Tag: Malaysia

  • Thailand beri kompensasi bagi dua turis Tanah Melayu yang dimaksud terluka

    Thailand beri kompensasi bagi dua turis Tanah Melayu yang dimaksud terluka

    LIgapedianews.com Bangkok – otoritas Thailand berjanji akan memberikan kompensasi bagi dua wisatawan Malaya yang dimaksud menjadi korban pada tragedi pembakaran oleh pria pengangguran pada Ratchadamri Road pada Kamis (7/8) malam.

    Dua warga negara Malaysia, yakni orang perempuan bernama Gan Xiao Zhen (27), serta pribadi lelaki bernama Ong Yik Leong (26), diserang oleh seseorang pria pengangguran yang diduga menyiram merekan dengan tiner sebelum membakar merek di tempat dekat sebuah pusat perbelanjaan di tempat Jalan Ratchadamri sekitar pukul 22.00 Waktu Indonesia Barat pada Kamis.

    Sekretaris Tetap Kementerian Perjalanan lalu Olahraga Thailand Natreeya Taweewong, menegaskan komitmen kementerian untuk menyediakan perawatan terbaik yang ada dan juga terus mendampingi korban hingga dapat kembali ke negaranya.

    "Kementerian juga akan memberikan pendampingan melalui kompensasi pemerintah Thailand, termasuk biaya medis, lalu trauma psikologis bagi kedua korban," ujar Natreeya pada pernyataan pada Awal Minggu (11/8).

    Menurut Natreeya, biaya perawatan akan diganti sesuai dengan biaya yang dibebankan rumah sakit terhadap pasien, hingga maksimum 500.000 baht (sekitar Rp249 juta), sementara untuk trauma psikologis biaya kompensasi diberikan sebesar 50.000 (sekitar Mata Uang Rupiah 24,9 juta).

    "Dengan demikian total kompensasi menjadi maksimum 550.000 baht (sekitar Rp274 juta) per orang. pemerintahan juga mempertimbangkan memberikan kompensasi tambahan tergantung situasi, dengan kasus-kasus lain berdasarkan kebijaksanaan dokter yang tersebut merawat," katanya.

    Ia menekankan bahwa kementerian bekerja sejenis dengan lembaga terkait, akan melakukan konfirmasi perawatan medis terbaik, dukungan logistik kemudian pendampingan psikologis bagi para korban.

    Natreeya menyatakan kondisi dua turis yang disebutkan sudah membaik secara signifikan, dengan wisatawan perempuan telah mampu mengomunikasikan melalui tulisan.

    Meskipun keluarga korban berharap keduanya dapat dipindahkan ke Malaya untuk perawatan lebih besar lanjut, namun dokter belum mengizinkan.

    "Oleh lantaran itu, para pasien akan tetap saja menerima perawatan dalam Thailand untuk sementara waktu," tuturnya.

    Gan ketika ini sedang menjalani perawatan di tempat Rumah Sakit King Chulalongkorn Memorial Hospital akibat luka bakar tingkat dua yaitu 36 persen pada tubuhnya, termasuk muka, bagian dada kemudian lengan.

    Sementara Ong dirawat di dalam Unit Perawatan Intensif (ICU) Police General Hospital akibat luka bakar tingkat dua di dalam bagian dada juga punggung.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • KJRI Johor Bahru bantu biaya pemulangan 77 WNI ke Batam

    KJRI Johor Bahru bantu biaya pemulangan 77 WNI ke Batam

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, memfasilitasi deportasi atau pemulangan 77 warga negara Indonesia (WNI) dari Negara Malaysia ke Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

    Dalam rangka HUT Ke-80 RI, KJRI Johor Bahru membantu membiayai pembayaran tiket kemudian seaport tax untuk pemulangan mereka.

    Menurut keterangan dari KJRI, pemulangan ke-77 itu WNI dilaksanakan sama-sama Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo.

    Mereka yang dimaksud dipulangkan terdiri dari 35 laki-laki lalu 34 perempuan dewasa, dan juga dua anak perempuan. Enam WNI lainnya berasal dari kategori rentan — dua laki-laki kemudian tiga perempuan dewasa, juga satu anak laki-laki.

    Pemulangan itu dijalankan dengan pendampingan Satgas Pelayanan lalu Pelindungan KJRI Johor Bahru melalui rute Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru, menuju Pelabuhan Batam Centre di tempat Batam, Kepulauan Riau, dengan waktu keberangkatan pada pukul 11.00 waktu setempat.

    Setibanya pada Batam, ke-77 WNI yang dimaksud diserahkan terhadap Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Batam guna proses pemulangan lebih besar lanjut ke wilayah dengan syarat masing-masing.

