Tag: mobil listrik

  • Pengamat: Pabrikan otomotif juga harus bergerak mendirikan SPKLU

    Pengamat: Pabrikan otomotif juga harus bergerak mendirikan SPKLU

    ligapedianews.com DKI Jakarta (ANTARA) – Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengungkapkan bahwa penyelenggaraan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tidak ada belaka menjadi beban pemerintah, melainkan harus ada keaktifan dari produsen otomotif itu sendiri.

    “Tanggung jawab produsen EV seyogianya tak berhenti pada sekadar jualan mobil; percepatan adopsi di dalam Indonesia menuntut keterlibatan berpartisipasi merancang infrastruktur SPKLU,” kata Yannes Martinus Pasaribu terhadap ANTARA, Rabu.

    Menurut dia, ketersediaan SPKLU menjadi salah satu kunci berkembangnya biosfer kendaraan listrik dalam tanah air. Dengan banyak lalu mudah ditemuinya SPKLU menciptakan para pengguna kendaraan listrik tidak ada lagi merasa khawatir akan jarak tempuh dari kendaraan tersebut.

    Baca juga: Makin banyak, PLN sebut total SPKLU roda empat capai 3.772 unit

    Tidak hanya sekali untuk menghalau rasa takut akan kehabisan baterai, maraknya penampilan SPKLU juga menjadi salah satu indikasi kepercayaan konsumen untuk mampu beralih ke kendaraan listrik dengan cepat.

    “Ketersediaan SPKLU adalah kunci mengatasi range anxiety dan juga meraih kepercayaan konsumen, sehingga produsen tak mampu sekadar mengandalkan pemerintah atau PLN,” ujar dia.

    Meski begitu, hal yang dimaksud juga harus dibarengi dengan regulasi perizinan yang dimaksud mudah dan juga adanya insentif penanaman modal diperkuat. Standarisasi konektor mobil-charger berikut sistem komunikasi data back-end, dikatakan oleh Yanes juga harus compatible beserta sistem pembayaran yang tersebut mudah.

    Baca juga: Harga kemudian ketersediaan SPKLU jadi aturan perkembangan mobil listrik

    Sementara untuk pengisian daya ulang kendaraan listrik yang berada di dalam rumah, menurut Yannes, PLN bukan terlalu membebani administrasi pemasangan. Karena hal tersebut, justru menjadi sumber pendapatan tetap, apalagi tren pengisian terjadi di malam hari hingga pagi hari.

    Saat ini, PLN telah terjadi menyediakan sekitar 3.588 unit SPKLU yang digunakan telah tersebar pada Indonesia, PLN juga berjanji untuk terus meningkatkan jumlah total SPKLU, dengan target 5.800 unit pada akhir 2025.

    Dari total 5.800 unit tersebut, PLN pada musim mudik Lebaran 2025 yang mana lalu menyediakan sekitar 1.000 unit. Sehingga, para pemudik yang digunakan menggunakan kendaraan listrik tidaklah lagi merasa khawatir akan keterbatasan SPKLU.

    Baca juga: Voltron Indonesia luncurkan SPKLU super cepat DC 360 kW pertama di dalam RI 

    Baca juga: Rosan: VinFast rencana bangun SPKLU hingga 100.000 titik pada Indonesia

  • Rivian dapat insentif untuk bangun sarana penunjang pabrik EV

    Rivian dapat insentif untuk bangun sarana penunjang pabrik EV

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia (ANTARA) – Produsen kendaraan elektrik (Electric Vehicle/EV) Amerika Serikat, Rivian, mendapat insentif dari pemerintah negara bagian Illinois untuk mendirikan prasarana penunjang pabrik EV di dalam wilayahnya.

    Menurut pengumuman Gubernur Illinois JB Pritzker juga Rivian yang dikutipkan oleh The Verge pada Selasa (6/5), Rivian mendapat insentif 16 jt dolar Amerika Serikat dari pemerintah negara bagian untuk membantu merancang taman pemasok baru seluas 1,2 jt kaki persegi dalam dekat pabrik kendaraan listriknya di dalam Normal, Illinois, Amerika Serikat.

    Sebagai bagian dari kesepakatan, Rivian akan menginvestasikan dana sekitar 120 jt dolar Negeri Paman Sam untuk proyek tersebut, yang mana ditaksir sanggup menghadirkan 100 pekerjaan baru.

