Tag: KP2MI

  • KP2MI gagalkan 22 calon pekerja migran ilegal ke Malaysia, 2 ditangkap

    KP2MI gagalkan 22 calon pekerja migran ilegal ke Malaysia, 2 ditangkap

    Ligapedianews.com Ibukota – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggagalkan 22 calon pekerja migran ilegal yang tersebut hendak dipekerjakan ke Malaya juga menangkap dua pria yang tersebut memberangkatkan mereka.

    Tindakan pencegahan yang dimaksud berdasarkan operasi regu gabungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau sama-sama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, menurut keterangan KP2MI di dalam Jakarta, Hari Sabtu malam.

    Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan menyatakan operasi yang disebutkan berawal dari informasi dugaan aksi pidana perdagangan orang (TPPO) pada Hari Sabtu (9/8) dini hari yang tersebut kemudian segera ditindaklanjuti kelompok gabungan.

    "Tim mendapati lima korban sedang mengantisipasi penjemputan. Tak lama kemudian, sebuah Toyota Avanza putih yang digunakan dikemudikan pelaku tiba di area lokasi juga secara langsung diamankan," katanya.

    "Selang 15 menit, regu kembali mengamankan Toyota Avanza hitam yang tersebut dikendarai pelaku lainnya," tambahnya pada keterangan tersebut.

    Fanny mengungkapkan dua orang yang tersebut berperan sebagai penjemput sekaligus sopir diamankan dari dua mobil yang dimaksud hendak menjemput 22 calon pekerja migran ilegal, salah satunya pribadi anak.

    Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku mendapat perintah dari pihak lain untuk menjemput juga mengantar para korban menuju titik pemberangkatan di dalam Selinsing perbatasan Dumai-Bengkalis, sebelum menuju Malaysia.

    "Setelah sampai dalam titik penjemputan kedua pelaku diamankan oleh pihak kepolisian," ujar Fanny.

    Seluruh korban kemudian dibawa ke BP3MI Pekanbaru untuk pendataan melalui Sistem SISKOP2MI sebelum dipulangkan ke area dengan syarat masing-masing.

    Sementara kedua pelaku diamankan di tempat Polda Riau untuk proses penyidikan lebih lanjut lanjut. Fanny meyakinkan kepolisian akan melakukan pengusutan terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain di perkara TPPO itu.

    Secara terpisah, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengingatkan pentingnya menghindari pihak-pihak yang digunakan kerap berkata "manis" pada membujuk publik untuk bekerja ilegal dalam luar negeri.

    Dia menegaskan bahwa berangkat ilegal rentan menjadi korban TPPO, penyiksaan hingga dieksploitasi.

    Menteri Karding menyebutkan bahwa keselamatan dan juga proteksi hak-hak pekerja migran Indonesia hanya saja dapat terjamin apabila berangkat secara prosedural.

    "Kami mengimbau untuk seluruh warga yang mana ingin bekerja pada luar negeri untuk berangkat secara legal. Jangan percaya tawaran cepat tanpa dokumen resmi, dikarenakan risikonya mampu sangat besar," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cegah 3 calon PMI ke Oman, UEA, KP2MI amankan 1 terduga pelaku

    Cegah 3 calon PMI ke Oman, UEA, KP2MI amankan 1 terduga pelaku

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menghindari tiga calon pekerja migran perempuan yang dimaksud akan diberangkatkan secara ilegal ke Oman juga Uni Emirat Arab (UEA), kemudian mengamankan satu orang terduga pelaku.

    Sebagaimana keterangan KP2MI pada Jumat, upaya pencegahan berawal dari pasukan KP2MI yang digunakan mendapatkan informasi dugaan tempat penampungan CPMI ilegal di dalam salah satu unit Tower Damar Apartemen Kalibata City, Ibukota Indonesia Selatan, pada Kamis (17/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

    "Kemudian pasukan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro DKI Jakarta Selatan untuk bersama-sama melakukan pencegahan serta penyelamatan terhadap 3 calon pekerja migran Indonesia," berdasarkan laporan regu reaksi cepat KP2MI, Hari Jumat (18/4).

    Penggeledahan kemudian dilaksanakan di tempat tempat penampungan CPMI ilegal di area Apartemen Kalibata pada hari yang dimaksud sejenis pukul 18.00 WIB.

    Dari penggeledahan tersebut, petugas mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial AK juga 3 CPMI perempuan.

    Ketiga CPMI itu berinisial JJ selama Sulawesi Utara, SW selama Sulawesi Utara, kemudian OSS selama Sulawesi Selatan. Ketiganya berencana dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga dengan iming-iming upah Rp6-7 jt per bulan.

