Tag: Kemenpora

  • Tim Review optimistis Indonesi penuhi target 80 emas ke Thailand

    Tim Review optimistis Indonesi penuhi target 80 emas ke Thailand

    DKI Jakarta – Tim Review untuk SEA Games 2025 optimistis kontingen Negara Indonesia mampu memenuhi target meraih minimal 80 medali emas pada event multicabang olahraga terbesar se-Asia Tenggara pada Thailand.

    "Kami yakin motivasi lalu optimisme membesar kontingen kita dapat mengantarkan Tanah Air melampaui target yang digunakan ada," kata anggota Tim Review untuk SEA Games 2025 Del Asri ke Jakarta, Kamis.

    Tim Review telah dilakukan melakukan langkah-langkah panjang untuk menentukan cabang olahraga apa cuma yang mana dihadiri oleh pada SEA Games Thailand 2025, juga total atlet yang tersebut diberangkatkan juga target medali.

    Jumlah atlet yang dimaksud diturunkan berjumlah 996 orang. Mereka akan bersaing di 48 cabang dari 51 cabang olahraga yang dimaksud dipertandingkan dalam "Negeri Gajah Putih".

    Asri mengemukakan Tim Review datang dengan segera ke pemusatan latihan nasional, berbicara dengan para pembimbing serta atlet untuk mendengarkan keinginan dia sekaligus mengkaji secara secara langsung bagaimana peluang setiap cabang untuk meraih medali.

    Proses yang dimaksud transparan, kata dia, memproduksi setiap pengurus cabang olahraga menyepakati target medali yang tersebut dirumuskan Tim Review berjumlah 80 emas.

    "Jadi persoalan target jumlah keseluruhan medali, setiap cabang juga sudah setuju serta satu pengumuman dengan hasil review kami yang mana sudah disampaikan oleh Kemenpora," katanya.

    Dia melanjutkan, pihaknya berunding, menjelaskan terhadap setiap federasi dan juga mengundang untuk sama-sama berpikir realistis mengenai status kekuatan Negara Indonesia di persaingan di dalam level Asia Tenggara.

    Tim Review berharap target 80 medali emas yang tersebut sudah pernah disampaikan oleh Menpora Erick Thohir bermetamorfosis menjadi pelecut motivasi para atlet untuk berjuang keras tidak hanya saja untuk memenuhi target.

    "Kami harap para atlet sebisa mungkin saja melampaui target yang mana diberikan," kata Erick.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Profil Puteri Komarudin, sosok yang mana diisukan akan jadi menpora baru

    Profil Puteri Komarudin, sosok yang mana diisukan akan jadi menpora baru

    DKI Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, mengganti beberapa orang menteri ke lima kementerian. Salah satunya adalah tempat Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora).

    Sampai pelantikan menteri baru dilaksanakan di dalam Istana Negara, kursi Menpora belum terisi. Namun, nama Puteri Komarudin pun diisukan akan bermetamorfosis menjadi pengganti Dito Ariotedjo.

    Lantas, seperti apa profil kemudian latar belakang Puteri Komarudin yang digunakan diisukan berubah jadi Menpora baru pada Kabinet Merah Putih ini? Berikut ulasannya.

    Profil kemudian latar belakang Puteri Komarudin

    Puteri Anetta Komarudin lahir di Bandung pada 21 Agustus 1993. Sejak 2019, ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari wilayah pemilihan Jawa Barat VII. Sebagai kader Partai Golkar yang duduk di dalam Komisi XI DPR RI, Puteri menaungi bidang keuangan, perbankan, juga perencanaan perkembangan nasional.

    Dalam perannya di dalam parlemen, Puteri terlibat pada pembahasan lalu pengesahan APBN, dan juga dalam periode sebelumnya pernah bergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP).

    Sejak kecil, Puteri mengenyam sekolah dasar di dalam SD Al Azhar Ibukota pada 1999-2005, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 19 Mayestik DKI Jakarta hingga 2008.

