Tag: Menpora

  • Menpora tegaskan kegiatan olahraga sebagai pembangunan ekonomi keseimbangan

    Menpora tegaskan kegiatan olahraga sebagai pembangunan ekonomi keseimbangan

    Ibukota – Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan olahraga sebagai pembangunan ekonomi kebugaran sewaktu melepas ribuan kontestan event lari Amartha 10X Run di dalam Plaza Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu.

    "Artinya, makin banyak kegiatan lari, semakin bagus. Hal ini adalah penanaman modal kesehatan. Jadi, olahraga tidak biaya, tetapi olahraga adalah investasi," ujar Erick, diambil dari rilis yang mana diterima, Minggu.

    Kegiatan pelepasan itu ditandai dengan prosesi pengibaran bendera start (flag off) dengan menghadirkan dua kategori perlombaan, yakni half marathon serta 10K.

    Rangkaian Amartha 10X Run diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pengarahan singkat mengenai perlombaan oleh panitia.

    Erick memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen ini dan juga menekankan pentingnya peningkatan partisipasi komunitas Nusantara di berolahraga lalu diharapkan, tingkat partisipasi warga untuk gemar berolahraga terus naik.

    Ia melanjutkan, penanaman modal olahraga sedikitnya berdampak pada tiga aspek utama. Ketiganya adalah pembentukan karakter bangsa yang mana rajin dan juga bekerja keras, melindungi kebugaran masyarakat, dan juga pergerakan roda ekonomi.

    "Yang lari ini makan, minum, ada yang digunakan menginap pada hotel, serta lain-lain. Jadi kami membantu untuk aspek tersebut," pungkasnya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menpora ingin kualitas pembinaan pencak silat terus ditingkatkan 

    Menpora ingin kualitas pembinaan pencak silat terus ditingkatkan 

    Ibukota Indonesia – Menteri Pemuda lalu Olahraga Erick Thohir menginginkan agar kualitas pencak silat terus ditingkatkan untuk mewujudkan tujuan besar menyebabkan olahraga milik bangsa Indonesi itu mendunia.

    "Upaya menyebabkan pencak silat mendunia harus diawali dengan peningkatan kualitas pembinaan pada di negeri," kata Erick Thohir pada acara pengukuhan serta pelantikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Nusantara (PB IPSI) masa bakti 2026–2030, Sugiono beserta jajarannya di dalam Jakarta, Sabtu.

    Ia menyatakan kualitas pembinaan sangat penting untuk melahirkan putra-putri terbaik bangsa yang tersebut akan memperkenalkan maupun membina pencak silat di dalam seluruh dunia.

    Menpora menginginkan agar pencak silat dapat dipertandingkan pada panggung Olimpiade seperti beberapa cabang olahraga yang mana dimiliki negara-negara ke Asia.

    "Kalau Jepun punya karate lalu judo, Korea punya taekwondo, kenapa Indonesi tiada punya?," katanya.

    Menpora memaparkan bahwa untuk menghadirkan pencak silat diakui globus dunia, sosialisasi harus terus dilakukan, bahkan dimulai dari sekolah-sekolah pada Indonesia.

    Menurutnya, apabila ke setiap sekolah miliki olahraga pencak silat maka akan lahir bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi ke masa mendatang.

    Sementara itu, Ketua Umum PB IPSI Sugiono meminta-minta dukungan dari beraneka pihak untuk mewujudkan target menghadirkan pencak silat masuk Olimpiade.

    Pria yang mana juga menjabat Menteri Luar Negeri RI itu menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pencak silat, yang mana merupakan olahraga bela diri yang tumbuh, lahir, berkembang, juga bermetamorfosis menjadi bagian dari budaya Indonesia.