    Menurut Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru Jati Heri Winarto, di rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KJRI Johor Bahru selama Agustus membantu membiayai kepulangan WNI dari Malaysia.

    Rencananya, akan ada tiga kelompok pemulangan/deportasi WNI yang dimaksud berasal dari 3 Depot Tahanan Imigresen berbeda, dengan total per kelompok sekitar 80 orang.

    Jati menyatakan Malaysia, sebagai salah satu negara yang dimaksud menjadi tujuan utama pekerja migran Indonesia, memperketat kebijakan terkait keimigrasian kemudian pekerja asing.

    Dia menambahkan bahwa KJRI setiap saat menekankan untuk WNI yang dimaksud ingin bekerja dalam Malaya untuk mengikuti prosedur keberangkatan yang digunakan legal lewat jalur resmi, baik pada proses rekrutmen maupun penempatan.

    Jati juga menyampaikan apresiasinya terhadap pihak-pihak terkait di dalam Negara Malaysia kemudian Indonesia yang dimaksud berupaya memperlancar proses pemulangan WNI, termasuk Jabatan Imigresen Malaysia, BP3MI Kepulauan Riau, P4MI Batam, Kantor Bidang Kesehatan Pelabuhan Batam, dan juga para dinas tenaga kerja di area berbagai wilayah di tempat Indonesia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • KP2MI gagalkan 22 calon pekerja migran ilegal ke Malaysia, 2 ditangkap

    KP2MI gagalkan 22 calon pekerja migran ilegal ke Malaysia, 2 ditangkap

    Ligapedianews.com Ibukota – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggagalkan 22 calon pekerja migran ilegal yang tersebut hendak dipekerjakan ke Malaya juga menangkap dua pria yang tersebut memberangkatkan mereka.

    Tindakan pencegahan yang dimaksud berdasarkan operasi regu gabungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau sama-sama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, menurut keterangan KP2MI di dalam Jakarta, Hari Sabtu malam.

    Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan menyatakan operasi yang disebutkan berawal dari informasi dugaan aksi pidana perdagangan orang (TPPO) pada Hari Sabtu (9/8) dini hari yang tersebut kemudian segera ditindaklanjuti kelompok gabungan.

    "Tim mendapati lima korban sedang mengantisipasi penjemputan. Tak lama kemudian, sebuah Toyota Avanza putih yang digunakan dikemudikan pelaku tiba di area lokasi juga secara langsung diamankan," katanya.

    "Selang 15 menit, regu kembali mengamankan Toyota Avanza hitam yang tersebut dikendarai pelaku lainnya," tambahnya pada keterangan tersebut.

    Fanny mengungkapkan dua orang yang tersebut berperan sebagai penjemput sekaligus sopir diamankan dari dua mobil yang dimaksud hendak menjemput 22 calon pekerja migran ilegal, salah satunya pribadi anak.

    Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku mendapat perintah dari pihak lain untuk menjemput juga mengantar para korban menuju titik pemberangkatan di dalam Selinsing perbatasan Dumai-Bengkalis, sebelum menuju Malaysia.

    "Setelah sampai dalam titik penjemputan kedua pelaku diamankan oleh pihak kepolisian," ujar Fanny.

    Seluruh korban kemudian dibawa ke BP3MI Pekanbaru untuk pendataan melalui Sistem SISKOP2MI sebelum dipulangkan ke area dengan syarat masing-masing.

    Sementara kedua pelaku diamankan di tempat Polda Riau untuk proses penyidikan lebih lanjut lanjut. Fanny meyakinkan kepolisian akan melakukan pengusutan terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain di perkara TPPO itu.

    Secara terpisah, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengingatkan pentingnya menghindari pihak-pihak yang digunakan kerap berkata "manis" pada membujuk publik untuk bekerja ilegal dalam luar negeri.

    Dia menegaskan bahwa berangkat ilegal rentan menjadi korban TPPO, penyiksaan hingga dieksploitasi.

    Menteri Karding menyebutkan bahwa keselamatan dan juga proteksi hak-hak pekerja migran Indonesia hanya saja dapat terjamin apabila berangkat secara prosedural.

    "Kami mengimbau untuk seluruh warga yang mana ingin bekerja pada luar negeri untuk berangkat secara legal. Jangan percaya tawaran cepat tanpa dokumen resmi, dikarenakan risikonya mampu sangat besar," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • RI-Malaysia dorong penguatan kerja mirip dagang, investasi, pariwisata

    RI-Malaysia dorong penguatan kerja mirip dagang, investasi, pariwisata

    Ligapedianews.com Ibukota – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto kemudian Utama Menteri Malaya Anwar Ibrahim menyokong penguatan kerja serupa dalam bidang perdagangan, investasi, serta pariwisata, selama Konsultasi Tahunan ke-13 Indonesia-Malaysia di tempat Jakarta, Selasa.