    Dalam penggeledahan itu, regu juga menyita dokumen ketiga CPMI merupakan visa turis juga paspor dan juga tiket tujuan Jakarta-Muskat, Oman dan juga Oman-Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

    Selanjutnya ketiga CPMI perempuan yang disebutkan diserahkan ke Mapolres Metro DKI Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan tambahan lanjut dengan pendampingan Tim Reaksi Cepat sekali (TRC) KP2MI.

    KemenP2MI juga menyokong proses hukum terhadap terduga pelaku AK dengan menyerahkannya ke Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan.

    Setelah diserahkan ke Polres Metro Jaksel, tindakan hukum yang disebutkan ditindaklanjuti berdasarkan Laporan Polisi bernomor LP/B/1281/IV/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya dengan tuduhan melanggar Pasal 81 UU No. 18 Tahun 2017 Jo Pasal 69 dan juga atau Pasal 2 ayat (2) UU No. 21 Tahun 2007 tentang aksi pidana perdagangan orang (TPPO).

  • KP2MI sambut inisiatif Menteri PKP sediakan 20 ribu rumah bagi PMI

    KP2MI sambut inisiatif Menteri PKP sediakan 20 ribu rumah bagi PMI

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyambut baik inisiatif Menteri Perumahan Rakyat juga Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk menyediakan 20 ribu rumah subsidi untuk pekerja migran Indonesia (PMI).

    Melalui penyediaan tersebut, pekerja migran akan menjadi satu dari 10 penerima kegunaan infrastruktur likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kemudian Tapera.

    "Niat baik dari Menteri PKP harus kita sambut baik, dikarenakan ini menjadi prospek bagi pekerja migran untuk mempunyai rumah," kata Menteri Karding usai hadir di Pihak Terkait Gathering Bersama Ekosistem Perumahan yang dimaksud diselenggarakan BP Tapera di area Jakarta, Kamis waktu malam (17/4), sebagaimana keterangan KP2MI yang diperoleh hari terakhir pekan (18/4).

    Meski demikian, Menteri Karding ingin kementeriannya duduk dengan Kementerian PKP kemudian BP Tapera untuk merumuskan syarat-syarat mendapat rumah, yang dimaksud tentunya juga meringankan pekerja migran.

    "Karena memang benar sedikit ada problem, lantaran untuk mengakses rumah subsidi ini, minimun pendapatan yang tersebut harus dimiliki sebesar Rp8 juta, sementara pekerja migran kita lebih lanjut dari itu," katanya.

    Masalah lainnya adalah tentang jangka waktu cicilan rumah yang tersebut umumnya dalam menghadapi 10 tahun. Sedangkan masa kontrak dari pekerja migran Indonesia hanya sekali berkisar 2 tahun, yang dimaksud diperpanjang hanya sekali beberapa kali saja, kata Menteri Karding lebih lanjut lanjut.

    "Ini yang mau kita bicarakan dengan Menteri PKP," ujarnya.

    Saat disinggung tentang sebaran lokasi rumah subsidi yang dimaksud bisa jadi diakses pekerja migran, Menteri Karding menambahkan hal itu akan disesuaikan dengan data dari pekerja migran Indonesia.

    "Kita umumkan, yang digunakan pasti terbuka, pekerja migran atau purna pekerja migran boleh mendaftar," imbuh Abdul Kadir Karding.

    Selain pekerja migran, segmentasi penerima kegunaan FLPP lalu Tapera yaitu petani sebanyak 20 ribu unit, nelayan 20 ribu unit, buruh 20 ribu unit, Polri 14.500 unit, Kemenparekraf 3 ribu unit lalu Kemendagri 2 ribu unit.

    Selanjutnya, Kemenkeu 2 ribu unit, BP seribu unit kemudian asisten rumah tangga (ART) seribu unit. Sepuluh segmentasi penerima khasiat FLPP yang disebutkan pada waktu ini sedang pada proses perumusan aturan dan juga ketentuan yang mana akan menerima.

    Sementara yang dimaksud sudah bekerja mirip sebagai penerima FLPP dan juga Tapera yaitu TNI Angkatan darat sebanyak 5.760 unit, guru 20 ribu unit, tenaga kebugaran 30 ribu unit juga wartawan seribu unit.