    Kepengurusan PB IPSI pada waktu ini, kata dia, merupakan kepengurusan yang digunakan melanjutkan tongkat estafet yang selama bertahun-tahun dipimpin dan juga dibimbing oleh Prabowo Subianto

    "Bapak Presiden Prabowo selama ini membina pencak silat dengan satu pemikiran dasar, bahwa pencak silat sebagai olahraga bela diri yang digunakan tumbuh, lahir, berkembang, lalu bagian dari budaya bangsa harus dikembangkan," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menpora inginkan sekolah SD dan juga SMP miliki pembimbing pencak silat

    Menpora inginkan sekolah SD dan juga SMP miliki pembimbing pencak silat

    DKI Jakarta – Menteri Pemuda kemudian Olahraga Erick Thohir menginginkan agar sekolah-sekolah tingkat SD hingga SMP memiliki instruktur pencak silat untuk menjadikan olahraga bela diri asli Indonesia itu sebagai aksi nasional.

    "Kalau setiap-tiap SD kemudian SMP itu punya satu pembimbing pencak silat, itu bisa jadi jadi aksi nasional," kata Erick Thohir pada pernyataan resmi di Jakarta, Sabtu.

    Pernyataan yang dimaksud disampaikan Erick di acara pengukuhan serta pelantikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Tanah Air (PB IPSI) masa bakti 2026–2030, Sugiono, beserta jajaran pengurus.

    Menurut Erick, gagasan menjadikan pencak silat sebagai pergerakan nasional dapat diwujudkan apabila terdapat kemauan serta komitmen dengan dari beraneka pihak, di antaranya pemerintah, sekolah, organisasi olahraga, juga masyarakat.

    Salah satu upaya yang dapat dilakukan, kata dia, adalah melalui acara kerja identik Kemenpora dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), melalui acara Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang dimaksud mencakup sekitar 241 ribu SD lalu SMP pada seluruh Indonesia.

    "Bayangkan 241 ribu SD serta SMP ke seluruh Tanah Air kalau mampu mengampanyekan aksi nasional pencak silat, pasti sangat maksimal," katanya.

    Menpora menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah lama menyampaikan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang mana mengerti, mencintai, lalu menjalankan kebudayaan juga tradisinya secara berkelanjutan. Di situlah, kata dia, ada peran pencak silat yang digunakan merupakan warisan budaya bangsa Indonesia.

    Ia menegaskan pencak silat harus terlebih dahulu menjadi bagian dari keberadaan masyarakat Nusantara sebelum didorong untuk semakin mengalami perkembangan ke tingkat internasional.

    "Jadi pencak silat harus jadi napas lalu pergerakan nasional sebelum ke internasional," katanya.

    Selain melalui lingkungan sekolah, Menpora juga menggalakkan jajaran TNI lalu Polri untuk menjadikan pencak silat sebagai salah satu bela diri wajib sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kekuatan nilai-nilai bela negara.

    Oleh dikarenakan itu, Erick menganggap diperlukan komitmen dari para pimpinan kedua institusi yang dimaksud untuk semakin meningkatkan pembinaan serta pemanfaatan pencak silat sebagai olahraga bela diri sekaligus bagian dari budaya Indonesia.

    Dengan keterlibatan sekolah, TNI, Polri, juga berubah-ubah elemen masyarakat, ia berharap pencak silat dapat semakin dikenal serta dipraktikkan secara luas sehingga bukan cuma berubah menjadi olahraga prestasi, tetapi juga berubah menjadi bagian dari hidup kemudian identitas masyarakat Indonesia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Profil Puteri Komarudin, sosok yang mana diisukan akan jadi menpora baru

    Profil Puteri Komarudin, sosok yang mana diisukan akan jadi menpora baru

    DKI Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, mengganti beberapa orang menteri ke lima kementerian. Salah satunya adalah tempat Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora).

    Sampai pelantikan menteri baru dilaksanakan di dalam Istana Negara, kursi Menpora belum terisi. Namun, nama Puteri Komarudin pun diisukan akan bermetamorfosis menjadi pengganti Dito Ariotedjo.

    Lantas, seperti apa profil kemudian latar belakang Puteri Komarudin yang digunakan diisukan berubah jadi Menpora baru pada Kabinet Merah Putih ini? Berikut ulasannya.