    "Kedua pemimpin menyokong para pejabat terkait untuk tambahan lanjut menjajaki cara-cara inovatif guna menguatkan kerja sejenis di tempat bidang perdagangan, investasi, lalu pariwisata," menurut pernyataan dengan Konsultasi Tahunan tersebut, sebagaimana dirilis di tempat situs Web Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Selasa.

    Dalam pernyataan itu, kedua pemimpin disebutkan berupaya merefleksikan perkembangan positif pada hubungan perdagangan serta penanaman modal bilateral kedua negara.

    Mereka berjanji untuk memelihara hubungan sektor ekonomi antara Tanah Melayu dan juga Indonesia demi menciptakan prospek bagi publik dalam kedua negara, yang digunakan mencerminkan hubungan perdagangan yang dimaksud telah lama terjalin lama lalu substansial.

    Sebagai bagian dari upaya penguatan kerja serupa tersebut, kedua pemimpin menyambut baik pembentukan Grup Kerja pada Kerja Sama Penanaman Modal Malaysia-Indonesia Pertama pada Indonesia pada 2 September 2024.

    Kelompok Kerja itu berfungsi sebagai wadah untuk mendiskusikan prospek pembangunan ekonomi yang tersebut sedang tumbuh guna meningkatkan arus penanaman modal bilateral antara kedua negara.

    Para pemimpin yang disebutkan mencatatkan potensi penanaman modal baru pada sektor-sektor utama seperti infrastruktur, elektronik, farmasi, juga alat kesehatan, juga kolaborasi di inisiatif ketahanan pangan dan juga keberlanjutan, termasuk perdagangan karbon.

    Dalam pernyataan dengan itu, kedua pemimpin juga menyatakan dukungan penuh dan juga dorongan untuk mewujudkan inisiatif pembangunan ekonomi yang mana sedang berlangsung serta di dalam masa mendatang antara kedua negara.

    Mereka menegaskan kembali komitmen untuk memfasilitasi koordinasi yang diperlukan guna menjamin kelancaran implementasi, sekaligus terus membina iklim penanaman modal yang tersebut kondusif, transparan, dan juga saling menguntungkan.

    Kedua pemimpin juga menggarisbawahi harapan merek bahwa upaya yang disebutkan akan mengirimkan sinyal positif yang dimaksud kuat terhadap komunitas pembangunan ekonomi yang mana lebih tinggi luas, kemudian mengupayakan kemitraan pembangunan ekonomi yang dimaksud berkelanjutan kemudian diperluas antara kedua negara.

    Kedua pemimpin mencatatkan data adanya kunjungan misi penanaman modal besar dari Sarawak ke Ibu Pusat Kota Baru Indonesia (IKN) pada November 2024.

    Dalam hal itu, Indonesia menyambut baik penanaman modal Malaya dalam IKN kemudian wilayah lain di dalam Indonesia, khususnya di tempat sektor energi dengan fokus pada energi terbarukan serta pengembangan biosfer hidrogen.

    Kedua pemimpin juga setuju menjajaki lebih besar lanjut prospek perdagangan lintas batas energi rendah karbon antara Semenanjung Malaya dan juga Sumatera, termasuk kemungkinan pengembangan interkoneksi secara langsung dari Sumatera ke Semenanjung Tanah Melayu guna meningkatkan pertukaran serta integrasi energi rendah karbon.

    Kedua pemimpin menekankan pentingnya menyelesaikan hambatan perdagangan dan juga penanaman modal bilateral dan juga memperdalam hubungan kegiatan ekonomi kedua negara.

    Dalam hal itu, para pejabat didesak untuk mempercepat proses internal masing-masing guna mewujudkan normalisasi perdagangan di area perbatasan Tebedu-Entikong agar dapat dimulai sesegera mungkin.

    Lebih lanjut, pernyataan dengan itu mencatatkan adanya permintaan yang mana tinggi dari para pelaku industri untuk perdagangan normal dalam wilayah perbatasan Tebedu-Entikong, lalu hal itu dinilai akan bermanfaat, khususnya bagi publik pada masing-masing wilayah.

    Oleh dikarenakan itu, kedua pemimpin menggalakkan penyelenggaraan Pertemuan Keempat Komite Perdagangan juga Pengembangan Usaha Gabungan sesegera mungkin saja tahun ini.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • RI-Malaysia soroti perlunya penguatan kerja serupa sektor halal – TI

    RI-Malaysia soroti perlunya penguatan kerja serupa sektor halal – TI

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto kemudian Pertama Menteri (PM) Malaya Anwar Ibrahim menegaskan kembali pentingnya peningkatan kerja sejenis bilateral di tempat sektor halal, perekonomian biru, kebugaran hingga teknologi informasi (TI) lalu komunikasi.