  • KP2MI gandeng UNS untuk pelatihan bagi calon pekerja migran

    KP2MI gandeng UNS untuk pelatihan bagi calon pekerja migran

    Ligapedia.news Ibukota – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bekerja mirip dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) di memberikan pelatihan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

    Melalui rilis pers KP2MI pada Senin, disebutkan bahwa kerja mirip yang dimaksud diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri P2MI Abdul Kadir Karding dengan Rektor UNS Hartono dalam UNS Tower, Surakarta pada Awal Minggu (14/4).

    Saat memberikan sambutan Menteri Karding mengungkapkan bahwa ketika ini ada 1,7 jt permintaan kerja pada luar negeri yang dimaksud bisa jadi dimanfaatkan warga Indonesia.

    Oleh oleh sebab itu itu, kerja sebanding yang disebutkan dijalankan untuk menyiapkan model pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia.

    "Makanya kerja identik ini penting Pak, penting pada konteks kita harus menyiapkan model suplai ini kaya apa kuncinya? Harus pelatihan. Kuncinya harus sertifikasi, kuncinya pelayanan harus terintegrasi. Kalau tidak, repot," kata Menteri Karding.

    Dia juga berharap Pemkot Surakarta turut membantu memberikan pelatihan sebab infrastruktur lalu sistem ekologi pelatihan kerja di tempat Surakarta sudah ada sangat baik.

    "Kota Solo ini dengan segala infrastruktur juga ekosistemnya sudah ada jadi serta Asta Cita ala Solo juga siap," kata dia.

    Sementara itu, Rektor UNS Hartono menyatakan pihaknya siap membantu KP2MI pada pelatihan kerja. Rektor Hartono menyatakan UNS mempunyai 14 fakultas juga satu sekolah vokasi dengan 32 inisiatif studi.

    "Kerja serupa yang salah satunya adalah menyiapkan tenaga kerja khususnya warga kota Surakarta kemudian sekitarnya di rangka kita dorong untuk menjadi tenaga migran ini, oleh sebab itu salah satu prospek yang digunakan sekarang terbuka lebar dalam beberapa negara," katanya.

    Wali Daerah Perkotaan Surakarta Respati Achmad Ardianto mengupayakan rencana Menteri Karding untuk mengirim penduduk Solo bekerja pada luar negeri. Respati menyampaikan pihaknya sudah pernah menyiapkan rumah singgah dan juga rumah lansia bagi orang tua yang ditinggal anaknya untuk bekerja di tempat luar negeri.

    "Kami dalam Lawian itu miliki rumah singgah dan juga rumah lansia bagi orang tua yang tersebut ditinggalkan anaknya untuk bekerja ke luar negeri. Orang tuanya akan kami asuh bahasanya, akan kami hidupi pada rumah singgah atau rumah lansia," ujar Respati.

    Selain MoU, penandatanganan kesepakatan kerja juga diadakan oleh Sekjen KP2MI Irjen Dwiyono serta Wakil Rektor Sektor Sumber Daya UNS Muchtar, dan juga Direktur Direktorat Akademik UNS Sigit Prastowo.

    Kesepakatan kerja sejenis juga diadakan antara Dirjen Promosi lalu Pemanfaatan Kesempatan Kerja Luar Negeri KP2MI Dwi Setiawan lalu Direktur Direktorat Akademik UNS Sigit Prastowo.

  • Kunjungi BPVP Solo, KP2MI bersiap penuhi permintaan kerja luar negeri

    Kunjungi BPVP Solo, KP2MI bersiap penuhi permintaan kerja luar negeri

    Ligapedia.news Ibukota – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi Balai Pembinaan Vokasi lalu Produktivitas (BPVP) Surakarta pada Awal Minggu (14/4) di rangka mengecek kesiapan memenuhi permintaan kerja di tempat luar negeri.

    "Jadi, kita ingin memverifikasi sebenarnya kesiapan kita di hal nanti menyambut permintaan pekerjaan yang dimaksud begitu besar dari luar negeri," kata Menteri Karding pada BPVP Surakarta, Kecamatan Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, Awal Minggu (14/4).

    Menteri Karding mengungkapkan bahwa untuk memenuhi tingginya permintaan pekerjaan di area luar negeri, KP2MI perlu melakukan upaya untuk menguatkan kompetensi.

    Menurutnya, calon tenaga kerja yang digunakan kompeten dapat dengan mudah terserap di dalam luar negeri akibat dapat bersaing di area negara tujuan.

    "Kan bukan kemungkinan besar terserap di tempat pada negeri semua. Salah satunya adalah kita akan dorong ini sebagian ke luar negeri," kata Menteri Karding.