    Profil kemudian latar belakang Puteri Komarudin

    Puteri Anetta Komarudin lahir di Bandung pada 21 Agustus 1993. Sejak 2019, ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari wilayah pemilihan Jawa Barat VII. Sebagai kader Partai Golkar yang duduk di dalam Komisi XI DPR RI, Puteri menaungi bidang keuangan, perbankan, juga perencanaan perkembangan nasional.

    Dalam perannya di dalam parlemen, Puteri terlibat pada pembahasan lalu pengesahan APBN, dan juga dalam periode sebelumnya pernah bergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP).

    Sejak kecil, Puteri mengenyam sekolah dasar di dalam SD Al Azhar Ibukota pada 1999-2005, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 19 Mayestik DKI Jakarta hingga 2008.

    Kemudian, Puteri juga memiliki rekam lembaga pendidikan ke luar negeri. Ia pernah mengenyam institusi belajar pada Chai Chee Secondary School, Singapura pada 2009-2010 kemudian mengambil Diploma Trinity College Foundation Studies pada 2011.

    Selanjutnya, ia meraih peringkat Bachelor of Commerce dari University of Melbourne pada 2015 lewat beasiswa Global B.Com.

    Di tahun yang digunakan sama, ia juga menuntaskan kegiatan HBX CORe: Credential of Readiness dari Harvard Business School, dengan konsentrasi pada Analisis Bisnis: Sektor Bisnis untuk Manajer, juga Akuntansi Keuangan. Selain itu, Puteri juga di antaranya Top 6 Lulusan Young Leaders of Negara Indonesia (YLI) Wave 7 yang mana dilakukan McKinsey Indonesia.

    Pada 2021, ia mendapat penghargaan Hope of Democracy Award dari Teropong Democracy Award berkat perannya yang dimaksud dinilai aspiratif, komunikatif, dan juga mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.

    Puteri juga dipercaya mengawasi delegasi Negara Indonesia di dalam forum internasional Youth 20 Summit 2021 ke Italia, yang mana mempertemukan pemuda dari negara-negara G20. Dalam forum itu, ia berhasil menggerakkan tiga rekomendasi kebijakan terkait inklusi juga kesetaraan ke bidang keuangan, pendidikan, juga politik.

    Atas kontribusinya di planet literasi keuangan, Puteri kembali meraih penghargaan sebagai Legislator Peduli Literasi Keuangan dan juga Generasi Muda di turnamen KWP Award 2023.

    Sebelum berubah menjadi legislator, Puteri memulai karirnya di dalam Bank Mandiri & Mckinsey sebagai International Baking Intern tahun 2015, Bank Mandiri sebagai Micro Banking Intern tahun 2015, Australia-Indonesia Centre sebagai Industri Media Relation Intern tahun 2015, kemudian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pengawas Bank Junior pada 2016–2018.

    Setelah itu, ia fokus mengabdikan diri sebagai politisi serta anggota parlemen. Kiprahnya juga meluas ke bermacam organisasi, baik ke internal Golkar maupun pada luar partai. Di Golkar, diantaranya ia pernah menjabat sebagai:

    • Ketua Area Pemenangan pemilihan Jawa Bagian Barat DPP Partai Golkar (2024–sekarang)
    • Ketua Area Keuangan juga Pasar Modal DPP Partai Golkar (2021–2024)
    • Wakil Sekretaris Golkar Institute (2020–sekarang)
    • Ketua Koordinator Lingkup Perekonomian PP Kesatuan Perempuan Partai Golkar (2020–2024)
    • Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Negara Indonesia (2017–sekarang)

    Selain itu, ia juga kerap dipercaya pada organisasi lain, diantaranya sebagai:

    • Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Warga Indonesi (KORMI) Nasional (2022–2024)
    • Dewan Kehormatan Pengurus Besar Persatuan Senam Negara Indonesia (Persani) (2022–sekarang)
    • Wakil Kepala Sektor Kondisi Keuangan juga Keuangan, Badan Hubungan Legislatif Kadin Nusantara (2021–2024)
    • Ketua Delegasi Indonesia Youth 20 (2021)
    • Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ranting Universitas Melbourne (2013–2014)

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden FIFA komunikasikan selamat untuk Erick Thohir jadi Menpora

    Presiden FIFA komunikasikan selamat untuk Erick Thohir jadi Menpora

    Ibukota – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda juga Olahraga (Menpora) dalam Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (17/9). Penunjukan Erick ke kedudukan yang disebutkan tak cuma menantang perhatian rakyat pada negeri, tetapi juga menjadi sorotan pada tingkat internasional.