    Proyek penyelenggaraan area pemasok itu sudah ada berlangsung juga dijadwalkan selesai tahun 2026.

    Area pemasok yang disebutkan akan dilengkapi terowongan bawah tanah yang digunakan menghubungkannya dengan pabrik utama, sehingga suku cadang dapat dengan mudah dipindahkan tanpa meningkatkan lalu lintas di dalam area tersebut.​​​​​​​

    Baca juga: Rivian kemudian VW kerja sejenis kembangkan teknologi kendaraan canggih

    CEO Rivian RJ Scaringe menyampaikan area pemasok itu akan menjadi pendukung utama produksi mobil R2.

    Gubernur Illinois JB Pritzker pada siaran persnya menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi Rivian di prasarana baru yang dimaksud akan menciptakan lingkungan yang dapat membantu menarik pembangunan ekonomi global, membuka lapangan kerja, dan memperkuat rantai pasok pabrik EV.

    Baca juga: LGES setuju memasok akumulator kendaraan listrik untuk Rivian

    Baca juga: Vinfast investasi Rp4 triliun pada Indonesia, bangun pabrik EV pada Subang

  • ADAC umumkan hasil penelitiannya terkait keandalan mobil listrik

    ADAC umumkan hasil penelitiannya terkait keandalan mobil listrik

    Ligapedia.news Ibukota (ANTARA) – Peneliti dari Klub Otomotif Jerman (ADAC) yang mana merupakan salah satu organisiasi terbesar dalam Eropa mengungkapkan hasil penelitian mereka itu terhadap kendaraan listrik yang dimaksud dianggap tambahan jarang mogok dibandingkan mobil bertenaga bensin.

    ADAC di laman resminya pada Selasa melaporkan bahwa "Yellow Angels" ADAC telah terjadi menangani lebih banyak dari 3,6 jt unit kendaraan yang dimaksud mengalami kehancuran pada tahun lalu juga dengan cermat dia mencatatkan data detail setiap insiden.

    Data ekstensif tersebut, pada saat ini telah lama memberikan bukti yang dimaksud kuat bahwa keandalan kendaraan listrik kemungkinan besar melampaui kendaraan bermesin pembakaran internal atau yang mana mereka sebut sebagai mesin tradisional.

    Baca juga: Tesla digugat melawan kecacatan penyimpan daya sebabkan kematian penumpang

    Studi ini menyoroti statistik yang digunakan menarik: untuk kendaraan yang mana pertama kali didaftarkan antara tahun 2020 juga 2022, kendaraan listrik rata-rata hanya sekali mengalami 4,2 kecacatan per 1.000 kendaraan.

    Sementara untuk mobil bermesin pembakaran di kelompok usia yang tersebut identik dilaporkan terdapat sebanyak 10,4 kerusakan per 1.000 kendaraan – lebih lanjut dari dua kali lipat kendaraan listrik.

    Menariknya, pemicu kerusakan paling umum untuk kedua jenis kendaraan itu sama: penyimpan daya 12 volt. Tantangan ini menyebabkan 50 persen kehancuran kendaraan listrik kemudian 45 persen kerusakan mobil bermesin bakar.

    Baca juga: Peneliti tawarkan solusi permasalahan pengisian daya semasa cuaca dingin

    Di hampir semua kategori lainnya, termasuk sistem kelistrikan, manajemen mesin, serta pencahayaan, mobil bermesin pembakaran mengalami hambatan yang tersebut identik atau lebih tinggi sejumlah dibandingkan dengan kendaraan listrik selama beberapa tahun terakhir.

    Studi yang disebutkan mengidentifikasi satu area di tempat mana mobil listrik tampaknya menghadapi lebih lanjut sejumlah tantangan.

    Secara spesifik, 1,3 dari setiap 1.000 panggilan servis untuk kendaraan listrik terkait dengan kesulitan ban, sementara mobil berbahan bakar bensin belaka melaporkan 0,9 panggilan seperti itu per 1.000 kendaraan, dengan kendaraan listrik yang dimaksud lebih tinggi baru menunjukkan tingkat permasalahan yang berhubungan dengan ban yang dimaksud sangat lebih tinggi rendah.

    Dengan data tambahan yang dimaksud sekarang dianalisis selama setahun, kesimpulan ini semakin kuat. Sementara organisasi mencatatkan peningkatan jumlah total total panggilan layanan untuk EV, ini semata-mata mencakup 1,2 persen (43.678 dari 3,6 juta) dari semua kerusakan.