    Kemudian, Puteri juga memiliki rekam lembaga pendidikan ke luar negeri. Ia pernah mengenyam institusi belajar pada Chai Chee Secondary School, Singapura pada 2009-2010 kemudian mengambil Diploma Trinity College Foundation Studies pada 2011.

    Selanjutnya, ia meraih peringkat Bachelor of Commerce dari University of Melbourne pada 2015 lewat beasiswa Global B.Com.

    Di tahun yang digunakan sama, ia juga menuntaskan kegiatan HBX CORe: Credential of Readiness dari Harvard Business School, dengan konsentrasi pada Analisis Bisnis: Sektor Bisnis untuk Manajer, juga Akuntansi Keuangan. Selain itu, Puteri juga di antaranya Top 6 Lulusan Young Leaders of Negara Indonesia (YLI) Wave 7 yang mana dilakukan McKinsey Indonesia.

    Pada 2021, ia mendapat penghargaan Hope of Democracy Award dari Teropong Democracy Award berkat perannya yang dimaksud dinilai aspiratif, komunikatif, dan juga mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.

    Puteri juga dipercaya mengawasi delegasi Negara Indonesia di dalam forum internasional Youth 20 Summit 2021 ke Italia, yang mana mempertemukan pemuda dari negara-negara G20. Dalam forum itu, ia berhasil menggerakkan tiga rekomendasi kebijakan terkait inklusi juga kesetaraan ke bidang keuangan, pendidikan, juga politik.

    Atas kontribusinya di planet literasi keuangan, Puteri kembali meraih penghargaan sebagai Legislator Peduli Literasi Keuangan dan juga Generasi Muda di turnamen KWP Award 2023.

    Sebelum berubah menjadi legislator, Puteri memulai karirnya di dalam Bank Mandiri & Mckinsey sebagai International Baking Intern tahun 2015, Bank Mandiri sebagai Micro Banking Intern tahun 2015, Australia-Indonesia Centre sebagai Industri Media Relation Intern tahun 2015, kemudian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pengawas Bank Junior pada 2016–2018.

    Setelah itu, ia fokus mengabdikan diri sebagai politisi serta anggota parlemen. Kiprahnya juga meluas ke bermacam organisasi, baik ke internal Golkar maupun pada luar partai. Di Golkar, diantaranya ia pernah menjabat sebagai:

    • Ketua Area Pemenangan pemilihan Jawa Bagian Barat DPP Partai Golkar (2024–sekarang)
    • Ketua Area Keuangan juga Pasar Modal DPP Partai Golkar (2021–2024)
    • Wakil Sekretaris Golkar Institute (2020–sekarang)
    • Ketua Koordinator Lingkup Perekonomian PP Kesatuan Perempuan Partai Golkar (2020–2024)
    • Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Negara Indonesia (2017–sekarang)

    Selain itu, ia juga kerap dipercaya pada organisasi lain, diantaranya sebagai:

    • Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Warga Indonesi (KORMI) Nasional (2022–2024)
    • Dewan Kehormatan Pengurus Besar Persatuan Senam Negara Indonesia (Persani) (2022–sekarang)
    • Wakil Kepala Sektor Kondisi Keuangan juga Keuangan, Badan Hubungan Legislatif Kadin Nusantara (2021–2024)
    • Ketua Delegasi Indonesia Youth 20 (2021)
    • Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ranting Universitas Melbourne (2013–2014)

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemenpora peringkat seleknas tinju untuk SEA Games dihadiri oleh 98 atlet

    Kemenpora peringkat seleknas tinju untuk SEA Games dihadiri oleh 98 atlet

    https://ligapedianews.com/ “Sebanyak 98 atlet dari klub maupun wilayah yang tersebut tersebar di dalam seluruh Indonesia mengikuti seleknas kali ini

    Jakarta – Kementerian Pemuda kemudian Olahraga menyelenggarakan seleksi nasional (seleknas) cabang olahraga tinju untuk menjaring talenta terbaik menghadapi SEA Games 2025 di dalam Hall Basketball, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Ibukota selama 21 – 26 Juli.