    Penegasan itu disampaikan pada pernyataan bersatu Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto lalu PM Tanah Melayu Anwar Ibrahim dalam Jakarta, Selasa (29/7), yang dirilis dalam situs Web Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada hari yang mana sama.

    Pernyataan bersatu itu menyebutkan bahwa di upaya meningkatkan kerja serupa sektor halal, kedua pemimpin menyatakan komitmen merekan untuk meningkatkan serta menyederhanakan fasilitasi akses pangsa halal antara Indonesia dan juga Malaysia, mengingat semakin pentingnya sektor itu pada perekonomian regional serta global.

    Indonesia juga Tanah Melayu setuju untuk bekerja serupa memfasilitasi perdagangan lalu proses perusahaan halal yang tersebut lebih banyak efisien juga transparan antara kedua negara, sebagai bagian dari upaya yang digunakan lebih tinggi luas untuk menguatkan lapangan usaha halal dalam seluruh kawasan Asia Tenggara (ASEAN) serta meningkatkan daya saingnya di tempat kancah global.

    Kedua pemimpin mencatat bahwa Indonesia telah terjadi menerapkan perekonomian biru, sebagai pendekatan pengelolaan sumber daya kelautan dan juga perikanan yang berkelanjutan melalui berbagai program.

    Untuk itu, kedua pemimpin menyambut baik pendekatan yang disebutkan kemudian mengupayakan para pejabat dari kedua belah pihak untuk menjajaki kerja identik bilateral di tempat sektor ini, dengan mempertimbangkan inisiatif regional yang mana sedang berlangsung pada Kerangka Kerja Perekonomian Biru ASEAN.

    Kedua pemimpin juga menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman tentang kerja identik kondisi tubuh pada Konsultasi Tahunan ini.

    Hal itu diharapkan akan membuka potensi bagi kerja sejenis kebugaran dalam masa mendatang, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

    Lebih lanjut, kedua pemimpin juga mengapresiasi kerja identik pada bidang teknologi informasi kemudian komunikasi dan juga tata kelola internet antara Komisi Komunikasi kemudian Multimedia Tanah Melayu lalu Asosiasi Penyelenggara Jasa Dunia Maya Indonesia.

    Mereka menyambut baik penguatan hubungan bilateral di area ranah digital, khususnya di dalam bidang-bidang seperti manajemen alamat Protokol Jaringan Internet kemudian pengembangan teknologi berkelanjutan.

    Kedua pemimpin mengakui bahwa Nota Kesepahaman (MoU) telah lama ditandatangani pada 16 Juli 2025 dan juga kolaborasi yang disebutkan meletakkan fondasi yang kuat bagi kemitraan digital yang tersebut lebih lanjut tangguh dan juga berwawasan ke depan, demikian menurut pernyataan sama-sama kedua pemimpin pada Konsultasi Tahunan tersebut.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Negara Malaysia dikenakan tarif impor 19 persen oleh Negeri Paman Sam

    Negara Malaysia dikenakan tarif impor 19 persen oleh Negeri Paman Sam

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Malaysia, sama-sama empat negara anggota ASEAN lainnya yakni Kamboja, Filipina, Thailand dan juga Indonesia, saat ini dikenakan tarif 19 persen oleh Amerika Serikat (AS) yang dimaksud berlaku efektif 8 Agustus 2025.

    Kebijakan yang dimaksud berdasarkan perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mana dikeluarkan Gedung Putih pada tanggal 31 Juli 2025, sebagaimana disitir dari BERNAMA, di tempat Jakarta, Jumat.

    Sebelumnya pada tanggal 7 Juli, Washington mengumumkan akan mengenakan tarif sebesar 25 persen pada semua barang Malaya yang tersebut masuk ke negara tersebut, terpisah dari tarif sektoral, yang berlaku mulai 1 Agustus tahun ini, atau satu poin persentase lebih besar tinggi dari yang disampaikan pada April.

    Sementara itu, Vietnam menghadapi tingkat yang mana sedikit lebih tinggi tinggi sebesar 20 persen, disertai oleh Brunei sebesar 25 persen.

    Mitra dagang utama AS, Singapura, terus menerima tarif terendah dalam antara negara-negara ASEAN sebesar 10 persen, atau tak berubah sejak penerapan awalnya.

    Sebaliknya, Laos lalu Myanmar menghadapi tarif tertinggi di tempat kawasan tersebut, dengan kedua negara dikenakan tarif 40 persen.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Tanah Melayu sebut kemitraan China-ASEAN penting bagi kemakmuran regional

    Tanah Melayu sebut kemitraan China-ASEAN penting bagi kemakmuran regional

    Ligapedia.news Kuala Lumpur – Hubungan yang tersebut solid antara China lalu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sangat penting pada menjamin kemakmuran regional guna menghadapi tantangan geopolitik juga gangguan ekonomi, demikian disampaikan Wakil Pertama Menteri Negara Malaysia Fadillah Yusof pada Kuala Lumpur pada hari terakhir pekan (11/4).