    Baca juga: Perlengkapan wajib pada waktu perjalanan sangat jauh dengan BEV

    Baca juga: Isi daya cepat mobil listrik BYD hanya saja mampu pada tempat umum

  • Cara mudah temukan lokasi SPKLU selama mudik Lebaran 2025

    Cara mudah temukan lokasi SPKLU selama mudik Lebaran 2025

    Ligapedia.news Ibukota (ANTARA) – Para pemudik yang digunakan menggunakan kendaraan listrik (EV) pada kegiatan mudik lebaran 2025, ketika ini bukan perlu lagi khawatir untuk mencari lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

     

    Pasalnya SPKLU ketika ini sudah ada mulai mudah untuk ditemui di tempat berbagai wilayah Indonesia, hal ini guna merespon pengaplikasian kendaraan berbasis akumulator yang dimaksud semakin meningkat setiap tahunnya.

     

    Berkat kemajuan teknologi yang digunakan semakin positif, para pemudik dapat memantau lokasi-lokasi SPKLU sepanjang jalur mudik baik menggunakan aplikasi mobile yang tersebut tersedia hingga peta milik google sekalipun.

     

    Untuk sanggup mengakses itu semua, para pengguna kendaraan listrik dapat mengunduh perangkat lunak milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui PLN Mobile.

     

    Dalam program yang disebutkan pengguna kendaraan ev mampu menemukan SPKLU terdekat merek atau secara langsung mengunjungi situs resmi PLN untuk mengetahui lokasi-lokasi SPKLU terbaru.

     

    Baca juga: PLN siagakan 12 SPKLU Mobile selama arus mudik Lebaran 2025

     

    Baca juga: Bahlil: 3.500 SPKLU beroperasi optimal siap layani pemudik Lebaran

     

    Aplikasi ini juga mampu didapatkan melalui Playstore juga juga App Store. Dengan memiliki program ini, diharapkan para pengguna kendaraan listrik tak lagi merasa khawatir akan habisnya daya akumulator dari kendaraan tersebut.

     

    Tidak semata-mata itu saja, pengguna juga memanfaatkan google maps (peta google) untuk mencari lokasi SPKLU di dalam sekitar. Nantinya, program yang dimaksud dapat mengarahkan pengguna kendaraan listrik untuk sampai di tempat SPKLU terdekat.

     

    Aplikasi lain yang tersebut dapat membantu para pengguna kendaraan listrik pada mencari SPKLU juga tersedia pada Waze, Charge.IN kemudian juga PlugShare.

     

    Cara selanjutnya yang tersebut dapat dilaksanakan oleh pemudik yang dimaksud menggunakan kendaraan listrik, adalah dengan mengunjungi diler-diler resmi kendaraan tersebut. Saat ini, sudah ada hampir semua diler resmi sudah ada menyediakan charging station untuk mengakomodir tren positif tersebut.

     

    Pemudik juga bisa jadi memanfaatkan Mudikpedia 2025 yang digunakan merupakan terobosan baru dari Kementerian Komunikasi juga Digital (Kemkomdigi) untuk mendapatkan berbagai informasi terkait mudik kemudian salah satunya adalah lokasi SPKLU.

     

    Mudikpedia 2025 juga akan segera memberikan informasi terkait pantauan lalu lintas kendaraan secara real time melalui CCTV yang mana ada, layanan mudik gratis lalu juga lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN.

     

    Belum laman ini, Menteri Energi lalu Narasumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menjamin infrastruktur kendaraan listrik/electric vehicle PLN siap melayani pengguna EV pada wilayah Jawa Timur selama periode libur Idulfitri 1446 Hijriah ditingkatkan jumlahnya hingga enam kali lipat.

     

    “Alhamdulillah, berhadapan dengan kesiapan daripada PLN kemudian kita semua, memang benar tingkat pemakaian mobil listrik itu naik sekitar 5-6 kali lipat. Dan sebab itu, mau tak mau, kita harus menyediakan SPKLU-nya secara masif juga,” ujar Bahlil menurut laporan dari situs resmi PLN, Selasa (25/3).

     

    Sehingga jumlah keseluruhan SPKLU milik PLN pada Jawa Timur, bertambah hingga 339 unit yang dimaksud tersebar dalam 206 lokasi di tempat Jawa Timur juga telah siap untuk melayani pengguna EV.