    Presiden FIFA pun turut memberikan tanggapan mengenai jabatan ganda Erick ini. Apa sebenarnya yang tersebut disampaikan? Simak ulasannya berikut ini berdasarkan informasi yang sudah pernah dihimpun dari bermacam sumber.

    Presiden FIFA Gianni Infantino mengucapkan selamat terhadap Erick Thohir sebagai Menpora baru

    Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan ucapan selamat terhadap Erick Thohir yang baru hanya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pemuda lalu Olahraga dalam Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

    Pesan yang dimaksud disampaikan Infantino melalui akun Instagram resminya, @gianni_infantino. Dalam unggahan foto bersamanya dengan Erick Thohir, Infantino menuliskan, “Ucapan selamat yang tulus untuk @erickthohir melawan pelantikan sebagai Menteri Pemuda lalu Olahraga Indonesi yang tersebut baru.” Katanya.

    Ia menyimpulkan Erick telah menunjukkan kinerja yang tersebut sangat baik sebagai Ketua Umum PSSI. “Sebagai Presiden @pssi, beliau telah terjadi melakukan pekerjaan yang luar biasa serta saya yakin beliau akan menyebabkan kepemimpinan juga visi yang digunakan kuat untuk peran barunya. Semoga sukses, Sahabatku, pada usahamu mengembangkan olahraga dan juga memperkenalkan sepak bola untuk setiap anak muda dalam Indonesia,” tulis Gianni Infantino di terjemahan-nya ke bahasa Indonesia.

    Menanggapi apresiasi tersebut, Erick menyampaikan terima kasih melawan ucapan selamat sekaligus dukungan yang dimaksud diberikan FIFA. "Kami sangat yakin bahwa melalui kolaborasi juga komitmen yang mana kuat, olahraga juga pemuda Negara Indonesia dapat terus berprogres juga memberi kontribusi besar dalam kancah internasional," ujarnya.

    Erick juga menekankan pentingnya dukungan FIFA pada memajukan sepak bola, khususnya pada Asia serta Indonesia. "Semoga sinergi antara FIFA kemudian Tanah Air terus terjalin lalu berperan di kemajuan sepak bola dunia," tambahnya di terjemahan-nya ke bahasa Indonesia.

    Ucapan ini sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara FIFA lalu Indonesia, juga berubah menjadi bentuk pengakuan internasional melawan kiprah Erick Thohir di memajukan olahraga, khususnya sepak bola.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden FIFA ungkapkan selamat untuk Erick Thohir jadi Menpora

    Presiden FIFA ungkapkan selamat untuk Erick Thohir jadi Menpora

    DKI Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda juga Olahraga (Menpora) di dalam Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (17/9). Penunjukan Erick ke kedudukan yang disebutkan tak hanya saja menantang perhatian umum pada negeri, tetapi juga berubah jadi sorotan di tingkat internasional.

    Presiden FIFA pun turut memberikan tanggapan mengenai jabatan ganda Erick ini. Apa sebenarnya yang dimaksud disampaikan? Simak ulasannya berikut ini berdasarkan informasi yang dimaksud telah dilakukan dihimpun dari berubah-ubah sumber.

    Presiden FIFA Gianni Infantino mengucapkan selamat untuk Erick Thohir sebagai Menpora baru

    Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan ucapan selamat untuk Erick Thohir yang baru semata dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pemuda serta Olahraga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

    Pesan yang dimaksud disampaikan Infantino melalui akun Instagram resminya, @gianni_infantino. Dalam unggahan foto bersamanya dengan Erick Thohir, Infantino menuliskan, “Ucapan selamat yang tulus untuk @erickthohir berhadapan dengan pelantikan sebagai Menteri Pemuda serta Olahraga Indonesia yang mana baru.” Katanya.