    Dalam kunjunganan tersebut, Menteri Karding meninjau secara langsung beberapa kelas pelatihan pada BPVP Surakarta, seperti pelatihan listrik, perbaikan Air Conditioner (AC), juga perbaikan ponsel serta programmer.

    Menteri Karding menyatakan kementeriannya sedang mengkaji agar BPVP milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) itu miliki prasarana pelatihan khusus bagi merek yang mana berminat bekerja di area luar negeri.

    "Kita minta tolong untuk Mengeri Tenaga Kerja agar ini kita kluster khusus sekadar biar kita fokus. Jangan dicampur serupa yang disiapkan pada negeri akibat kan beda nanti," demikian kata Menteri Karding.

  • KP2MI: Keluarga minta Kementerian bantu pemeriksaan jenazah Soleh

    KP2MI: Keluarga minta Kementerian bantu pemeriksaan jenazah Soleh

    Ligapedia.news Ibukota – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mengungkapkan keluarga Soleh Darmawan, pekerja migran Indonesia yang mana meninggal dalam Kamboja, mengajukan permohonan kementerian yang disebutkan untuk membantu pemeriksaan lebih banyak lanjut terhadap jenazah Soleh.

    "Kepada Kementerian, Ibu almarhum berharap dilaksanakan pemeriksaan tambahan lanjut menghadapi jenazah," kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di konferensi pers pada Kantor Kementerian P2MI pada Jakarta, Jumat.

    Menteri Karding menyatakan Kementerian P2MI melalui BP3MI Jawa Barat telah terjadi mengunjungi keluarga almarhum Soleh Darmawan di area Bekasi pada 10 April 2025.

    Dalam kunjungan tersebut, keluarga Soleh mengajukan permohonan kementerian yang disebutkan untuk membantu pemeriksaan tambahan lanjut terhadap jenazah Soleh.

    Menanggapi hal itu, Kementerian, melalui BP3MI Jabar, siap memberikan pendampingan hukum apabila diperlukan.

    Kementerian P2MI juga terus mencermati narasi menyebar di dalam media sosial terkait dugaan TPPO lalu perdagangan organ. Namun berdasarkan observasi pihak keluarga juga aparat, tiada ditemukan luka baru maupun bekas jahitan yang digunakan menunjukkan pengambilan organ.

    Saat jenazah dimandikan, kata Karding, ditemukan kerutan atau lipatan dermis di tempat perut kemudian dalam menghadapi selangkangan, lalu keluarga menilai bahwa luka yang disebutkan adalah luka lama.

    Kementerian P2MI juga menerima informasi bahwa pihak perusahaan tempat Soleh bekerja menanggung biaya repatriasi sebesar 7.800 dolar Negeri Paman Sam (sekitar Rp127 juta) lalu mengaku telah dilakukan memberikan santunan. Tapi, pihak keluarga mengungkapkan santunan yang disebutkan belum diterima secara langsung.

    Kementerian, kata Karding, menghormati proses pendampingan hukum oleh LBH, namun juga mencatatkan bahwa kuasa hukum sebelumnya telah terjadi dicabut oleh keluarga Soleh pada 9 April 2025.

    Lebih lanjut, Menteri P2MI itu juga mengungkapkan bahwa Kementerian P2MI telah lama berupaya menemui Selly, tetangga Soleh yang memberikan tawaran kerja ke luar negeri.

    Namun, yang digunakan bersangkutan tidaklah berada di area tempat. Hingga kini, keluarga juga belum berhasil menghubungi pihak yang merekrut almarhum.

    "Kementerian P2MI berazam memverifikasi proteksi maksimal bagi PMI dan juga keluarganya. Kami akan terus mengawal proses hukum, mengupayakan keluarga korban, dan juga meningkatkan kekuatan langkah pencegahan penempatan non-prosedural dalam masa mendatang," demikian kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

    Soleh Darmawan mendapat tawaran kerja dari tetangganya, Selly, serta diperkenalkan terhadap Ray untuk bekerja sebagai koki pada Thailand. Pada 18 Februari 2025, Soleh berangkat ke Poipet, Kamboja, menggunakan visa kerja single entry.

    Beberapa hari setelahnya tiba, Soleh sempat memberi kabar la sudah pernah mulai bekerja. Namun, pada 2 Maret 2025, keluarga menerima video call yang menunjukkan kondisi Soleh tampak lemas dan juga tak mampu berbicara.

    Ray menyebutkan Soleh di kondisi gawat darurat kemudian keesokan harinya, Soleh meninggal dunia pada perjalanan ke rumah sakit, diduga akibat perdarahan di dalam saluran pencernaan.