     

    “Jarak antar SPKLU tadinya 41 kilometer (km), sekarang satu dengan yang digunakan lain menjadi sekitar 25-26 km. Jadi kalau dari Jakarta, pemberhentian pertama pada Cirebon itu 200 km. Kemudian pemberhentian kedua sekitar Semarang, kemudian baru ke Madiun serta Surabaya. Dan ini secara langsung sampai ke Banyuwangi, SPKLU yang tersedia sudah ada aman semuanya,” ungkap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

     

    Baca juga: PLN resmikan SPKLU Center dalam Rest Area Tol Jagorawi jelang Lebaran

     

    Baca juga: PLN sediakan 1.000 SPKLU pada ruas mudik Trans-Jawa serta Sumatera

     

  • Berapa lama waktu charging mobil listrik? Simak ulasan serta tipsnya

    Berapa lama waktu charging mobil listrik? Simak ulasan serta tipsnya

    Ligapedia.news DKI Jakarta (ANTARA) – Berapa lama waktu charging mobil listrik? Pertanyaan ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi sejumlah orang yang digunakan tertarik untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan ini.

    Jawabannya tidaklah tunggal, akibat waktu pengisian daya mobil listrik sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor krusial. Memahami faktor-faktor ini akan membantu Anda merencanakan perjalanan lalu pengisian daya dengan lebih lanjut efektif.

    Artikel ini akan mengupas tuntas perkiraan waktu charging mobil listrik, jenis-jenis pengisian daya, faktor-faktor yang digunakan memengaruhinya, dan juga memberikan informasi dari sumber-sumber resmi untuk memberikan panduan yang komprehensif.

    Baca juga: Peneliti tawarkan solusi hambatan pengisian daya semasa cuaca dingin

    Ragam metode pengisian daya dan juga estimasi waktunya:

    Terdapat beberapa metode utama yang digunakan dapat digunakan untuk mengisi daya mobil listrik, masing-masing dengan karakteristik kemudian estimasi waktu yang digunakan berbeda:

    1. Pengisian pada rumah

    • Charger standar (Colokan listrik rumah): Menggunakan stop kontak standar di area rumah (biasanya berkisar 2,3 kW), metode ini merupakan opsi pengisian paling lambat. Untuk pengisian penuh, waktu yang digunakan dibutuhkan dapat mencapai 10 hingga 20 jam atau bahkan lebih, tergantung pada kapasitas elemen penyimpan daya mobil. Opsi ini lebih lanjut cocok untuk pengisian semalaman atau pengisian daya tambahan di durasi yang tersebut sangat panjang.
    • Charger dengan daya 7 kW (Wallbox): Pemasangan wallbox pada rumah memungkinkan pengisian daya yang digunakan jarak jauh lebih banyak cepat. Dengan daya 7 kW, pengisian penuh elemen penyimpan daya mobil listrik umumnya membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 8 jam. Hal ini menjadi solusi ideal untuk pengisian semalam yang dimaksud memungkinkan mobil siap digunakan pada pagi hari.

    2. Pengisian dalam SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum):

    • Charger biasa (AC): SPKLU juga menyediakan charger dengan daya yang mana lebih banyak tinggi dari standar rumah tangga. Dengan charger AC, pengisian daya hingga penuh biasanya memerlukan waktu sekitar 3 jam.
    • Fast charger (DC): Inilah solusi pengisian daya tercepat yang tersedia di dalam SPKLU. Teknologi fast charging (DC) memungkinkan pengisian daya yang dimaksud signifikan pada waktu yang dimaksud relatif singkat. Beberapa mobil listrik yang tersebut menggalang teknologi ini dapat mengisi daya penyimpan daya hingga 80% pada waktu sekitar 30 hingga 40 menit.
    • Ultra-fast charger (DC daya tinggi): Seiring perkembangan teknologi, SPKLU sekarang juga dilengkapi dengan charger berdaya sangat tinggi, contohnya 150 kW atau lebih. Dengan daya sebesar ini, pengisian akumulator hingga 80% bahkan dapat diadakan pada rentang waktu 15 hingga 30 menit.

