Tag: lelang

  • Persija lelang jersi untuk bantu individu yang terjebak bencana dalam Sumatera

    Persija lelang jersi untuk bantu individu yang terjebak bencana dalam Sumatera

    Ibukota – Persija Ibukota Indonesia membuka lelang jersi bertanda tangan seluruh pemain juga jersi match worn milik Ilham Rio Fahmi untuk penggalangan dana bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, kemudian Aceh.

    Perwakilan Persija Ferry Indrasjarief menyatakan jersi utama yang dilelang tidak sekadar memorabilia, tetapi berubah jadi tanda kebersamaan dan juga dukungan Persija sama-sama Jakmania untuk para penderita bencana.

    “Jersi ini berubah menjadi simbol harapan yang ingin kami kirimkan terhadap saudara-saudara kita di dalam Sumatera,” ujar Taufik pada konferensi pers dalam Jakarta, Jumat.

    View this post on Instagram

    A post shared by Persija (@persija)

    Selain jersi yang tersebut ditandatangani seluruh pemain, Persija juga melelang jersi match worn milik Ilham Rio Fahmi yang tersebut dipakai pada Piala Asia U-23 2024 di dalam Qatar.

    Taufik mengumumkan jersi yang disebutkan mempunyai nilai sejarah lalu emosional tinggi bagi sang pemain, sekaligus diharapkan mampu meningkatkan antusiasme donatur.

    Penggalangan dana itu dilaksanakan Persija bersatu Bakrie Untuk Negeri serta akan dibuka mulai 3–12 Desember 2025. Seluruh informasi lelang kemudian mekanisme donasi akan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Persija serta Bakrie Untuk Negeri.

    “Harapan kami sederhana, kegiatan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang dimaksud sedang berada di masa sulit. Kami ingin menyampaikan instruksi bahwa mereka itu bukan sendirian,” kata Taufik.

    Perwakilan Bakrie Untuk Negeri, Ilham Fahmi Idris, memaparkan kolaborasi kemanusiaan itu diharapkan dapat membantu percepatan penanganan dampak bencana, khususnya di wilayah Aceh yang digunakan hingga saat ini masih menghadapi situasi cukup berat.

    “Kami berharap kerja identik ini dapat memudahkan penduduk terdampak dalam sana,” ujar Ilham.

    Sementara itu, perwakilan Bakrie Amanah, Nasafi Pramunuha, menegaskan lembaga amil zakat nasional yang dimaksud akan menjalankan dana secara transparan melalui sistem aksisosial.id, yang digunakan menampilkan perkembangan pemanfaatan dana secara real time.

    Ini berubah menjadi kolaborasi kedua Persija dengan Bakrie Untuk Negeri dan juga Bakrie Amanah, setelahnya sebelumnya mengatur lelang jersi untuk bantuan bencana ke Lewotobi, Nusa Tenggara Timur.

    Taufik menyatakan pada waktu ini baru jersi Rio Fahmi yang siap dilelang, namun tak menghentikan kemungkinan akan ada memorabilia lain dari para pemain.

    “Kemarin sudah ada ada pembicaraan bahwa selain jersi, ada barang-barang lain yang bernilai sejarah. Namun kepastiannya masih mengawaitu konfirmasi dari pasukan Persija,” ujarnya.

    Taufik menambahkan, Jakmania di dalam beberapa orang area juga telah lama mulai menghimpun donasi.

    Pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan Jakmania Padang terkait kemungkinan momen penyerahan bantuan pada pertandingan Persija yang dijadwalkan berlangsung ke Stadion GOR Agus Salim pada 22 Desember.

    “Sejauh ini pertandingan masih dijadwalkan dalam Agus Salim, namun bila ada status cuaca ekstrem atau pertimbangan solidaritas, opsi pemindahan ke Indomilk Arena Banten terbuka. Kami masih menanti informasi lanjutan dari rekan-rekan dalam Padang,” kata dia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bangku Kaki Istana Buckingham akan Dilelang untuk Amal

    Bangku Kaki Istana Buckingham akan Dilelang untuk Amal

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Delapan bangku kaki unik yang terbuat dari unsur daur ulang milik Istana Buckingham lalu Kastil Windsor akan dilelang untuk amal.

    Bangku kaki yang dimaksud telah terjadi dibuat oleh para perajin dari The King’s Foundation dan juga akan dijual untuk mengoleksi dana melalui lelang daring.

    Yayasan ini didirikan untuk melestarikan kerajinan warisan dalam seluruh Inggris, menawarkan inisiatif lembaga pendidikan pada segala hal mulai dari pertukangan kayu hingga pembuatan atap jerami dan juga topi wanita.

    Untuk menghasilkan pijakan kaki, kelompok Komunitas Menjahit The King’s Foundation di dalam Dumfries House di dalam Skotlandia menghasilkan kain perca khusus dengan mendaur ulang kain, dipadukan dengan Harris Tweed.

    Kain ini mencakup lebih banyak dari 40 tahun desain gorden kerajaan selama masa pemerintahan Ratu Elizabeth II, yang dimaksud dimulai sejak 1950-an hingga 1990-an, di area mana sebagian besar terinspirasi oleh alam dengan motif bunga atau daun besar dan juga beberapa orang karya dari 1980-an, termasuk beberapa unsur yang digunakan terlihat seperti denim.

    Metiers D’Art Fellowship – kursus kolaboratif yang mana ditawarkan oleh The King’s Foundation kemudian CHANEL di kemitraan dengan le19M – menyelesaikan pelapis juga memasangnya pada pijakan kaki buatan tangan yang tersebut dirancang serta dibuat oleh siswa di area Snowdon School of Furniture pada lokasi.

    Kolaborasi ini menggabungkan substansi berkelanjutan kemudian keahlian tradisional, yang digunakan menjadi inti dari karya The King’s Foundation.

    “‘Pijakan kaki adalah proyek yang sangat istimewa. The King’s Foundation menjunjung tinggi tradisi kemudian warisan, yang tersebut terwujud dengan sempurna pada pijakan kaki unik yang tersebut telah terjadi dibuat dengan sangat ahli oleh siswa kami yang dimaksud sangat berbakat juga anggota Sewing Bee,” kata Simon Sadinsky, Direktur Eksekutif Pendidikan.

    “Proyek ini juga menyoroti komitmen kami terhadap keberlanjutan dengan menggunakan substansi daur ulang kemudian alami. Yang membuatnya lebih banyak luar biasa adalah dapat menyambut beberapa teman berkaki empat dari Battersea Dogs and Cats Home untuk menandai dimulainya lelang meriah yang tersebut ajaib lainnya – kami berharap ini pada gilirannya akan membantu merek menemukan rumah baru,” ucap Simon Sadinsky lagi.