Tag: Liga Indonesia

  • Persijap Jepara mendatangkan gelandang bertahan Wahyudi Hamisi

    Persijap Jepara mendatangkan gelandang bertahan Wahyudi Hamisi

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Klub penawaran Kejuaraan 1, Persijap Jepara, resmi mendatangkan gelandang bertahan Wahyudi Hamisi untuk meningkatkan kekuatan lini sedang mendekati kompetisi musim 2025/2026.

    Pemain kelahiran Kotamobagu, Sulawesi Utara, 28 Juli 1997 itu telah lama melakukan penandatanganan kerja sebanding dengan manajemen Laskar Kalinyamat, juga diproyeksikan menjadi salah satu penggawa inti pasukan di mengarungi musim kompetisi mendatang.

    “Ini adalah tantangan baru bagi saya, lalu saya siap memberikan yang dimaksud terbaik untuk Persijap Jepara. Semoga kerja sebanding ini mampu menyebabkan hasil positif bagi regu juga juga suporter,” ujar Wahyudi disitir dari keterangan resmi klub, Jumat.

    View this post on Instagram

    A post shared by ???????????????????????????????? (@persijap_jepara)

    Wahyudi dikenal sebagai gelandang bertahan berkarakter disiplin, tangguh, dan juga miliki etos kerja tinggi.

    Ia memulai karier profesionalnya bersatu Borneo FC pada 2016, lalu telah terjadi mencatatkan lebih lanjut dari 100 penampilan di area Turnamen 1. Setelah tujuh musim membela pasukan jika Samarinda tersebut, ia kemudian melanjutkan karier ke PSS Sleman dan juga tetap saja menunjukkan performa konsisten.

    Manajemen Persijap berharap penampilan pemain berusia 27 tahun itu mampu menambah stabilitas di tempat lini berada dalam juga menjadi sosok panutan bagi peserta muda. Selain pengalaman, Wahyudi dinilai mempunyai kemampuan di mengatur ritme permainan dan juga menjaga keseimbangan tim.

    Rekrutmen ini merupakan bagian dari langkah strategis Persijap di memulai pembangunan pasukan yang mana kompetitif menuju persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

    Persijap sebelumnya sudah mempertahankan salah satu pemain pentingnya di area lini depan, yakni Rosalvo Junior.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Semen Padang belum aman usai ditahan imbang Persik 1-1

    Semen Padang belum aman usai ditahan imbang Persik 1-1

    ligapedianews.com Padang – Tuan rumah Semen Padang FC ditahan imbang Persik Kediri 1-1 pada pertandingan pekan ke-33 Kompetisi 1 Indonesia 2024-2025 yang digunakan dijalankan di tempat Stadion H Agus Salim Pusat Kota Padang, Minggu.

    Persik Kediri unggul lebih banyak dulu melalui gol Ze Valente pada menit ke-12 melalui tembakan bebas jarak jauh. Sedangkan satu gol penyelamat Semen Padang sehingga terhindar dari kekalahan dilesakkan Bruno Gomez pada menit ke-62.

    Dengan hasil itu, Semen Padang dipastikan belum aman dari jeratan zona degradasi. Saat ini kelompok Kabau Sirah itu bertengger pada peringkat ke-15 dengan nilai 33 hasil dari delapan kali menang, sembilan kali seri lalu 16 kali kalah.

    Sementara Persik Kediri pada waktu ini bertengger di dalam peringkat ke-12 dengan dengan nilai 41 hasil 10 kali menang, 11 seri juga 12 kali kalah.

    Posisi itu belum aman oleh sebab itu di tempat bawahnya PSS Sleman lalu Barito Putra bertengger di area peringkat 16 lalu 17 dengan 31.

    Artinya, nasib Semen Padang juga dua pasukan itu akan ditentukan pada pertandingan pamungkas mereka itu pada pekan ke-34 Kompetisi 1 melawan kelompok kuat Arema Malang di dalam Malang pada Hari Sabtu (24/5).

