Tag: konflik

  • Negeri Paman Sam ingin terobosan negosiasi peperangan negara Ukraina sebelum musim dingin

    Negeri Paman Sam ingin terobosan negosiasi peperangan negara Ukraina sebelum musim dingin

    Ibu Kota Rusia – Utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff kemudian Jared Kushner menyatakan untuk Volodymyr Zelenskyy pada Kiev bahwa Washington menginginkan terobosan pada negosiasi penyelesaian peperangan negeri Ukraina sebelum musim dingin.

    Mengutip sumber yang digunakan mengetahui hal tersebut, Axios pada Akhir Pekan melaporkan bahwa kedua utusan mengadakan dua perjumpaan pada Kiev dengan Zelensky kemudian para penasihatnya guna mendiskusikan proposal perdamaian negara Ukraina yang diperbarui.

    Penyiar negara Ukraina TSN baru-baru ini melaporkan bahwa bagian resmi dari negosiasi, yang dimaksud berlangsung di beberapa tahap, sudah pernah selesai. Pejabat lebih tinggi Inggris, Prancis, lalu Jerman juga dilaporkan mengambil bagian bergabung melalui tautan video.

    Sebelumnya pada Sabtu, Witkoff dan juga Kushner bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Pemimpin Rusia ke Kremlin yang tersebut berlangsung sekitar tiga jam.

    Selain Putin, turut hadir pada reuni yang disebutkan Penasihat Kremlin Yury Ushakov lalu pimpinan Dana Pengembangan Usaha Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev, yang digunakan juga merupakan perwakilan khusus presiden untuk penanaman modal kemudian kerja identik perekonomian dengan negara asing.

    Sumber: Sputnik

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Intelijen Negeri Paman Sam nilai Iran makin percaya diri, bertekad lanjutkan konflik

    Intelijen Negeri Paman Sam nilai Iran makin percaya diri, bertekad lanjutkan konflik

    Washington – Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di dalam Timur Tengah lalu semakin bertekad melanjutkan konflik dengan Negeri Paman Sam selama berbulan-bulan, menurut laporan The New York Times pada Jumat, mengutip data intelijen terbaru AS.

    Menurut laporan tersebut, yang digunakan mengutip beberapa pejabat AS, belum terdapat cukup indikasi yang mana menunjukkan bahwa Iran siap mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat dengan memenuhi tuntutan Washington sebelum pemilihan paruh waktu Negeri Paman Sam pada 3 November.

    Awal pekan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bukan mengetahui kapan konflik antara Amerika Serikat kemudian Iran akan berakhir.

    Pada 28 Februari, Negeri Paman Sam juga negeri Israel mulai melancarkan serangan terhadap beberapa jumlah sasaran dalam Iran. Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan balasan.

    Pada pertengahan Juni, Teheran lalu Washington melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang tersebut bertujuan menghentikan permusuhan. Namun, bukan lama pasca itu, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan.

    Konflik yang disebutkan hingga pada masa kini belum terselesaikan, dan juga permusuhan masih kembali terbentuk secara sporadis.

    Sementara itu, Washington memilih meningkatkan tekanan perekonomian terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik dengan memberikan tekanan finansial tambahan terhadap Teheran.

    Sumber: Sputnik/RIA Novosti

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • China membantu gencatan senjata resmi Thailand dan juga Kamboja

    China membantu gencatan senjata resmi Thailand dan juga Kamboja

    Ligapedianews.com Beijing – China menyokong juga menyambut gencatan senjata resmi yang digunakan disepakati Thailand serta Kamboja untuk menyelesaikan konflik terbuka kedua negara.

    "Kamboja juga Thailand telah terjadi mengadakan pertemuan luar biasa Komite Perbatasan Umum kemudian mencapai kesepahaman mengenai pengaturan implementasi, mekanisme pemantauan, juga hal-hal langkah lanjut gencatan senjata. China menyambut baik hal ini," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun pada pernyataan tertoreh di dalam Beijing, Jumat.

    Thailand juga Kamboja melakukan penandatanganan dokumen resmi gencatan senjata antara angkatan bersenjata kedua negara juga kesepakatan implementasinya setelahnya konferensi luar biasa Komite Perbatasan bilateral di area Kuala Lumpur, Negara Malaysia pada 4-7 Agustus 2025.

    Delegasi Thailand dipimpin oleh Pelaksana Pekerjaan Menteri Keamanan Jenderal Nattaphon Narkphanit serta delegasi Kamboja dipimpin oleh Wakil Pertama Menteri sekaligus Menteri Keamanan Jenderal Tea Seikha.

    Perjanjian resmi yang dimaksud mengonfirmasi serta merinci kesepakatan yang tersebut dicapai pada 28 Juli di rapat para kepala pemerintahan kedua negara di tempat Kuala Lumpur.

    "Hal yang disebutkan meletakkan dasar bagi terwujudnya gencatan senjata yang tersebut efektif juga menguatkan perdamaian abadi antara kedua belah pihak," tambah Guo Jiakun, juga menambahkan bahwa situasi ketika ini di area sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand terus membaik.

    "Hal ini membuktikan sepenuhnya bahwa dialog juga konsultasi adalah cara yang tepat untuk menyelesaikan sengketa. China menjunjung tinggi tempat yang adil kemudian jujur, memperkuat Kamboja lalu Thailand pada meningkatkan komunikasi juga menyelesaikan perbedaan secara baik," tambahnya.