    Dalam pidato pembukanya di area Wadah Dunia Pers serta Wadah Pemikir ASEAN-China (ASEAN-China Industri Media and Think Tank Forum) pada Kuala Lumpur, Fadillah menekankan kolaborasi melalui media kemudian wadah pemikir berfungsi sebagai jembatan untuk meningkatkan pemahaman timbal balik dan juga membina kerja sebanding yang mana bermanfaat.

    "Di era ketidakpastian dunia usaha juga perubahan geopolitik, upaya anda berfungsi sebagai jembatan untuk pemahaman timbal balik yang lebih banyak mendalam serta kerja mirip yang tersebut bermanfaat," kata Fadillah. Ia menambahkan bahwa media kemudian wadah pemikir memainkan peran penting di menjembatani perspektif, menginformasikan kebijakan, kemudian menyokong keharmonisan regional.

    Anak-anak berpartisipasi pada kompetisi kaligrafi China pada Kuala Lumpur, Negara Malaysia (9/2/2025(. ANTARA/Xinhua/Chong Voon Chung/aa.

    Lebih lanjut, kata dia, kolaborasi yang dimaksud memberikan kesempatan yang digunakan tepat waktu untuk meningkatkan kekuatan hubungan antarmasyarakat.

    "Memastikan bahwa kerja mirip kita bukan semata-mata bersifat transaksional, melainkan dibangun berlandaskan prinsip saling percaya, afinitas budaya, serta aspirasi bersama," ujar Fadillah.

    Ia melanjutkan "dunia membutuhkan ide-ide yang tersebut nyata, solusi praktis, dan, yang dimaksud terpenting, harapan! Harapan bahwa peradaban-peradaban yang dimaksud berbeda bukan cuma dapat hidup berdampingan, tetapi juga tumbuh bersama".

    "Oleh dikarenakan itu, wawasan serta sumbangan anda sangat penting di membentuk masa depan hubungan ASEAN-China, menegaskan bahwa kemitraan kita masih dinamis, berwawasan ke depan, kemudian berdampak," kata beliau menambahkan.

    Sementara itu, Menteri Komunikasi Tanah Melayu Fahmi Fadzil menyampaikan pentingnya koordinasi serta kerja identik di menghadapi tantangan-tantangan baru.

    "Peran media pada hubungan ASEAN-China tidaklah pasif, melainkan proaktif. Industri Media dapat menentukan nada percakapan kita, membentuk persepsi kita, lalu meletakkan dasar untuk pemahaman timbal balik yang tersebut lebih tinggi mendalam," kata dia.

  • Dunia Pers lalu wadah pemikir China-ASEAN perlu rangkul Artificial Intelligence atasi tantangan

    Dunia Pers lalu wadah pemikir China-ASEAN perlu rangkul Artificial Intelligence atasi tantangan

    Ligapedia.news Kuala Lumpur – Perwakilan media dan juga wadah pemikir (think tank) terkemuka dari China lalu 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengadakan diskusi mendalam mengenai sebagian topik termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada Diskusi Dunia Pers juga Wadah Pemikir China-ASEAN (China-ASEAN Media Massa and Think Tank Forum) yang dimaksud diadakan di tempat Kuala Lumpur pada hari terakhir pekan (11/4).

    Dalam sebuah konsensus yang dirilis pada forum tersebut, yang digunakan mengusung tema "Memperkuat Kerja Sama ASEAN-China" (Strengthening ASEAN-China Cooperation), para kontestan mengakui bahwa perkembangan Artificial Intelligence yang dimaksud pesat menghadirkan berbagai kesempatan baru bagi negara-negara untuk pengerjaan transformatif, kemudian juga menghadirkan risiko serta tantangan yang tersebut bukan terduga.

    Media lalu wadah pemikir harus terlibat mengikuti gelombang revolusi teknologi, memanfaatkan keunggulan Kecerdasan Buatan dengan baik, lalu memperkenalkan perkembangan masa depan yang dimaksud cerdas dengan vitalitas inovatif serta keamanan sebagai intinya, papar konsensus tersebut.

    Pamela Samia, pelaksana tugas eksekutif editor berita di area Kantor Berita Filipina, menyatakan media juga wadah pemikir ASEAN kemudian China mau tidaklah mau harus merangkul AI, oleh sebab itu teknologi baru ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penelitian, pengambilan keputusan, juga komunikasi.