    Ia menganggap Erick telah menunjukkan kinerja yang mana sangat baik sebagai Ketua Umum PSSI. “Sebagai Presiden @pssi, beliau telah lama melakukan pekerjaan yang dimaksud luar biasa lalu saya yakin beliau akan menyebabkan kepemimpinan dan juga visi yang kuat untuk peran barunya. Semoga sukses, Sahabatku, pada usahamu mengembangkan olahraga juga memperkenalkan sepak bola terhadap setiap anak muda pada Indonesia,” tulis Gianni Infantino di terjemahan-nya ke bahasa Indonesia.

    Menanggapi apresiasi tersebut, Erick menyampaikan terima kasih menghadapi ucapan selamat sekaligus dukungan yang mana diberikan FIFA. "Kami sangat yakin bahwa melalui kolaborasi lalu komitmen yang kuat, olahraga kemudian pemuda Indonesia dapat terus mengalami perkembangan juga memberi partisipasi besar pada kancah internasional," ujarnya.

    Erick juga menekankan pentingnya dukungan FIFA di memajukan sepak bola, khususnya pada Asia dan juga Indonesia. "Semoga sinergi antara FIFA kemudian Negara Indonesia terus terjalin juga berperan pada kemajuan sepak bola dunia," tambahnya di terjemahan-nya ke bahasa Indonesia.

    Ucapan ini sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara FIFA kemudian Indonesia, dan juga menjadi bentuk pengakuan internasional menghadapi kiprah Erick Thohir di memajukan olahraga, khususnya sepak bola.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

    Artikel ini disadur dari Presiden FIFA sampaikan selamat untuk Erick Thohir jadi Menpora

  • Menpora mengakses Super League 2025/2026 dalam GBT Surabaya

    Menpora mengakses Super League 2025/2026 dalam GBT Surabaya

    ligapedianews.com Surabaya – Menteri Pemuda dan juga Olahraga Dito Ariotedjo melakukan seremoni penendangan bola pertama yang menandakan dimulainya kompetisi BRI Super League 2025/2026 dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Hari Jumat malam.

    Sebelum melakukan penendangan bola, puluhan penari menampilkan tarian Eksotika Jawa Timur, yakni pertunjukan seni dan juga budaya yang digunakan menampilkan kekayaan tarian tradisional seperti Tari Remo hingga Tari Jejer Gandrung.

    Selain itu, para penari juga memperagakan aksi Dika 'Aura Farming', yang mana merebak di tempat lomba pacu jalur. Selain itu, penabuh drum T.R.I.A.D dan juga Mahadewa Ikmal Tobing juga turut mengisi instrumen musik bersatu perkusi dari Bonek.

    Setelah Menpora melakukan penendangan bola, laga antara Persebaya dan juga PSIM dengan segera dimulai oleh wasit selama Riau, Rio Putra Permana.

    Pekan perdana Super League musim 2025/2026 dimulai pada hari terakhir pekan dan juga sekaligus menandakan kembali bergulirnya kompetisi sepak bola Indonesia.

    Pekan perdana Super League dimulai oleh pertandingan Borneo FC menjamu Bhayangkara FC di area Stadion Segiri, Samarinda, pukul 15.30 WIB.

    Sementara itu, kompetisi Super League 2025/2026 akan resmi dibuka dengan laga antara Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta.

    Selanjutnya juara bertahan Persib Bandung dijadwalkan akan memulai perjalanan dia pada kompetisi Super League 2025/2026 dengan menjamu Semen Padang di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Hari Sabtu (9/8) pukul 15.30 WIB.