    Ketiga pasukan dipastikan akan habis-habisan di dalam laga penentu mendatang untuk mampu tetap saja bertahan di dalam Kompetisi 1 Indonesia.

    Suporter Padang terpaksa harus menanti pekan terakhir untuk menentukan nasib kelompok kesayangannya. Hanya kemenangan pada pekan ke-34 yang mampu mengamankan kelompok itu.

    Melawan Arema yang digunakan pada waktu ini bertengger di area peringkat ke-9 klasemen Kejuaraan 1, plus bermain dalam kandangnya, membutuhkan perjuangan yang dimaksud bukan mudah dari regu asuhan Eduardo Filipe Arroja Almeida.

    Pada pertandingan yang mana dipimpin wasit Muhammad Nazmi, Persik mampu mengambil momen permainan di tempat menit awal sehingga bisa saja mencetak gol pada menit ke-12.

    Namun setelahnya itu, Semen Padang yang tersebut dimotori Bruno terhenyak kemudian segera meningkatkan tempo permainan serta menguasai permainan, meskipun demikian baru pada sesi kedua pasukan tuan rumah mampu menyamakan kedudukan.

    Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Nazmi kedudukan masih imbang 1-1.

  • Borneo tahan imbang Persebaya 1-1

    Borneo tahan imbang Persebaya 1-1

    ligapedianews.com Samarinda – Kesebelasan Borneo FC menahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 1-1 pada pertandingan pekan ke-33 Kompetisi 1 2024/2025 dalam Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Mingguan malam.

    Dua gol pada pertandingan itu lahir pada sesi kedua melalui tendangan penalti, masing-masing oleh penyerang Persebaya Bruno Moreira Soares pada menit ke- 61 dan juga kemudian dibalas oleh penyerang Borneo Matheus Pato pada menit ke-77.

    Kesebelasan berjuluk Bajul Ijo mendapat hadiah penalti, pasca wasit meninjau Video Assistant Referee lalu menegaskan pemain belakang Borneo Fc Gabriel Furtado menyentuh bola pada kotak terlarang.

    Sementara itu tendangan penalti bagi tuan rumah Borneo, bermula pada waktu penjaga gawang Ernando Ari dinilai mengganjal Matheus Pato di tempat area kotak 16 meter.

    Selain hadiah penalti, wasit juga mengeluarkan kartu merah untuk Ernando Ari.

    Asisten ahli Persebaya, Uston Nawawi, memasukkan kiper Andika Ramadhani, menggantikan sang gelandang, Toni Firmansyah.

    Andika Ramadhani yang digunakan segera menghadapi sepakan penalti Matheus Pato, tak dapat melakukan penyelamatan.

    Pada laga yang disebutkan tuan rumah Borneo FC segera menekan Persebaya Surabaya sejak putaran pertama bergulir.

    Di menit ke-12, potensi Borneo FC lahir melalui lsontekan M Sihran, namun tendangan penyerang muda Borneo yang dimaksud masih melambung pada menghadapi mistar kiper Persebaya Surabaya.

    Guliran penyerang Borneo, Mariano Peralta mencoba peruntungannya dengan sontekan dari luar kotak penalti di dalam menit ke-23, namun bola malah melambung pada berhadapan dengan mistar.

    Persebaya Surabaya sempat mendapat kesempatan emas dalam menit ke-25, namun sontekan Bruno Moreira ditepis oleh kiper Borneo FC.

    Pada menit ke-45, Mariano Peralta kembali menimbulkan kesempatan dengan mengurangi satu tendangan keras dalam depan Ernando Ari, namun bola masih melebar tipis dari gawang Persebaya Surabaya.

    Memasuki sesi kedua tempo pertandingan mulai meningkat, kedua pasukan sama-sama bermain menyerang dan juga berjuang menciptakan kesempatan berbahaya.

    Tuan rumah Borneo, tertinggal satu gol, ketika Bruno Moreira Soares berhasil mengekseksi tendangan penalti dengan sempurna.

