Tag: mauro zijlstra

  • Instruktur Arema puji performa pemain usai mengalahkan Isenmulang 4-0

    Instruktur Arema puji performa pemain usai mengalahkan Isenmulang 4-0

    Malang, Jawa Timur – Pembimbing Arema FC Marcos Santos memuji para pemain akibat mampu menunjukkan performa terbaik sehingga mampu mengungguli pertandingan berperang melawan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 pada Stadion Kanjuruhan, Daerah Malang, Jawa Timur, Jumat.

    "Saya mengapresiasi apa yang mana telah dilakukan ditunjukkan pemain, merekan bermain luar biasa. Kemudian saya mengapresiasi staf kepelatihan lantaran bekerja keras menyiapkan semuanya," kata Marcos pada waktu konferensi pers usai pertandingan.

    Dia menyatakan pada pertandingan yang disebutkan Isenmulang menunjukkan permainan terbaik dengan memaksimalkan keunggulan pada hal pertarungan fisik.

    Namun, selama 90 menit pertandingan para pemain Arema mampu menjalankan segala instruksi lalu strategi yang tersebut sudah disiapkan sehingga sanggup mengunci tiga poin pada laga kandang.

    Dia juga menyatakan, kesuksesan mendulang kemenangan dikarenakan dukungan dari para Aremania lalu Aremanita yang datang ke stadion.

    Lebih lanjut, aspek dukungan "pemain ke-13" menghadirkan motivasi lebih tinggi untuk pemain untuk bermain lebih besar bagus ketimbang regu lawan.

    Pada kesempatan itu, instruktur dengan syarat Brasil memberikan kredit khusus untuk empat pemain yang dimaksud bermetamorfosis menjadi aktor di dalam balik kemenangan telak Arema FC berhadapan dengan Isenmulang, yakni Alfarizie, Diego Landis, Marcos Vinicius, lalu Mauro Zijlstra.

    Keempat pemain itu secara bergantian membobol gawang Isenmulang Kalteng FC.

    "Saya senang dengan apa yang tersebut telah lama dilakukan," ucapnya.

    Sementara itu, pesepakbola Arema FC Mauro Zijlstra, menyampaikan rasa bahagianya mampu membantu klub berjuluk Singo Edan mengungguli pertandingan.

    Apalagi laga berhadapan dengan Isenmulang Kalteng FC berubah menjadi kesempatan bagi ia bermain kembali pasca sempat absen beberapa waktu oleh sebab itu mengalami cedera.

    Penyerang pinjaman dari Persija Ibukota Indonesia ini turut mengungkapkan, bahwa keberhasilannya mencetak gol tak lepas dari peran instruktur Marcos Santos yang digunakan memberikan banyak instruksi terhadap dirinya mengenai taktik lalu gaya bermain Arema FC.

    "Termasuk mengenai cara pasukan pada bertahan, misalnya menggunakan skema 4-4-2 yang tersebut rapat, tentu itu membantu saya," ucapnya.

    Dia mengakui masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya bermain klub.

    Ia optimistis mampu memberikan sumbangsih lebih lanjut bagi Arema di dalam pertandingan ke depan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSSI Siapkan Striker Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ole Romney, Mauro Zijlstra Atau …?

    PSSI Siapkan Striker Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ole Romney, Mauro Zijlstra Atau …?

    ligapedianews PSSI sedang mempersiapkan pemain baru berposisi striker yang dimaksud akan dinaturalisasi guna meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia . Hal ini disampaikan oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada berada dalam proses naturalisasi Kevin Diks yang tersebut sedang berjalan.

    Dengan langkah ini, Kevin Diks bukanlah pemain keturunan terakhir yang mana akan diintegrasikan ke di skuad Garuda melalui jalur naturalisasi.

    “Kami masih pada proses, striker kami juga sedang diproses,” ungkap Yunus Nusi.

    Meski demikian, Yunus Nusi belum mengungkapkan nama striker yang tersebut dimaksud. Sebelumnya, dua penyerang sempat dihubungkan dengan Timnas Indonesia, yaitu Ole Romeny kemudian Mauro Zijlstra.

    Ole Romeny, berusia 24 tahun, pada waktu ini bermain dalam klub Eredivisie FC Utrecht, sementara Mauro Zijlstra berkompetisi dalam kasta kedua Kejuaraan Belanda dengan Volendam.

    “Kami belum bisa jadi mengumumkan namanya, oleh sebab itu memang sebenarnya ada beberapa kendala pada menemukan striker yang digunakan sesuai kriteria naturalisasi atau berdarah Indonesia untuk menguatkan timnas,” tambahnya.

    Yunus juga menjelaskan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sudah pernah menerima beberapa rekomendasi nama yang mana dipertimbangkan. Erick akan kembali mengatur proses seleksi pemain yang mana akan dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.

    “Saat ini ada beberapa rekomendasi, juga Ketua Umum yang akan melanjutkan prosesnya,” ujar Yunus Nusi.