    "Sebanyak 98 atlet dari klub maupun area yang mana tersebar di area seluruh Indonesia mengikuti seleknas kali ini," demikian laporan Kemenpora pada keterangan ditulis yang disitir di tempat Jakarta, Selasa.

    Dalam seleknas yang diselenggarakan Deputi Sektor Pengembangan Prestasi Kemenpora itu, para atlet akan saling mengadu keterampilan tinju untuk bertarung memperebutkan Piala Menpora.

    Kompetisi dijalankan untuk dua kategori yaitu putra yang mana mengadu sembilan kelas yaitu 48 kilogram (kg), 51 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg, 63.5 kg, 69 kg, 75 kg, lalu 80 kg.

    Sedangkan pada kategori putri terdapat delapan kelas yang mana dimainkan yaitu 48 kg, 50 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg, 63 kg, 66 kg juga 70 kg.

    Kemenpora menangani dengan segera seleknas cabang tinju setelahnya organisasi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) dikeluarkan dari keanggotaan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), sebagai langkah lanjut dari langkah Komite Olimpiade Internasional.

    Selain tinju, Kemenpora juga menangani seleknas cabang tenis meja kemudian sepak takraw yang mana memilih persoalan di federasi yang mana belum terselesaikan.

    Sebelumnya, pada peluncuran seleknas tiga cabang olahraga tersebut, Menteri Pemuda lalu Olahraga Dito Ariotedjo mengungkapkan seleknas dilaksanakan secara terbuka atau transparan untuk semua atlet dalam Indonesia.

    "Yang pasti kami tidak ada mengamati (atlet-atlet) dari federasi mana atau versi (federasi) siapa," katanya.

    Menpora menegaskan pihaknya sungguh-sungguh ingin memverifikasi Indonesia dapat mengirimkan atlet-atlet dari ketiga cabang olahraga terbaik untuk SEA Games pada Desember 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Komisi X setujui rekomendasi naturalisasi empat atlet sepak bola putri

    Komisi X setujui rekomendasi naturalisasi empat atlet sepak bola putri

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI terhadap empat atlet sepak bola putri yang mana akan dinaturalisasikan untuk menguatkan timnas sepak bola putri Indonesia.

    Keempat atlet yang dimaksud adalah Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Wraps, juga Emily Julia Frederiva Nahon, yang dimaksud berkewarganegaraan jika Belanda namun memiliki garis keturunan dari orang Indonesia.

    "Hasil dari persetujuan ini akan disampaikan untuk rapat paripurna DPR RI tanggal 27 Mei 2025," kata Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian pada rapat kerja dengan Kementerian Pemuda juga Olahraga yang digunakan disiarkan segera melalui kanal youtube TVR Parlemen yang dimaksud dipantau di area Jakarta, Senin.

    Rapat kerja yang disebutkan dihadiri oleh jajaran pimpinan kemudian anggota Komisi X, Wakil Menteri Pemuda juga Olahraga Taufik Hidayat, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir dan juga juga keempat atlet yang dimaksud hadir secara virtual.

    Hetifah mengatakan, Komisi X DPR RI, Pemerintah, juga PSSI menyepakati bahwa penetapan kewarganegaraan RI terhadap empat pesepak bola putri itu, selanjutnya ditetapkan oleh instansi yang berwenang Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang mana berlaku.

    Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Taufik Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya memberikan rekomendasi naturalisasi dengan beberapa pertimbangan yaitu keinginan para atlet untuk menjadi Warga Negara Indonesia dikarenakan mereka dibutuhkan untuk menguatkan kelompok nasional sepak bola Indonesia.

    Ia menyebutkan penampilan para atlet dibutuhkan untuk target jangka pendek atau dalam bawah lima tahun seperti untuk Kualifikasi Piala Asia Putri 2026, Piala ASEAN Putri 2025, FIFA Match Day 2025, SEA Games Thailand 2025, dan juga berbagai kompetisi lainnya hingga tahun 2030.

    Sedangkan, untuk target jangka panjang atau pada menghadapi lima tahun yaitu meningkatkan ranking menjadi 50 besar FIFA, 10 besar Asia, lolos di tempat setiap putaran final Piala Asia serta lolos ke Piala Planet 2035.