    Baca juga: PLN catat kegiatan SPKLU naik hampir 5 kali lipat pada Lebaran 2025

    Pengaruh kapasitas akumulator terhadap waktu pengisian

    Kapasitas elemen penyimpan daya mobil listrik, yang diukur pada kilowatt-jam (kWh), miliki pengaruh segera terhadap durasi pengisian daya. Semakin besar kapasitas baterai, semakin berbagai energi listrik yang mana dibutuhkan untuk pengisian penuh, juga dengan demikian, semakin lama pula waktu yang mana diperlukan.

    Sebagai ilustrasi, apabila sebuah mobil listrik memiliki sel berkapasitas 60 kWh juga Anda ingin mengisi dayanya hingga penuh pada waktu 8 jam, maka kecepatan pengisian daya yang digunakan dibutuhkan adalah 60 kWh / 8 jam = 7,5 kW. Hal ini menunjukkan pentingnya menyesuaikan jenis charger dengan permintaan lalu kapasitas penyimpan daya kendaraan.

    Tips penting untuk pengisian daya yang digunakan efisien juga aman

    Untuk menjaga kemampuan fisik elemen penyimpan daya mobil listrik Anda dan juga mengoptimalkan proses pengisian daya, pertimbangkan beberapa tips berikut:

    • Hindari penggunaan fast charging secara terus menerus: Meskipun praktis untuk perjalanan jauh, pemanfaatan fast charging secara berlebihan pada jangka panjang dapat berpotensi mengempiskan umur pakai baterai.
    • Prioritaskan pengisian normal di tempat rumah untuk penyelenggaraan sehari-hari: Pengisian daya dengan charger standar atau wallbox di area rumah lebih besar lembut pada sel dan juga ideal untuk permintaan pengisian rutin.
    • Perhatikan tingkat daya penyimpan daya awal: Mengisi daya dari kondisi sel yang tersebut benar-benar kosong (0%) akan selalu membutuhkan waktu lebih lanjut lama dibandingkan mengisi dari kondisi elemen penyimpan daya yang tersebut masih terisi sebagian.
    • Manfaatkan ciri manajemen baterai: Banyak mobil listrik dilengkapi dengan layanan yang digunakan memungkinkan Anda mengatur jadwal pengisian daya juga batas pengisian untuk mengoptimalkan kebugaran baterai.

    Memahami durasi pengisian untuk pengalaman berkendara yang digunakan optimal

    Waktu charging mobil listrik bukanlah hitungan statis. Pemahaman mendalam mengenai jenis pengisian daya, kapasitas baterai, juga faktor-faktor lain yang digunakan mempengaruhi durasi pengisian akan memberdayakan pengguna untuk merencanakan pengisian daya dengan lebih besar cerdas.

    Melalui infrastruktur pengisian yang dimaksud terus mengalami perkembangan dan juga perubahan teknologi baterai, proses pengisian daya mobil listrik diharapkan akan menjadi semakin cepat serta nyaman di dalam masa depan, menggalang transisi menuju mobilitas yang dimaksud lebih banyak berkelanjutan.

    Baca juga: Seminggu diluncurkan, sedan listrik BYD Qin L lampaui 10.000 pemesanan

    Baca juga: Toyota dan juga Lexus akan luncurkan 15 mobil listrik dalam 2027

  • Leapmotor B10 terjual sebanyak 31 ribu unit semata-mata pada 48 jam

    Leapmotor B10 terjual sebanyak 31 ribu unit semata-mata pada 48 jam

    Ligapedia.news DKI Jakarta (ANTARA) – Produsen otomotif jika China, Leapmotor mencatatkan hasil yang tersebut gemilang di memasarkan kendaraan elektrik terbaru yakni B10.

    Dimana, kendaraan ini berhasil membukukan pelanggan sebanyak 31.688 unit hanya sekali di 48 jam sejak dibukanya keran pemesanan pada 10 Maret 2025.

    Carnews China pada hari terakhir pekan mengabarkan bahwa respon positif ini didominasi oleh varian yang digunakan mempunyai sistem pengendaraan canggih, yakni versi 510 LiDAR Self-Driving.

    B10 merupakan kendaraan New Enegry Vehicle (NEV) yang mendapatkan dukungan dari Stellantis, serta menjadi kendaraan pertama yang dimaksud menghadirkan sistem LiDAR dengan nilai dalam bawah Rp272.078.400.

    Respon yang positif dari konsumen China ini, dikarenakan kendaraan ramah lingkungan ini merupakan kendaraan yang dibangun di tempat berhadapan dengan arsitektur Leapmotor Leap 3.5. Crossover kompak ini mempunyai ukuran panjang 4.515 mm, lebar 1.885 mm, kemudian tinggi 1.655 mm, dengan jarak sumbu roda 2.735 mm.

