Cup seperti dari Argentina, Brasil, Jepang, Singapura, dan juga lainnya.

    Handayani memilih untuk tiada larut merayakan keberhasilan meraih medali emas dalam Seoul dikarenakan harus bersiap menuju Nagoya, Jepun untuk menghadapi Asian Para Games yang tersebut menuntut persiapan yang mana matang.

    "Saya harus matangkan lagi bola pertama serupa bola jauh. Targetnya, Bismillah mampu podium tertinggi, minimal sampai final," katanya.

    Senada dengan Handayani, atlet boccia Felix Ardi Yudha juga mulai mengalihkan fokus untuk memperbaiki performa setelahnya berprestasi pada Kejuaraan Bumi Boccia agar sanggup tampil maksimal di dalam Asian Para Games 2026.

    Felix menekankan pentingnya memulai pembangunan mentalitas diantaranya keberanian mengambil kebijakan secara cepat kemudian tepat pada pertandingan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • NPC Indonesia bidik tiga emas dalam Paralimpiade Los Angeles 2028

    NPC Indonesia bidik tiga emas dalam Paralimpiade Los Angeles 2028

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Komite Paralimpiade Nasional (National Paralympic Committee, NPC) Indonesia berusaha mencapai meraih tiga medali emas pada Paralimpiade Los Angeles 2028, kata Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun.

    "Mudah-mudahan Tuhan memberikan izin untuk kita bisa jadi mendapat tiga emas di tempat Paralimpiade Los Angeles 2028," ujar Senny dikutipkan dari keterangan resmi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NPC Indonesia pada Ballroom Lorin Solo Hotel, Solo, Jawa Tengah, Hari Senin (19/5) malam.

    Untuk mengejar target tersebut, NPC Indonesia terus menggencarkan inisiatif pembinaan serta regenerasi atlet melalui kegiatan pencarian bakat bertajuk "Mendobrak Batas". Rencana ini telah lama menyasar enam provinsi dan juga akan terus diperluas sepanjang tahun ini.

    Tim pencari bakat direkrut untuk mengidentifikasi kemungkinan atlet difabel dari berbagai daerah, lalu merekomendasikan cabang olahraga yang dimaksud sesuai dengan klasifikasi mereka. Atlet terpilih akan dibina di area tempat masing-masing atau dikirim untuk menjalani pelatihan pada Pusat Latihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) dalam Delingan, Wilayah Karanganyar, Jawa Tengah.

    "Melalui rakernas ini saya menyampaikan apa yang akan kita kerjakan tahun ini, agar mereka bisa jadi pulang ke daerahnya untuk sosialisasi lalu kolaborasi dengan pemerintah wilayah agar pembinaan atlet di area daerahnya bisa jadi hidup," lanjut Senny.

    Senny juga menyebutkan bahwa bulu tangkis masih menjadi andalan utama, selain cabang atletik lalu angkat berat yang juga berpeluang menyumbang medali emas di area Los Angeles.

    Ia berharap kompetisi pencarian bakat di area seluruh provinsi sanggup menjaring lebih besar sejumlah atlet potensial yang digunakan siap bersaing di dalam pentas dunia.

    “Peluang terbesar bulu tangkis, dan juga atletik serta angkat berat mudah-mudahan bisa. Makanya saya niat banget cari atlet baru lewat turnamen pencarian bakat di tempat semua provinsi. Jadi kita dapat dapat berbagai atlet,” tambahnya.

    Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda (SPOM) Kementerian Pemuda serta Olahraga (Kemenpora) RI Aziz Ariyanto menyatakan dukungan penuh terhadap target yang mana dicanangkan.

    "Melalui rakernas ini, semoga NPC Indonesia bisa jadi menjalankan acara yang mana sudah ditentukan, salah satu yang disampaikan tadi mengenai Paralimpiade Los Angeles 2028. Apakah itu mimpi? Saya yakin tiada oleh sebab itu lewat kerja pemerintah kemudian teman-teman NPC Indonesia, Insya Allah bisa," kata Aziz.

    Menurutnya, target tiga emas bukanlah angan-angan semata. Aziz menyebutkan bahwa selama ini NPC Indonesia konsisten melampaui target medali, termasuk capaian dalam Paralimpiade Paris 2024 dengan satu emas, delapan perak, serta lima perunggu.