    Ia juga menegaskan bahwa China mengupayakan kemajuan penyelesaian urusan politik melalui "ASEAN Way" serta siap untuk terus memainkan peran konstruktif bagi penyelesaian sengketa perbatasan antara Kamboja juga Thailand secara damai.

    Dalam kesepakatan pada Kamis (7/8), Thailand juga Kamboja setuju untuk menghentikan pengaplikasian segala jenis senjata, menghentikan serangan terhadap warga sipil, infrastruktur sipil, kemudian militer di segala situasi kemudian pada semua wilayah.

    Kedua pihak juga memverifikasi status pengerahan pasukan ketika ini tetap memperlihatkan dipertahankan, efektif mulai 28 Juli (tanggal berlakunya gencatan senjata), tanpa pemindahan pasukan baru ke perbatasan Thailand-Kamboja dan juga patroli ke arah kedudukan pihak lawan.

    Kedua negara pun setuju bahwa personel militer yang digunakan ditangkap harus segera dibebaskan dan juga dipulangkan setelahnya berakhirnya permusuhan aktif, dan juga bahwa dia yang digunakan gugur harus dikembalikan ke pihak mereka itu dengan bermartabat serta tepat waktu dengan bantuan pihak lawan, ujar juru bicara itu.

    Jika terjadi bentrokan bersenjata baru pada perbatasan selama masa gencatan senjata, kedua pihak akan menyelesaikan hambatan yang disebutkan melalui negosiasi pada tingkat komando lokal di kerangka mekanisme bilateral yang dimaksud ada untuk mengurangi eskalasi situasi, ujar Balankura.

    Selain itu, Thailand dan juga Kamboja setuju untuk menjaga komunikasi rutin antara distrik militer lalu unit angkatan bersenjata yang tersebut ditempatkan di dalam sepanjang perbatasan, dan juga setuju untuk mengadakan pertemuan komite perbatasan regional pada waktu dua pekan.

    Mereka juga setuju untuk menjaga komunikasi yang digunakan teratur dan juga dengan segera antara menteri pertahanan lalu kepala staf angkatan bersenjata kedua negara, dan juga setuju untuk menahan diri dari penyebaran informasi palsu.

    Perjanjian yang disebutkan juga mencakup pemantauan serta verifikasi kepatuhan terhadap gencatan senjata serta pembentukan kelompok pengamat dari ASEAN yang dimaksud dipimpin oleh Tanah Melayu selaku ketua ASEAN pada 2025.

    Sampai kelompok pengamat permanen itu terbentuk, kelompok pengamat sementara yang terdiri dari atase militer dari negara-negara anggota ASEAN yang terakreditasi di dalam Thailand serta Kamboja akan digunakan.

    Ketegangan di dalam perbatasan Thailand dan juga Kamboja meningkat menjadi konfrontasi bersenjata pada 24 Juli. Setelah bentrokan di tempat wilayah perbatasan, kedua belah pihak terlibat di baku tembak yang tersebut telah menewaskan setidaknya 30 orang.

    Kamboja menggunakan sistem peluncur roket ganda Grad, termasuk terhadap sasaran sipil pada wilayah Thailand, sementara Thailand melancarkan serangan udara terhadap sikap militer Kamboja. Kedua belah pihak melaporkan adanya korban, termasuk warga sipil.

    Kemudian pada Hari Senin (28/7), Thailand juga Kamboja mengumumkan kesepakatan gencatan senjata segera setelahnya pertemuan antara Penjabat Pertama Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan juga Pertama Menteri Kamboja Hun Manet yang tersebut dimediasi oleh Awal Menteri Tanah Melayu Anwar Ibrahim di dalam Kuala Lumpur.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Iran sebut korban jiwa akibat konflik dengan negeri Israel capai 935 jiwa

    Iran sebut korban jiwa akibat konflik dengan negeri Israel capai 935 jiwa

    Ligapedianews.com Istanbul – Otoritas Iran pada Hari Senin menyatakan bahwa korban tewas akibat serangan tanah Israel selama konflik 12 hari mencapai 935 orang.

    Jumlah yang dimaksud termasuk 132 wanita kemudian 38 anak-anak, sebut juru bicara otoritas peradilan Ashgar Jahangir pada pernyataan yang disitir kantor berita semi-resmi Tasnim.

    Sebelumnya, Kementerian Bidang Kesehatan menyebutkan korban tewas akibat serangan tanah Israel adalah 606 dengan 5.332 lainnya mengalami luka.

    Jahangir menuturkan bahwa serangan negeri Israel di tempat Penjara Evin pada barat laut Teheran memproduksi 79 orang tewas, termasuk tahanan, petugas penjara, serta warga setempat.

    Penjara Evin kemudian tiada dapat lagi dioperasikan, serta para tahanan dievakuasi, katanya, seraya mengatakan serangan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia lalu resolusi internasional.”

    Konflik antara negara Israel lalu Iran meletus pada 13 Juni, ketika Tel Aviv melancarkan serangan udara terhadap sarana militer, nuklir, serta sipil Iran.

    AS kemudian mengambil bagian mengebom prasarana nuklir Fordo, Natanz, juga Isfahan milik Iran di eskalasi konflik.

    Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan rudal serta pesawat nirawak terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang lalu melukai lebih besar dari 3.400 orang, menurut nomor yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem.

    Konflik yang disebutkan terhentikan pada bawah gencatan senjata yang mana disponsori Negeri Paman Sam yang dimaksud mulai berlaku pada 24 Juni.

    Sumber: Anadolu

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.