    Baca juga: Leapmotor menggoda B10 jadi crossover global akan debut di tempat Paris

    Baca juga: Stellantis kenalkan Leapmotor sebagai merek mobil listrik terjangkau

    Jika dilihat, kendaraan ini miliki desain yang mana cukup ramping dengan dua lampu berjalan yang dihubungkan oleh strip LED pada bagian depan, lalu ada juga sensor LiDAR yang mana tersemat di tempat atapnya.

    Sistem LiDAR yang dipasok oleh Hesai, menyempurnakan Sistem Bantuan Pengemudi Lanjutan (ADAS) untuk kendaraan ini yang mengupayakan 26 fungsi, termasuk parkir cerdas kemudian penghindaran rintangan.

    Mobil ini juga telah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 14,6 inci, kluster instrumen LCD berukuran 8,8 inci, lalu roda kemudi berbentuk D dengan dua jari-jari. Konsol sedang untuk kendaraan ini juga sudah ada dilengkapi dengan dua bantalan pengisi daya nirkabel serta titik jangkar dalam sisi penumpang untuk memasang meja lipat.

    Untuk varian standarnya, B10 telah ditenagai oleh motor listrik tunggal dengan output puncak mencapai 132 kW (177 hp), yang dimaksud dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam belaka pada 9,3 detik.

    Sedangkan untuk varian yang tersebut lebih besar bertenaga dapat menghasilkan kembali 160 kW (214 hp), dengan akselerasi dari 0-100 cuma di 6,8 detik. B10 menawarkan dua pilihan baterai: sel LFP 56,2 kWh untuk jarak tempuh 510 km lalu elemen penyimpan daya 67,1 kWh untuk jarak tempuh 600 km, keduanya pada kondisi CLTC.

    Baca juga: Leapmotor China hadirkan sedan listrik C01 seharga Rp392 juta

    Baca juga: Leapmotor akan bangun mobil listrik di tempat pabrik Stellantis Polandia

  • GWM akan hadirkan tiga model mobil baru dalam Indonesia pada 2025

    GWM akan hadirkan tiga model mobil baru dalam Indonesia pada 2025

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia (ANTARA) – Produsen otomotif selama China, Great Wall Motor Indonesia (GWM) berencana akan menghadirkan tiga model mobil baru di tempat Indonesia yakni Ora, juga varian baru dari Tank 300 serta Haval pada tahun 2025.

    "Bersiap-siap akan diperkenalkan varian baru untuk GWM Tank 300 yang tersebut telah terjadi memperoleh tempat spesial dari konsumen kemudian penikmat otomotif Indonesia," kata Marketing Director GWM Indonesia Martina Danuningrat di jumpa pers di dalam Ibukota pada Rabu.

    "Selain itu, sebagaimana yang sudah ada ditunggu-tunggu, GWM Indonesia on track untuk peluncuran lini dari brand GWM Ora di area tahun ini," kata beliau menambahkan.

    Baca juga: GWM luncurkan Haval Jolion Ultra HEV seharga Rp405 juta

    Baca juga: Petinggi Haval ungkap gambar terbaru dari H7

    Director of Planning, Product Development, Logistics, and Aftersales GWM Indonesia Constantinus Herlijoso lebih banyak lanjut mengungkapkan model-model mobil baru yang dimaksud diperkirakan akan meluncur di tempat Indonesia antara kuartal dua hingga kuartal tiga tahun ini.

    Peluncuran model baru ini, katanya, diharapkan akan berkontribusi pada mencapai target transaksi jual beli GWM pada tahun ini.

    "Kami yakin bahwa model-model baru ini akan mampu membantu untuk mencapai nomor perdagangan yang digunakan kami targetkan," kata dia.

    Baca juga: Hatchback listrik GWM Ora jadi mobil listrik termurah di dalam Australia

    Constantinus mengungkapkan kemungkinan akan ada model baru yang digunakan dirakit di dalam pabrik GWM di dalam Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada tahun depan.

    Namun, GWM Indonesia masih mempertimbangkan waktu yang tersebut tepat untuk memulai perakitan model baru dalam pada negeri dengan membandingkan efisiensi antara merakit di dalam Indonesia dengan impor kendaraan yang dimaksud sudah ada jadi dari pabrik perakitannya dalam Thailand.