    Pekan perdana juga akan menyajikan laga antara penghuni papan menghadapi klasemen akhir Turnamen 1 2024/2025 yang digunakan mempertemukan Dewa United menghadapi Malut United di dalam Stadion Banten International Stadium, Serang, Hari Sabtu (9/8) pukul 19.00 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menpora sambut Inisiatif ASICS Schooll untuk perkuat budaya olahraga

    Menpora sambut Inisiatif ASICS Schooll untuk perkuat budaya olahraga

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Menteri Pemuda serta Olahraga Dito Ariotedjo menyambut Proyek ASICS School dari perusahaan produsen perlengkapan olahraga PT ASICS Indonesia untuk menguatkan budaya olahraga di dalam lingkungan pendidikan.

    "Kolaborasi antara pemerintah serta sektor swasta seperti ASICS merupakan langkah konkret di mendirikan generasi muda yang aktif, sehat, serta siap bersaing di area tingkat global," kata Dito Ariotedjo pada waktu menerima audiensi Presiden Direktur PT ASICS Indonesia Sota Fukushima beserta jajaran, pada keterangan tertoreh Kemenpora yang tersebut dikutipkan pada Jakarta, Rabu.

    Program ASICS School merupakan inisiatif edukatif berbasis olahraga yang tersebut ditujukan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembinaan lari, edukasi gaya hidup aktif, juga pembentukan karakter melalui olahraga, merupakan bagian dari tujuan utama inisiatif tersebut.

    Menpora menyambut baik inisiatif inisiatif yang dimaksud lalu menyatakan kesiapan kementerian yang mana dipimpinnya untuk menjajaki bentuk kerja mirip lebih besar lanjut dengan perusahaan global itu.

    Sementara itu, Sota Fukushima mengatakan, pihaknya percaya bahwa olahraga adalah fondasi di membentuk generasi muda yang dimaksud sehat kemudian kompetitif. Oleh sebab itu, Rencana ASICS School hadir untuk menanamkan gaya hidup terlibat bagi generasi Indonesia sejak di area jenjang sekolah.

    Program yang mana akan dijalankan mulai Agustus itu mencakup pelatihan lari, edukasi gaya hidup aktif, juga pembentukan karakter melalui olahraga. Pada tahap awal, sasaran acara mencakup 10 sekolah SMA di area wilayah Jakarta.

    Pihaknya menginginkan agar kegiatan yang dimaksud dapat terintegrasi di program-program yang dimaksud dimiliki oleh Kemenpora.

    Sebagai bentuk pengakuan kemudian motivasi, ASICS juga ingin adanya sertifikasi resmi dari Kemenpora bagi para kontestan program. Sertifikat ini dinilai penting untuk memberikan nilai tambah juga legitimasi bagi pelajar yang dimaksud terlibat.

    Fukushima berharap inisiatif ini bukan cuma menjadi inisiatif jangka pendek, tetapi dapat berkesinambungan lalu berprogres ke berbagai tempat lain di area Indonesia.

    "Visi besar kami adalah memulai pembangunan aksi nasional yang menanamkan nilai-nilai hidup sehat, sportivitas, kemudian karakter unggul sejak usia sekolah," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menpora membantu FFI penghargaan ICC 2025 juga AFC Futsal Asian Cup

    Menpora membantu FFI penghargaan ICC 2025 juga AFC Futsal Asian Cup

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Menteri Pemuda lalu Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memperkuat Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengadakan Indonesia Corporate Champions Cup 2025 serta AFC Futsal Asian Cup 2026.

    Hal yang disebutkan disampaikan oleh Menpora Dito di pertemuan dengan pihak FFI dan juga operator Smeshub di tempat Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa.

    "Kemenpora menyambut baik rencana besar ini, apalagi Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah AFC Futsal Asian Cup 2026. Ini adalah peluang penting untuk menunjukkan kapasitas kita sebagai pelaksana event internasional sekaligus mengangkat prestasi futsal nasional," ujar Menpora Dito di keterangan resmi.

    Sementara itu AFC Futsal Asian Cup 2026 menjadi kompetisi futsal tingkat Asia yang tersebut diselenggarakan di dalam Indonesia mulai 26 hingga 7 Februari 2026 mendatang.

    Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, menyampaikan optimisme terhadap prospek Timnas Futsal Indonesia oleh sebab itu ketika ini regu Merah Putih berada di dalam peringkat ke-21 dunia.

    "Jika berbicara mengenai Piala Asia, kami yakin Indonesia seharusnya bisa saja masuk empat besar. Dan sebagai tuan rumah, potensi kita terbuka lebar untuk menyebabkan pulang trofi juara," ungkap Michael.

    Turnamen bergengsi level Asia yang dimaksud akan disertai oleh 16 negara kemudian rencananya dijalankan dalam dua lokasi, yakni Indonesia Arena juga Velodrome Jakarta.

    Turnamen ICC 2025 ditujukan bagi korporasi dengan misi meningkatkan partisipasi rakyat untuk berolahraga sekaligus di rangka menuju Indonesia Bugar 2045.

    Turnamen ini dijadwalkan akan berlangsung pada Agustus mendatang dalam dua lokasi yakni Indonesia Arena juga Velodrome Jakarta.

  • Menpora Dito Pastikan Pelatnas Jalan Terus, Evaluasi untuk Optimalisasi

    Menpora Dito Pastikan Pelatnas Jalan Terus, Evaluasi untuk Optimalisasi

    Ligapedianews.com – Menteri Pemuda dan juga Olahraga ( Menpora ) Dito Ariotedjo memverifikasi bahwa pemusatan latihan nasional (Pelatnas) masih berjalan dan juga tidaklah dihentikan, walaupun pada waktu ini berada dalam dijalankan evaluasi terhadap inisiatif latihan para atlet. Evaluasi yang disebutkan bertujuan untuk mengoptimalkan persiapan menuju SEA Games 2025, Asian Games 2026, dan juga kualifikasi Olimpiade 2028.

    Menpora Dito menegaskan bahwa Pelatnas masih berlangsung sesuai dengan prioritas cabang olahraga yang tersebut memiliki potensi meraih medali dalam turnamen internasional.

    “Untuk cabang olahraga prioritas sebagaimana Visi Presiden lalu Wakil Presiden di Asta Cita, persiapan SEA Games 2025 pada waktu ini difokuskan pada cabor yang dimaksud mempunyai prospek meraih medali di area Asian Games 2026 dan juga lolos kualifikasi Olimpiade 2028. Dengan demikian, para atlet harus dapat menjalankan pelatihan secara berkelanjutan tanpa terputus,” ujar Dito pada keterangannya, Selasa (18/2/2024).

    Dito juga membantah kabar bahwa Pelatnas dihentikan. Ia menegaskan bahwa jeda latihan yang terjadi ketika ini merupakan bagian dari proses evaluasi yang dilaksanakan oleh federasi cabang olahraga untuk merancang acara latihan yang lebih tinggi efektif.

    “Tidak benar. Pelatnas tiada berhenti. Kegiatan ini masih berlanjut. Evaluasi yang dijalankan sejak 31 Januari adalah bagian dari proses perbaikan kemudian optimalisasi, sehingga terdapat jeda latihan yang dimaksud disesuaikan dengan keperluan hasil evaluasi,” katanya.

    Penyesuaian Anggaran Tidak Ganggu Persiapan Atlet

    Menpora juga mengakui adanya penyesuaian anggaran pada beberapa program, namun ia memverifikasi bahwa hal yang disebutkan tiada akan menghambat persiapan atlet pada menghadapi kompetisi internasional.

    “Penyesuaian pasti ada juga memang benar diadakan agar alokasi sumber daya lebih besar efektif. Namun, kami pastikan bahwa semua akan berjalan dengan baik serta tak akan mengganggu persiapan para atlet untuk berlaga di dalam SEA Games 2025, Asian Games 2026, serta Olimpiade 2028 juga Para Games di setiap event,” tutupnya.

    Dengan kepastian dari Menpora, para atlet diharapkan tetap memperlihatkan fokus pada persiapan merekan menuju berbagai turnamen internasional, sembari menyesuaikan diri dengan acara latihan yang mana tambahan optimal.