    Selain itu, peluncuran para atlet juga diperlukan untuk meningkatkan kekuatan kedalaman skuad timnas, juga melakukan pengiriman pengetahuan atau melengkapi kemampuan pesepak bola lokal baik untuk kepentingan timnas maupun untuk liga profesional.

    Taufik menambahkan, langkah menaturalisasikan keempat pemain juga bagian dari implementasi Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

  • Profil empat calon pemain naturalisasi timnas putri

    Profil empat calon pemain naturalisasi timnas putri

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Kementerian Pemuda lalu Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI terhadap empat atlet sepak bola putri berkewarganegaraan dengan syarat Belanda untuk menguatkan timnas sepak bola putri Indonesia.

    Keempat atlet yang dimaksud adalah Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Wraps, serta Emily Julia Frederiva Nahon yang dimaksud berkewarganegaraan dengan syarat Belanda namun memiliki garis keturunan dari orang Indonesia.

    Berdasarkan hasil rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Kemenpora yang mana dipantau dalam Jakarta, Senin, Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian menyatakan pihaknya​​​​​ telah lama menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI terhadap keempat atlet itu, yang turut hadir secara virtual pada rapat tersebut.

    Selanjutnya, persetujuan yang dimaksud akan disampaikan pada rapat paripurna DPR RI yang dimaksud dijadwalkan pada 27 Mei 2025.

    Berikut profil keempat atlet sepak bola putri:

    1. Felicia Victoria de Zeeuw

    Felicia Victoria de Zeeuw lahir di dalam Delft, Belanda, pada 19 Januari 2006. Pemain berusia 19 tahun itu ketika ini menguatkan pasukan sepak bola ADO Den Haag dengan bermain di tempat sikap utama sebagai gelandang serang juga kedudukan kedua sebagai gelandang berada dalam lalu gelandang bertahan.

    Felicia mempunyai garis keturunan Indonesia dari darah ibunya di dalam mana neneknya bernama Felixia Adelle Kuhuwael lahir di area Ibukota Indonesia pada 22 Agustus 1940. Ibu Felicia Bernama Narscha Gladys Bijkerk lahir pada Enschede pada 30 Juli 1971, sedangkan ayahnya Victor de Zeeuw, lahir di dalam Voorburg pada 13 Oktober 1962.

    Klub DSVP Pijnacker menjadi rumah pertama bagi Felicia untuk memulai karier sepak bola ketika berusia 10 tahun. Setelah menghabiskan empat musim (2016 -2020) bersatu klub itu, ia kemudian berlabuh ke ADO Den Haag pada musim 2020/2021 dan juga bermain Bersama kelompok U-14.

    Pada musim 2021/2022 pemain dengan postur tinggi 170 cm dan juga berat 60 kg itu dipromosikan ke regu U-16 dan juga berlanjut ke kelompok U-17. Kemudian pada musim 2023/2024, ia kembali dipromosikan ke regu U-19 hingga ketika ini bermain dengan regu senior ADO Den Haag di dalam level 1 Belanda.

    2. Iris Joska de Rouw

    Iris Joska de Rouw lahir di tempat Rotterdam, Belanda, pada 21 April 2005. Pemain berusia 20 tahun itu sekarang ini membela klub Sparta Rotterdam dengan sikap bermain sebagai penjaga gawang.

    Pemain berpostur tinggi 174 cm kemudian berat 68 kg itu memiliki keturunan Indonesia dari darah ibunya, dalam mana neneknya bernama Christina Salomonson, lahir pada Lumajang, Jawa Timur, pada 17 Januari 1949. Ibu dari Iris bernama Brigitte Antoinette Pacherin van der Heijen, lahir di dalam Geldrop pada 27 Juli 1973, sedangkan ayahnya Richard Theodorus Gerardus Lambertus de Rouw lahir di area Zevenaar pada 21 April 1969.