    "Kalau kita import dari Thailand, artinya kan secara logistik, ada dua kali logistik ya artinya shipment pertama dari China ke Thailand, kemudian di dalam Thailand juga ada pekerjaan, baru kita shipment lagi ke sini. Jadi kita sedang pertimbangkan secara efisiennya kalau kita bandingkan dengan kami rakit di tempat sini," ujarnya.

    Baca juga: Penjualan GWM meningkat 154 persen di tempat Brasil selama 2024

    Baca juga: GWM kenalkan tiga model andalannya dalam Indonesia

  • Istana Tegaskan Mobil Listrik Hadiah Erdogan untuk Negara Bukan Pribadi Prabowo

    Istana Tegaskan Mobil Listrik Hadiah Erdogan untuk Negara Bukan Pribadi Prabowo

    ligapedianews.com JAKARTA – Istana menegaskan bahwa mobil listrik Togg T10X pemberian Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan tak akan digunakan secara pribadi oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun Istana belum menjelaskan mengenai pemanfaatan mobil listrik itu nantinya.

    “Tentu cuma untuk negara tidak pribadi,” kata Deputi Lingkup Protokol, Pers, kemudian Dunia Pers Sekretariat Presiden, Yusuf Permana pada keterangannya, Kamis (13/2/2025).

    Diberitakan sebelumnya, pemerintahan Turkiye secara resmi menyerahkan satu unit mobil listrik Togg T10X untuk eksekutif Republik Indonesia sebagai simbol persahabatan juga hubungan erat yang mana sudah terjalin selama tujuh dekade.

    Penyerahan yang disebutkan secara simbolis diberikan oleh Recep Tayyip Erdoğan untuk Prabowo Subianto pada Rabu, 12 Februari 2025 di tempat Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

    Saat akan menuju tempat jamuan santap siang kenegaraan, Presiden Erdoğan memperkenalkan Togg T10X terhadap Presiden Prabowo dengan penjelasan sekilas terkait kendaraan listrik Turkiye ini. Presiden Prabowo pun tampak tersenyum dan juga menyambut baik pemberian kendaraan listrik berwarna putih ini dari pemerintah Turkiye.

    Presiden Prabowo bahkan secara segera menjajal mobil yang disebutkan dengan duduk di dalam kursi kemudi yang digunakan berada di tempat sisi sebelah kiri. Setelahnya kedua pemimpin negara saling tersenyum dan juga meyakini pemberian ini dapat menjadi salah satu langkah penguatan hubungan kerja sebanding antara Indonesia lalu Turkiye.

    Togg T10X merupakan kendaraan listrik yang mana dikembangkan oleh Turkiye’nin Otomobili Girisim Grubu (Togg), sebuah perusahaan otomotif nasional dari Turkiye. Kendaraan ini dilengkapi dengan perangkat cerdas yang mana terhubung dengan habitat mobilitas Togg, termasuk jangkauan sel hingga 523 km.

    Penyerahan Togg T10X ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia-Turki juga rasa saling menghormati dalam antara dua pemimpin negara. Gestur hangat juga kedekatan yang ditunjukkan pada waktu momen penyerahan menegaskan hubungan baik antara Presiden Prabowo dan juga Presiden Erdogan tiada semata-mata bersifat diplomatis, tetapi juga personal.

  • Saksikan Aksi Oliver Rowland dalam Formula E-Prix Jeddah! Live di area iNews Premium Sports Waktu 22.00 Waktu Indonesia Barat

    Saksikan Aksi Oliver Rowland dalam Formula E-Prix Jeddah! Live di area iNews Premium Sports Waktu 22.00 Waktu Indonesia Barat

    ligapedianews.com Kejuaraan Planet Formula E ABB FIA mencatatkan data sejarah baru! Untuk pertama kalinya, kompetisi balap mobil listrik paling bergengsi ini akan menyambangi Jeddah, Arab Saudi. Tak cuma satu, tetapi dua seri sekaligus akan diselenggarakan dalam rute Corniche yang mana telah lama diperpendek menjadi tiga kilometer. Putaran ketiga lalu keempat musim ke-11 ini dipastikan akan menghadirkan aksi balap yang dimaksud tambahan sengit dan juga mendebarkan!