    Berselang 13 menit kemudian, Matheus Pato berhasil menyamakan kedudukan juga melalui tendangan penalti.

    Hasil imbang memproduksi tempat kedua kesebelasan tidak ada mengalami inovasi di tempat papan klasemen.

    Persebaya tetap memperlihatkan berada di dalam peringkat ke-4 dengan poin 56, sadangkan Borneo berada pada peringkat ke-5 dengan poin 53.

  • PT LIB beri respons Semen Padang terkait saran penugasan wasit asing

    PT LIB beri respons Semen Padang terkait saran penugasan wasit asing

    Ligapedia.news Ibukota – Penyelenggara Turnamen 1 Indonesia yakni PT Turnamen Indonesia Baru (LIB) memberikan respons untuk klub Semen Padang terkait dengan saran penugasan wasit asing.

    Sebelumnya, pihak manajemen Semen Padang berkunjung ke kantor PT LIB di dalam Ibukota untuk memberikan saran mengenai penyelenggaraan wasit asing di laga-laga krusial di tempat setiap pekan Kejuaraan 1.

    “Jauh hari Ketua Umum PSSI sudah ada mengingatkan kami untuk setiap saat memerhatikan pertandingan-pertandingan yang digunakan krusial juga menugaskan wasit-wasit yang kompeten. Termasuk untuk menugaskan wasit asing,” ujar Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus di keterangan resmi, Selasa.

    Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya secara terbuka menerima saran yang digunakan diberikan oleh pihak manajemen Semen Padang.

    Menurut Ferry pihaknya sudah ada melakukan komunikasi untuk menugaskan wasit-wasit berkompeten untuk mengatur laga-laga yang memasuki pekan krusial akibat untuk menentukan regu juara hingga regu yang terdegradasi.

    Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus menegaskan bahwa semenjak era Ketua Umum PSSI Eric Thohir, kompetisi sepak bola profesional dalam Indonesia telah lama mengalami perkembangan secara signifikan termasuk pada penyelenggaraan.

    "Perubahan itu sangat signifikan. Termasuk di penyelenggaraan pertandingan BRI Kejuaraan 1. Semua kami jalankan secara profesional. Sesuai dengan standar juga regulasi FIFA. Dan, standar itu akan kami pertahankan sampai dengan akhir kompetisi musim ini,” ungkap Ferry.

    Pihak manajemen Semen Padang menyarankan keterlibatan wasit asing pada pertandingan yang dihadiri oleh oleh tim-tim yang dimaksud masih berpotensi untuk turun kasta.

    Dalam laporan manajemen Semen Padang, ketika ini terdapat enam regu yang tersebut masih miliki kemungkinan untuk terjungkal turun ke Kejuaraan 2.

    Saat ini Turnamen 1 Indonesia masih memasuki pekan ke-30 serta menyisakan total empat pekan pertandingan lagi.

    Persib Bandung pada saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara dengan perolehan 61 poin.

    Maung Bandung saat ini berpacu merebut peringkat juara menghadapi Dewa United (peringkat kedua dengan 53 poin) serta Persebaya Surabaya (peringkat ketiga dengan 52 poin).

    Persaingan sengit juga terjadi dalam zona degradasi untuk menentukan tiga pasukan yang mana akan turun kasta ke Turnamen 2 musim ini.

    Sementara persaingan di tempat zona degradasi terdapat PSS Sleman (peringkat ke-18 dengan 22 poin), Semen Padang (peringkat ke-17 dengan 25 poin), PSIS Semarang (peringkat ke-16 dengan 25 poin), Madura United (peringkat ke-15 dengan 27 poin), Barito Putera (peringkat ke-14 dengan 29 poin) dan juga Persis Solo (peringkat ke-13 dengan 29 poin).