    Iris mengawali karier sepak bola usia muda di tempat Youth Sparta Rotterdam pada waktu berusia 14 tahun juga menghabiskan tiga musim (2019 – 2022) sama-sama kelompok muda klub. Ia dipromosikan ke regu senior pada musim 2022/2023 hingga ketika ini.

    3. Isa Guusje Warpas

    Isa Guusje Warps lahir di dalam Veldhoven, Belanda, pada 3 Juni 2005. Pemain berusia 19 tahun yang digunakan dapat bermain sebagai penyerang sayap kiri juga penyerang sedang pada saat ini bermain untuk klub NAC Breda.

    Isa memiliki keturunan Indonesia dari darah ayahnya yang dimaksud memiliki ibu bernama Fhilhomena Wilma Satine Rouschop yang lahir di dalam Padang, Sumatera Utara, pada 30 Desember 1949.

    Ayah Isa bernama Aschwin Arnoldus Jacobus Maria Warps, lahir di tempat Delft pada 18 April 1971, sedangkan ibunya bernama Irena Pauline Maria van Ballegoij yang tersebut lahir di tempat Tilburg pada 4 Agustus 1972.

    Isa memulai karier sepak bola usia muda pada De Ball Schoppen Academy pada waktu berusia 9 tahun dan juga menghabiskan tiga musim dari 2014 – 2017. Pada musim 2017/2018, ia pindah ke klub Belanda yaitu FC Eindhoven serta bergabung dengan kelompok muda klub tersebut.

    Setelah menghabiskan dua musim sejak bergabung dengan FC Eindhoven pada musim 2018/2019, ia pindah ke klub RKSV Nuenen juga belaka bertahan satu musim. Kemudian, pada musim 2022/2023, ia pindah untuk bermain dengan klub selama Belgia KRC Gend Ladies (level 1 Belgia) serta bergabung dengan pasukan senior hingga akhir musim 2023/2024.

    Pada musim 2024/2025, pemain dengan postur tinggi 176 serta berat 65 kg itu kembali berlabuh ke klub level 1 Belanda NAC Breda.

    4. Emily Julia Frederica Nahon

    Emily Julya Frederica Nahon lahir di tempat Oegtgeest, Belanda, pada 17 Mei 2007. Pemain berusia 18 tahun yang bermain sebagai bek berada dalam juga sanggup menjadi gelandang bertahan itu, pada waktu ini menguatkan regu ADO Den Haag.

    Emily merupakan pesepak bola yang mana mempunyai keturunan Indonesia dari darah ayahnya yang dimaksud mempunyai ibu bernama Julie Andrette Margot Rancuret yang dimaksud lahir dalam Bogor, Jawa Barat, pada 29 April 1949. Ayah Emily bernama Vncent Rudolf Nahon, lahir dalam S-Gravenhage pada 11 Januari 1974 juga ibunya bernama Martine Alexandra Fluitsma yang lahir di area Uitgeest pada 26 Juni 1977.

    Pemain berpostur tinggi 174 cm serta berat 65 kg itu memulai karir sepak bola usia muda di dalam Youth ADO Den Haag ketika berusia 14 tahun dan juga segera bermain dalam pasukan U-16 dia pada 2021 – 2023.

    Pada musim 2023/2024, Emily dipromosikan ke pasukan U-19 ADO Den Haag (level 1 Belanda) lalu kerap kali bermain di area regu senior.

  • MGPA tegaskan komitmen untuk bersinergi majukan pariwisata NTB

    MGPA tegaskan komitmen untuk bersinergi majukan pariwisata NTB

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) berjanji menguatkan sinergi dengan berbagai pihak, salah satunya Australia Indonesia Youth Exchange Inisiatif (AIYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Australia (PPIA), untuk memajukan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Para delegasi AIYEP/PPIA 2024 mengunjungi Sirkuit Mandalika, salah satu ikon pariwisata serta olahraga di area Indonesia, untuk menikmati dengan segera berbagai prasarana kemudian atraksi di tempat sirkuit bertaraf internasional tersebut.

    Kegiatan itu menegaskan peran strategis MGPA di menyokong diplomasi pariwisata Indonesia, khususnya melalui sektor olahraga.