    Dia mengingatkan meskipun penerapan Kecerdasan Buatan semakin marak, keahlian lalu keterampilan manusia harus tetap saja menjadi yang utama.

    AI hanyalah sebuah alat juga bukan akan pernah bisa jadi menggantikan penilaian kemudian pemikiran kritis manusia.

    Veronika S. Saraswati, direktur eksekutif Indonesia China Partnership Studies, menyatakan media dan juga wadah pemikir ASEAN lalu China harus fokus untuk membantu rakyat mengembangkan pemikiran kritis sembari mengiklankan sistem Kecerdasan Buatan yang didasarkan pada data regional lalu kearifan budaya Timur.

    "Melalui inisiatif ini, negara-negara dalam Global South diharapkan dapat memperoleh kembali kata-kata mereka itu di area ranah digital, meyakinkan bahwa Kecerdasan Buatan menjadi alat untuk memperkenalkan kesetaraan alih-alih sarana dominasi Barat."

    Sivanxay Siphankham, delegasi direktur Kantor Berita Laos, mengungkapkan pengembangan Teknologi AI berkontribusi di menyokong pertukaran informasi lalu kerja sejenis antara media ASEAN dan juga China. Namun, mereka perlu bekerja serupa untuk mengatasi beberapa jumlah tantangan seperti misinformasi, memverifikasi bahwa Teknologi AI digunakan secara transparan serta tetap saja berada di dalam bawah manajemen manusia.

    Lee Chean Chung, ketua Center of Wilayah Strategic Studies Malaysia, menyatakan standar etika, privasi data, dan juga transparansi algoritma harus menjadi prinsip utama kebijakan terkait AI, seraya menambahkan bahwa misi Kecerdasan Buatan adalah memberdayakan manusia, tidak menggantikannya.

    Menyebut bahwa setiap penemuan mempunyai aspek positif lalu negatif, Thida Tin, direktur jenderal Departemen Pengembangunan Media Massa Kementerian Berita Myanmar, menuturkan solusinya terletak pada keseimbangan antara pengembangan teknologi lalu pertimbangan etika.

    Sangat penting untuk melakukan konfirmasi bahwa kemajuan teknologi bermanfaat bagi semua sektor rakyat sembari meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan juga kelompok rentan.

    Diselenggarakan dengan oleh Kantor Berita Xinhua China lalu Bernama Malaysia, forum ini mempertemukan sekitar 260 perwakilan dari lebih banyak dari 160 media, wadah pemikir, lembaga pemerintah, juga perusahaan di dalam negara-negara ASEAN dan juga China.

  • PM ke-5 Negara Malaysia Abdullah Ahmad Badawi tutup usia

    PM ke-5 Negara Malaysia Abdullah Ahmad Badawi tutup usia

    Ligapedia.news Kuala Lumpur – Awal Menteri ke-5 Malaya Abdullah Ahmad Badawi tutup usia di area Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Senin, pada pukul 19.10 waktu setempat (pukul 18.10 WIB).

    Berita duka yang disebutkan disampaikan menantunya, mantan Menteri Bidang Kesehatan Tanah Melayu Khairy Jamaluddin melalui tayangan story Intagram.

    “Tun Abdullah Ahmad Badawi, Awal Menteri Negara Malaysia ke-5, telah lama kembali ke Rahmatullah pada pukul 7:10pm pada Institut Jantung Negara, KL.

    Semoga Allah SWT mencucuri rohmat ke berhadapan dengan roh Allahyarham lalu menempatkan roh Allahyarham di kalangan roh orang-orang yang dimaksud Beriman dan juga beramal soleh. Al Fatihah,” demikian arahan Khairy.

    Perdana Menteri Malaya Anwar Ibrahim melalui akun media sosial X menyatakan baru menerima berita yang amat menyentak jiwanya. “Sahabat saya yang mana juga mantan Pertama Menteri Tanah Melayu yang digunakan kelima Tun Abdullah Ahmad Badawi telah lama kembali menemui ilahi”.

    Anwar mengungkapkan kenangan terakhir kali dirinya menjenguk sahabatnya itu di kondisi yang mana sangat memprihatinkan kemudian jiwanya diliputi duka.

    Namun ketika tangan dia bersentuhan, tatapan mata Pak Lah, sapaan akrab Ahmad Badawi, yang mana kabur masih memancarkan kasih sayang dan juga sikap damai yang digunakan tak pernah padam, kata Anwar.

    Ia mengungkapkan di dalam sedang gejolak urusan politik yang mana seringkali mengerikan kemudian menyesakkan, Pak Lah selalu menjadi kekuatan yang menenangkan. “Beliau menerima saya dengan penuh sopan santun kemudian kesantunan, meskipun kami sempat berada di tempat bidang urusan politik yang mana berseberangan. Begitu agungnya jiwa individu negarawan besar”.