  • Klasemen sementara BRI Kompetisi 1 Indonesia pekan 22

    Klasemen sementara BRI Kompetisi 1 Indonesia pekan 22

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Kompetisi BRI Kejuaraan 1 Indonesia musim 2024/2025 telah dilakukan memasuki pekan ke-22, dengan persaingan ketat di area papan menghadapi klasemen.

    Persib Bandung kokoh di tempat puncak klasemen sementara dengan performa impresif berkat 14 kemenangan dari 22 laga, sementara beberapa pasukan terus berjuang untuk memperbaiki kedudukan dia dalam papan klasemen.

    Dewa United FC berada di dalam peringkat kedua dengan 40 poin, hasil dari 11 kemenangan, 7 imbang, kemudian 4 kekalahan. Klub ini juga mempunyai catatan gol impresif dengan 43 gol tercipta serta 24 kebobolan. Sementara itu, Persija DKI Jakarta menyusul di dalam tempat ketiga dengan 39 poin, berkat 11 kemenangan, 6 imbang, juga 5 kekalahan.

    Persaingan di tempat papan berada dalam klasemen juga semakin ketat. Persebaya Surabaya yang dimaksud berada di area peringkat keempat dengan 38 poin, hanya saja terpaut satu bilangan dari Bali United pada peringkat kelima yang dimaksud mengoleksi 37 poin. Diikuti oleh Persita Tangerang di dalam kedudukan keenam dengan 35 poin.

    Di sikap ketujuh hingga kesebelas, ada Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, Malut United FC, Arema FC, juga PSM Makassar, yang sama-sama mengoleksi 32 poin. Letak mereka itu sangat rentan berubah seiring ketatnya perolehan poin.

    Di zona degradasi, Persis Solo, Semen Padang FC, juga Madura United FC masih berjuang untuk pergi dari dari kedudukan tiga terbawah. Ketiga kelompok ini sama-sama mengoleksi 17 poin dari 22 pertandingan, dengan selisih gol yang dimaksud cukup buruk.

    Klasemen Sementara BRI Kompetisi 1 Indonesia Pekan Ke-22

    Peringkat Klub M M K Gol +/- Poin
    1 PERSIB Bandung 22 14 7 36:16 20 49
    2 Dewa United FC 22 11 7 43:24 19 40
    3 Persija Jakarta 22 11 6 36:25 11 39
    4 Persebaya Surabaya 22 11 5 25:24 1 38
    5 Bali United FC 22 11 4 36:24 12 37
    6 Persita Tangerang 22 10 5 21:22 -1 35
    7 Borneo FC Samarinda 22 9 5 30:25 5 32
    8 Persik Kediri 22 9 5 26:24 2 32
    9 Malut United FC 22 8 8 27:22 5 32
    10 Arema FC 22 9 5 31:30 1 32
    11 PSM Makassar 22 7 11 28:21 7 32
    12 PSBS Biak 22 8 5 30:33 -3 29
    13 PS Barito Putera 22 5 7 26:36 -10 22
    14 PSIS Semarang 22 6 3 17:28 -11 21
    15 PSS Sleman 22 6 4 26:27 -1 19
    16 PERSIS Solo 22 4 5 18:34 -16 17
    17 Semen Padang FC 22 4 5 22:41 -19 17
    18 Madura United FC 22 4 5 21:43 -22 17

    Hingga pekan ke-22, Persib Bandung masih menjadi pemuncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin dari pesaing terdekatnya, Dewa United FC. Persaingan untuk kedudukan papan melawan masih terbuka lebar, sementara tim-tim di dalam zona degradasi harus berjuang lebih tinggi keras untuk menghindari ancaman turun kasta. Dengan sisa laga yang dimaksud masih tersedia, setiap poin akan sangat berarti pada menentukan nasib masing-masing kelompok pada akhir musim.

    Menarik untuk ditunggu bagaimana jalannya sisa musim ini, apakah Persib dapat mempertahankan dominasinya, ataukah ada kejutan dari pasukan lain yang tersebut mampu menggeser tempat Maung Bandung di dalam puncak klasemen.