    "Hal ini sebagai salah satu visi kami yang digunakan juga selaras dengan penugasan dari pemerintah melalui Kementerian BUMN lalu diturunkan melalui Injourney Group selaku holding aviasi juga pariwisata, untuk memajukan wisata NTB khususnya, dan juga tentunya juga Indonesia sebagaimana tujuan awal pemerintah menciptakan Pertamina Mandalika International Circuit ini," kata pimpinan MGPA Priandhi Satria pada keterangan tertoreh yang tersebut diterima di area Jakarta, Selasa.

    Dalam kunjungan ke Sirkuit Mandalika, para kontestan belajar lebih banyak di tentang sirkuit juga keindahannya, peluang perekonomian pariwisata, dan juga bagaimana sirkuit Mandalika mampu menjadi salah satu pusat perhatian dunia.

    Hal itu sejalan dengan semangat AIYEP untuk memperkenalkan budaya, potensi, lalu profesionalisme kedua negara.

    Sementara itu, sebagai pengelola Sirkuit Mandalika, MGPA miliki tanggung jawab untuk terus memperkenalkan kemungkinan besar yang tersebut dimiliki Lombok dan juga Indonesia terhadap dunia internasional.

    Sirkuit Mandalika menjadi magnetik pariwisata yang tersebut menggalang peningkatan perekonomian lokal serta nasional. Dengan terlibat pada kegiatan seperti AIYEP, MGPA berjanji untuk memperluas dampak positifnya melalui interaksi segera dengan generasi muda yang mempunyai peran strategis di hubungan bilateral Indonesia-Australia.

    AIYEP/PPIA 2024 merupakan kegiatan tahunan yang digunakan bertujuan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia juga Australia melalui pertukaran pemuda.

    Program yang dimaksud melibatkan 42 peserta, terdiri dari 21 pemuda Indonesia lalu 21 pemuda Australia, yang berpartisipasi pada berbagai aktivitas budaya, sosial, serta profesional.

    AIYEP/PPIA 2024 sudah pernah berlangsung sejak Oktober 2024 dan juga akan berakhir pada Januari 2025, mencakup dua fase utama, yaitu Fase Indonesia kemudian Fase Australia.

  • Pemanah Indonesia uji coba ke Amerika Serikat meskipun dana pelatnas belum cair

    Pemanah Indonesia uji coba ke Amerika Serikat meskipun dana pelatnas belum cair

    Ligapedia.news Pemberangkatan pakai dana PB Perpani. Namun nantinya akan diganti dari APBN (Anggaran Pendapatan kemudian Belanja Negara), sebab programmnya sudah ada disetujui

    Jakarta – Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menunjukkan komitmennya dengan masih memberangkatkan delapan atlet terbaik ke Amerika Serikat untuk mengikuti seri perdana Piala Bumi Panahan 2025, meskipun dana pemusatan latihan nasional (pelatnas) dari pemerintah belum juga cair.

    Seri pembuka Archery World Cup 2025 dijadwalkan berlangsung dalam Auburndale, Florida, pada 8–13 April 2025. Indonesia mengirimkan atlet terbaik dari nomor recurve juga compound untuk bersaing di area turnamen bergengsi tersebut.

    "Pemberangkatan pakai dana PB Perpani. Namun nantinya akan diganti dari APBN (Anggaran Pendapatan lalu Belanja Negara), dikarenakan programmnya telah disetujui," kata Sekretaris Jenderal PB Perpani Irawadi Hanafi untuk ANTARA, Sabtu.

    Ia juga mengumumkan pihaknya masih mengantisipasi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Pemuda lalu Olahraga (Kemenpora). "Belum tahu," kata Irawadi Hanafi ketika ditanyai terkait kapan penandatangan PKS dilaksanakan.

    Meski demikian, kondisi yang disebutkan tidak jadi penghalang bagi Indonesia untuk terus berkiprah pada panggung panahan dunia.