    “Pak Lah tidak sekadar manusia pemimpin, tetapi pribadi yang tersebut berhati besar yang tersebut menerapkan narasi baru di urusan politik kekuasaan di area Malaysia. Dengan pendekatan Islam Hadhari, ia menjembatani kesenjangan antara aspek kemajuan lalu pembangunan juga nilai-nilai,” tambah Anwar.

    Di bawah kepemimpinan Pak Lah, tambah Anwar, Tanah Melayu telah terjadi menjalani reformasi pada peradilan, transparansi di administrasi, dan juga pemberdayaan kelembagaan.

    “Beliau merupakan tokoh yang mana membebaskan ucapan rakyat melalui membuka ruang media juga partisipasi publik. Pemerintahannya didasarkan pada Rencana Malaya Kesembilan yang tersebut menyokong peningkatan dunia usaha dan juga berfokus pada pembangunan manusia dan juga pedesaan,” ujar Anwar.

    Kepada keluarga Tun Jeanne, putra Khairy Jamaluddin dan juga keluarga besar, Anwar menyampaikan belasungkawa yang digunakan tulus dari lubuk hatinya. Seluruh negeri berduka berhadapan dengan kehilangan seseorang negarawan yang mana rendah hati.

    “Selamat jalan, Pak Lah,” kata Anwar.

    Malaysia berhutang budi berhadapan dengan jasa juga kebijaksanaan Abdullah Ahmad Badawi. Semoga arwah almarhum ditempatkan pada sisi orang-orang yang tersebut saleh, diampuni segala dosanya, dan juga mendapat ganjaran surga melawan segala amal saleh yang digunakan sudah dilaksanakan selama hidupnya, ujar Anwar.

    Abdullah Ahmad Badawi menjadi Utama Menteri Negara Malaysia dari 2003 hingga 2009. Ayah dari empat anak kelahiran Bayan Lepas, Penang, itu meninggal dunia pada usia 85 tahun.

  • Mengapa Sarawak kemudian Sabah jadi milik Malaysia? Ini adalah sejarahnya

    Mengapa Sarawak kemudian Sabah jadi milik Malaysia? Ini adalah sejarahnya

    Ligapedianews.com Ibukota – Pembentukan Federasi Negara Malaysia pada 16 September 1963 merupakan momen bersejarah yang tersebut melibatkan penyatuan beberapa entitas politik, termasuk Malaya, Singapura, Sarawak, kemudian Sabah.

    Proses itu tiada terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui rangkaian perundingan, konsultasi, juga berbagai faktor urusan politik lalu ekonomi yang tersebut melatarbelakanginya. Artikel ini akan mengupas secara mendalam mengapa Sarawak kemudian Sabah memilih bergabung dengan Tanah Melayu kemudian bagaimana proses yang disebutkan berlangsung.

    Latar belakang proposal pembentukan Malaysia

    Pada 27 Mei 1961, Pertama Menteri Malaya, Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj, mengusulkan pembentukan Federasi Tanah Melayu sebagai langkah untuk mempererat kerja sejenis urusan politik serta sektor ekonomi antara Malaya, Singapura, Sarawak, Sabah (yang pada waktu itu dikenal sebagai Kalimantan Utara), dan juga Brunei.

    Usulan ini mendapat dukungan dari Utama Menteri Inggris, Sir Harold Macmillan, yang tersebut mengamati integrasi ini sebagai jalan menuju stabilitas dalam kawasan Asia Tenggara pasca kolonialisme.

    Sebagai bagian dari upaya konsultasi, Komite Konsultatif Solidaritas Negara Malaysia (Malaysia Solidarity Consultative Committee/MSCC) dibentuk lalu melakukan rapat pertama pada Singapura dua bulan pasca usulan awal Tunku Abdul Rahman.

    Kemudian, pada 12 Agustus 1962, para pemimpin dari Sarawak juga Sabah mengunjungi Malaya untuk memahami lebih besar lanjut tentang gagasan tersebut. Kunjungan ini menjadi titik balik penting pada kebijakan Sarawak dan juga Sabah untuk bergabung pada Federasi Malaysia.

    Referendum serta kesepakatan pembentukan Malaysia

    Untuk menjamin aspirasi rakyat Sarawak serta Sabah, Inggris lalu Malaya membentuk Komisi Cobbold yang dipimpin oleh Lord Cameron Cobbold.

    Komisi ini terdiri dari lima anggota—dua dari Malaya serta tiga dari Inggris—dan bertugas mengadakan jajak pendapat terhadap penduduk di dalam Sarawak kemudian Sabah mengenai keinginan merek untuk bergabung dengan Federasi Malaysia. Hasil temuan Komisi Cobbold menjadi dasar bagi Perjanjian Negara Malaysia yang ditandatangani pada 9 Juli 1963 oleh Malaya, Inggris, Sabah, Sarawak, kemudian Singapura.