    Musim 11 ini juga menjadi event debut bagi mobil Gen3 EVO, generasi terbaru mobil Formula E yang dimaksud lebih besar bertenaga, lebih banyak efisien, kemudian lebih lanjut cepat. Dengan desain aerodinamis yang tersebut lebih banyak agresif juga peningkatan teknologi regeneratif, mobil ini akan menjadi faktor kunci di strategi kelompok untuk meraih kemenangan.

    Para penggemar dapat menantikan adu kecepatan juga manuver brilian dari pembalap-pembalap terbaik dunia, termasuk Pembalap Nissan, Oliver Rowland yang mana sukses meraih kemenangan pertamanya di area musim sebelumnya pada kompetisi Formula E yang mana berlangsung dalam Autódromo Hermanos Rodríguez, Mexico City. Memulai balapan dari sikap keempat, Rowland menunjukkan performa luar biasa dan juga memanfaatkan strategi dengan baik, khususnya pasca munculnya safety car di dalam penghujung balapan. Rowland berhasil mencapai garis finis sebagai pemenang, disusul oleh da Costa pada peringkat kedua kemudian Wehrlein di area tempat ketiga.

    Dengan balapan ganda yang dimaksud dilakukan secara berturut-turut, para pasukan lalu peserta balap akan diuji ketahanan dan juga kemampuan adaptasi mereka itu terhadap sirkuit baru ini. Dua balapan penuh aksi, trek baru yang dimaksud menantang, dan juga persaingan yang digunakan semakin ketat, semuanya akan hadir di dalam Jeddah. Lantas, siapa yang dimaksud akan mampu menaklukkan Jeddah kemudian mencatatkan namanya sebagai pemenang pertama pada kota ini?

    Saksikan balapan tahunan dari turnamen mobil listrik ABB Formula E World Championship 2025 Jeddah E-Prix, Qualification Waktu senja Ini adalah pukul 22.00 WIB, juga Race hari terakhir pekan dan juga Hari Sabtu (14&15 Februari) Jam 24.00 WIB, Live Hanya di area iNews Premium Sports

  • Jadwal kemudian Link Streaming Formula E Jeddah pada VISION+

    Jadwal kemudian Link Streaming Formula E Jeddah pada VISION+

    ligapedianews.com Ajang balap mobil listrik bergengsi, Formula E kembali hadir dengan putaran ketiga kemudian keempat yang tersebut akan berlangsung dalam Jeddah. Para penggemar motorsport dapat menyaksikan seluruh rangkaian balapan ini secara dengan segera melalui VISION+ dengan channel SPORTSTARS lalu SPOTV 2 atau dengan mudah klik di area di sini .

    Berikut adalah jadwal lengkap lalu link streaming Formula E Jeddah di dalam VISION+ .

    Kamis, 13 Februari 2025

    ● Round 3 – Rookie Free Practice
    SPORTSTARS – 22:00 WIB

    Jumat, 14 Februari 2025

    ● Round 3 – Free Practice 1
    SPOTV 2 – 00:55 WIB
    ● Round 3 – Free Practice 2
    SPORTSTARS – 17:00 WIB
    SPOTV 2 – 16:55 WIB
    ● Round 3 – Kualifikasi
    SPOTV 2 – 19:00 WIB
    ● Round 3 – Race
    SPOTV 2 – 23:00 WIB
    SPORTSTARS – 15 Februari 2025, 00:01 WIB

    Sabtu, 15 Februari 2025

    ● Round 4 – Free Practice 3
    SPORTSTARS – 17:00 WIB
    SPOTV 2 – 16:55 WIB
    ● Round 4 – Kualifikasi
    SPORTSTARS – 19:20 WIB
    SPOTV 2 – 19:00 WIB

    16 Februari 2025

    SPORTSTARS – Race – 00:01 WIB

    Para penggemar Formula E dapat menyaksikan seluruh pembukaan latihan, kualifikasi, dan juga balapan secara secara langsung melalui VISION+. Dukung peserta balap jagoan kamu. Streaming Sports Hal ini Itu pada VISION+ dan juga langganan paket VISION+ Premium Sports mulai dari Rp40.000,-. Download aplikasinya di dalam Appstore atau Playstore kesayangan kamu sekarang! Pastikan kamu sudah download aplikasinya untuk mendapatkan pengalaman nonton yang tak terlupakan!

    Streaming Ini adalah Itu di dalam VISION+
    #visionplus #formulae
    –