    Adapun delapan atlet yang mana bertolak ke Amerika Serikat merupakan yang terbaik dari recurve serta compound. Mereka adalah Riau Ega Agata Salsabila, Ahmad Khoirul Baasith, Alvianto Bagas Prastyadi, Gusti Fazli Kertinegoro, Diananda Choirunisa, Syifa Nurfifah Kamal, Ayu Mereta Dyasari, kemudian Fathya Erista Maharan.

    Para atlet didampingi ahli Kyung Chul Lee, Hendra Setiawan, Rizki Ferdiansyah, juga ofisial Abdul Razak.

    Piala Global Panahan 2025 akan dijalankan pada empat seri sebelum mencapai fase final. Setelah Florida, seri kedua akan berlangsung di tempat Shanghai, China (6–11 Mei), kemudian Antalya, Turki (3–8 Juni), dan juga Madrid, Spanyol (8–13 Juli). Final akan dilakukan di tempat Nanjing, China, pada 17–19 Oktober, menampilkan delapan pemanah terbaik dari setiap kategori.

    Setiap tahunnya, Indonesia rutin mengikuti turnamen tersebut. Tahun lalu, rangkaian Piala Planet Panahan berlangsung tiga seri dan juga final.

    Pada seri pembuka di area Shanghai, prestasi terbaik skuad Merah Putih adalah mencapai semifinal pasukan recurve putri (peringkat 4 eliminasi). Kemudian seri berikutnya di tempat Yecheon, Korea Selatan mencapai semifinal regu recurve putri (peringkat 4 eliminasi) serta perempat final recurve perseorangan putri berhadapan dengan nama Rezza Octavia.

    Pada seri ketiga Piala Planet Panahan 2024 pada Turki, penampilan regu recurve putri yang mana terdiri dari Diananda Choirunisa, Syifa Nurafifah Kamal, lalu Rezza Octavia sukses mengamankan tiket Olimpiade Paris 2024.

  • Menpora membantu pengembangan sektor esport di dalam tanah air

    Menpora membantu pengembangan sektor esport di dalam tanah air

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Menteri Pemuda juga Olahraga Dito Ariotedjo mengupayakan pengembangan bidang esport salah satunya dengan menjadi tuan rumah M7 World Championship Mobile Legends di dalam tanah air.

    Menpora mengadakan audiensi dengan audiensi Esports Director for Indonesia, Phillippines and North America Dylan Yao Feng Cia yang hadir sama-sama Esports Head of Business Development Martinus Manurung terkait dengan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah M7 World Championship Mobile Legends yang dimaksud berlangsung di area Indonesia Arena, Ibukota Indonesia pada Januari 2026.

    "Ini cuma untuk finalnya (M7 World Championship) ya, tiga hari di tempat Indonesia Arena. Nanti komunikasi tambahan lanjut bisa jadi ke LPDUK cuma ya. Oke," kata Menpora Dito Ariotedjo di keterangan resmi dalam Jakarta, Jumat.

    Business Development Martinus Manurung mengungkapkan pihaknya saat ini ingin mengkonsultasikan untuk Kemenpora terkait dengan venue hingga penyelenggaraan M7 World Championship ke depannya.

    "Sesuatu yang tersebut baru nanti M7 Piala Global kami yang mana ke-7 akan dibawa ke Jakarta, rencananya di area Januari 2026. Karena dalam Desember 2025 ada SEA Games dalam Thailand. M7 kira-kira pada tanggal 14-25 Januari 2026 lokasi masih belum ditentukan rencananya di area Indonesia Arena. Kami ingin berkonsultasi dari sisi venuenya," kata Martinus Manurung.

    M7 World Championship yang dimaksud akan diselenggarakan di dalam Indonesia menjadi kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi internasional sejak M4 World Championship 2023 lalu.

    "Nanti biasanya selain pertandingan akan ada rencana semacam M Summit, pertunjukan musik, tarian, festival makanan, kesenian serta budaya lokal kemudian sebagainya. Terkait CSR nya kita juga terbuka dikarenakan sekolah salah satu pilarnya," kata Dylan Yao Feng Cia.