    Sarawak serta Sabah mengajukan ketentuan khusus sebelum bergabung dengan Malaysia, yang digunakan dituangkan pada 20 butir persyaratan bagi Sabah kemudian 18 butir persyaratan bagi Sarawak. Syarat ini bertujuan untuk menjamin hak-hak juga otonomi penduduk di tempat kedua wilayah yang dimaksud setelahnya bergabung di Malaysia.

    Pada 22 Juli 1963, Sarawak mencapai status pemerintahan sendiri dengan pembentukan Supreme Council yang dipimpin oleh Ketua Menteri pertama, Stephen Kalong Ningkan. Kemudian, pada 29 Agustus 1963, Yang di-Pertuan Agong menyetujui secara resmi Deklarasi Malaysia, yang digunakan disetujui oleh Dewan Legislatif Sarawak pada 4 September 1963 dengan hasil 38 pernyataan membantu dan juga 5 menolak.

    Pada 16 September 1963, Menteri Pendidikan Malaysia, Khir Johari, membacakan Proklamasi Malaya di dalam Padang Sentral, Kuching, disaksikan oleh Datu Abang Haji Openg (Yang di-Pertua Negeri Sarawak pertama), Stephen Kalong Ningkan (Ketua Menteri Sarawak), anggota kabinet negara bagian, juga penduduk Sarawak. Pada ketika itu, Sarawak dan juga Sabah resmi menjadi bagian dari Malaysia.

    Keistimewaan juga otonomi Sarawak serta Sabah di Malaysia

    Sebagai bagian dari kesepakatan, Sarawak serta Sabah memperoleh beberapa hak istimewa yang tersebut tidak ada dimiliki oleh negara bagian lain di dalam Malaysia, di dalam antaranya:

    1. Kebijakan imigrasi khusus: Penduduk dari Semenanjung Malaya harus miliki izin khusus untuk memasuki Sarawak dan juga Sabah, sedangkan penduduk Sarawak serta Sabah dapat bepergian ke Semenanjung tanpa batasan serupa.
    2. Agama resmi: Tidak seperti di tempat Semenanjung, Islam tidaklah dijadikan agama resmi di dalam Sarawak serta Sabah.
    3. Bahasa resmi: Bahasa Melayu menjadi bahasa resmi, tetapi bahasa Inggris masih digunakan secara luas di administrasi pemerintah di dalam Sarawak juga Sabah hingga tahun-tahun berikutnya.
    4. Hak adat pribumi: Masyarakat asli seperti Dayak di dalam Sarawak juga Kadazan-Dusun di tempat Sabah mendapat pengamanan khusus terhadap tanah adat juga hak-hak budaya mereka.

    Konfrontasi Indonesia-Malaysia

    Proses pembentukan Federasi Tanah Melayu tak lepas dari tantangan, khususnya dari Indonesia yang menentang keras rencana tersebut. Presiden Sukarno menuduh Malaya sebagai proyek neokolonialisme Inggris yang dimaksud bertujuan untuk melanjutkan dominasi kolonial pada Asia Tenggara.

    Selain itu, Indonesia mengklaim bahwa pembentukan Tanah Melayu merupakan ancaman bagi kepentingan nasionalnya, teristimewa sebab Inggris tetap saja miliki pangkalan militer pada Singapura pasca pembentukan Malaysia.

    Konfrontasi Indonesia-Malaysia berlangsung selama tiga tahun (1963–1966) juga melibatkan berbagai bentuk agresi, termasuk infiltrasi militer Indonesia ke Sarawak lalu Sabah.

    Konflik ini akhirnya mereda setelahnya kejadian G30S/PKI di dalam Indonesia, yang tersebut mengguncang kebijakan pemerintah domestik lalu menggeser fokus pemerintah Indonesia dari konfrontasi ke stabilisasi internal.

    Keputusan Sarawak kemudian Sabah untuk bergabung dengan Malaya bukanlah hasil dari paksaan, melainkan melalui berbagai konsultasi, jajak pendapat, juga pertimbangan dunia usaha juga politik.

    Dengan adanya jaminan otonomi pada berbagai aspek, Sarawak serta Sabah memilih untuk menjadi bagian dari Negara Malaysia sebagai jalan menuju kestabilan dan juga penyelenggaraan yang dimaksud lebih banyak baik. Namun, dinamika hubungan antara kedua negara bagian ini dengan pemerintah pusat Negara Malaysia tetap memperlihatkan menjadi topik yang digunakan terus mengalami perkembangan seiring waktu.